Kecepatan Internet Telkom IndiHome Tidak Sesuai dengan Paket

Nama saya Senjaya. Surat pembaca ini mungkin agak panjang tapi harus saya tulis sejelas-jelasnya supaya pihak Indihome paham jelas apa permasalahan saya.

Pada tanggal 5 Desember 2019, saya dihubungi oleh salah seorang wanita dari pihak Telkom di nomor 021-1500755 yang menawarkan upgrade paket Indihome saya dari 40 Mbps menjadi 100 Mbps. Sebelum menerima penawaran tersebut berulang kali saya tanyakan apakah lokasi saya mampu mendapatkan kecepatan 100 Mbps dan dikonfirmasi oleh wanita tersebut bahwa dari sistem sudah mendukung. Saya menerima tawaran tersebut dan di tanggal 8 Desember 2019 pagi saya melihat dari aplikasi myIndhihome, bahwa Indihome saya sudah di upgrade menjadi 100 Mbps.

Langkah pertama yang dilakukan semua orang tentu mengecek kecepatan tersebut melalui speedtest.net. Saya mengecek melalui 2 media, komputer dengan kabel LAN dan ponsel saya dengan WIFI. Namun saya mendapatkan keanehan, komputer dengan LAN bisa mendapatkan kecepatan 98 Mbps tetapi ponsel hanya di angka 48 Mbps. kecurigaan saya bertambah ketika saya memakai komputer saya untuk download dari berbagai sumber, kecepatan download hanya di sekitar 6MB/s (sekitar 50 Mbps). Saya telepon 147 pada hari itu juga dan dibantu restart jaringan, namun tidak berpengaruh apa-apa. Saya meminta 147 untuk mendatangkan teknisi ke lokasi saya guna mengecek ada kesalahan apa dan dijadwalkan akan datang keesokan harinya.

Pada Malam hari pukul 7 di tanggal 8 Desember 2019 saya mencoba internet saya, ternyata kecepatan sudah sesuai yakni di 100 Mbps dan saya mengkonfirmasi ini dengan berbagai perangkat ponsel dan juga tes download, semua sesuai paket. Pada saat itu saya mengira masalah telah selesai. Namun setelah jam 00.00 kecepatan turun kembali ke 50 Mbps untuk pemakaian real.

Besoknya, tanggal 9 Desember 2019 teknisi bernama Fahmi datang kerumah saya dan mengecek. Setelah berbagai upaya oleh teknisi tersebut dilakukan kecepatan tidak juga berubah dan masih di 50Mbps. Teknisi dan orang kantor dari teknisi tersebut malah menyalahkan program Internet Download Manager yang saya pakai mengakibatkan kecepatan download menjadi lambat. Saya jelaskan ke teknisi tersebut bahwa program IDM saya justru membantu memaksimalkan kecepatan download dan saya buktikan ketika saya mematikan program tersebut kecepatan download hanya dapat sekitar 3MB/s (25Mbps).

Teknisi dan partnernya di kantor tersebut menekankan bahwa jika Speedtest dari komputer sudah 100 Mbps, maka sudah tidak masalah. Bagaimana mungkin saya terima pernyataan tersebut? Buat apa speedtest 100 Mbps tapi kenyataannya hanya 50 Mbps. Teknisi tersebut pun pulang tanpa berhasil memperbaiki masalah saya.

Pada malam hari di tanggal 9 Desember 2019, pukul 7 malam, kecepatan internet kembali normal di 100 Mbps. Hal ini saya test lagi di semua perangkat saya, dan saya mulai curiga apakah 100 Mbps yang saya dapat hanya berlaku pada pukul 7 malam – pukul 12 tengah malam? Saya coba pada pukul 11.50 kecepatan download masih di 94.49 Mbps (100 Mbps) dan setelah lewat jam 12, tepatnya pukul 12.13 kecepatan download menurun menjadi 48 Mbps (50 Mbps). Saya cantumkan bukti screenshot di bawah, dan juga saya mengirimkan bukti ini kepada teknisi Fahmi. Saya pun melaporkan ke 147 dan pihak 147 mengatakan kemungkinan ada masalah di bagian teknis yang menangani bandwidth pelanggan.

Hari berikutnya di tanggal 10 Desember 2019, tidak ada teknisi yang datang, hanya ada telepon dari orang Telkom yang cuman mengkonfirmasi apakah Indihome saya sudah beres. Setelah itu tidak ada lagi upaya dari Telkom. Malam harinya kejadian berulang, 100Mbps saya dapat hanya pukul  7 – 12 malam. Saya juga menghubungi Telkom 147 pada hari ini untuk menanyakan permasalahan saya dan hanya dibuatkan laporan untuk di-follow up.

Hari berikutnya di tanggal 11 Desember 2019, juga hanya dapat telepon konfirmasi, yang sama sekali tidak membantu saya. Saya pun tidak sabar dan mendatangi Plaza telkom di Jl. Putri Hijau MEDAN. Setelah mengantri 1 jam, saya dibantu oleh salah satu CS, dan oleh pihak CS juga tidak bisa membantu saya. Mereka hanya mengatakan akan follow up ke atasan mereka. Saya pun pulang dan tidak lama kemudian saya mendapatkan telepon dari Telkom yang menanyakan apakah saya menggunakan Indihome saya untuk keperluan bisnis atau rumahan.

Saya dicurigai oleh Telkom karena ada 40 device yang terhubung ke internet. Dimana saya jelaskan ke mereka bahwa penggunaan internet saya hanya untuk pribadi. 40 device yang terkoneksi itu juga wajar, karena saya memakai banyak alarm, IP camera, home switch, dan berbagai ponsel yang terhubung ke jaringan Indihome. Saya meminta pihak Telkom mengecek kondisi rumah saya jika mereka curiga ke saya. Dan juga hal ini bukan penyebab kecepatan saya menurun, karena pada tanggal 11 Desember pukul 7 – 12, kecepatan juga kembali naik ke 100Mbps.

Saya menuliskan Surat Pembaca ini kepada pihak Telkom, supaya tidak selalu menyalahkan konsumen atas semua permasalahan. Jelas sekali saya memberikan info yang jelas dan tranparan supaya masalah cepat terselesaikan. Dan perlu diingat masalah ini muncul karena penawaran yang dilakukan Telkom sendiri, saya tidak pernah meminta untuk naik ke 100Mbps.

Jika jaringan tidak mumpuni, tolong jangan tawarkan paket kepada konsumen. Lagian Jaringan Telkom seharusnya mumpuni karena kecepatan bisa maksimal, hanya saja pada saat pukul 7 malam hingga 12 tengah malam. Saya membayar 100 Mbps tapi hanya mendapatkan 100 Mbps di Speedtest komputer+LAN, sedangkan di pemakaian asli dengan download hanya di 50Mbps. Ini sudah termasuk pembohongan ke konsumen.

Saya meminta pihak Telkom untuk segera mencari penyebab masalah ini, memperbaiki masalah ini dan juga memberikan kompensasi atas kerugian yang saya alami.

Terima Kasih.

Senjaya
Medan, Sumatera Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Telkom IndiHome:
[Total:358    Rata-Rata: 1.8/5]
Tanggapan PT Telkom Witel Medan atas Surat Bapak Senjaya

Dengan adanya keluhan tentang “Kecepatan Internet Telkom IndiHome Tidak Sesuai dengan Paket” oleh salah satu pelanggan setia kami, maka untuk...
Baca Selengkapnya

Loading...

104 komentar untuk “Kecepatan Internet Telkom IndiHome Tidak Sesuai dengan Paket

  • 12 Desember 2019 - (22:59 WIB)
    Permalink

    Telkom Paket nya Bukan Dedicate Mas. Jadi Up to 100 Mbps. Jadi ada jalur 1 di buat beberapa rumah. Memang Indihome bahasa marketingnya 100 Mbps. Tapi aslinya ya jam tertentu saja, jika 1 jalur yang mas gunakan itu sepi bisa mendapat 100% Bandwitch. Paket Internet layanan Indihome Masih Jauh Dari Kata Jujur 1:1. Semoga setelah menteri BUMN Rombak Total Jajaran Telkom Biar bisa berbenah diri anak perusahaan telkom khususnya Indihome. Biar lebih baik dan jujur.

    • 13 Desember 2019 - (08:50 WIB)
      Permalink

      Saya ngerti Internet dedicated seperti produk Nusa. Memang ini bukan dedicated. Namun agaknya ini juga bukan alasan. Karena di jam 7 – jam 12 speed bisa kencang. Harusnya di jam lainnya juga bisa. Walaupun ga 100Mbps penuh seenggak nya 80%-90% juga sudah cukup. Namun ini terlihat jelas bahwa hanya mentok di 50Mbps. Bahkan real speed dibawah itu. Jelas saja tidak sampai 50% kecepatan yg ditawarkan. Kalau jadi anda saya rasa anda juga tidak terima.

    • 19 April 2020 - (22:18 WIB)
      Permalink

      Komentar yang bagus, gan. Sesuai dengan kenyataan, Paling lelet jam tujuhan malam

  • 12 Desember 2019 - (23:18 WIB)
    Permalink

    Bapak Senjaya setahu saya pruduk Indihome itu menawarkan paket internet up to bukan dadecated jadi 100mbps itu batas kecepatan maksimalnya dan kecepatan bisa saja turun pada saat tertentu seperti jam sibuk, belum lagi anda mempunyai 40 devices yang pasti kecepatan dibagi ke 40 devices tadi .Untuk pengukuran lebih akurat coba matikan semua device dan sisakan 1 untuk dilakukan pengecekan dan pastikan server downloadnya yang mempunyai bandwidth yang besar.
    Mohon bila ada kesalahan dan penyampaian

    Saya jadi penasaran untuk apa saja speed up to 100mbps kok masih ngeluh ???

    • 13 Desember 2019 - (08:47 WIB)
      Permalink

      Sudah dilakukan oleh teknisi. Semua perangkat dicabut. Trs hanya di coba di 1 perangkat. Namun hanya dpt 50Mbps. Jelaskan ke saya bagaimana saya bisa dapat 100Mbps di jam 7- jam 12 setiap malam? Jangan beralasan krn “up-to” krn paket yg ditawarkan juga ada yg 50Mbps dan 100Mbps. Ini bukan alasan bagi saya.

    • 13 Desember 2019 - (09:40 WIB)
      Permalink

      Oh ya karena kamu anggota Telkom, coba jelaskan ke saya kenapa komputer+LAN coba di speedtest.net selalu dapat 100Mbps 24jam? Tapi ketika coba download file di “berbagai server” selalu hanya dapat 50Mbps max nya?? (Server Nvidia, server Steam, server Adobe) Membohongi konsumen awam? Kalau bener 40 devices buat speed lambat. Kenapa jam 7 – jam 12 bisa full 100Mbps saya dapat di semua device saya?? Inilah tipikal anggota Telkom Indihome. Cari-cari kesalahan konsumen. Sudah seperti yg saya tulis ke surat pembaca diatas.

    • 13 Desember 2019 - (12:23 WIB)
      Permalink

      Saya ngerti bedanya. Tp ya tidak 50Mbps juga yg saya dapat. Tuh dia jg ada paket 50Mbps tersendiri. Seenggak nya bisa dpt 80%- 90% kan bisa. Buktinya dl sebelum upgrade. Saya pakai 40Mbps selalu mentok tuh speed yg saya dapat.

    • 13 Desember 2019 - (15:27 WIB)
      Permalink

      Ah ini jelas orang telkom, terus ngapain juga curiga pelanggan beli paket 100Mbps kepoo, sultan mah bebas…. beda kayak lu pegawai telkom gaji pass”an langganan dirmh aja mungkin dia main licik, akal”an tidak harga yang dikeluarkan oleh telkom, main setting sendiri. ini yg user memang memberikan income malah dipojokan.

  • 12 Desember 2019 - (23:46 WIB)
    Permalink

    Saran saya lebih baik beralih ke provier lain seperti : first media , CBN , my republic atau mnc play . Jujur saja saya pakai CBN fiber tidak menyesal . Ambil paket yang 30 Mbps up to 50 Mbps . Ada promo 6 bulan . Bayar tagihan kena 213.950 . Jika sudan bulan ke 7 nya tagihan normal sesuai di paket . Kena 381.950

  • 12 Desember 2019 - (23:52 WIB)
    Permalink

    Karena cuma CBN atau my republic yang berkecepatan bisa tembus 1 Gbps . Maaf ya saya bukan promosi . Saya cuma kasih saran saja . Mau ambil silahkan dan tidak mau silahkan . Karena juga CBN atau my republic sudah di akui sama mantan menkominfo . Pak rudi antara . Karena sebelumnya saya juga korban indihome

  • 13 Desember 2019 - (00:14 WIB)
    Permalink

    coba ditanyakan ke pihak indihome. itu paket up to atau dedicated. kalau up to ya emang sudah bener. kalau dedicated berarti anda bisa terus komplain ke indihome

  • 13 Desember 2019 - (05:50 WIB)
    Permalink

    Hp Lu sama temen lu masih hp kentang jadi gabisa kecepatan 100 Mbps.
    jadi lain kali cari info dulu jangan ngejudge indihome.
    gua selama make indihome ga ada sama sekali yang bikin kecewa kok , sekalinya lagi error respon teknisinya cepet
    gua kasih tau lu ya Hp yang suppor Wifi di angka 100 Mbps itu hanya yang Punya prosessor Snapdragon 845 ke atas. pinjem dah hp temen lu yang punya hp prosessornya itu dijamin 100 Mbps terus dan ngacir

    • 13 Desember 2019 - (08:54 WIB)
      Permalink

      Maaf tidak urus orang yang sok tahu seperti anda. Hape saya apa anda sok tahu. Saya juga punya hp dengan snap 855+, juga ini bukan masalah hape. Jd jangan sok pintar. Jangan2 kau org nya telkom y??

      • 14 Desember 2019 - (09:07 WIB)
        Permalink

        Hp. Anda support wifinya up to berapa? Rata2 hp via wifi cuma mentok d 72 mbps memang ada hp yg sudah bisa 100mbps tp itu jarang. Jd kalo mau tes kecepatan internet di atas 50 mbps y harus pake lewat komputer colol lan.
        Untuk kecepatan download masing2 server ada batas kecepatan maksimum sendiri2 itu tergantung server anda download.

        • 14 Desember 2019 - (09:40 WIB)
          Permalink

          Jelaskan mengapa semua server yang saya coba. Bahkan sekelas nvidia, steam dan server badak lainnya seperti mega, dapat max 50Mbps. Bahkan atasan telkom datang ke rumah saya setelah membaca SP ini dan mereka tidak mampu menemukan jawaban atas masalah ini.

          Hape saya pernah dapat speed di 90an Mbps dengan wifi 5Ghz dr router saya. Itu terjadi di jam 7- jam 12 malam. Router saya juga ada bawaan built in speedtest internal sehingga, untuk pemakaian real saya cukup menggunakan speed test build in dr router saya.

          Router saya terkoneksi ke modem indihome via LAN. Semua variabel telah saya coba dan dicoba juga oleh teknisi telkom. Budidayakan membaca untuk mengetahui permasalahan saya. Jangan 1 paragraf saja.

      • 11 Mei 2020 - (01:19 WIB)
        Permalink

        Saya baru mengajukan pemasangan IndiHome streamix 100 mbps hari ini ( 10 mei 2020 ) dan telah di respon oleh telkom lewat telepon dan email juga notifikasi di aplikasi my indiehome ( registrasi data diri dan transfer biaya paket ) menurut pic yang telepon saya pemasangan akan di lakukan paling cepat sekitar 3 hari ke depan paling lambat 5 hari ke depan. Tujuan saya memilih paket streamix 100 mbps adalah karena saya game streamer ( twitch & youtube ) sebelum nya di tempat lama saya menggunakan myrepublic 30mbps itu cukup untuk kualitas stream video gameplay full HD 60 fps seminggu 5 kali durasi streaming rata rata 2-3 jam perhari, karena di rumah baru saya hanya di cover indihome maka saya coba minta paket streamix 100 mbps besar harapan saya untuk IndiHome bisa utilize keperluan saya, sebelum mengajukan pemasangan saya mencari2 artikel tentang review IndiHome dan menemukan artikel Pak Sanjaya disini, saya akan update berkala disini untuk bisa memonitor kualitas antara yang konsumen bayar dan konsumen terima agar tercipta komitmen dan kualitas dr provider internet IndiHome

        • 16 Mei 2020 - (16:55 WIB)
          Permalink

          Lol sekarang hari ke 6 saya masih belom ada dapat kabar dr Indihome telepon ke 147 sudah 3 hari berturut turut hanya dapat bantuan di bantu percepatan pemasangan, sangat berbeda dengan isp lama saya minimal ada sms atau email konfirmasi, ini sudah bayar di muka tapi seperti nenunggu tak tentu, semoga nanti setelah terpasang ngga ada masalah seperti ini.. amit amit kalau inet mati tapi penanganan berhari hari

      • 23 Mei 2020 - (18:32 WIB)
        Permalink

        Kalau Hp lu snapdragon 855 lu harusnya ga ngeluh tolol . gua pake fist media kek indihome kek bali fiber kek udah nyobain gua semua yang 100Mbps semuanya di atas 10Mbps kecepatan downloadnya artinya kalau paket yang 50 Mbps berarti downloadnya 5Mbps , Kalau 100Mbps paketnya berarti 10Mbps kecepatan downloadnya dan gua make Pocophone F1 ga ada masalah apa apa di antara 3 provider ini : First Media , Indihome , Bali Fiber . kalau emang hp lu snapdragon 855 lu ga ngeluh , dan karna lu ngeluh maka lu BERBOHONG alias NGIBUL . ganti hp aja tong jangan sampah sampahin tread kaya gini mulu . nyampahin aja .

        • 23 Mei 2020 - (18:40 WIB)
          Permalink

          nah ini orang ngerti soal hp , kalau si Senjaya mah SOK NGERTI , dia bilang hpnya udah snapdragon 855
          MIMPI . kalau hp lu memang make processor itu gamungkin lu ngeluh tolol. gua udah pengalaman dari lu tolol , gua udah banyak make provider udah 20x lebih kali ganti wifi kecepatannyapun berbeda beda , 100Mbps ya 10Mbps download di dp bacaannya dan kalau cuma 5Mbps berarti cuma mentok 50Mbps yang bisa di dapetin di hp lu. sini kerumah gua lu biar gua beri tau seberapa banyak wifi yang udab gua gonta ganti . Sini Ke JATIKRAMAT , gua tunggu lu disini . jadi orang jangan sotoy jangan berasa pinter soal wifi soal gadget juga . gua tunggu lu di JATIKRAMAT biar gua bagi tau lu seberapa banyak wifi yang udah gua gonta ganti provider. biar lu jangan banyak bacot dan jangan banyak sok tau.

      • 23 Mei 2020 - (18:47 WIB)
        Permalink

        Haha orang begitu ga usah dihiraukan. Susah jelasin ke orang bodoh. Apalagi orang bodoh yang merasa pintar. Apalagi nampak bohong nya wkkwkw.. Palingan orang dalamnya telkom. Biar buat rusuh disini

    • 14 Desember 2019 - (01:33 WIB)
      Permalink

      Horeee, ternyata cuman ponsel anda aja yg pintar (smartphone) tapi anda sebagai pemakainya kok toL*L? Mikirrrr…..

    • 14 Desember 2019 - (04:47 WIB)
      Permalink

      Wkwkwk ini bocah malah ngomongin chipset smartphone ?
      Woiiii.. Terkait jaringan, snapdragon ga ada apa²nya dibandingkan Kirin. Tau Kirin ga kau dekkuh?
      Kalau gatau cari tau dlu yaak wkwk ?
      Gausa ngomongin spec deh kalau ga paham.

  • 13 Desember 2019 - (06:25 WIB)
    Permalink

    memang indihome ini semenjak jaman speedy pun juga seperti itu 100mbps lah dan nyatanya tidak realtime, ga usah pakai download deh. Saya mencoba buka youtube saja dgn 1 device itu lancar jaya tapi kenapa pas saya buka streaming seperti beinsport dll via browser buffer haha apakah diwajibkan beli addons sportkah biar ga buffer haha. Saya mencoba lg dengan mengkonekkan 2 device menggunakan youtube kok buffer aneh bin ajaib indihome ini cepat hanya di kisaran malam saja akan tetapi mulai dr jam 10 pagi s/d 10 mlm pun selalu buffer. Dan akhirnya saya memutuskan menggunakan MyRepublic dan alhasil saya mendapatkan realtime dgn download atau youtube pun aman dgn beberapa device cuma myrepublic ini terkendala hanya terkadang loss atau bermasalah pd jaringan FO bawah lautnya jd terkadang 1 hari atau beberapa jam koneksi Loss alias RTO. Ini khusus daerah Cibinong sukahati dan karadenan. Mohon di pertimbangkan untuk provider lain agar memasukin daerah tersebut karna disini hanya indihome lah yg baru ada khusus sukahati

  • 13 Desember 2019 - (07:31 WIB)
    Permalink

    Kalau untuk daerah saya ini teknisi lambat akan hal memperbaiki kabel” yg bermasalah sudah lapor dihari dimana internet gak nyambung dan dijadwalkan besok tpi 2 hri mnunggu teknisi blum juga datang. Giliran terlambat bayar aja langsung diputus.

  • 13 Desember 2019 - (08:59 WIB)
    Permalink

    Assalamualaikum wrwb..
    Maaf sebelumnya pak sanjaya.. Saya juga pengguna indihome, tapi sebelum indihome saya juga berlangganan ISP ISP lain dikisatan jakarta, saya tehnisi 3 sekolahan yg ngurusin jaringan dan PC. Saya ada langganan ISP dedicated 100Mbps yang saya gabung gunakan load balancer dengan Indihome 100Mbps upto dan 200Mbps upto. Kiranya saya mau bantu jawab aja dgn sedikit ilmu yg saya punya.
    1. Indihome merupakan ISP terbaik dalam hal Ping dan jitter, karena kalau kita trace route, jalurnya paling pendek, bagus untuk jalur international.
    2. Paket 100Mbps upto itu bisa didapatkan melalui koneksi kabel LAN saja, karena memang jalur LAN itu 100Mbps, itu pun dibagi 2 jalur untuk TX dan RX, jadi kalu secara simultan sulit dapat 100Mbps kalau port Lan nya atau bahkan koneksi FO nya tidak gigabit (1000Mbps).
    3. Speedtest menggunakan Handphone memang beragam dan saya jamin koneksi Wireless kebanyak itu 2.4Ghz hanya mentok kisaran 40-60Mbps, jika Routernya dukung 5Ghz masih memungkinkan sampai 70-80Mbps.. Itu pun sulit tercapai.
    4. Kecepatan di IDM itu akan terlihat 100Mbps dibagi 1024, jadi jika di IdM terlihat 9-10Mbps itu sudah benar 100Mbps.
    5. Intinya koneksi bapak bener2 sesuai dengan paket.
    6. Kalau mau tau harga internet Dedicated, silahkan googling, jarang sekali untuk harganya dibawah 10jt untuk speed 100Mbps, karna mereka jamin 100Mbps TX dan RX.
    Moga bermanfaat, maaf kalau ada salah ?

    • 15 Februari 2020 - (11:14 WIB)
      Permalink

      wah masih mending, saya up dari 20 ke 100 langsung ke cs plaza, sampai dirumah dapat tes via lan single user eeee… cuma dapat 10, udah lapor telpan telpon sana sini tekhnisi datang g ada hasil, malah tekhnisi bilang g pernah tangani yang 100, ont saya reboot berulang x dapatnya 10-50-100 turun lagi ke 10, nach gimana kalau listrik padam…kami minta pindah odp g di ijinkan,…. intinya belum ada solusi sampai sekarang

  • 13 Desember 2019 - (11:10 WIB)
    Permalink

    Terima kasih untuk reply nya. Perkenalkan saya juga lulusan IT dimana pekerjaan saya juga seputar IT dan networking.

    Berikut saya tanggapi pernyataan bapak.

    1. Hal ini tidak pernah saya permasalahkan. Informasi ini juga sudah saya ketahui. Terima kasih untuk informasinya.

    2. Informasi ini juga saya sudah tahu. Terima kasih sekali lagi. Namun hal ini tidak menjelaskan perbedaan hasil di speedtest LAN yang selalu menyentuh sekitar 100Mbps, namun hasil download yang hanya mendapatkan 6MB/s (50Mbps) di semua server yg saya coba. Bahkan server sekelas Steam. Ini semua saya coba di 1 komputer dengan LAN lgs ke modem Indihome.

    3. Router saya mempunyai gitu 5Ghz dan Router saya mempunyai fitur build in speedtest. Acuan saya mendapatkan speed 100Mbps di malam hari jam 7 – jam 12 malam juga saya dapat dr speedtest build in router ini. Untuk transmit wifi ke ponsel memang sangat bergantung pada jarak, kekuatan sinyal wifi ke hp. Itu tidak saya permasalahkan.

    4. Untuk yang satu ini kiranya saya perlu luruskan. 1Bit = 0.000125KB, maka 100Mbps = 12.5MB/s. Perhitungan yang bapak jelaskan di poin no 4 itu salah. Namun begitupun jika saya mendapatkan 9-10MB/s saya juga cukup puas. Namun ternyata hasil yg saya dapat di skitar 6MB/s (50Mbps). Jelas ini hanya 50% dari paket yg ditawarkan.

    5. Intinya bapak telah salah memahami surat pembaca saya. Dimana penjelasan bapak tidak benar sama sekali. Bahkan di poin no. 4 perhitungan Bit ke Byte juga sudah salah. Dan juga saya tidak pernah menuliskan bahwa kecepatan IDM saya di kisaran 9-10Mbps.

    6. Untuk informasi ini saya ucapkan terima kasih.

    Terima kasih bapak untuk jawabannya.
    Namun tidak menjawab surat pembaca saya.
    1. Mengapa speed 100Mbps penuh bisa saya dapatkan hanya pada jam 7- jam 12 malam. (Rutin setiap malam). Jam 00.00 pas kecepatan langsung turun ke 50Mbps.
    2. Mengapa speed IDM berbeda dengan speedtest. Padahal 1 device yg sama. Apakah speedtest sengaja di set mendapatkan full-speed untuk membohongi konsumen awam?

    • 14 Desember 2019 - (15:18 WIB)
      Permalink

      1. Mengapa speed 100Mbps penuh bisa saya dapatkan hanya pada jam 7- jam 12 malam. (Rutin setiap malam). Jam 00.00 pas kecepatan langsung turun ke 50Mbps.
      2. Mengapa speed IDM berbeda dengan speedtest. Padahal 1 device yg sama. Apakah speedtest sengaja di set mendapatkan full-speed untuk membohongi konsumen awam?

      Jawab
      1. Ya jelas.. namanya juga Up to.. kalau sekitaran rumah anda itu banyak pakai ya down .. isp up to itu 1:8.. ya kalau malam itu jam org jarang pakai internet jadi laju.. kbanyakan org pakai itu pagi..
      2. ya jelas beda to.. satuan di speed test aja berbeda dengan satuan di IDM.. anda perlu bnyk informasi ttg Mbps, MBps, Kbit, Kbps dll

      • 21 Desember 2019 - (21:14 WIB)
        Permalink

        Jelas anda orang yang sok tahu.

        1. Alasan yg kamu bilang tidak masuk akal. Jam 00.00 justru paling rendah traffic tapi malah turun kecepatannya. Lagian atasan dari telkom juga sudah datang dan tidak dapat menemukan solusi nya.

        2. Maaf saya lulusan IT dan kerja di bidang IT dan networking, utk perbedaan bit dan byte saya ngerti 100%.

        Satuan di speedtest memakai bit (Mbps) dan di IDM saya memakai Byte (MB/s) tinggal di konversikan saja. Dan juga sudah saya sudah tulis di SP saya perkiraan konversi nya.

        Justru anda yang tidak mengerti konteks dari SP saya dan sokmenjadi orang pintar disini namun kelihatan bodoh.

  • 13 Desember 2019 - (11:16 WIB)
    Permalink

    sama seperti yang saya alami…

    saya bru pasang indihome di rumah saya yg ke dua..
    awal pasang tanggal 10-12-2019… sya di tawari oleh sales dengan ada nya 1 jalur yg bsa saya pakai..
    paket yg saya pakai 10Mbps+telphone ..

    awal pasang sya ukuran kecepan dengan menggunakan lewat jalur dan LAN Real 10mbps..
    tp selang 1 hari kecepatan saya jadi 4-6mbps dan up download hanya 5mbps.. capek q uda bertanya ke pihak indihome jawaban nya hamya di suru restart perangkat. tp gk ad pengaruh sama sekali.. klw bsa q letak gambar dsni q kasih bukti sceeenshot nya tanggal 11 dan untuk hari ne..

  • 13 Desember 2019 - (12:21 WIB)
    Permalink

    Saya juga dari 10mbps trus dikorting cuma jadi 5 mbps.. Cerita awalnya koneksinya tiba-tiba hilang jadi cuma 1 mbps trus setelah lapor jadi 5 mbps aja.. sisa 5 yang lainnya kemana itu weyyy??

  • 13 Desember 2019 - (14:18 WIB)
    Permalink

    Hahaha, rame juga yah.
    Padahal SP-nya sudah jelas & terinci, apa yang dipermasalahkan & apa yang menjadi kenyataan, di mana BW bisa *secara konsisten* berbeda murni hanya tergantung waktu/pukul berapa, & variabel2 yang lain (jumlah device dsb) sudah dibuktikan bisa dieliminasi/dianggap tidak signifikan.

    Yang gak/sulit paham SP ini pasti 1 perguruan dengan para CS di berbagai korporasi (bukan cuma di perusahaan ini doang) yang memang darurat membaca & memahami komplen (di medsos/e-mail) & bahkan kadang2 darurat mendengar & memahami ketika diajak ngomong via telepon.

    Kalau melihat detil kejadiannya, saya *hampir yakin* bahwa memang benar kondisinya ada lock BW di luar jam2 malam hari & cuma dikustomisasi khusus untuk speedtest maka BW di los/open.
    Jadi kalau saran dari saya: tinggal dipertimbangkan saja antara harga paket sekarang dengan realita penggunaan di lapangan (dengan BW rata2 sedemikian & full BW cuma bisa dicapai di waktu2 tertentu saja) dibanding dengan paket yang lama (yang secara umum bisa lebih sesuai BW nya sepanjang hari).

    Kalau saya tangkap dari isi SP-nya sepertinya lebih sesuai (menguntungkan) paket yang lama (rasio antara harga & apa yang didapat)? Kalau benar begitu, IMO lebih simpel & lebih mendukung kesehatan jasmani maupun rohani untuk minta downgrade paket saja. Karena mau ngotot seperti apa pun, bisa jadi saat ini ditindak-lanjuti dengan benar, tapi tidak menjamin di kemudian hari tidak akan lagi terjadi.

    Saya punya perasaan bahwa paket2 internet dengan BW2 tinggi yang non-dedicated (up to) banyak yang hanya dijadikan “gimmick” saja alias sasarannya adalah orang2 yang tidak terlalu mengerti/mendaya-gunakan BW tersebut namun punya dana berlebih hehehe. Yah mungkin TIDAK SEMUA nya, tapi pasti ada lah yang modelnya seperti begitu…
    Sehingga bagi yang mau secara maksimal mendaya-gunakan paket & harga yang sudah dibayar, IMO tidak perlu BW up-to yang keterlaluan tingginya (tapi tidak/sulit bisa didapatkan maksimalnya), cukup BW up-to yang “menengah” saja (asalkan cukup konsisten dapat maksimal BW nya). Kecuali kalau mau yang dedicated lengkap dengan SLA, yah lain lagi itu kasusnya.

    Btw, kalau saya tidak salah ingat, pernah juga ada SP yang senada di sini. Mungkin bisa di-search & kemudian dibandingkan antara problem maupun solusi yang didapat.

    Oh ya, saya super setuju bahwa BW up to memang *tidak wajib* terus2an manteng di 100% max BW. Lha tapi kalau terus2an konsisten manteng di 50% nya, yah namanya itu … (isi sendiri) LOL.

    Fyi, saya bekas pelanggan speedy yang sekarang sudah happy pake internet merek toko sebelah.

    • 13 Desember 2019 - (16:06 WIB)
      Permalink

      Terima kasih telah mengerti permasalahan di SP saya. Maksud saya sangat tepat anda jabarkan.

      FYI: Bahkan teknisi telkom barusan datang dengan salah satu atasan mereka ke rumah saya dan dicoba beberapa skenario. Kesimpulan terakhir pihak telkom tidak bisa menjawab dan fix masalah ini.

      Akhirnya pihak telkom sepakat untuk menurunkan paket saya ke 50Mbps, yang seharusnya tidak ada masalah lagi, berhubung selama ini saya bisa dapat 50Mbps setelah kecepatan saya disunat.
      Tagihan bulan ini juga tidak akan dikenakan 100Mbps tapi mengikuti tagihan lama.

      Sekali lagi Terima Kasih telah mengerti maksud dari SP saya.

  • 13 Desember 2019 - (21:04 WIB)
    Permalink

    Sdh dari awal tahun 2019 ini, kecepatan di testspeed gak sesuai yg didapat sewaktu mendownload.

  • 13 Desember 2019 - (21:40 WIB)
    Permalink

    Aku pake XLhome aja, dari dulu GK pernah tergiur pake Indihome, baru kemarin ada XLhome langsung pasang, dan emang hasilnya memuaskan

  • 14 Desember 2019 - (15:11 WIB)
    Permalink

    Menarik:
    “Langkah pertama yang dilakukan semua orang tentu mengecek kecepatan tersebut melalui speedtest.net. Saya mengecek melalui 2 media, komputer dengan kabel LAN dan ponsel saya dengan WIFI. Namun saya mendapatkan keanehan, komputer dengan LAN bisa mendapatkan kecepatan 98 Mbps tetapi ponsel hanya di angka 48 Mbps. kecurigaan saya bertambah ketika saya memakai komputer saya untuk download dari berbagai sumber, kecepatan download hanya di sekitar 6MB/s (sekitar 50 Mbps). ”

    Jelas berbeda antara koneksi kabel lan dan wireless.. media kabel mempunyai hantaran yang baik dibanding wireless.. wireles kalau disekitar situ ada chanel yg bentrok bisa mengganggu.. ditambah lagi device anda apakah mendukung kecepatan 100 Mb apa ndak.. tidak semua hp bisa nerima sampai 100 Mb.. beda dengan Lan Card laptop yang mampu untuk itu.. kalo komputer/laptop 1000Mbps aja tembus karena ether nya sudah mendukung 10/100/1000. Kalo ga salah hape 5G bisa tembus sampai 100Mbps bahkan lebih. wifi type 802.11b/g/n setau saya cuma sampai 58Mbps.. anda juga langganan speed Up To.. bukan dedicated seperti Produk telkom lain, Astinet misalnya.. jadi jngn harap dapat lebih.. Kecepatan download itu juga tergantung server penyimpanan file yg anda download.. tiap server beda.. google drive dengan drop box beda, dengan media fire atau zippyshare juga beda.. jadi ndak hanya pengaruh bandwith yg anda miliki saja.

    • 14 Desember 2019 - (15:14 WIB)
      Permalink

      sudah menjadi umum kalau ISP Up to itu dalam jam jam tertentu pasti akan turun speednya, satu tiang telkom itu tidak hanya dipakai anda sndri..

    • 16 Desember 2019 - (15:01 WIB)
      Permalink

      Pertama saya ucapkan terima kasih untuk komentar nya.

      1. Jika anda menyebut hape saya tidak cukup kencang untuk mendapatkan speed diatas 50Mbps, silahkan lihat link ini: https://youtu.be/lttDY996DN8
      Hape saya persis dengan jenis yang di video ini. Di video ini hape tersebut mampu menyentuh kecepatan diatas 95Mbps.

      Untuk channel saya juga sudah cek dan tidak ada bentrok dengan channel yang lain. Dalam artian channel tersebut saya pakai sendirian.

      Untuk setting an wifi juga menggunakan modem premium dr telkom Indihome yang biasanya diperuntukkan kepada konsumen 200-300Mbps (sesuai dengan klaim telkom)

      Hasil tetap mentok 50Mbps. Karena memang Real speed yang saya dapat di segitu doank. BAHKAN salah seorang atasan dari pihak telkom telah datang untuk menginvestigasi masalah ini dan mereka juga tidak dapat menjawab permasalahan ini dan memberikan saya opsi turun paket ke kecepatan 50Mbps.

      2. Saya juga tahu beda server beda kecepatan. Maka dari itu di SP saya tulis berbagai macam server telah saya coba. Jadi kalau semua hanya mentok di 50Mbps sudah tentu bukan masalah server yang tidak mampu.

      3. Jika anda beragumen Up-to beda dengan dedicated. Tidak seharusnya paket 100Mbps tapi hanya bisa dipakai 50Mbps terus-terusan. Pasti ada naik turun. Lagian ada paket 50Mbps yang ditawarkan ke pelanggan. Apakah jika kita ambil 50Mbps akan diberikan 25Mbps saja dan beralasan ini hanya Up-to?? Sebagai konsumen kita bukan haus speed harus di kecepatan 100% melulu, tapi jika yang didapat hanya 50% melulu apakah anda terima?

      4. Permasalahan bukan jam tertentu turun. Jika anda berkata seperti itu. Jelaskan kepada saya mengapa jam 12 tengah malam speed menurun ke 50Mbps padahal seharusnya jam segitu paling rendah traffic Internet. Bahkan atasan telkom bingung akan hal ini. Jika anda bisa menjawab, saya ingin merekomendasikan anda menjadi salah satu atasan telkom.

      5. Budayakan membaca hingga akhir agar tidak salah mengerti. Terima kasih.

  • 15 Desember 2019 - (11:46 WIB)
    Permalink

    Saya kira dari dulu Indi home Telkomsel seperti itu dengan program layanan palsu, hanya bayar tagihan saja yang harus pasti dan lunas

    • 26 Desember 2019 - (08:56 WIB)
      Permalink

      Kasus saya ga ada fix nya. Saya ditawarkan turun paket ke 50Mbps oleh telkom. Dan ini blm turun. Tunggu bulan 1 soalnya

    • 26 Desember 2019 - (11:08 WIB)
      Permalink

      Sudah dicek beneran atau belum tuh? Pak Senjaya yang sudah ngasih segala argumentasi aja buzzer & supporter IH langsung nyolot: UP TO

      LOL, kok sampe segitunya bela2in, emang dikasih kompensasi apa kalau sudah bela2in?
      Kalau saya sih biar langganan apa pun, jadi nasabah bank apa pun, langganan di OL shop apa pun, kalau gak beres ya saya komplen. Kalau orang lain yang mengalami gak beres, itu tanda lampu kuning & saya mesti hati2 dengan perusahaan tersebut, siapa tahu di kemudian hari giliran saya yang “kena.”

      Saya setia & loyal pada perusahaan yang berkinerja baik, yang tidak cuma kepingin konsumen melaksanakan kewajibannya saja tapi yang juga sadar bahwa perusahaan juga ada kewajiban terhadap konsumen.
      Saya tidak setia & loyal pada nama perusahaannya, toh saya juga bukan pegawai di situ.

  • 27 Desember 2019 - (17:42 WIB)
    Permalink

    Saya sangat setuju dengan komentar Pak Samuel. Btw kalau saya punya masalah tiap jam 12 malam Indihome selalu RTO selama 1 menit, apakah ada pelanggan lain yg memiliki masalah yang sama?

  • 4 Februari 2020 - (20:53 WIB)
    Permalink

    waduhhh.. gw kira gw aja yg bermasalah gini.. gw langganan 50mbps itu gw turunin dari 100mbps jg karena kasus ginian.. tiap sore di kantor cuma 20-40mbps..
    skrg tambah parah.. IIX full speed, international 1.5-4mbps taikk benar!!! gw speedtest ke server lokal dpt nya bisa full.. speedtest ke server sering sering nya 1/10 speed..
    Terus terang gw pengen banget ketemu sama teknisi yg ngatur bandwith, gw yakin sih ini kerjaan si tolol ini

  • 17 Februari 2020 - (10:29 WIB)
    Permalink

    Sampai sekarang tidak menumukan solusi di Telkom, Betul kata Mentri Pak Erik BMUM untuk BUBARKAN TELKOM !! Sama kasus Yang saya ALAMI !! Langganan 50Mbps Tapi Realnya saya dapatkan Hanya 20Mbps itupun tidak setabil 5-20Mbps !! Saya Komplin Tiap hari ke Telkom Melalui Aplikasi dan 147, Macem2lah IT Telkom bilang alasanya di kira saya tidak tau jaringan, hasilnya mereka tidak bisa Mengelak klo Speednya Lambat !! Dicurigai dari IP yang di terima, FU dll buktinya semua gagal di jelaskan oleh Teknisi !! Yang Jelas ini Pembohongan pelanggan masalah Speed dan Upto Speednya.

  • 22 Februari 2020 - (01:03 WIB)
    Permalink

    hal yang sama sekarang saya alami di kantor hampir sama dengan mas senjaya. dari paket 50Mbps sampai upgrade ke 100Mbps. berkali kali teknisi telkom datang juga tidak ada hasil, sampai akhirnya sales marketing yang datang.
    *pertama, dijelaskan jika faktornya adalah perangkat routernya yang hanya sampai 12 user. sampai 3 kali ganti router hasilnya tetap sama, router ke 3 ini type F670 support sampai 300Mbps(katanya sales) dan support 2.4Ghz n 5Ghz.
    * kedua, karena hasilnya sama yaitu koneksi internet di tiap user handphone dan laptop ada yang lancar ada yang tidak jalan sama sekali. menurut saya adalah faktor utamanya adalah fitur perangkat wifi di masing” device. bukan masalah chipset di device. hal ini saya bandingkan dengan hp dengan fitur dual wifi VS hp single wifi(chipset lebih tinggi) VS laptop bermacam” type. speedtest di hp dual wifi bisa dapat 98,66Mbps d saat ada 20 – 30 user. jadi device dengan fitur/type wifi yang paling baik pasti lancar.
    *ketiga, kecepatan naik turun di jam tertentu mungkin bisa terjadi karena faktor maintenance dan banyaknya pengguna di jalur fiber optik

    sebelumnya Terimakasih.

  • 23 Februari 2020 - (21:29 WIB)
    Permalink

    Lah Masih Mending Itu Masih Kenceng , saya 100 mpbs Dapet kecepatan Download 8mpbs dan Upload 3.2mpbs ? WTF indihome ? check di pc juga cuma sampe 20mpbs dan upload 9mpbs , HP ? Hp Ipad mini 5 ,samsung A8+ masa iya lemot

  • 25 Februari 2020 - (20:31 WIB)
    Permalink

    Itu kan Indihome pake Up To pak, kalau yang kecepatannya konsisten tu setau saya pakai dedicated, biasa di pakai di kantor2 tu pak tapi harganya lebih mahal, itu sih setau saya sebagai IT Network Enginer di perusahaan Sawit, di kantor saya berlangganan 2 jenis layanan yang pertama menggunakan radio link dari PT. Pasifik Nusantar sebesar 5 Mbps dengan harga bulanan 25 juta dan menggunakan VSAT dari PT. Primacom dengan kecepatan 128 Kbps dengan harga 13 juta sebulan sebagai Backup jika ada masalah di radio link. Jadi saya sarani putus saja jika kecewa dengan layanannya pak, dan coba cari layanan yang dedicated harga diatas adalah harga yang jauh dari perkotaan tapi kalau untuk di daerah kota pasti jauh lebih murah tu pak

  • 26 Februari 2020 - (21:43 WIB)
    Permalink

    iya pak keluhan kita sama, emg indihome tu busuk
    up to lah katanya, yg fupnya lah, 350rb 10mbps ada fupnya,
    yaudah gamasalah 350rb 10mbps ada fup, yg pnting lancar gmsalah kan
    nah yg jadi msalah, saya terkena fup di bulan sblmnya, tpi pas awal bulan fupnya tidak ke reset, ya dg kata lain saya ttep kena fup diawal bulannya ( jatuh tempo tgl 15 ) ,
    medan mah enak pak, klo glsah myrepublik udah bisa ya dsana?
    mending pindah ke myrepublik aja pak, paketnya lebih murah + unlimited ( gada fupnya )
    seandainya daerah saya dipadang udh ter coverage myrepublic mnding saya pindah sih,
    gakuat hati liat pelayanan kek gini

  • 27 Februari 2020 - (12:34 WIB)
    Permalink

    Pasukan indihomenya banyak, saya upgrade ke 50mbps aja dapatnya 5-10, RTO mulu kalau kata teknisinya sendiri, itu emang penyakitnya indihome, saya kan juga pakai. teknisinya aja sampai bilang gitu, sayang coverage provider lain belum ada yang berani , mungkin karena mereka jaga kualitas juga, tidak terburu2 seperti indihome target 8,3 juta pengguna, tapi servicenya yah begini klo dikumpulin yang kecewa sih bisa panjang.

  • 28 Februari 2020 - (17:22 WIB)
    Permalink

    Maaf kalo melenceng, saya mau nanya, kenapa ya password Modem indihome selalu diubah sama pihak Indihome ?

    Mulai dari password admin, telecomadmin, sehingga susah sekali bila mau mengubah password WiFi.

    Saya pernah request dengan sedikit emosi, dan hanya di berikan 24 jam, habis itu jaringan saya malah di putus sampe dengan 24 jam juga.

    Apa semua yang membalas komen ini mengalami hal yg sama ? TIdak bisa mengakses modem indihome ?

  • 2 Maret 2020 - (11:04 WIB)
    Permalink

    Saya ucapkan terima kasih untuk yang sudah reply.

    “Mengapa tidak langganan dedicated? Krn indihome itu Up-to.”

    Dedicated itu mahal. Untuk pemakaian rumahan tidak mungkin memakai dedicated. Yang beralasan up-to, itu hanya bahasa ngeles. Ketika lu tawarkan up to 100Mbps tapi kecepatan yg kjta dapat mentok2 di 50Mbps, itu bukan up to namanya. Tp di limit. Klo up-to nae turun gpp. Kadang bs 100, atau 90 atau bs ke 80. Itu baru bener namanya up-to.

    • 25 April 2020 - (18:24 WIB)
      Permalink

      Saya pernah mengalami ini, tepatnya di kantor sy.

      Singkatnya internet down berat..
      Setelah dilaporkan ke pihak 147, datang teknisi dan mengecek, kesimpulannya modem minta ganti.

      Setelah ganti, ternyata masih down juga, inipun dicek langsung sama teknisinya, selang beberapa waktu bisa teratasi dan bandwidth up ke 98mb

      • 25 April 2020 - (18:25 WIB)
        Permalink

        Hanya saja untuk saat ini sy blm cek secara real-time hariannya terutama jika pagi hari, selain Krn kesibukan sy, seringnya pagi² dikantor sdh dipakai sana sini 😬

  • 9 Maret 2020 - (09:47 WIB)
    Permalink

    pengalaman kita sama bro, pernah saya pake layanan yg 100mbps. saya malah lebih parah lg gak pernah dpt bandwitdh di atas 50mbps. mungkin krn rasio yg dipake oleh telkom ato emang krn kualitas kabel FO yg kurang bagus, yg akhirnya saya akalin ambil 2 account 50mbps.
    yang saya pahami juga, mungkin kualitas kabel FO yg dipake telkom , trus biaya pemasangan tidak dibebankan di sisi client, cara mrk flashing,

  • 9 Maret 2020 - (10:10 WIB)
    Permalink

    kalau sy malah kebalik mas….. pasang yg kecepatan 10mb …. tp sejak bulan lalu, naik ke 50mb (speed test) wkwkwk
    cek paket masih 10mb
    aneh …. tp gw syukuri

  • 14 Maret 2020 - (06:30 WIB)
    Permalink

    Sama saya juga, up grade ke 100Mbps (baru 1 bulan), kenyataannya cuma up to 50Mbps. Restar modem berulang-ulang hasilnya bahkan ada yang up to 20 Mbps. Restar modem dari pusat hasilnya sama. Akhirnya saya memutuskan untuk down grade ke 50Mbps. Mening pakai 2 acount 50 Mbps seperti yang Bapa Yudianto lakukan. Do’akan semoga saya berhasil hari ini down grade ke 50 Mbps.

    • 16 Maret 2020 - (01:30 WIB)
      Permalink

      Alhamdullilah punya saya sudah naik lagi kecepatannya, mudah-mudahan besok pada belajar online lancar jaya

      • 23 Mei 2020 - (18:42 WIB)
        Permalink

        Bagaimana untuk kondisi Internet nya apakah masi tetap di 100mbps seusai paket? Atau ada jam tertentu saja yang 100mbps?jangan hanya di speedtest. Karena org TELKOM bisa mengakali hasil speedtest. Coba dengan download file dari server yang mantap atau download game di steam.

        • 25 Mei 2020 - (23:40 WIB)
          Permalink

          Mungkin jam tertentu, karena kalau test speed suka Jam 1 pagi. selagi tidak ada yang pakai. Kenyataan kalau anak lagi main game kakaknya nyalain laptop (kulian online dengan Zoom) yang game langsung nge lag. Terpaksa yang game pakai quota. 7 Hari terkahir lumayan anak-istri tidak mengeluh dengan internet. Kemungkinan beban Indihome sudah tidak terlelu berat karena belajar online sudah pada libur.

          • 26 Mei 2020 - (00:46 WIB)
            Permalink

            Kalau sudah 50Mbps seharusnya tidak begitu masalah lg. Saran saya beli 1 router yang sudah Mu-Mimo, trs hubungan router baru ke router indihome dengan kabel lan. Router indihome di matikan saja wifi nya dan pakai wifi dari router batu tersebut. Router Mu-Mimo support multiple connection secara simultan, sehingga mengurangi delay di koneksi. Semoga membantu

  • 27 Maret 2020 - (07:32 WIB)
    Permalink

    saya jg mengalami hal yang sama, pertama kali langganan pake 2P 10mbps. di awal2 pemasangan speed download normal2 aja, setelah 1 thn pemakaian saya mengalami hal yg sama yaitu speed turun di jam2 tertentu. di tempat saya speed download turun ke 0.xx mbps kadang dpt 1.xx mbps di jam 7 malam – jam 10 malam dan ini sering terjadi hingga saya tulis komen ini. aneh nya speed download tsb turun saat saya test speed ke server luar negeri (patokan saya ping ke server di SG krn kegiatan saya mengandalkn koneksi ke SG) jdi seakan2 bandwidth untuk koneksi ke luar negri itu di limit pd jam tertentu, dan ini terjadi jg pd teman2 saya yg berlangganan indihome di berbeda lokasi. ada satu hal lg yg bkin saya jengkel, pas saya cek di app myindihome dan baru sadar klo paket saya berubah jdi 2P 20mbps, tercatat bln 01/2020 paket saya di upgrade ke 20mbps pdhl saya tdk pernah mengajukan upgrade speed. lalu saya iseng2 cek ke web indihome paket 2P ternyata paket yg 10mbps udh gk ada, jdi minimal itu paket 20mbps. yasdh saya biarkan, tpi aneh nya saat saya test di speedtest max download ttp di 10mbps tidak pernah sekalipun nyentuh 20mbps, bahkan burst pun gk sampe 20mbps. ketika saya coba download file di GDrive dan Mega speed download mentok sekitar 1.2mbps yg mn speed tsb normal utk paket 10mbps, sedangkan ini seharusnya bisa sampe 2mbps. bnr2 kecewa banget sama layanan indihome ini. pengen ganti provider tpi di tmpt saya cmn indihome satu2nya.

  • 31 Maret 2020 - (12:41 WIB)
    Permalink

    Untuk kecepatan internet bergantung dari berbagai faktor:
    1.Jaringan lokal
    Kabel UTP normalnya sampai 100Mbps, semakin jauh latency nya semakin tinggi. Demikian juga dengan wifi.
    2.server internet
    Kecepatan internet juga bergantung dengan server dituju, misalnya kamu download di situs A sedangkan situs A punya keterbatasan akses, atau sedang overload. Maka dari itu kamu menerima kecepatan dibawah 100Mbps
    3.provider
    Ya, ini sudah pasti. Tetapi sama seperti jaringan lokal maupun server. Masalah konektivitas selalu jadi inti di dalam komunikasi data. Jadi walau limit speed kamu 100Mbps tapi kalau traffic tinggi kamu pasti dapat kecepatan yang lambat.

    • 1 April 2020 - (17:22 WIB)
      Permalink

      1. Kabel utp jaman skrg kebanyakan cat5e ke atas yang secara teori bisa mencapai 1Gbps
      2.bener sekali tergantung server. Maka dari itu ketika di tes speed Maupun download, dilakukan di multiple server. Baru lah bisa mendapat kesimpulan.
      3. Maka dari itu provider harus transparan. Up to ≠ limit. Ketika speed tidak pernah bisa lewat dari 1 speed tertentu itu namanya di “Limit”

  • 2 April 2020 - (00:32 WIB)
    Permalink

    Wkwkwk..lucu indihome ini. Saya pengguna 100Mbps yang akan segera downgrade karena masalahnya sama dengan SP ini. Paket Indihome ini kan 10,20,50,100. Harusnya kalau pilih yang 100 lebih diprioritaskan dari user yang pakai 50 which is apabila server busy turunnya tidak kurang dari 50. Kalau overall dapatnya sering dibawah 50, ya lucu sekali meskipun ini bukan dedicated ya. Namun kalau turunnya dikisaran 75-90 sih no problem ya. Masalah ini dibawa ke Ombudsman bisa kena damprat si Telkom. Ini bisnis marketing yang sangat buruk sekali. Bahkan saya dulu pakai 50 dan sekarang 100 tidak ada bedanya. Bedanya channel TV nya nambah. wkwkwkwkwkwkwkwkwk

    • 3 April 2020 - (00:07 WIB)
      Permalink

      Keliatan nya banyak yg kena. Apakah Anda pernah cek di jam 7-12 tengah malam speed apakah bs dapat mentok? Kalau di kasus saya speed di jam segitu mentok. Tp selain jam itu Maka turun jadi 50Mbps (di limit)

  • 3 April 2020 - (00:02 WIB)
    Permalink

    Sama kasusnya dengan saya, langganan 10Mbps tapi cuma bisa akses full speed di jam 7-10 malam, di luar itu asli down parah

  • 5 April 2020 - (14:42 WIB)
    Permalink

    Sama juga saya baru ngalamin setelah paket sy yg awalnya 30mb/s naik ke 50mb/s nambah 40rb. abis gt yg biasanya torent bisa dpt 3.2mb skrg limted jd 600kb aja. speed juga ga stabil. lagi2 yg disalahkan modem. saya rasa kl modemnya bermasalah kecepatannya akan sangat jauh berkurang. bahkan ga bisa tembus 600kb d torrent.

  • 7 April 2020 - (19:10 WIB)
    Permalink

    sama, indihome saya paket tv box sama internet, buka apps catchplay aja nggak pernah, tiba2x ada beban tagihan 60rb untuk penggunaan catchplay, udah lapor 3 bulan normal, tiba2x ada lagi tagihan catchplay, ini saya curiga permainan indihome lama2x.

  • 22 April 2020 - (15:49 WIB)
    Permalink

    Saya bantu jawab ya gan . .
    Dengan menggunakan lan, download speed nya dapat 98 mbps sedangkan pake wifi cuman 50 mbps.
    Hal itu dikarenakan wifi speed download 2.4 Ghz itu hanya mentok sampai 72 mbps dan berkurang lagi dgn faktor lingkungannya. Untuk dapat mndapatkan wifi maksimal, disarankan menggunakan / mengaktifkan wifi 5Ghz indihome untuk bisa mendapatkan speed maksimal. Namun masalahnya gak semua handphone bisa menggunakan wifi 5 Ghz.
    Hal tsb terjadi sama saya karena awamnya masalah sertifikasi wifi yg digunakan. Skrg dgn 100 mbps pun tetap bisa di download melalui wifi . .

    Demikian, semoga informasinya berguna

    • 20 Mei 2020 - (02:52 WIB)
      Permalink

      Lama2 istilah up to akan bervariasi maknanya.
      Selama ini diartikan: bisa mencapai kecepatan 100Mb/s saat traffic rendah (jam sepi). Disesuaikan kemampuan / kapasitas TELKOM di jalur itu.
      Karena umumnya provider ISP demikian. XL, indosat, 3 juga begitu.

      Kemudian Telkom bikin acara baru, UP TO = maks kecepatan disesuaikan kehendak Telkom.
      hanya di saat2 “tertentu” akan diberi 100Mb. Tujuaannya hanya agar syarat “up to” terpenuhi.
      Di sini Telkom bikin arti baru tentang UP TO.
      Saya sendiri menganggap ini tidak Fair.
      Jaman dulu speedy gembar gembor istilah unlimited. Lama2 Telkom bikin trik baru.
      Dibuatlah FUP. artinya ya benar unlimited pakainya. Namun dikasih limit kuotanya.
      Besok akan ada lagi pelintiran2 “istilah” dlm jualan bandwidth.
      Ini terjadi karena kita tidak pernah mengadukan ke ranah hukum.
      Setiap kali sy juga dibikin geram oleh ulah TELKOM.
      Tentang promo menjebak, Tentang tarif yg tau2 berubah, Tentang downgrade yg dipersulit, Tentang useetv yg smp skrg blm dtg.
      Jika ada cs Telkom Jogja yg baca ini, pernah lihat ada yg suka gebrak meja. itulah saya.
      Memang dg cara itu konsumen segera diberi solusi.
      Tanpa begitu, selalu lemot.
      Saya benci dg jawaban “kami hanya petugas, sistemnya begitu”.
      Saya beranggapan karena anda petugas Telkom maka anda terlibat dlm sistem Telkom. Tolong segera perbaiki, layani konsumen dg rasa tanggung jawab karena Anda yang berada dalam lingkaran TELKOM. Anda digaji dari Telkom.
      Jangan suka cari celah menghindar dari komplain konsumen.
      Jelas2 terjadi tagihan keliru karena salah sistem dari telkom (berbulan2) kok malah konsumen disuruh pulang bikin surat dulu.
      Surat permohonan pengajuan pengembalian kelebihan pmbyrn dg bermeterai.
      Ha gundulmu..
      Maunya Telkom : kelebihan pembayaran 15 bulan itu jadi pembayaran bulan2 berikutnya.
      Ha gundulmu..
      Gebrak meja baru akhirnya mau bayar tunai.
      Sy tunggu saat itu juga. sy tidak meninggalkan meja cs sebelum uang dikembalikan.
      Ternyata kasir juga punya uang tunai.
      wkwkkk lucu sekali.
      Sy juga benci dg hafalan jawaban 147 utk restart modem dulu 10 menit, setelah itu ganti cs suruh restart lagi, ganti cs lagi, baik akan kami ajukan komplain dalam 2×24 jam akan kami tindak lanjuti.
      Tiap kali telp utk 1 masalah selalu harus mengulang kronologi komplain. capek tauk..
      Kesimpulannya: mungkin perlu kekasaran atau tindakan hukum agar pihak Telkom tidak “tuman”.
      Tentang anggapan lebih baik langganan lain dan anggapan ada harga ada kualitas, saya kurang sependapat utk hal ini.
      Apabila saya mengalah dengan cara beralih ke ISP lain, saya memang tidak mau. karena Telkom murah. Mengapa Telkom harus murah dan harus baik, karena milik negara.
      Artinya ini bukan hanya memilih/ suka dan tidak suka.
      Ini masalah Telkom “wajib” menyediakan layanan murah utk masyarakat. seperti KAI, PLN, Pelni, dsb.
      Kita semua sebenarnya turut memiliki Telkom, Hanya banyak org tidak sadar saja.
      Telkom sdh menyerap uang negara utk membesarkannya.
      Ini bukan seperti isp/provider lain.
      Masyarakat memiliki hak utk meminta Telkom memberi layanan terbaik dan termurah.
      karena itu milik kita, milik masyarakat.
      Namun kembali ke perspektif masing2 individu.
      ini hny opini saya semoga bisa jd masukan utk Telkom yg sering bikin geram

    • 23 Mei 2020 - (18:36 WIB)
      Permalink

      Anda tidak menjawab apapun dengan reply anda. Banyak pertanyaan saya yg tidak terjawab seperti mengapa hanya pada malam jam 7-12 bisa dapat full 100mbps. Saya juga sudah menggunakan hp dengan kemampuan 5Ghz dan connect ke singa 5Ghz di router indihome dan tidak pernah bisa mendapat 100Mbps diluar jam 7-12 malam.

      Untuk kondisi yang saya sebutkan diatas juga saya mencoba melalui Kabel Lan. Dan hasil tetap sama.

      Untuk sekedar informasi saya tamatan S1 di jurusan IT, dengan pekerjaan yang bergelut di bidang IT dan networking. Jadi tidak mungkin saya tidak tau mengenai wifi 2.4Ghz dan 5Ghz.

      Untuk informasi lebih lengkap, bahkan 3 teknisi telkom dan manager yang datang ke rumah saya setelah surat terbuka ini beredar, mereka pun tidak bisa mendapat jawaban dari permasalahan ini.

      Menurut saya, ini hanya permasalahan settingan bandwith di pusat tapi teknisi yang direkrut telkom bukanlah orang2 yang benar2 memahami IT, software dan networking. Terbukti ketika saya tes download menggunakan IDM, mereka malah menyalahkan software IDM menjadi penyebabnya karena IDM memecah jalur download. Padahal seharusnya IDM malah memaksimalkan download dengan memecah berbagai jalur untuk Download. Hal ini saya buktikan dengan mematikan IDM dan mendownload dengan program download bawaan chrome. Hasilnya makin parah, tidak sampai 25Mbps. Dan teknisi nampak terkejut.
      Dari sini saya bisa simpulkan teknisi telkom adalah orang2 yang belum mengerti total tentang It dan networking. Mereka hanya orang2 yang di training mengerjakan tugas telkom yang sudah menjadi SOP pekerjaan telkom.

      Bahkan CS147 selalu menyalahkan saya sebagai user karena saya menggunakan hingga 40 Device untuk terkoneksi ke Internet. (dimana hal ini wajar di tahun 2019, era Smart Home, Cctv, kulkas, TV, kipas angin, air purifier, game console, hape, ipad, komputer, laptop, bahkan lampu rumah Masing2 memakai WiFi (ip).

      Ini kah yang dinamakan telkom indihome? Asik mencari kesalahan di user nya.

      • 23 Mei 2020 - (18:48 WIB)
        Permalink

        Derita Lu itu mah wkwk . gua make 3 provider dengan kecepatan yang sama gapernah miss dari angka 100Mbps. kecuali download sesuai yang dilimit downloadnya baru gabisa nyentuh angka 100Mbps.
        gua sekarang make First Media yang 100Mbps juga ga ada masalah , Indihome juga ga ada masalah yang 100Mbps , gua ganti provider karna harga bersaing . kalau soal kecepatan tetap yang paling optimal Indihome . ada harga ada kualitas . jadi jangan salahin Providernya . kalau lu masih penasaran coba lu cari Provider lain yang paket 100mbps juga kalau masih sama tetap dapet 50mbps doang atau di hp keliatannya cuma bisa 5Mbps berarti itu emang bener bener kesalahan di Hp . maupun di laptop lu yang belom support ke angka 100mbps / 10Mbps download .

        • 23 Mei 2020 - (18:57 WIB)
          Permalink

          Haha maaf nampak kebodohan kamu. “Laptop belum support ke angka 100Mbps” ini statement terbodoh yang pernah gw baca. .. Orang nya telkom ni yee..
          Mimpi kali ya pake 3 provider apalagi yg 100mbps. Kasian kamu.. Uda bodoh, pengkhayal…

          • 23 Mei 2020 - (19:39 WIB)
            Permalink

            mana wa lu sini biar gua screen shot bodoh batu nih anak dikasih tau.
            mana wa lu biar gua ss sekarang

        • 23 Mei 2020 - (18:59 WIB)
          Permalink

          Lebih jago dari manager telkom loh kamu. Manager nya saja ga bisa solve problem ini. Coba lamar jadi manager telkom.

          • 23 Mei 2020 - (19:47 WIB)
            Permalink

            Hahaha.. Laptop belum support 100Mbps.. Nampak bodoh kamu nak.

            Nih gw jelasin dikit parameter pengetesan gw
            Gw ngetes pake kabel lan cat6 + Motherboard aorus X570 Xtreme. Ini sudah lebih dari cukup untuk ngetes Speed 100Mbps.

            Oh ia ngapaen jg gw jelasin ya ke orang bodoh.. -_-”
            – Orang bodoh yang bilang speed 50Mbps cuman nampak di hp 5Mbps, dan 100Mbps cuman nampak 10Mbps.
            – Orang bodoh yang bilang laptop ga support 100Mbps download.. Hahahaha…
            Maen dulu ke forum biar pengetahuan kamu bertambah dikit dek. Berkoar2 disini makin nampak kebodohan kamu. Dan nampak kamu antek2 telkom.
            Belajar dikit IT disini dulu baru berkoar2
            https://leancoding.co/XKQTXT

        • 23 Mei 2020 - (19:23 WIB)
          Permalink

          Kalau kamu ga percaya gw ada hape snapdragon 855. Silahkan liat koleksi hape gw. Bahkan sampe yang paling baru snapdragon 865 gw jg ud py.
          Ne forum tempat komunitas hape t4 gw share koleksi hape gw.
          https://leancoding.co/XKQTXT

          • 24 Mei 2020 - (04:06 WIB)
            Permalink

            Ini orang buat kesal saja, jelas jelas pak Senjaya lebih banyak tahu mengenai bidang IT, masih saja beralasan dan sok tau. Pak, saya di pihak anda, saya adalah salah satu korban Indihome.

  • 22 Mei 2020 - (10:07 WIB)
    Permalink

    pak Sanjaya, saya penasaran bagaimana status permasalahan speed ini? Saya berlokasi di bekasi. duh saya terlambat baca keluhan anda, karena saya pun sekarang mengalami hal yang sama. bedanya saya cuma upgrade dari 10 ke 30.. tp problemnya serupa, saya hanya dapat 15 rata2, dan apes2 bisa turun di bawah 5. skema yang mirip dengan anda, yaitu selalu dapat hanya 50% dari yang kita bayarkan. hampir setiap hari saya lapor, solusinya hanya restart dari pusat, dan selalu analisa mereka ke perangkat terhubung. padahal saya cuma ada 2 perangkat, jadi alasan itu gak relevan. Anehnya lagi, sebelum upgrade (ketika masih 10 mbps) speed saya stabil, kecuali di akhir bulan karena FUP dan itu wajar.. Saya menduga apakah ini sekarang skema Indihome untuk operasional.. teknisi sudah bolak balik ke rumah saya, jawaban selalu sama, bahwa jaringan baik tidak ada masalah.. mohon pak sanjaya jika ada solusi permanen yang sudah diberikan indihome ke anda, bisa dishare ke saya? saya perlu untuk sampaikan ke indihome. terimakasih pak

    • 23 Mei 2020 - (18:20 WIB)
      Permalink

      Saran saya buka surat pembaca di mediakonsumen. Kalau perlu ke media cetak di kota anda. Pasti cepat ditanggapi. Dalam kasus saya Internet saya diturunkan ke 50Mbps (Karena setelah di cek oleh teknisi bahkan manager nya mereka tidak dapat menemukan jawabannya)
      Namun menurut sy ini pasti akal2an dari pusat telkom, bagian yg ngatur bandwith. Dan alasan 40device saya juga masi aja dipakai jika saya lapor 147 untuk komplain Internet lambat. Aneh bin ajaib. Padahal mereka tinggal cek traffic out saya apakah emang benar ud sesuai paket atau tidak. Hahaha

    • 23 Mei 2020 - (18:37 WIB)
      Permalink

      Solusi yang diberikan telkom yaitu turun ke kecepatan 50Mbps, dengan jaminan saya bisa dapat 50Mbps dan dipantau kondisi Internet saya. (surat pernyataan dari telkom dan di ttd oleh manager)

  • 23 Mei 2020 - (09:09 WIB)
    Permalink

    Saya baca komen diatas masih banyak orang awam yg mengatakan, “iyaa itukan up to jadi gasampe segitu dong..” atau “namanya juga share jaringan internet jadinya berkurang” atau “kan ada 40 devices yaa pantas berkurang”
    Pak bu, faktor diatas itu tidak berpengaruh terhadap kecepatan real yang seharusnya didapat. Pak Sanjaya itu 100mbps, walaupun banyak devices connect/share jaringan/”up to” kalau sudah terdaftad paket 100mbpsya seharusnya real kecepatan yg didapat 80-100% yg didapat. Nggak mungkin stabil statis ke 50mbps. Penyebabnya bukan faktor diatas. Ini dikarenakan management bandwith dari telkom buruk. Mereka mengalokasikan max speed 100mbps dengan tidak yg seharusnya. Maka kita perlu lapor ke telkom supaya dicek server mereka, siapa tahu ada kesalahan/kebodohan/kesengajaan.
    Masalah nya begini Pak Sanjaya / kawan semua. Kebanyakan orang telkom pun! Juga awam. Telkom kan butuh banyak jasa karyawan. Nah karyawan mereka sendiri ga pinter” amat. Ya begitulah Indonesia.
    Saran saya untuk pak Sanjaya coba putus langganan yang sekarang. Kemudian langganan lagi Indihome dari awal.
    Karena saya juga mengalami hal yg sama. Ada telpon upgrade dari 5 ke 10.. ehh kok cuma dapet 5 doang. Ada telpon lagi nih upgrade 10 ke 20.. lahh cuma dapet 10mbps doang dong !!😠 dan itu fullday ga ada perubahan. Mentok statis ke 10mbps.

    Banyaklah menganalisis sebuah keadaan ! Bukan belajar dari katanya

    • 23 Mei 2020 - (18:22 WIB)
      Permalink

      Terima kasih, bagi yang pernah mengalami nya pasti tau rasanya gimana. Kebanyakan yg tulis up-to atau membela telkom itu yg para karyawan di telkom. Cek aja biodata org yg reply comment gw. Ud gw bongkar 3 org tuh dr profile Facebook mereka, org TELKOM tuh. Inilah yang bikin negara tidak maju. Kita ajukan komplain krn ada masalah malah mereka bela Mati2an tanpa melihat kondisi konsumen.

  • 23 Mei 2020 - (19:51 WIB)
    Permalink

    Terserah kau lah dek , gaberani kan lu gua kasih screenshotan gua ?. banyak bacot doang si bisanya hahahahaha

  • 23 Mei 2020 - (19:51 WIB)
    Permalink

    gua kasih SSannya kicep lu kalau punya gua ga ada masalah internetnya paket 100Mbps ..bacot doang si bisanya hahahaha

    • 23 Mei 2020 - (20:00 WIB)
      Permalink

      Wkkwkw.. Malu dek.. Nampak bohong kau.

      Internet pake chrome + Windows 7 + indosat ngaku pake provider 100mbps. Ga mampu beli telkomsel apa??
      Posisi juga Ngaku di jatikramat ternyata di Cilegon, Banten.
      Malu dek ngaku2 mulu… Wkkwkwkw

  • 23 Mei 2020 - (21:54 WIB)
    Permalink

    Setahu sy koneksi wify itu bukan kecepatan indi home, itu kecepatan dari perangkat ke router. Yang bisa 100Mbs keatas itu kalau kita pakai dual band wireless N adapter dari komputer ke router. Jadi pengecekan speed provider yg benar hanya bisa dilakukan dgn komputer lewat kabel lan 100mbs keatas atau dengan dual band wireless-N.

    • 23 Mei 2020 - (22:18 WIB)
      Permalink

      Bisa dengan kabel lan + pc
      Maupun dengan wifi yg support 5Ghz (router dan perangkat ponsel)

      Dua2 ya sudah saya coba dan hasilnya sama.

      Dalam pembuktian ke 3 teknisi telkom yg dibawa oleh manajer telkom, saya selalu menggunakan komputer + lan agar valid bukan masalah sinyal wifi yang naik turun menjadi penyebab nya.
      Dan kesimpulan dari pihak telkom memang bukan kesalahan dari tempat saya.
      Terima kasih atas reply nya. 🙂

  • 24 Mei 2020 - (04:18 WIB)
    Permalink

    Pak saya mau bertanya, apakah mengubah mode, country, band width, channel di F609 / 192.168.1.1 berpengaruh terhadap kecepatan WiFi?

    • 24 Mei 2020 - (11:54 WIB)
      Permalink

      Country di gunakan untuk memakai sinyal yg resmi di setiap negara. Jadi nya jika di Indonesia kita wajib memakai Indonesia sbg country. Hal ini juga agar frekuensi sinyal yg di keluarkan oleh router sesuai dengan perangkat yang resmi di Indonesia. Bisa Saja menggunakan negara lain namun router nanti-nya Akan mengeluarkan frekuensi wifi yang belum tentu sesuai dengan perangkat yang dijual di Indonesia.

      Untuk mode saya kurang jelas. Mgkn yang di maksud mode b, g, n, ac? Kalau itu Biasanya selaras dengan max speed teoritis yang bs di support router. Semakin baru semakin tinggi.

      Bandwith Biasanya ada 20mhz dan 40mhz, kalau masih pakai 2.4Ghz sebaiknya tetap di 20mhz.untuk penjelasan lebih lanjut silahkan di Google ya. Krn panjang penjelasan.

      Channel itu Biasanya antara 1-11. Cek di ponsel menggunakan wifi analyzer. Akan tampak di lokasi agan seberapa penuh wifi di channel tertentu. Set wifi agan ke channel yg agak kosong. Ini berguna supaya konksi wifi agan lebih stabil.

  • 3 Juni 2020 - (07:46 WIB)
    Permalink

    ia bro, udah 1 bulan lebih kecepatan kurang dari 100 mbps, hanya dapat 50 mbps, kurang tau kalo jam 7 malam s/d 12 malam kecepatan stabil lagi, blm saya coba, saya pake kable lan / ethernet untuk koneksi ke PC… tapi ya tetep kepotong.. ya sebel sih wkwkwk udah ganti router masi sama..

  • 6 Juni 2020 - (01:05 WIB)
    Permalink

    Kalian terlalu fokus pada speed dan spesifikasi hp ataupun pc..ingat ada 1 penentu untuk mendapatkan kecepatan maksimal dalam suatu jaringan yaitu BANDWIDTH..
    Ibaratnya bandwidth adalah sebuah jalan..
    Hp/pc adalah sebuah mobil..
    Speed adalah kemampuan atau cc sebuah mobil..
    Di jalan yg macet mobil sekelas ferari pun tidak dapat melaju dengan full speed..ngerti kan?
    3 faktor in harus saling mendukung untuk bisa mendapatkan batas kecepatan pada paket yg internet yg kita pilih..ini dasarnya karena untuk masalah speed saat download di server manapun mau itu jauh atau dekat pengaruhnya dari 3 faktor ini..
    Kalau saya liat masalah bpk in ad pada banwidthnya..
    Telkom membatasi pada 1 titik untuk maksimal 8 pelanggan atau sambungan..coba minta petugas telkom cek sambungan tersebut..kelebihan sambungan bisa mengakibatkan beban lebih pada bandwidth yg imbasnya ada pada batas kecepatan yg dapat di capai..
    Jika benar demikian rekomendasikan ke telkom untuk memindahkan jaringan ke titik lain dalam radius 150 meter sesuai dengan jarak optimal sambungan kerumah pelanggan.
    Jaringan telkom in juga memiliki beban puncak seperti halnya jaringan listrik PLN..
    Bedanya listrik PLN beban puncaknya jam 6 mlm sampai jam 12 mlm..
    Kalau telkom jam 00 tengah malam sampe jam 06 petang..kenapa?
    Karena penggunaan listrik bnyak saat menjelang mlm dan sebelum jam tidur..
    Tapi penggunaan internet dari pagi saat semua aktivitas di mulai baik itu kantor..usaha..sekolah dll sampai jam pulang kerja..
    Kenapa tengah mlm jga speednya down? karena banyak yang beranggapan bahwa jaringan tengah malam itu stabil..jadi bnyak pengguna yang main game download dan sebagainya..
    Ingat jaringan fiber optik bukan cuma telkom yg pakai tapi provider lain juga barengan disitu..
    Contohnya kalau ada kabel optik yg putus pada suatu jaringan sistem interkoneksi maka yang gangguan bukan cuma indihome tapi juga provider penyedia jasa telfon seluler.
    Saran saya untuk mendapatkan speed yg bpk inginkan coba langganan 2 paket 50mbps streamix 2p karena masih lebih murah dibanding paket 3p 100mbps tapi dengan titik sambungan yg berbeda terus di gabung 1 output koneksi..
    Disini kita mengakali bandwidthnya agar bertambah besar dari 2 titik berbeda.
    Saya rasa untuk bpk yg lulusan IT gak sulit kan jadi gak perlu di jelaskan lebih rinci caranya.
    Kalau bpk keberatan karena chanel tv berkurang yah tinggal beli tuh STB terus di root biar chanel tv premium lokal internasional smuanya free..
    Sekian karena cuma itu yg saya tau😁🙏

 Apa Komentar Anda mengenai Telkom IndiHome?

Ada 104 komentar sampai saat ini..

Kecepatan Internet Telkom IndiHome Tidak Sesuai dengan Paket

oleh senjaya dibaca dalam: 3 min
104