Sebuah Bukti Tidak Konsistennya Sistem di Tokopedia

Saya melakukan 3 transaksi di Tokopedia dalam waktu yang berdekatan, dengan nomor invoice: INV/20220111/MPL/1937752499, INV/20220111/MPL/1939487639, INV/20220112/MPL/1942918867. Transaksi ini saya lakukan dalam waktu yang berdekatan, yaitu dua transaksi di tanggal 11 Januari 2021 dan satunya lagi di tanggal 12 Januari 2021. Semuanya memakai metode pembayaran yang sama, serta identitas penerima yang sama.

Semua transaksi memakai kupon cashback yang ada pada akun saya. Masalah terjadi ketika transaksi saya selesai. Dari 3 transaksi tersebut, 2 transaksi sukses masuk cashback-nya ke akun saya, sedangkan 1 transaksi tidak masuk. Saya lalu menanyakan ke tim Tokopedia Care mengenai penyebabnya.

Setelah dicek oleh tim Tokopedia Care, mereka mengatakan bahwa akun/transaksi saya memiliki kesamaan identitas dengan akun lain. Jelas-jelas saya heran mendapat penjelasan seperti ini. Ketiga transaksi yang saya lakukan ini semuanya sama dan tidak ada yang dibedakan. Namun kenapa hasil akhirnya berbeda?

Ada yang masuk cashback-nya dan ada yang tidak. Oleh admin Tokopedia dikatakan bahwa dua transaksi saya yang lain telah dicek oleh sistem dan tidak ada masalah. Sedangkan transaksi saya dengan invoice INV/20220111/MPL/1937752499 dianggap bermasalah, sehingga tidak masuk cashbacknya.

Saya merasa ini tidak masuk akal. Logikanya jika semua transaksi dilakukan dengan metode sama dan identitas yang sama, bukankah hasilnya seharusnya juga sama ya? Jika ada kesamaan identitas dengan akun lain, bukankah seharusnya ke-3 transaksi yang saya lakukan bermasalah semua dan tidak ada yang masuk cashback-nya?

Saya kemudian memberikan screenshot perbandingan ketiga transaksi saya tersebut dan meminta admin untuk memberi penjelasan ada perbedaan apa dari ketiga transaksi tersebut sehingga output-nya bisa berbeda. Oleh admin yang bernama Zul mengatakan seperti ini:

Zul bantu infokan kembali ya Kak,
– Benar Kakak melakukan 3 transaksi dalam waktu yang berdekatan dengan nama penerima dan alamat pengiriman yang sama
– Setiap transaksi di Tokopedia melewati proses investigasi dalam jangka waktu tertentu dan investigasi tersebut bersifat komprehensif terhadap setiap transaksi
– Tim Tokopedia Care juga melakukan investigasi dan validasi kembali di masing-masing transaksi yang telah dilakukan dari pembayaran hingga barang diterima dan transaksi selesai
– apabila terdapat pelanggaran Syarat dan Ketentuan Tokopedia dalam salah satu transaksi ataupun keseluruhan maka benefit tidak dapat diteruskan. Sekian infonya.

Dari jawaban ini yang saya tangkap adalah tim Tokopedia Care setuju bahwa ketiga transaksi yang saya lakukan ini adalah sama persis. Namun mereka tidak bisa menjelaskan penyebab pasti salah satu transaksi saya bermasalah dan lalu berkelit dengan lagi-lagi mengatasnamakan sistem yang telah me-review transaksi yang saya lakukan.

Jawaban admin Tokopedia Care

Jika berdasarkan jawaban admin, kesimpulan saya seharusnya 3 transaksi saya ini tidak ada masalah karena semuanya identik. Namun berhubung sistem mengatakan ada masalah, maka admin mengatakan seperti di atas. Saya paham kalau setiap transaksi pasti di-review untuk melihat adanya kecurangan atau tidak. Namun bukan menjadi patokan menomorsatukan sistem, apalagi kalau sistemnya bermasalah.

Kalau begini bagaimana bisa konsumen percaya dengan sistem yang ada di Tokopedia? Apa tidak membuat ragu konsumennya jika hendak bertransaksi di Tokopedia untuk ke depannya? Memakai identitas yang sama saja bisa memberikan hasil yang berbeda. Ataukah konsumen harus memakai identitas yang berbeda-beda setiap kali pemesanan agar tidak terdeteksi melakukan kecurangan?

Dari sini saya melihat buruknya sistem yang ada di Tokopedia dan begitu tidak konsisten. Ibaratnya sistem “pilih kasih” memilih transaksi mana yang mau dilancarkan dan transaksi mana yang mau dihadang. Saya berharap lembaga terkait bisa mengaudit sistem yang digunakan Tokopedia. Jika begini, sistem Tokopedia tidak memberikan kenyamanan dan keamanan bagi konsumennya.

Novy Srihartati
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tokopedia:
[Total:113    Rata-Rata: 2.4/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

70 komentar untuk “Sebuah Bukti Tidak Konsistennya Sistem di Tokopedia

  • 4 Februari 2022 - (10:03 WIB)
    Permalink

    Sepertinya data pembeli diprosesnya di dua server, server yg sudah di upgrade/update, yang satunya lagi belum di upgrade/update. 2 data diolah di server yg sudah update, yang satunya nge-linknya masih belum baik. Dikarenakan salah satu server pengolah data penuh, data pembeli yang satu itu dialihkan ke server yang satunya lagi yang belum terupdate tadi, hasilnya berbeda, walaupun semua inputnya sama. Kalau ada kasus seperti ini seharusnya dapat dicari data mana yang bermasalah, di manualkan untuk dikoreksi tidak perlu tunggu lama, dengan merujuk ke systeim yang terbaru.

    8
    12
    • 5 Februari 2022 - (01:53 WIB)
      Permalink

      maaf ikut komen, ini sih petugas toped care nya yg ga bs jelasin dgn baik. memang pglmn sy, cust care ol shop byk yg ga nyambung kalo kasih jwban. Yg jelas 1 trx itu ga dpt cashback karena sesuatu hal/t n c. misal bisa aja maks cashback dalam sehari/sebulan, ato misal cashback hanya berlaku pada toko tertentu, atau lain2 lah byk t n c, shg pada saat pertama tampak cashback applied tp kemudian cashback batal stlh investigasi dan validasi by system. Lebih extrem lagi peglmn sy pernah mengalami hal yg sama dan stlh dicek ternyata sy memang tidak memasukkan voucher alias lupa, karena trx bbrp kali sy batalkan dan sy ulang hingga yg terakhir mgkn sy lupa. mohon maaf cuma share pglmn ya.

      3
      2
      • 5 Februari 2022 - (18:36 WIB)
        Permalink

        Terima kasih komentarnya bu. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?

    • 5 Februari 2022 - (06:31 WIB)
      Permalink

      Kakak yg komen coba baca lagi transaksi yg INV/20220111/MPL/1937752499 org dia pakek promo bebas ongkir kok nanya cash back sih. Jelas lah ga dikasih cash back org dia minta bebas ongkir

      7
      2
      • 5 Februari 2022 - (18:07 WIB)
        Permalink

        Terima kasih komentarnya pak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?

    • 5 Februari 2022 - (08:22 WIB)
      Permalink

      Ini mah bukan karena server, tp pembeli tdk pakai voucher ketika checkout pd transaksi tsbt, trs klo jawaban cs ya tentu jawaban template dulu yg artinya mau di tinjau dulu. Voucher selagi ada kuota nya pasti di kasih, kecuali transaksi fiktif yaitu penjual dan pembeli memiliki alamat yg di duga sama/ satu keluarga.

      2
      1
      • 5 Februari 2022 - (18:08 WIB)
        Permalink

        Terima kasih komentarnya pak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?

    • 5 Februari 2022 - (10:50 WIB)
      Permalink

      Dari ss invoice nya, memang tidak ada voucher cashback yg di masukkan,

      Mungkin, terburu” Waktu pesan, takut kehabisan jadi lupa deh voucher nya

      • 5 Februari 2022 - (18:08 WIB)
        Permalink

        Terima kasih komentarnya pak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?

    • 5 Februari 2022 - (18:35 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komentarnya pak. Saya tidak paham entah servernya atau bagaimana, tapi justru disini konsumen yang sangat dirugikan. Metode pembayaran selalu sama, identitas penerima juga sama, tapi transaksinya bisa bervariatif begitu. Ada yang lancar ada yang dianggap melanggar. Lalu konsumen harus bagaimana agar dianggap konsisten dan mematuhi ketentuan yang ada di Tokopedia? Terus terang ini sudah membuat saya ilfil belanja di Tokopedia.

    • 4 Februari 2022 - (10:54 WIB)
      Permalink

      Malu-malu in ya, sudah jelas tdk ada cashback kok nekat nulis disini. Siap2 di bully warga media konsumen 😀

      11
      6
      • 5 Februari 2022 - (18:09 WIB)
        Permalink

        Terima kasih komentarnya pak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?

    • 4 Februari 2022 - (18:22 WIB)
      Permalink

      Mungkin si pembeli sudah memasukkan kode voucher cashbacknya. Namun pada saat pembayaran, si pembeli melakukan pembayaran dengan gopay coin yg dimana pembayaran tersebut tidak valid untuk syarat dari voucher cashback . Sehingga tidak dapat cashback, makanya diperhatikan lagi pada saat check out.

      • 5 Februari 2022 - (06:32 WIB)
        Permalink

        Dia ga pake promo cash back kak pakek nya promo bebas ongkir utk transaksi INV/20220111/MPL/1937752499

        1
        2
      • 5 Februari 2022 - (18:09 WIB)
        Permalink

        Terima kasih komentarnya pak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?

    • 5 Februari 2022 - (18:08 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komentarnya pak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?

  • 4 Februari 2022 - (10:58 WIB)
    Permalink

    Yang minyak goreng itu ga ada cashback, cuma ada promo potongan ongkir. Biasanya juga belanja dibawah 50rb ga prnah ada cashback di Tokped.

    9
    1
    • 5 Februari 2022 - (18:11 WIB)
      Permalink

      Ada pak. Jika pelanggan Tokopedia, pasti ingat bahwa Tokopedia pernah memberikan cashback 90% maksimal 30rb. Nah saya memakai voucher tsb untuk transaksi ini.

  • 4 Februari 2022 - (13:41 WIB)
    Permalink

    Mungkin lupa TS gak pakai kode promo cashback , itu tidak ada ada keterangannya pakai cashback apa diinvoice satunya

  • 4 Februari 2022 - (14:04 WIB)
    Permalink

    Mbok ya klo mau komplain dicek dulu yg bener, itu udah jelas ko di skrinsut anda emang yg 1 ga ada cashbacknya ko, malah nulis di MK, malu2in aja.

    8
    3
    • 4 Februari 2022 - (14:10 WIB)
      Permalink

      Mabok cashback ..
      Mending cuci muka dulu sebelum komplen ..
      Gak malu apa sama tokopedia

      8
      3
    • 5 Februari 2022 - (08:13 WIB)
      Permalink

      INV/20220111/MPL/1937752499
      Ga pake promo cashback kok minta cashback.lupa masukin promo pas cekout kali itu.
      Utk cs tokopedia mohon mengetahui produk knowledge atau hal² teknis semacam itu. Di invoice sdh sangat jelas bahwa ada 1 transaksi yg tdk memakai vocer cashback.

      1
      2
  • 4 Februari 2022 - (14:20 WIB)
    Permalink

    Yang sania gak pake vocer cashback. Ada 2 kemungkinan: memang lupa pake vocer atau udah pake vocer tapi minimum pembelian tidak tercapai jadi vocer tidak dapat dipakai, lebih baik teliti daripada dibuliiiiiii

    10
    2
  • 4 Februari 2022 - (14:27 WIB)
    Permalink

    sudah penimbun minyak goreng, lupa masukin kupon, galak pula… mirisnya negeri ini wkwkwk

    17
    3
    • 5 Februari 2022 - (18:14 WIB)
      Permalink

      Waduh, kok dikira penimbun minyak goreng pak. Silahkan dilihat tanggal transaksinya pak. Saya transaksi kapan, terus kebijakan minyak goreng murah berlaku mulai kapan. Saya pun beli dengan harga normal. Bukan dengan harga 14rb atau 28rb.
      Lagian baru beli segini sudah dibilang nimbun? Wajar saya rasa pak kalau ibu rumah tangga tiap ada promo yang dicari ya kebutuhan rumah tangga, salah satunya minyak goreng.

      1
      2
    • 5 Februari 2022 - (18:14 WIB)
      Permalink

      Yang saya permasalahkan sistemnya pak. Dengan sistem pilih kasih seperti ini, apa ga merugikan konsumen ya?

      1
      1
  • 4 Februari 2022 - (14:53 WIB)
    Permalink

    Tahun lalu jumlah total cashback saya 8 jutaan lebih, saya nggak tau persis ya sepertinya setiap harinya diberikan batasan pemberian cashback, jadi saya pernah beli barang katakanlah 14 unit dengan nilai totalnya lebih dari 10 juta, kalau sekali transaksi lebih 10 jt chasback sdh max 300rb jd pembelian saya jadikan parsial, dan kalau dilakukan pada hari yang sama ternyata pembelian kedua nggak ada cashback maka pembelian saya lakukan besok hari dan dapat cashback

    • 4 Februari 2022 - (19:40 WIB)
      Permalink

      Tergantung voucher yg kita terima perharinya, semua kupon bisa dibuat belanja saat itu juga. Selain itu semakin tinggi level member semakin banyak manfaat yg didapat termasuk voucher cashback, diskon, dll…
      Misal member gold sama platinum, pasti ada perbedaan jumlah dan besaran voucher yg diterima …

    • 4 Februari 2022 - (19:32 WIB)
      Permalink

      Saya terkadang heran, kenapa ya banyak sekali komplain di Toped masalah cashback. Terus terang saya sendiri termasuk pemburu cashback… Dan Alhamdulillah tahun 2021 saya berhasil mendapat total cashback sekitar 17 jutaan. Kalau masalah berdekatan waktu beli, saya malah 5 unit saya pecah jadi 5 invoice untuk mendapatkan cashback lebih besar. Jadi biasanya satu saya pesan terus bayar, lanjut satunya begitu seterusnya. Untuk voucher cashback kita ikuti saja aturannya (baca s&k pada kupon tsb). Saya tiap hari ada voucher cashbak 5% maksimal 400 ribu (official store) bahkan beberapa kali dapat 10% maksimal 400 ribu dll… Selama itu saya belum pernah ditolak, semua saya ikuti ketentuan kupon voucher tsb.
      Tapi kalau lihat invoice anda yg pertama (paling atas), dari awal emang gak ada kupon cashback. Kalau kupon ditolak biasanya greyed gak bisa dipergunakan… Mungkin itu yg menyebabkan anda tidak bisa dapat cashback dan yg anda permasalahkan, tidak bisa dipergunakan karena tidak sesuai dg syarat dan ketentuannya… 🙏🙏🙏

      2
      2
      • 5 Februari 2022 - (18:16 WIB)
        Permalink

        Terima kasih komentarnya pak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?

        1
        1
  • 4 Februari 2022 - (15:33 WIB)
    Permalink

    mungkin memang penulis lupa memasang voucher cashback, tp jawaban dr admin tokopedia juga terbukti hanyalah template saja. dua2nya ngaco wkwkwk

    4
    2
    • 5 Februari 2022 - (18:16 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komentarnya pak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?

      1
      1
  • 4 Februari 2022 - (16:17 WIB)
    Permalink

    Yg atas itu gak ada casbek kecuali punya bukti screnshot yg valid dpt casbek saat Cekout baru komplen bisa lupa klik kupon bisa juga kupon yg 1 itu min. Belanja 50k. Contoh promo jebmen kaya gini kupon casbek 50% sampai 10Rb dgn min. 50k

    2
    1
    • 5 Februari 2022 - (18:16 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komentarnya pak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?

    • 5 Februari 2022 - (18:17 WIB)
      Permalink

      Waduh, kok dikira penimbun minyak goreng pak. Silahkan dilihat tanggal transaksinya pak. Saya transaksi kapan, terus kebijakan minyak goreng murah berlaku mulai kapan. Saya pun beli dengan harga normal. Bukan dengan harga 14rb atau 28rb.
      Lagian baru beli segini sudah dibilang nimbun? Wajar saya rasa pak kalau ibu rumah tangga tiap ada promo yang dicari ya kebutuhan rumah tangga, salah satunya minyak goreng.

      1
      1
  • 4 Februari 2022 - (19:30 WIB)
    Permalink

    Semasa hidup sering mendapat cashback, makam dipenuhi iklan promo 😂😂😂

    4
    3
  • 4 Februari 2022 - (21:44 WIB)
    Permalink

    Mungkin yang terjadi pembeli tidak konsisten dalam memasukkan kupon cashback.

    Hanya segelintir pemikiran saya ya.
    Coba Ibu teliti lagi.

    1
    1
    • 5 Februari 2022 - (18:18 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komentarnya pak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?

  • 4 Februari 2022 - (22:01 WIB)
    Permalink

    Mungkin lupa pasang cashback atau salah metode pembayaran mas. Besuk2 mungkin diteliti dulu sebelum CO. Btw yg ngata2in nimbun minyak sebenernya masalahnya dimana? Dia kan beli pakai uang dia bro. Di market place banyak yg jual minyak kok bro, kamu kalau ikutan boleh2 aja kok, jangan ngata2in bgtu lah. Mungkin masnya jualan gorengan. Positif thinking aja, kita semua saudara. 🙃

    3
    1
    • 5 Februari 2022 - (00:56 WIB)
      Permalink

      Itu vouchernya emang uda dihapus tokped ketika transaksi diselesaikan. Dan yg bersangkutan dikirimi pemberitahuan lewat email. Dibaca juga jawaban cs tokped itu terkait indikasi pelanggaran, bukan lupa pasang voucher

    • 5 Februari 2022 - (18:21 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komentarnya pak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?
      Terima kasih juga buat pengertiannya pak. Btw, saya perempuan. Kecewa juga dengan komentar dianggap penimbun minyak goreng. Kebijakan minyak goreng murah berlaku kapan, saya transaksi kapan. Saya juga beli masih harga normal. Kalau kebutuhan minyak goreng di rumah banyak, rasanya wajar2 saja kalau tiap ada promo, yang dibeli adalah minyak goreng,

      1
      1
  • 4 Februari 2022 - (22:42 WIB)
    Permalink

    INV/20220111/MPL/1937752499 MEMANG TIDAK ADA CASHBACK, DARI INVOICE SUDAH KETAUAN ADA CASKBACK ATAU TIDAK. silakan cek 2 invoice yang dapat cashback di invoice ada tulisan cashback, INV/20220111/MPL/1937752499 MEMANG TIDAK INPUT VOUCHER

    • 5 Februari 2022 - (18:21 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komentarnya mbak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?

  • 4 Februari 2022 - (23:03 WIB)
    Permalink

    Kalo tidak salah cashback Tokopedia hanya bisa digunakan 1x sehari, transaksi dengan awalan INV/20220111 dan INV/20220111 satunya jelas dilakukan di tanggal yg sama. Jadi sudah di apply atau belum voucher cashback nya tidak akan dapat cashback untuk 2 transaksi. Kemungkinan pertama itu.

    Kemungkinan kedua memang voucher cashback nya belum digunakan. Meskipun demikian judul yang dibuat penulis bahaya itu, “Sebuah Bukti Tidak Konsistennya Sistem di Tokopedia” harus segera membuat klarifikasi. Haha..

    3
    1
    • 5 Februari 2022 - (18:22 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komentarnya pak. Saya sengaja memberikan invoice yang sudah ‘diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Di invoice tsb memang kelihatannya saya tidak memakai voucher cashback sehingga terlihat menjadi alasan saya tidak berhak mendapatkan cashback. Padahal aslinya saya memakai voucher cashback pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice yang ‘belum diupdate’ oleh pihak Tokopedia. Seharusnya jika mereka tidak salah, kenapa juga harus mengedit invoice resmi? Artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya bukan?
      Saya tidak takut memberikan judul itu pak. Malah saya berharap ada lembaga terkait mengaudit sistem Tokopedia. Karena saya memiliki bukti betapa tidak konsistennya sistem mereka.

      1
      1
  • 4 Februari 2022 - (23:18 WIB)
    Permalink

    Yang sangat disesalkan disini: kenapa cs tokped yg namanya Zul jawabannya kok ga nyambung, ditanyain kenapa cashback ga masuk, jawabannya malah muter² ga jelas, padahal tinggal dilihat invoice nya satu per satu, trus jawab aja customer tersebut lupa pakai voucher cashback, jadinya customer tsb kebingungan dan nulis surat pembaca di mk.
    Kenapa cs marketplace dimanapun itu tiap ditanyain selalu jawabannya muter² ga nyambung? Keliatan banget cuma copas jawaban yg udah disiapin.

    2
    1
    • 5 Februari 2022 - (18:24 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komentarnya pak. Yang pertama saya setuju dengan tanggapan bapak bahwa CS Tokopedia bernama Zul ini jawabannya tidak solutif.
      Kedua memang dia tidak bisa menjawab begitu karena kenyataannya saya sudah memakai voucher cashback pada saat transaksi dan sudah mematuhi S&K yang ada di Tokopedia. Bagaimana bisa transaksi yang identik tapi hasilnya berbeda? Terus saya harus bagaimana agar dianggap mematuhi ketentuan pada saat transaksi? Identitas sama saja bisa dianggap melanggar.

      1
      1
  • 5 Februari 2022 - (00:39 WIB)
    Permalink

    Ternyata ada yg sama seperti saya. Sebentar lagi juga saya akan posting masalah cashback yg mirip seperti kasus ini dimana hanya disebut pelanggaran tapi tdk dijelaskan detil akun yg mana dan tdk ada buktinya. Utk yg perhatikan invoicenya tdk ada voucher cashback itu memang uda dihapus oleh pihak toped, bukannya pembeli yg lupa masukan voucher. Ini termasuk penipuan dimana ketika pemesanan, kupon bisa dipakai tapi saat transaksi selesai, kupon dibilang melewati batas kuota penggunaan. Ini termasuk penipuan dgn mengimingi voucher agar org mau belanja tapi sebenarnya voucher palsu. Harusnya dibuat simple seperti kupon free ongkir yg tdk bisa dipakai jika memang sudah mencapai kuota. Tunggu ya tokopedia, kasus saya pun akan masuk MK jika tdk ada penyelesaian yg konkret

    3
    2
    • 5 Februari 2022 - (18:27 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komentarnya pak. Betul, kasus saya sama seperti bapak.
      Invoice sudah ‘diedit’ oleh pihak Tokopedia, sehingga seolah-olah itu kesalahan konsumen yang tidak memakai voucher cashback. Padahal konsumen sudah benar memakai voucher pada saat transaksi. Saya juga masih menyimpan invoice sebelum ‘diedit’ oleh pihak Tokopedia. Kalau mereka yakin sistem mereka benar, kenapa juga harus mengedit invoice final? Kalau mereka melakukan itu, artinya mereka ketakutan ketahuan belangnya. Ini adalah sebuah pelanggaran mengubah invoice pembelian.

      2
      1
  • 5 Februari 2022 - (10:08 WIB)
    Permalink

    Jejak digital di MK pada 29 Nov 2021 mbak juga ada keluhan ke toko****a karena tidak mendapat benefit berupa cashback pembelian minyak dari toko Mambo Retail.
    Di keluhan ini Feb 2022 juga yg mbak keluhkan adalah tidak ada cashback pembelian minyak dari toko Mambo Retail juga. Nah, sudah tahu dulu pernah bermasalah dengan toko itu kok malah diulangi lagi?

    Menurut saya justru Toko****a konsisten melihat ada transaksi mencurigakan antara akun mbak dengan toko Mambo Retail.

    https://mediakonsumen.com/2021/11/29/surat-pembaca/identitas-pembayaran-dianggap-sama-dengan-akun-yang-tak-saya-kenal-tokopedia-memblokir-benefit-saya

    https://mediakonsumen.com/author/nophee83

    3
    2
      • 5 Februari 2022 - (18:30 WIB)
        Permalink

        Oh, jangan khawatir pak. Saya siap memberikan verifikasi data untuk membuktikan bahwa saya dan toko tsb tidak ada hubungannya. Saya hanya senang berbelanja disana karena layanannya yang baik.

        1
        3
    • 5 Februari 2022 - (18:29 WIB)
      Permalink

      Betul pak. Saya pernah mengeluhkan kendala yang sama. Saya pernah beberapa kali membeli di toko ini dan mendapat hasil yang berbeda. Ada yang masuk cashbacknya dan ada yang tidak. Ini yang membuat saya heran. Yang cashbacknya masuk tidak saya permasalahkan sehingga pasti tidak terlihat jejak digitalnya di Media Konsumen.

      1
      2
  • 5 Februari 2022 - (10:10 WIB)
    Permalink

    Pengalaman yg sama terjadi pada akun saya awal bulan ini, tanggal 31 januari 2022 saya order 2 transaksi di tokopedia. Dan saya inggat saya sdh memasukan casback karena mau order lagi teryata kupon casback sdh habis. Ditanggal 1 februari saya claim casback sesuai level akun ok dapat kupon casback yg voucer 5% dan 3% mau coba order barang karena memang ada yg mau dibeli. Eh pas mau masukin kode promo (akun terjadi pelanggaran kupon ga bisa digunain). Tanggal dua barang yg saya order di tanggal 31 datang pd saat konfirmasi terima barang casback ga cair saya cek tracking ga ada pelnggaran pas cek invoice teryata ga ada casbacknya dan hilang entah kemana. Jadi pengalaman saya dengan penulis sama, jadi yg ga ngerti jangan negatif dulu. Mmg hal itu bener terjadi cuman bedanya akun saya kupon casback ga bisa digunain mau hapus akun ga bisa. Complain ke tokopedia care males. Yah namanya juga strategi pemasaran harap maklum

    2
    2
    • 5 Februari 2022 - (18:33 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komentarnya pak. Itu berarti invoicenya sudah diubah oleh pihak Tokopedia, sehingga seolah terlihat kita konsumennya yang lupa memasukkan voucher cashback.
      Saran saya sekarang saat begitu selesai membayar, langsung screenshot invoicenya pak sebagai bukti kalau kita memang benar telah memakai voucher dengan benar.

      1
      1

 Apa Komentar Anda mengenai Tokopedia?

Ada 70 komentar sampai saat ini..

Sebuah Bukti Tidak Konsistennya Sistem di Tokopedia

oleh Novy Srihartati dibaca dalam: 2 menit
70