Shopee Tolak Refund Meski Penjual Akui Ada Kesalahan Size Chart

Kepada Redaksi Media Konsumen,

Melalui surat ini, saya ingin mengungkapkan kekecewaan mendalam atas buruknya sistem perlindungan konsumen dan penyelesaian sengketa oleh platform e-commerce Shopee Indonesia. Saya menjadi pihak dirugikan oleh salah satu penjual, namun pihak Shopee justru menutup kasus secara sepihak dan membiarkan dana saya hangus.

Berikut adalah rincian data transaksi dan pelaporan saya:

  • Akun Pembeli: renaldi2612
  • Toko Penjual: XTREMEMERCH
  • Nomor Pesanan Shopee: 261006VMT9SVBS
  • Nomor Pengajuan Sengketa (Dispute): 2610140K95KU25G
  • Nomor Laporan Sengketa Luar Aplikasi: 2112430925864529945
  • Total Kerugian Finansial: Rp291.034

Kronologi Kejadian:

Kasus ini bermula saat saya membeli pakaian di toko XTREMEMERCH senilai Rp291.034. Ketika barang tiba, ukuran fisik baju tersebut sama sekali tidak sesuai dengan size chart yang tertera pada deskripsi produk saat transaksi berlangsung.

Setelah saya mengajukan komplain, ditemukan indikasi kuat bahwa penjual sengaja melakukan tindakan manipulasi data. Secara sepihak, penjual langsung mengubah gambar size chart produk di tokonya demi memanipulasi barang bukti sengketa. Beruntung, saya telah menyimpan tangkapan layar size chart lama sebagai perbandingan penunjang.

Tidak hanya itu, pihak penjual juga telah mengakui kelalaian mereka secara tertulis melalui fitur chat aplikasi Shopee.

Seluruh dokumen bukti digital yang sah tanpa rekayasa, meliputi foto pengukuran fisik baju menggunakan alat ukur resmi, perbandingan dokumen size chart lama vs. baru, hingga bukti chat pengakuan dosa dari penjual, telah saya kumpulkan secara transparan di Google Drive.

Namun, keadilan yang saya harapkan dari pihak platform sama sekali tidak terwujud. Tim Dispute Shopee awalnya hanya memberikan solusi sepihak berupa kompensasi voucher belanja senilai Rp100.000. Tentu saja penawaran ini saya tolak secara tegas melalui email banding. Sebagai korban penipuan yang mengalami kerugian materiil uang tunai sebesar Rp291.034, sudah menjadi hak saya seutuhnya untuk mendapatkan pengembalian dana penuh (full refund), bukan sekadar voucher diskon toko belanja.

Sangat mengecewakan, pada tanggal 27 Oktober 2026, Tim Dispute Shopee justru mengirimkan email keputusan akhir yang menyatakan bahwa pengajuan pengembalian dana saya ditolak secara final dan tidak dapat diganggu gugat lagi. Alasan penutupan sengketa tersebut secara sepihak dijatuhkan hanya karena saya selaku pembeli tidak menyetujui kompensasi voucher Rp100.000 yang mereka tawarkan sebelumnya.

Bagaimana mungkin perusahaan e-commerce sebesar Shopee Indonesia memiliki sistem resolusi sengketa yang abai terhadap pembeli? Tindakan ini seolah membiarkan sindikat penjual nakal bebas melakukan tindakan fraud tanpa sanksi tegas, sementara pembeli dipaksa menanggung kerugian finansial akibat penipuan secara mutlak.

Melalui surat ini, saya menuntut iktikad baik dari pihak manajemen Shopee Indonesia untuk meninjau ulang keputusan Tim Dispute mereka secara bijak, mengembalikan dana hak saya sebesar Rp291.034 secara utuh, serta memberikan sanksi penutupan toko XTREMEMERCH yang terbukti melakukan manipulasi demi kenyamanan konsumen luas. Kasus pembiaran ini juga telah resmi saya koordinasikan untuk dilaporkan ke Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dan Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan RI.

Terima kasih kepada redaksi Media Konsumen yang telah bersedia memuat surat pengaduan ini.

Hormat saya,

Reza Hernaldi
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Shopee Tolak Refund Meski Penjual Akui Ada Kesalahan Size Chart

oleh Reza H ⏱ waktu baca: 2 menit
0