Data Gojek dan Dukcapil Tidak Cocok, Pengguna Dibuat Susah

Ayah saya (a.n. Agus Harijanto) adalah customer GOJEK yang statusnya sudah GoPay Plus selama bertahun-tahun. Pada tanggal 3 Juli 2021, saat akan melakukan transfer saldo GoPay ke akun GoPay lain, ternyata tidak bisa dilakukan.

Tertulis di sana bahwa data Ayah saya tidak cocok dengan data di Dukcapil. Beliau kemudian menghubungi call center Gojek. Berikut kronologinya:

  1. Tanggal 3 Juli 2021, menghubungi call center Gojek, diminta untuk telepon ke call center Dukcapil 1500537 atau WA ke 08118005373. Saat telepon ke call center diinfokan data sudah sesuai, sedangkan WA tidak direspon.
  2. Tanggal 4 Juli 2021 menghubungi lagi call center Gojek. Ayah saya jelaskan bahwa call center Dukcapil menginfokan data beliau sudah sesuai. Namun pihak Gojek meminta bukti screensshot dari Dukcapil. Ayah saya bingung, bukti yang bagaimana yang mereka minta, secara beliau berbicara via call center dan WA ke Dukcapil tidak ada respon. Lalu CS Gojek meminta ayah saya untuk email saja ke customer service Gojek.
  3. Tanggal 7 Juli 2021, email ke CS Gojek (nomor laporan: 75460003 dan 75869624), meskipun saya rasa jawabannya akan sama dengan jawaban via telepon. Ketakutan saya terbukti, mereka tetap meminta bukti screenshot. Ayah saya coba email ke Dukcapil callcenter@dukcapil.kemendagri.go.id, ternyata sampai sekarang WA dan email itu juga belum direspon.
  4. Tanggal 12 Juli 2021, ayah saya kembali menghubungi Call Center Gojek (karena case tersebut ditutup begitu saja). Lalu diterima CS bernama Aini, dan dia tetap ngotot meminta bukti screenshot. Padahal sudah di jelaskan bahwa WA dan email ke Dukcapil tidak ada respon. Ayah saya sempat bertanya apakah bisa dengan bukti suara saat telepon. Tetap ditolak dan langsung ditutup telepon dengan tidak sopan tanpa memberi solusi apapun. Tolong pihak Gojek melatih sopan santun CS-nya ya. Pada hari yang sama kembali menghubungi call center Dukcapil untuk menanyakan perihal WA dan email yang belum direspon. Karena membutuhkan bukti dari Dukcapil. Namun ternyata CS nya juga tidak bisa membantu dan hanya mengatakan bahwa data sudah sesuai.

Saya merasa pihak Gojek dan Dukcapil tidak bertanggung jawab. Ketika kalian saling bekerjasama untuk menghubungkan sistem data di Gojek dan Dukcapil, tapi ketika ada masalah, kalian saling lempar tanggung jawab dan menyusahkan customer.

Sistem kalian yang tidak baik, malah customer yang kena getahnya. Pihak Gojek bilang data tidak cocok dengan Dukcapil, anehnya pihak Dukcapil menyatakan datanya sudah sesuai. Busuk sekali sistem kalian! Padahal Ayah saya masih ada saldo di Gopay yang pastinya tidak bisa transfer keluar ataupun ke nomor lain.

Tolong pihak-pihak yang bertanggung jawab segera membantu menyelesaikan permasalahan ini.

Hendra Sastra Wijaya
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Gojek:
[Total:35    Rata-Rata: 2.4/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

14 komentar untuk “Data Gojek dan Dukcapil Tidak Cocok, Pengguna Dibuat Susah

    • 17 Juli 2021 - (11:03 WIB)
      Permalink

      Maaf kak, di saat pandemi ini kami lbh membatasi mobilisasi. Mengingat ortu saya sudah lansia juga. Kalau ada cara lebih praktis bahkan metode yg disarankan ada 3 lho, WA/sms, email dan telp call center, tapi tidak satupun berhasil. Team gojek jg menyarankan utk melakukan 3 metode itu tanpa hrs datang ke dukcapil.
      Sgt disayangkan jika sistem gopay yang kurang akurat menyebabkan permasalahan ini, pdhl menurut petugas dukcapil via call center, data ayah saya sdh sesuai tdk ada masalah.

    • 17 Juli 2021 - (10:57 WIB)
      Permalink

      Klo mnrt saya justru maksud penulis itu, disarankan oleh team gojek utk via wa, email dan call center, tp ga ada hasilnya. Kalau sampe ke dukcapil di masa pandemi gini ya cukup merepotkan. Klo kinerja team gojek dan dukcapil saling sinergi kan ga mgkn ada perbedaan data.

  • 17 Juli 2021 - (14:45 WIB)
    Permalink

    Sama gan kasus ane, lucu nya dah verifikasi 3x, eh pas mau tranfer d minta verifikasi ulang. Kan ******. Dah habisin waktu, belum pulsa lagi. Bangsat emng cs nya nya gojek, udh gitu se enak jidat tutup tiket laporan padah belm selesai. Sald0 gue mas sisa 300 kmrn pake up pulsa aja langsung closed ticket. Skrg dah pindh k ai ungu & biru gan. Cuma yg biru in kmrn ada kendala transfer dana k hold 2 hari. Klw si ungu malas d points nya, dpt points tp ngk bisa d pake k toko hijau. Saran gue pindah aja gan k si biru enak d free transfer, tp kdng dana k hold sih.. Klw s ungu points nya ribet.

  • 17 Juli 2021 - (15:27 WIB)
    Permalink

    Dukcapil kerja sama dengan Gojek? Berarti Gojek sudah memiliki BigData semua warga Indonesia Raya. Ruaarrr basah!
    Lalu sekarang malah disayangkan Dukcapil tidak terintegrasi dengan Program Peduli Lindungi.
    Mohon Pencerahan

    • 17 Juli 2021 - (15:38 WIB)
      Permalink

      minta pencerahan sama siapa? anda cuma komen di surat orang lain, bikin surat sendiri kalau minta pencerahan, ini mediakonsumen

    • 17 Juli 2021 - (16:15 WIB)
      Permalink

      Justru saya bingung juga kak, drmana Gojek bisa menyatakan data tidak sesuai dengan dukcapil?
      Mohon pencerahannya.

  • 17 Juli 2021 - (15:31 WIB)
    Permalink

    Apakah sudah dicoba menggunakan KTP lain? Sya pernah telpon ke CS gojek dan dia menawarkan menggunakan KTP lain

    • 17 Juli 2021 - (16:16 WIB)
      Permalink

      Tidak ada saran seperti itu kak. Hanya disarankan utk hubungi dukcapil via wa/sms, email atau call center.
      Makasih kak atas sarannya.

  • 17 Juli 2021 - (16:10 WIB)
    Permalink

    Case nya hampir sama tentang surat saya tentang provider.

    Se akan akan perusahaan ingin mencuci tangan tentang keluhan konsumennya.

    Padahal ada banyak yang harus di kejar jika mereka hanya meminta bukti.
    Setau saya mereka membutuhkan bukti hanya untuk proses validasi.

    Sebagai contoh .check aja history nya dan verifikasi serta validasi sekaligus sedikit wawancara singkat.

    Kalau tidak salah akun gopay+ dinonaktifkan itu jarang digunakan atau sudah lama tidak aktif

    Semoga cepat mendapatkan solusi yang menguntungkan anda selaku konsumen

    • 17 Juli 2021 - (16:20 WIB)
      Permalink

      Makasih kak sarannya.
      Akun gojek ini termasuk aktif digunakan kok kak, minimal selalu ada transaksi sekali seminggu.
      Untuk account di e-money lain sudah verified semua dan tidak ada masalah kak, cm kenapa utk gopay ini tau2 di downgrade tanpa ada pemberitahuan.

  • 18 Juli 2021 - (01:23 WIB)
    Permalink

    Saya mengalami kejadian yang mirip. BCA mengatakan alamat ktp saya berbeda dengan komputer mereka yang terhubung ke dukcapil, saya diperlihatkan layar komputernya tertulis alamat yang kacau balau, perpaduan alamat lama & baru sebagian kata hilang (e ktp saya dibuat di Jakarta, sekarang menetap di Medan, sudah lapor pindah ke dukcapil dan dapat e ktp dari dukcapil Medan). Bca meminta bukti dari dukcapil. Saya pergi ke dukcapil, mendapat jawaban lisan data e ktp sekarang sudah sesuai kk. Tanpa bukti tertulis Bca tidak bisa proses keperluan saya. Saya kembali ke dukcapil minta bukti tertulis, diterbitkan Surat Keterangan (formatnya sama persis dengan Suket ketika kartu e ktp kosong sementara mempergunakan Suket). Dengan Suket tsb BCA mau proses keperluanku. Sekarang saya menghadapi masalah yang sama ketika mau daftar BPJS lewat aplikasi, dikatakan nomor e ktp saya tidak ditemukan, harap datang ke kantor BPJS. Semoga ada pihak Dukcapil bisa menjelaskan mengapa demikian.

  • 18 Juli 2021 - (12:50 WIB)
    Permalink

    Saya juga tiba-tiba gini gopay+ nya diturunin jadi reguler/tidak terupgrade awal juli 2021 teman saya juga ada beberapa sama keterangannya data eKTP tidak sesuai dengan Dukcapil, padahal untuk keperluan lain yang berhubungan dengan eKTP data saya tidak ada masalah, coba upgrade lagi ditolak terus. Dan minta screenshot email Dukcapil juga yang ga mungkin dibalas dan dapet balasan malah email penerima penuh.

 Apa Komentar Anda mengenai Gojek?

Ada 14 komentar sampai saat ini..

Data Gojek dan Dukcapil Tidak Cocok, Pengguna Dibuat Susah

oleh Hendra Sastra dibaca dalam: 2 menit
14