Ilustrasi Hati-Hati Keluhan Surat Pembaca Kartu Kredit Mandiri Baru Belum Diaktivasi, Data Sudah Bocor dan OTP Percobaan Pembobolan Masuk Duluan 25 Oktober 202625 Oktober 2026 Wagino 1 Komentar Anti-fraud, Bank Mandiri, Card validation, Customer complaint handling, Customer Service, CVC kartu kredit, CVV kartu kredit, Data nasabah, Deteksi fraud, Fraud, fraud diagnostik, Fraud Kartu Kredit, Indikasi Fraud, Kartu Kredit Bank Mandiri, Kartu Kredit Mandiri, kartu kredit Mandiri Visa Signature, Keamanan kartu kredit, keamanan siber, kebocoran data, Kebocoran Data Pribadi, Livin by Mandiri, Livin Mandiri, Mandiri Visa Signature, Modus Penipuan, One Time Password, OTP, Pemblokiran kartu kredit, pembobolan kartu kredit, Penipuan, Privasi data, QRIS, Transaksi kartu kredit, Validasi Pembayaran, Validasi Transaksi, Verifikasi, Verifikasi Data, Verifikasi Pembayaran Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya adalah pengguna kartu kredit Mandiri yang sudah lama sekali dan memiliki tiga kartu, antara lain Visa Signature. Pada kartu ini, setelah sekian lama tiba-tiba ada OTP masuk. Yang saya heran, saya tidak pernah membagikan apa pun kepada siapa pun, terkait data kartu tersebut. Kemudian prosedur standar dilakukan, kartu diblokir permanen dan dikirimkan kembali kartu yang baru. Selang beberapa bulan kemudian, kartu di-upgrade dan mendapatkan nomor baru. Namun kembali terjadi ada yang mencoba melakukan pembobolan OTP. Anehnya, mereka tahu nomor telepon dan nama saya, padahal selama ini selalu menggunakan scan QRIS dan jarang sekali melakukan transaksi fisik baik online ataupun offline. Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 10 Oktober 2026, tiba-tiba ada yang menelpon mengaku card center, tapi saya acuhkan karena tahu ini percobaan pembobolan. Prosedur standar kemudian saya lakukan dengan pemblokiran melalui Livin’ Mandiri dan meminta kartu baru, yang dikirim dan sampai rumah satu minggu kemudian. Anehnya, kartu baru saya aktivasi pada tanggal 21 Oktober 2026, tetapi tanggal 17 dan 18 Oktober sudah ada percobaan pembobolan kembali, yang kemungkinan orang yang sama. Terlampir bukti bahwa kartu baru saya terima dan buka tanggal 21 Oktober 2026, tetapi tanggal 18 Oktober 2026 ada permintaan OTP yang bukan saya. Sejak ada QRIS, untuk transaksi online selalu menggunakan QRIS, bukan kartu fisik. Ini merupakan yang ketiga kalinya kejadian seperti ini. Jika Bank Mandiri berdalih bahwa kartu sudah digunakan untuk transaksi online sehingga data bocor melalui situs yang pernah dipakai, bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi pada kartu baru yang baru saya aktivasi tanggal 21 Oktober? Ada apa dengan keamanan kartu kredit Bank Mandiri? Apakah ada kemungkinan keterlibatan orang dalam? Secara logika, tidak mungkin ada yang tahu nomornya, karena amplopnya baru saya buka 21 Oktober 2026, tapi pelaku tahu nomor HP saya juga dan pasti CVV serta masa berlakunya. Semua data tersebut seharusnya hanya dibuka melalui verifikasi Livin’ atau data bank di sistem internal. Wagino Jakarta Selatan Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
David25 Oktober 2026 - (11:59 WIB)Permalink serem sih ini masa blm diaktifin udah terima otp, jangan2 ada kongkalingkong ini sama si penipu, pokoknya harus hati2 aja deh pake kartu kredit Login untuk Membalas