Shopee Menyatakan Barang Hilang oleh Ekspedisi, Seller Dirugikan karena Hanya Diganti Senilai 10 Kali Ongkir

Saya adalah salah satu penjual di Shopee. Pada tanggal 31 Juli 2021 saya menerima orderan di Shopee senilai Rp2.363.500, dengan nomor pesanan Shopee: 210731BASQ01NM dan ekspedisi pilihan pembeli JNE Trucking, yang dikirim ke alamat di Kota Bogor. Orderan tersebut langsung diproses hari itu juga. Barang tersebut dibungkus kami bungkus dengan dus besar dan dikirim ke JNE dengan nomor resi: JT56522334327.

Pada tanggal 02 Agustus 2021 status pesanan di Shopee menyatakan: DELIVERED TO [POS JAGA RUMAH | 02-08-2021 22:18 | BOGOR ]. Namun pada tanggal 04 Agustus 2021 pembeli melakukan komplain di Shopee menyatakan belum menerima barang. Saya langsung mengirimkan bukti tracking resi karena sudah jelas saya sudah kirim barang yang diorder pembeli.

Pada tanggal 05 Agustus 2021 admin Shopee menyatakan sedang follow up ke ekspedisi JNE. Namun ujung-ujungnya dengan keputusan akhir yang sangat mengecewakan buat penjual. Pada tanggal 10 Agustus 2021, info admin Shopee berdasarkan investigasi JNE: Barang dinyatakan hilang oleh ekspedisi dan melakukan pengembalian dana penuh ke pembeli dan komplain pengaduan di Shopee ditutup.

Lalu bagaimana garansi saya sebagai penjual apa? Karena sudah jelas saya telah mengirimkan semua barang sesuai orderan dan pembeli juga tidak menyertakan asuransi untuk pembelian barangnya (Shopee juga tidak menyediakan pilihan asuransi seperti marketplace lain). Admin Shopee hanya meminta penjual untuk menunggu 1-5 hari kerja untuk proses klaim.

Dan benar saja pada tanggal 12 Agustus 2021 ada penyesuaian dana masuk dari Shopee senilai Rp475.000, dengan catatan penggantian barang hilang, yang berarti hanya diganti 10x ongkir.

Saya kecewa sekali dengan Shopee yang tidak bisa menjamin barang kiriman penjual. Jadi kalau jualan di Shopee seperti berjudi, kalau barang hilang di ekspedisi tidak akan ada penggantian yang sepadan dan Shopee main lepas tangan begitu saja. Sementara Shopee sangat tidak transaparan mengenai asuransi pengiriman. Permasalahannya di Shopee tidak menyediakan opsi asuransi seperti marketplace sebelah dan kalaupun saya mau asuransikan sendiri dengan JNE Cashless itu tidak bisa, karena sekarang pakai cashless.

Lalu untuk selisih nominal Rp1.888.5000 (Rp2.363.500 – Rp475.000) bagaimana pertanggungjawaban Shopee kepada saya, selaku penjual yang telah mengirimkan semua barang pesanan? Saya sudah menghubungi CS Shopee, tapi hanya disuruh menunggu dan menunggu, tanpa ada kepastian dan follow up lebih lanjut.

Jelvia Tjandra
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Asuransi pengiriman di Shopee:
[Total:322    Rata-Rata: 1.8/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

41 komentar untuk “Shopee Menyatakan Barang Hilang oleh Ekspedisi, Seller Dirugikan karena Hanya Diganti Senilai 10 Kali Ongkir

    • 16 Agustus 2021 - (20:49 WIB)
      Permalink

      Dari sisi penjualny harusnya sudah antisipasi ya krn memang shopee tdk ada pertanggung jawaban jika brg hilang, sekirany barang bernilai besar, dipakaikan asuransi sendiri saja. Memang JNE skrg cashless tp bisa kq masukkan resi lain yg sudah ada asuransinya, nanti ongkir pengiriman akan masuk ke saldo penjual.

      Saya rasa shopee memang tdk pernah membela penjual, semua transaksi yg diuntungkan selalu pembeli. Miris jualan di shopee 😅

      4
      2
      • 17 Agustus 2021 - (06:15 WIB)
        Permalink

        Saya rasa kalau anda bilang shopee hny menguntungkan pembeli saja, itu salah besar, karena yg benar adalah shopee Indonesia itu buruk kebijakan serta diberbagai sistem, saya pernah mengalami hal yg membuat saya pd akhirnya benar² kecewa dan sadar kalau E-commerce terbaik itu Tokopedia yg secara sistem ADIL kepada pembeli dan penjual, saya dishopee wktu itu pesan chargeran hp, trs ketika barang datang, kebetulan saya buat video unboxing, ktika dibukaaa yg ada di dlm dus nya adalah chargeran bekas, rusak, kabel putus,+retak sana sini serta beda dgn gambar yg seller jual (+seller wktu itu, seller mall official), saya complain bag big bug, akhirnya minta dikirim ke gudang shopee utk pemeriksaan, LALU selang 1 hr kemudian, itu chargeran balik ke rumah saya, dan status komplain saya selesai dgn kata² “BARANG YG DITERIMA SUDAH SESUAI”, gila ga tuh?barang rongsok dibilang sesuai, jelas² bukti vid unboxing ada, trs gambar jg beda dr yg seller jual, seller official mall sgtu tuh cuek ancur bgt pelayanan nya, hingga akhirnya saya ngamuk² ke pihak customer service shopee..pd.akhirnya pihak shopee ttep kekeh, ga mau tau, mau menang sendiri, dan saya gedek sama gudang pemeriksaan nya yg bgtu bodoh/ceroboh dgn segala bukti yg ada..dr situ saya sadar bbrp hal crucial yg ga ad dishopee dan itu fatal, SAAT ITU TIDAK ADA NYA FORUM DISKUSI KOMPLAIN UTK MEMPERTEMUKAN ANTARA SELLER DAN pembeli, tdk seperti Tokopedia yg kalau kita komplain,langsung masuk diskusi antara penjual dan pembeli dan diawasi oleh pihak admin Tokopedia..
        Kalau dishopee saat itu GA AD YG KYK GITU, bayangin beli barang dr official mall, chargeran baru, yg dateng chargeran rusak retak² kabel buntung dan produk nya ga sama dgn yg seller jual..tapi pas dikembalikan+pemeriksaan shopee bilang BARANG SUDAH SESUAI, itu MON MAAP, yg periksa BARANG, cmn pny mata kaki dan mata batin doank kali, mata dikepala ga ada..
        🤦

        12
        2
    • 16 Agustus 2021 - (18:46 WIB)
      Permalink

      Karena JNE kurirnya memang parah, tidak di tlpn konsumennya lalu main titip barang ke orang yg dekat dgn alamat tujuan, ******

      3
      2
  • 16 Agustus 2021 - (10:07 WIB)
    Permalink

    yap terlepas aturan jne memang seperti itu klo gak di asuransikan sya mau menyayangkan mayoritas pihak ekspedisi sering kali nitipin paket di satpam komplek. mungkin biar lebih cepat atau hal lainnya yg jelas ini ngerugiin konsumen, iya bagus klo oleh satpam disampaikan ke rumah ybs (yg mana bukan tugas satpam), lah ini jadi ketimbun di pos satpam, gimana klo hilang? siapa yg tanggung jawab?

  • 16 Agustus 2021 - (11:11 WIB)
    Permalink

    Kalo saran saya sih misalkan menjual barang mahal atau elektronik yang harganya jutaan mending pake go send atau next day tujuan nya untuk memperkecil kemungkinan barang hilang saat pengiriman…..

    • 16 Agustus 2021 - (15:06 WIB)
      Permalink

      Sama aja kalau dapat kurir penjahat. Pernah baca kan barang hilang oleh ojek online

      3
      1
      • 19 Agustus 2021 - (23:34 WIB)
        Permalink

        Setidaknya pihak aplikasi ojol tersebut akan membekukan akun ojol nya sehingga tidak bisa bekerja lagi sampai proses investigasi/penggantian(jika kesalahan ojol) barang customer selesai.

    • 16 Agustus 2021 - (23:08 WIB)
      Permalink

      Memang di shopee tidak ada asuransinya,jadi pengiriman barang yang mahal akan berisiko tinggi,hy claim 10x ongkir aja.beda ma sebelah ada asuransinya yg dapat kita centang asuransi,bila nilai barang mahal kira² melebihi 10x ongkir.
      Lagipula di shopee biaya admin sy rasa juga terlalu tinggi antara 3-6% potongan dr setiap penjualan.kalau nilai barang mahal,maka biaya admin jg akan tinggi,bahkan bisa rugi,karena melebihi laba.
      Kalau tidak mendaftar gratis ongkir,sepi pembeli,.kalau mendaftar gratis ongkir biaya admin jg tinggi,pa lg barang mahal,laba limit,jadi tekor.

  • 16 Agustus 2021 - (11:12 WIB)
    Permalink

    Makanya masih mau pake Shopee yg ga bisa kasih / opsi wajib asuransi saat pilih opsi pengiriman.. harusnya seller bisa mengaktifkan kalo buyer wajib asuransi.
    Toped lebih bagus dalam hal ini.

    • 16 Agustus 2021 - (17:53 WIB)
      Permalink

      Dari segi klaim asuransi lebih suka ke toped karna 2 pihak sama² adil, sipenjual dapet dana full dan pembeli juga, cuma emg lama banget, klaimny bisa 15 hari kerja.

      • 18 Agustus 2021 - (05:14 WIB)
        Permalink

        Pernah gak Lo kirim buah lewat JNE , Di makanan sama kurir JNE nya 🤣 Ada juga yang kirim HP di ganti Batu dalam paketan nya

  • 16 Agustus 2021 - (12:07 WIB)
    Permalink

    temen saya juga pernah kejadian ngirim HP pke JNE ke daerah bogor. dan ilang. kata dy pas diinvestigasi kurir daerah itu dan kurir itu sering ngilangin barang. untungnya juga JNE dy ngirim temen nya. jadi dibantu usut sampe pengembalian dana full. tapi si kurir yg sering ngilangin barang itu gatau kabarnya skrg gmna

  • 16 Agustus 2021 - (12:25 WIB)
    Permalink

    Itu buyer kenapa ga nanya ke satpam ada paket buat dia apa kaga. Gua juga suka gitu kalau di rumah lagi ga ada orang paling bilang ke kurir di titip aja di satpam. (Kurir nya telp ke gua)

  • 16 Agustus 2021 - (12:39 WIB)
    Permalink

    Saya dulu juga titip ke satpam, tapi skrg ini langsung lempar ke dalam rumah trus difoto (Jt ,sicepat,anteraja). dan fotonya itu dikirim ke nomor wa. biasanya saya dikasi 2 poto, 1 poto resi sblm di lempar , 1 lagi poto saat barang sudah dilempar didalam.
    jadinya saya tau klo barang sdh dikirim dan beneran dikirim bukan sekadar status terkirim.

    nah JNE ada fotonya ga waktu dikirim itu ?
    minta itu fotonya biar tahu apa yg terjadi

  • 16 Agustus 2021 - (13:16 WIB)
    Permalink

    Kok ente mau aja sih jualan di sop ee! Kurirnya je ente lagi, wadididiw…. sy mah ogah pake aplikasi Perusahaan asingopore

    4
    2
    • 17 Agustus 2021 - (00:21 WIB)
      Permalink

      Seharusnya itu tanggung jawab marketplace sama perusahaan ekspedisi nya dong, mereka kan sudah menjalin kerja sama, jadi kalo ada masalah harus tangani sama sama sih menurut ku, harus ada kejelasan dari shopeee nya, karna dia yg udah nyediain pilihan pengirimannya, jadi dia dah yg ngurus ke pihak JNE nya

  • 16 Agustus 2021 - (14:31 WIB)
    Permalink

    Saya mencoba berfikir seperti penjahat. Saya sebagai oknum kurir mengantarkan paket/barang pesanan, sampai tempat tujuan kemudian saya foto rumah sipenerima sebagai bukti bahwa barang telah saya antarkan (sebenarnya barang/paket saya bawa balik lagi kemudian saya gelapkan). Kemudian nanti kan ada laporan barang hilang. Terus apakah saya akan di hukum atau dipecat oleh perusahaan tempat saya bekerja??? kalau aman-aman saja, suatu saat nanti kalau ada kesempatan, hal tersebut pasti akan saya ulangi lagi, lha wong selama saya belum pernah mendengar kalau ada oknum kurir yg terbukti menghilangkan atau menggelapkan barang dihukum!!! Atau yg lebih enak kalau atasan saya juga ikut”bermain”. Nanti kalau ada paket yg sekiranya berharga akan saya gelapkan, kemudian oknum atasan saya akan mencatat kalau barang hilang dalam pengiriman. Nanti kan penjual akan mendapatkan ganti rugi 10x ongkir dari perusahaan. Lha “kami” kan jelas untung, lha wong yg mengganti rugi kan perusahaan. Besok-besok kita ulangi lagi, lagi, dan lagi. Lha wong selama ini aman-aman saja kok…

    12
    2
    • 16 Agustus 2021 - (18:59 WIB)
      Permalink

      ada, pernah terjadi di salah satu kurir sini dimana pelaku dibui.. tapi memang kasus begini biasanya tidak dipublikasikan karena bisa menimbulkan nama jelek perusahaan kurir yang bersangkutan.
      mereka melakukan secara internal sebagai efek jera buat kurir mereka sendiri.

  • 16 Agustus 2021 - (17:57 WIB)
    Permalink

    Untuk @ShopeeCare tolong aktifkan opsi asuransi di Shopee biar adil dan semua merasa aman. Shopee ini kayak gak butuh saller aja selalu membela kepentingan buyer. Padahal semua saling membutuhkan. Apalah artinya shapee tanpa saller??? Pasti lgsg pulang ke Singapura sana kalo rame2 di tinggal saller.

  • 16 Agustus 2021 - (18:06 WIB)
    Permalink

    kejadian ini pernah kita alami juga sama persis tetapi melalui Tokped, dan saat itu juga kita menggunakan JNE sebagai jasa layanan yg dipilih oleh buyer, tetapi pada saat status tracking sudah “on delivery” ternyata paket dinyatakan hilang oleh pihak JNE, dan pihak JNE pun tidak mengganti rugi apapun hingga hari ini meskipun paket tersebut juga tidak diasuransikan oleh pihak buyer, kita masih menyimpan foto paket yg kita kirimkan dan bukti resi dari JNE, karena kejadian tsb, kita sudah tidak pernah menggunakan layanan JNE lagi.
    Apakah memang pihak ekspedisi boleh seenaknya sendiri menghilangkan paket kiriman customer meskipun tidak diasuransikan ? dan bagaimana pertanggungjawaban kurir yg menghilangkan paket customer ?

  • 16 Agustus 2021 - (18:43 WIB)
    Permalink

    Saran saya tinggal kan JNE di shopee maupun JD. ID.. cz kurang cooperarif jika barang hilang.. saya juga mengalami nya jualan di JD. ID dgn cashless JNE.. disitu juga tidak ada asuransi nya.. dan resiko kehilangan semua ditanggung seller.

    tokped n Blibli jauh lebih cz menfasilitasi ada nya asuransi

  • 16 Agustus 2021 - (19:15 WIB)
    Permalink

    Tokopedia the best masalah beginian, bisa diselesaikan dg adil dan tidak berlarut larut lamaa….

  • 16 Agustus 2021 - (20:07 WIB)
    Permalink

    kenapa bisa hilang. Tega bener di ganti cuma seharga 10X ongkir. Pihak” online shop kan biasanya pakai JNE halu yang cuma 5 ribu di X10 cuma 50 ribu dari harga 2 jutaan. Gila bener tuh shopee, seharusnya membantu mengklaim ke pihak Expedisi karena pengiriman otomatis dari sistem dan juga tanggung jawab dari pihak online shop.

  • 16 Agustus 2021 - (20:29 WIB)
    Permalink

    saran saja. kalo di shopee jualan barang yg harganya 10x lipat ongkir, ada baiknya pilih ekspedisi yang sediakan asuransi dan bayar sendiri , sebab MP satu ini sepertinya lebih cenderung ke arah penjualan brg2 low value rumah tangga dan pernak pernik. contoh simpel, beli shampoo sachet harga seribu tapi ongkir gratis. dari surat2 sebelumnya sudah byk sekali kendala kehilangan dan seller pasti yang menanggung selisihnya sebab bagaimanapun pembeli pasti dikembalikan full. tapi ya sapa tau setelah SP ini dibaca mudah2an digantikan full.

  • 16 Agustus 2021 - (23:27 WIB)
    Permalink

    Solusi paling ampuh adalah non-aktifkan JNE dari Jasa kirim toko anda. Dimedia konsumen sudah berapa kali tulisan itu paket hilang di JNE.

  • 16 Agustus 2021 - (23:55 WIB)
    Permalink

    Shopee dan pihak ekspedisi harus memperbaharui agreement mereka, khususnya klausul ganti rugi 100% dari harga barang jika barang hilang di ekspedisi, atau menambahkan fitur asuransi kehilangan dan kerusakan barang dalam proses pengiriman, sehingga seller dan buyer aman terhadap resiko kehilangan atau kerusakan barang.

    Mengenai asuransi, fitur asuransi tidak hanya menjamin seller, tapi juga buyer harus dijamin. Jika hanya yang dijamin seller, buyer tentu gak mau dibebankan biaya asuransi yang gak memberi manfaat kepada buyer.

    Bagi buyer, gak penting itu asuransi kehilangan barang, soalnya jika barang gak sampai atau diterima dalam kondisi rusak, buyer hanya punya pilihan return dan refund. Gak ada urusan dengan kehilangan barang. Kepentingan asuransi kehilangan itu adalah untuk seller, sehingga paket aman sampai ditangan pembeli.

    • 18 Agustus 2021 - (20:31 WIB)
      Permalink

      Shopee emang jelek dalam segala hal
      Terutama admin dalam menyesaikanmasalah
      Akun saya aja sekarang masoh di kunci udah beberapa bulan..gak bisa pakai vocer udah ajukan puluhan kali ke admin shopee tatap masalah gak selesai

  • 17 Agustus 2021 - (00:11 WIB)
    Permalink

    Sebelum saya tutup toko di shopee, saya pernah jual drone DJI MAVIC 2 AIR COMBO seharga 16,5jt menggunakan jasa kirim JNE YES dan pakai asuransi kirim ke balikpapan. Setelah 2hari saya cek bahwa barang sudah di terima oleh orang yang bersangkutan dan alhasil saya dapat complain bahwa barang tidak di terima oleh pembeli, dan alhasil ya sama nasib kita mas. Saya hanya di kembalikan 5,5jt oleh shopee yang katanya barang hilang di jalan atau sebagainya 😞, modal saya beli dari gudang 14,8jt.saya coba bom shopee dan JNE lewat telfon dan email tetap sama responnya mas. Kalau saya jujur mas lebih baik berjualan di tokopedia atau bukalapak mas🙏, lebih perduli kepada penjual walau pun ada potongan admin dari setiap penjualan kita tapi setidaknya mereka bertanggung jawab.

  • 17 Agustus 2021 - (02:25 WIB)
    Permalink

    coba tolong tim shopee dan/atau tim JNE yang baca artikel ini. tolong tanggungjawab, kasian itu sellernya. kalau begini terus yang ada seller pada kabur, trauma jualan di platform shopee. coba shopee belajar dari aplikasi ecommerce lain, perbaikin sistemnya. apa salahnya nambahin asuransi seperti tokopedia atau otomatis asuransi seperti blibli. jangan mau untungnya aja. seller udh kena potongan biaya adm, dsbg. status resi juga suka ga update (sering barang sudah sampai ke tujuan tapi di aplikasi statusnya masih dalam pengiriman. pembeli mau konfirmasi jadi ke pending). pencairan uangnya juga lama, cuma bisa 1x sehari pula. sengaja supaya duitnya ngendep di shopee apa gimana? belum kalau ada masalah lain”. kejadian masalah shopee dan penggunanya udah berapa kali masalahnya itu” aja dan kuantitasnya banyak bgt dibanding e-commerce lain (kalo ga ilang barang, akun penggunanya di nonaktifkan, saldo ditahan dan/atau kena tipu), tapi masih ga mau perbaikin sistem. shopee kebiasaan udh salah bukannya minta maaf, malah nyalah”in penggunanya. tolong shopee daripada sibuk “bakar duit” dengan cara pasang iklan, endorse”, sok” ngasih promo atau giveaway yang kebykan zonk/gimmick sehingga berujung banyak yang jadi penipu atau tertipu. shopee jangan kebiasaan kalau ada masalah seolah lepas tangan (lepas dari tanggungjawab) atau memang SOPnya begitu? yang kasus begini harusnya kalian cepat tanggap investigasi. jangan malah ngurusin yang ga urgent(saya cek contoh di twitter maupun instagram admin cs shopee kebanyakan lebih sering respon tentang giveaway, dsbg dibandingkan membantu pengguna yang sedang mengalami masalah di aplikasi shopee). tolong kalau dikasih kerjaan ya bersyukur, kerja yang bener, yang profesional, jangan males”an. banyak orang yang mau kerja malah blm dpt kesempatannya.
    saya juga pengalaman jual barang di shopee, barang hilang di proses pengiriman tapi beda jasa pengiriman (dalam hal ini bukan JNE). dan nominal yang di ganti ga sesuai sama nilai barang, masih ada selisih yang besar jadinya saya rugi. jualan di shopee bukannya untung malah buntung. terus shopee cuma bisa kirimin klausula baku seperti link ini : https://help.shopee.co.id/s/article/Bagaimana-proses-ganti-rugi-jika-barang-rusak-hilang-dalam-pengiriman . dan ini sebagai informasi tambahan silahkan di baca untuk berjaga” kedepannya https://help.shopee.co.id/s/article/Apakah-harga-pengiriman-di-aplikasi-sudah-termasuk-asuransi untuk kita semua pengguna shopee khususnya untuk para seller, hati” kalau jualan di shopee jangan sampai shopee makan korban seperti kasus yang sudah”. saran saya mending kalau jualan barang yang nominalnya diatas 10x ongkir sebaiknya jangan jual di shopee dulu sampai shopee mau perbaikin sistemnya, resikonya besar kalau sampai terjadi suatu hal yang tidak diinginkan (ntah barang rusak dan/atau hilang), tim shopee pada mager, gabut dalam mengurus masalah dengan penggunanya. yang ada nanti pembeli dan/atau penjual yang dirugikan. jika ada tim shopee yang benar dan jujur membaca tulisan ini tolong segera diperbaiki sistem shopee. semoga setiap kita yang punya masalah dengan shopee cepat selesai dengan win win solution, dan tidak ada pihak yang dirugikan. dan orang lain bisa belajar supaya tidak mendapatkan kendala yang sama dikemudian hari. Amin. cmiiw.

    • 17 Agustus 2021 - (13:05 WIB)
      Permalink

      Waah mantep mba paulin masukan unk syopi agar berbenah diri…..syopi ini kan pihak 3 ya sepatutnya udah siap dg segala kemungkinan begini..ga melongo bae liat orang susah ,,,lamaa lg proses penyelesaian segala masalah….

  • 17 Agustus 2021 - (11:00 WIB)
    Permalink

    Selama ini Untuk pengiriman kurir saya mending pilih jnt, Sicepat, anteraja, karena kita tahu kurirnya yang ngirimnya siapa. Terus kalau barang sudah keterima ada bukti fotonya.
    JNE saya nonaktifkan di market place manapun 😁

  • 17 Agustus 2021 - (14:04 WIB)
    Permalink

    iya sama, saya pribadi juga sudah menonaktifkan layanan JNE semua, karena tidak ada tanggung jawab apabila kurir JNE menghilangkan paket kiriman, proses klaim juga meminta ID dll tetapi pada akhirnya pun tidak ada pergantian juga, lalu gunanya meminta ID untuk apa jika tetap tidak ada pergantian sesuai nominal barang kiriman yg telah dihilangkan, pihak layanan jasa JNE yg menghilangkan paket malah customer / pihak pengirim yang disuruh ribet, seharusnya seperti SICEPAT yg langsung mengganti sejumlah nominal jika terjadi kehilangan paket, karena dalam hal ini kebanyakan masalah kehilangan paket disebabkan oleh kurir mereka juga dan tidak ada sangsi tegas ( terutama JNE )

  • 17 Agustus 2021 - (19:40 WIB)
    Permalink

    Menurut opini saya yang tidak dipaksakan, berdasarkan cek nomor Resi jasa pengiriman Jne Trucking yang ada, waktu tibanya produk hampir tengah malam, kemungkinan pintu masuk ke area pengiriman sudah ditutup, sehingga dititipkan ke pos jaga, sebaiknya sih customer/buyer cek terlebih dahulu ke pos jaga sesuai nomor resi di jne.co.id

    Sedangkan berdasarkan pengalaman belanja dengan jasa kirim Jne Trucking (cargo karena dimensi produk besar) benar sih malam haripun ada pengiriman dan diterima.

    Ya semoga masalah seller cepat selesai…

  • 17 Agustus 2021 - (22:25 WIB)
    Permalink

    aktifkan kurir yang bisa asuransi saja, dan saat ini yang bisa asuransi di shopee hanya JNT..

  • 19 Agustus 2021 - (15:07 WIB)
    Permalink

    UPDATE : Setelah Media Konsumen mempublikasikan laporan ini pada tanggal 16 Agustus, tim Shopee telah menghubungi saya untuk menyelesaikan permasalahan barang hilang ini.

    Terima kasih shopee atas perhatian dan itikad baiknya

    Terima kasih banyak kepada tim Media Konsumen yang sangat membantu menjembatani utk permasalahan ini. Kasus telah terselesaikan.

    Terima kasih juga bagi semua masukan dari komentar teman-teman disini. Semoga segala masukan baik dari penjual ataupun pembeli bisa dipertimbangkan utk shopee lebih baik lagi kedepannya.

 Apa Komentar Anda mengenai Asuransi pengiriman di Shopee?

Ada 41 komentar sampai saat ini..

Shopee Menyatakan Barang Hilang oleh Ekspedisi, Seller Dirugikan karen…

oleh jelvia tj dibaca dalam: 1 menit
41