Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Pesanan Blibli Saya Isinya Batu, Klaim Sempat Ditolak Lalu Disetujui tapi Dipersulit 24 Oktober 2026 Aprelia Beri komentar Asuransi Pengiriman, asuransi pengiriman kurir, barang tidak sesuai pesanan, Belanja Online, Berita Acara, Blibli, Blibli.com, BlibliCare, BlibliPay, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, ID Express, Investigasi klaim asuransi, Isi paket berbeda, Kurir, Layanan kurir, Marketplace, Mediasi Konsumen, Pengembalian dana, Penukaran isi paket, Refund, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Transparansi Informasi, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya cerita apa yang benar-benar terjadi, jujur apa adanya. Saya beli di Blibli, toko QUEEN.id, nomor pesanan: 12198699164, barang cukur elektrik, bayar Rp281.500. Dikirim pakai ID Express, nomor resi IDB8001306548049. Terima tanggal 16 Oktober 2026. Pas dibuka, isinya batu, bukan barangnya. Paketnya utuh, tidak ada sobekan sama sekali. Berikut detail transaksinya: Nomor Pesanan: 12198699164 Penjual/Toko: QUEEN.id (QSI) Tanggal transaksi: 12 Oktober 2026 Tanggal terima: 16 Oktober 2026 Barang: ENCHEN MS006 Cukur Elektrik Nilai: Rp281.500 Kurir: ID Express Nomor Resi: IDB8001306548049 Nomor Tiket Keluhan: #833592 Awalnya saya panik, video unboxing yang benar tadi hilang dari galeri HP saya. Jadi waktu itu saya kirim video yang tidak valid saking paniknya saya, wajar kalau dianggap tidak valid. Tapi ternyata kemudian video yang asli dan valid lengkap itu ketemu di galeri HP saya. Di video yang benar itu terlihat jelas paketnya utuh, tidak ada sobekan. Bahkan tim penyelesaian Blibli juga mengakui di video yang baru ketemu dan baru saya kirimkan ini memang tidak ada sobekan sama sekali. Tapi Blibli tetap mengaitkan dengan bukti video tidak valid pertama, padahal jelas seharusnya Blibli memverifikasi video yang valid yang baru ditemukan setelah hilang, bukan mengaitkan dengan video pertama yang tidak valid. Terus yang terjadi begini: Blibli menyuruh saya mengembalikan barang yang isinya batu itu, dan katanya akan dijemput dalam 1 hari kerja. Tapi barang itu lama sekali tidak dijemput oleh kurirnya. Setelah lama menunggu, klaim saya ditolak secara sepihak dengan alasan video tidak valid. Padahal video yang asli sudah saya temukan dan sudah saya berikan, dan mereka sendiri mengakui tidak ada kerusakan pada paketnya. Saya sudah hubungi ID Express dengan nomor tiket: #833592. Dari balasan email ID Express tertulis bahwa mereka sudah berkoordinasi dengan pihak Blibli setelah dilakukan investigasi ulang. Namun solusi yang diberikan hanya disarankan untuk mengajukan komplain dan pengembalian dana lewat Blibli lagi, padahal Blibli sudah menolak klaim saya. Jadi saya jadi terjebak di antara kedua pihak. Hubungi penjual minta video pengemasan, tidak pernah dikirim. Bahkan dari pihak internal ID Express juga disebutkan bahwa kasus serupa sudah banyak dialami konsumen lain di platform Blibli. Ini terlihat bukan sekadar kelalaian, melainkan pola yang merugikan konsumen. Setelah saya kirim bukti baru, klaim saya tiba-tiba disetujui karena ID Express menyetujui klaim saya, tapi dibuat nomor baru. Awalnya petugas Blibli bilang barang tidak perlu dikembalikan karena isinya batu. Tapi tak lama kemudian, pihak Blibli sendiri menyuruh saya mengemas dan mengirim kembali barang tersebut. Instruksinya berubah-ubah, jadi saya bingung apa yang sebenarnya harus dilakukan. Selain itu, uang pengembalian dipaksa masuk ke saldo BlibliPay, padahal saya bayar pakai DANA. Saya minta uang dikembalikan ke DANA. Hal ini bukan sekadar mempersulit, melainkan mempermainkan dan memperhambat hak saya sebagai konsumen, yang dilindungi oleh UU Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999 Pasal 4 huruf g (hak dilayani secara benar dan jujur) dan Pasal 7 huruf a & c (kewajiban pelaku usaha beritikad baik dan melayani konsumen secara benar). Mohon media konsumen segera terbitkan surat pembaca ini. Media konsumen bisa mengubah surat ini jika memang harus diperbaiki. Saya mohon dikarenakan Blibli sangat mempermainkan konsumen. Saya minta tolong, karena bukti yang sebenarnya sudah ada. Terima kasih. Aprilia Kediri, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.