Keluhan Surat Pembaca Pesanan Dibatalkan Saat Barang Sudah di Agen, Lazada Tidak Mau Ganti Rugi Seller 15 Mei 2026 Phoenix Lim 1 Komentar Alasan pembatalan, barang hilang, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, Ganti Rugi, Jual beli online, Jualan Online, Kehilangan barang, Klaim kerugian, Lazada, Lazada Indonesia, Lazada Seller Center, Marketplace, Paket kiriman hilang, Pembatalan pesanan, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya adalah pemilik toko ToserbaEniraShop di Lazada dan ingin berbagi pengalaman berjualan di platform ini. Saya merasa kecewa dengan kebijakan baru Lazada yang memungkinkan pembeli membatalkan pesanan sebelum barang mencapai hub terakhir pengiriman. Karena kebijakan ini telah menyebabkan barang yang sudah diserahkan ke agen akhirnya hilang dan tidak diganti oleh Lazada. Berawal dari pemesanan Micro SD SanDisk 64 GB pada tanggal 13 Maret 2026. Seperti biasa, kami memproses dan menyerahkan barang ke agen. Masalah timbul ketika saya cek ternyata pesanan ini sudah dibatalkan pada tanggal 15 Maret 2026. Saya komplain ke Lazada, kenapa paket yang sudah siap kirim dan sudah diserahkan ke agen bisa dibatalkan begitu saja? Saya diberitahukan bahwa kebijakan baru Lazada memungkinkan pembatalan sebelum barang memasuki hub terakhir pengiriman. Ini jelas sangat merugikan penjual, karena terbukti mengakibatkan barang hilang. Namun Lazada tetap meminta kami menjemput barang ke agen dan meminta bukti hand over (HO) ke agen agar bisa diinvestigasi. Ini sudah bulan Mei, tapi ketika kami mau mengambil barang ke agen, katanya barang sudah tidak ada di sana dan belum diretur ke sana. Kami merasa di-ping-pong, hingga akhirnya saya memutuskan memuat kasus ini di Media Konsumen. Seharusnya barang yang sudah diserahkan ke agen bisa kembali ke penjual walaupun ada pembatalan. Karena saat menyerahkan ke agen, penjual belum tahu kalau pesanannya sudah dibatalkan. Kalau tahu, ya tidak mungkin kami serahkan barangnya. Namun sekarang malah diperlonggar: pembeli bisa seenaknya membatalkan tanpa sepengetahuan penjual sebelum barang mencapai hub terakhir. Alasan pembatalan pembeli pun tidak benar, tidak ada pemesanan ganda sama sekali. Inilah yang menyebabkan barang kami hilang. Seharusnya Lazada mengganti barang kami yang hilang, bukan malah meminta bukti hand over yang tidak bisa diberikan oleh agen. Terima kasih kepada redaksi Media Konsumen yang telah memuat surat pembaca ini. Semoga pengalaman saya bisa menjadi pelajaran bagi penjual lain. Halim Suparman Medan, Sumatera Utara Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Phoenix LimPenulis artikel19 Mei 2026 - (18:06 WIB)Permalink Syukur dan puji Tuhan Yang Maha Kuasa. Terima kasih kepada redaksi Media Konsumen dan managemen Lazada, akhirnya kerugian saya sudah diganti per tanggal 19 Mei 2026. Terima kasih juga atas perhatiannya dari pembaca MK sekalian yang budiman. Saya sangat puas dan bisa kembali tenang berjualan di Lazada. Semoga ke depannya semakin jaya! Amin. Puji Tuhan🙏 Login untuk Membalas