Pembobolan Mobile Banking Bank BRI, Uang 63 Juta Rupiah Lenyap

Kepada Yth. Bank BRI,

Berikut kronologi lengkap kejadian pembobolan mobile banking BRI saya:

  • Pada Hari Jumat, tanggal 02 September 2022, saya berada di kelas sedang kursus Bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare. Tiba-tiba pada pukul 16:41, saya mendapat kiriman pulsa 20 ribu dari Telkomsel. Beberapa menit kemudian dapat SMS kode OTP dari BRI, dan selanjutnya ada notifikasi SMS dari BRI, bahwa ada uang keluar transfer sebesar Rp63.000.000 dari rekening saya ke rekening atas nama MUHAMMAD ANAS S pada pukul 16:43:30 tanggal 02 September 2022 (foto terlampir di bawah).
  • Saya langsung panik dan cek ke m-banking, tapi saya tidak bisa membukanya, sepertinya sudah di-hack/diblokir. Saya langsung naik sepeda ke ATM terdekat untuk mengecek dan memastikan uang tabungan saya. Benar saja, di rekening saya hanya tersisa saldo Rp325.000-an. Langsung saya tarik tunai Rp250.000 untuk ongkos pulang ke kota asal saya. Uang Rp63 juta lenyap.
  • Saya langsung menelepon Call Center BRI dan menjelaskan kejadian dan diberikan nomor laporan 41786005 . Kemudian membantu saya untuk memblokir m-banking dan ATM saya.
  • Hari Sabtu 3 September 2022, saya mengunjungi kantor polisi untuk melaporkan kasus pembobolan mobile banking BRI ini dan mendapat surat pengaduan untuk saya serahkan sebagai bukti tambahan ke BRI.
  • Hari Senin tanggal 5 September 2022 pukul 8 pagi, saya menuju ke Kantor Pusat BRI Kota Probolinggo melaporkan kasus ini, menjelaskan kronologi kejadian, dan disuruh menunggu 20 hari kerja. Saya diberi nomor laporan: 417 85447.
  • Saya juga sudah laporan ke Kepolisian Pare, OJK, dan juga Kantor BRI terdekat di Kampung Inggris Pare.

Sampai saat ini belum ada info apa pun dari pihak BRI. Saya bersumpah bahwa:

  • Saya tidak pernah transfer uang apa pun pada waktu tersebut.
  • Saya tidak mengenal orang atas nama tersebut.
  • Saya tidak menyebar kode OTP apa pun itu, saya sedang di kelas saat itu, lagi belajar.
  • Saya selalu menjaga privasi dan keamanan HP saya dan tidak pernah membagikan informasi detail pribadi saya ke siapa pun.

Bagaimana nasib uang saya untuk masa depan saya dan keluarga saya? Saya menabung di BRI karena saya percaya, tapi kenapa keamanannya seperti ini?

Sekali lagi, saya tidak pernah membagikan detail saya melalui media mana pun baik offline maupun online. Saya telepon Call Center pun jawabannya masih diproses. Saya benar-benar sudah tidak punya uang lagi. Untuk beli susu anak saya saja ini sampai bingung.

Mohon untuk segera investigasi dan tolong kembalikan uang masa depan saya dan keluarga saya. Saya tunggu informasi secepatnya Bank BRI. Terima kasih.

Salam hormat,

Nanang Hasanuddin
Probolinggo, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Atas Surat Bapak Nanang Hasanuddin

Sebelumnya kami menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bapak Nanang Hasanuddin menjadi nasabah Bank BRI dan turut prihatin atas kejadian yang...
Baca selengkapnya

216 komentar untuk “Pembobolan Mobile Banking Bank BRI, Uang 63 Juta Rupiah Lenyap

  • 20 September 2022 - (22:37 WIB)
    Permalink

    Sorry to say, klo bagi saya bri & bni itu uda sya blacklist karena seringnya kejadian fraud yg biasanya dari org dalam sendiri. Jangankan disuruh nabung uang disitu, ditawarin cc pun langsung sya tolak mentah2 meskipun dgn iming2 dari salesnya.

      • 21 September 2022 - (05:13 WIB)
        Permalink

        Semua mobile banking rawan dihacker tergantung kita yg harus hati2 jgn sembarang buka link yg dikirim orang yg tidak dikenal. Saya punya brimo dan BCA mobile aman2 saja. Sdh lama sekali jd nsbh ke 2 bank tersebut.Yg penting buat yg tabungan banyak. Uangnya diblokir yg dibutuhkan saja yg tidak diblokir buat transaksi sehari2

      • 22 September 2022 - (01:45 WIB)
        Permalink

        baby@ bni mobile mungkin, tp nabung di bank bni gak aman, uang bisa di rampok sama orang dalam bank, bisa jg di debit untuk bayar asuransi tanpa persetujuan

      • 22 September 2022 - (01:46 WIB)
        Permalink

        baby@ bni mobile mungkin aman, tp nabung di bank bni gak aman, uang bisa di rampok sama orang dalam bank, bisa jg di debit untuk bayar asuransi tanpa persetujuan

    • 24 September 2022 - (17:29 WIB)
      Permalink

      Itu keterangan transfer pak Nanang terima transferan dr bank sinar mas utk pembelian barang. Berarti dia cuma disuruh beli barang dr sipengirim utk membelikan barang. Berarti bukan uang pak Nanang yg hilang???

  • 20 September 2022 - (23:47 WIB)
    Permalink

    Barangkali anda di imingi hadiah,karna ga ada pulsa trus dikirim Ama si boong.begitu ilang duit di ATM baru kelipungan..nah karna keteledoran bisa jadi nya malah human eror..mudah2 an pihak BRI ambil peduli dalam hal ini.

    • 22 September 2022 - (16:16 WIB)
      Permalink

      Percuma gan klo udah kebobolan.Intinya segala sistem yg online/mobile kaya begini stop dipakai.Mending atm an biasa,kalau dibobol jelas skimming,bank ga ada alasan ga mengganti kalau skimming.Pelajaran jangan percaya sistem keamanan perbankan karena tidak bisa dipertanggung jawabkan.

  • 21 September 2022 - (00:49 WIB)
    Permalink

    Ingin komentar, tapi ah sudahlah.
    Sehari sebelumnya penulis dapet duit 60 juta.
    Lalu “kebobolan” transfer duit 63 juta.
    Kalau dilihat dari mutasi, saldo masuk yang 60 juta itu ada keterangan untuk pembelian barang.
    Ada yang ditutupi? Entahlah, cuma penulis dan Tuhan yang tau.

    6
    1
    • 21 September 2022 - (07:50 WIB)
      Permalink

      Penggelapan?

      Seolah2 dihack? Padahal sudah aktivasi forward sms?

      SMS Banking kan perlu Pulsa makanya di iisi pulsa dulu sama pelaku, Apakah Telkomsel punya fitur SMS forward? Jika iya ini fatal

      Karena Brimo bisa akses dan transaksi finansial dari https://ib.bri.co.id/ib-bri/ dan hanya perlu kode OTP sms

      Kira-kira begitulah kalau memang fitur sms forward/call forward benar diaktifkan, coba tanyakan telkomsel

      • 22 September 2022 - (01:48 WIB)
        Permalink

        gak semua sms banking itu bayar pakai pulsa, malah ada yg gratis, ada jg yg bayar pakai uang di rekening

  • 21 September 2022 - (06:28 WIB)
    Permalink

    “Pengadu merasa telah ditipu oleh teradu.” Berarti Anda telah ditipu. Data teradunya yg ibu rumah tangga itu dapet darimana? Samperin aja.

  • 21 September 2022 - (06:38 WIB)
    Permalink

    Coba dipastikan kembali, apakah Anda sebelumnya pernah mendapatkan surat/chat WA mengatasnamakan BRI kemudian mengarahkan Anda ke situs login BRI Mobile yang palsu. Misalnya ada surat/chat WA menawari Anda biaya admin yang lebih murah dalam transfer beda bank.
    Dari situ nanti Anda digiring ke situs login BRI Mobile yang palsu, lalu secara tidak sengaja Anda melakukan login. Dengan demikian si pencuri sudah mendapatkan username dan password BRI Mobile milik Anda, dan dengan gampang menguras isi rekening Anda.

  • 21 September 2022 - (07:07 WIB)
    Permalink

    Tapi memang kok,istri saya bekerja sebagai CS di suatu bank ,kata dia masalah keamanan paling jelek masih BRI yg pegang

    • 21 September 2022 - (10:41 WIB)
      Permalink

      Analisa dong dimana letak lemahnya? Gua juga bisa lempar isu s4mp4h kyk elu …Bank Keliling paling tidak aman menurut LC yang nyambi kerja di Bank. Paham?

  • 21 September 2022 - (07:14 WIB)
    Permalink

    Bnyk oknum pegawai bank ditangkap karena bermain dan menilap uang nasabah ,antara lain menduplikasi dan bisa diambil sesuka hati ,dan juga karena data data kita bnyk yg bocor dan bisa di hack dan dijual di dark web ,maka rawan sekali diretas ,karena sistem keamanan otp bukan lah yg aman dan masih bisa tembus oleh hacker dan penipu dan jga oknum orang dalam

  • 21 September 2022 - (07:15 WIB)
    Permalink

    Yang di incar oknum ,hacker dan penipu bukan uang yg sedikit saldo nya ,minimal diatas 40 juta

  • 21 September 2022 - (07:47 WIB)
    Permalink

    SMS Banking kan perlu Pulsa makanya di iisi pulsa dulu sama pelaku, Apakah Telkomsel punya fitur SMS forward? Jika iya ini fatal

    Karena Brimo bisa akses dan transaksi finansial dari https://ib.bri.co.id/ib-bri/ dan hanya perlu kode OTP sms

    Kira-kira begitulah kalau memang fitur sms forward/call forward benar diaktifkan, coba tanyakan telkomsel

  • 21 September 2022 - (09:03 WIB)
    Permalink

    BRI lagi BRI terus, dengan banyaknya kejadian serupa dan modusnya hampir sama, aneh aja masih ada yg pake BRI. Buat pengguna BRI tinggal nunggu giliran aja kali ya,

    • 21 September 2022 - (10:32 WIB)
      Permalink

      Ini kasusnya kaya saya kemaren dapat wa dan telpon mengaku dari bank BRI,Alhamdulillah sebelum masukin kode otp saya tersadar ini penipuan dan si penipu rugi ngirimin pulsa 30rb wkwk

  • 21 September 2022 - (09:54 WIB)
    Permalink

    Ini bukan pertama kali kasus semacam ini (apalagi dengan nominal yang besar) terjadi di bank, terutama BRI. Semoga Anda tabah dan mudah-mudahan BRI bisa memberikan solusi (jika benar Anda menjadi korban). Mari kita jadikan pelajaran supaya kasus seperti ini tidak berulang. Saya ikut penasaran dengan modus operandi pelaku.

    Pelaku mengirim pulsa Telkomsel, di sini saya menduga pelaku ingin memastikan nomer Anda dapat menerima SMS token OTP dari internet banking BRI, karena OTP ini menyedot pulsa. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara pelaku bisa mendapatkan OTP itu dari device Anda, apakah ada fitur SMS forwarding (semacam copy SMS ke nomor lain), apakah pelaku punya akses secara langsung ke device Anda (bisa jadi orang terdekat Anda), atau apakah device Anda terpasang malware, dan masih ada kemungkinan lain. Anda tidak bisa login ke mobile banking karena saat itu pelaku sedang login melalui internet banking (hanya bisa 1 login aktif per akun).

    Maraknya pembobolan rekening BRI ini membuat saya tidak berani menaruh duit di rekening BRI dalam waktu lama. Biasanya saya hanya pakai untuk transit saja, atau untuk transaksi. Tapi kalau untuk disimpan dalam waktu lama, BIG NO, lebih baik simpan di bank lain yang lebih aman.

  • 21 September 2022 - (10:38 WIB)
    Permalink

    Sama BRI saya dibobol 120 juta udah laporan ke polisi ke pihak BRI lepeng2 saja jangan harap 7ang kembali

  • 21 September 2022 - (12:53 WIB)
    Permalink

    Update :

    Terima kasih kepada kalian yg sudah memberikan nasehat dll. Bank BRI menelpon saya barusan, dan tidak bisa bertanggung jawab. Katanya entah kena hack atau apapun tetap tidak bisa bertanggung jawab.

    FIX INI BANK TIDAK BISA DIPERCAYA. Saya tanya siapa Muhammad Anas pun tidak diberikan alamat dan detailnya. Terus gimana? @BankBRI

    Sangat mengecewakan!

    • 21 September 2022 - (13:01 WIB)
      Permalink

      Anda lapor polisi kalau begitu… bikin BAP kepolisian. Anda berani ga bikin BAP ? Disitu anda harus jujur memberikan OTP atau tidak ke penelpon pulsa.. jika nanti dibuka dipengadilan rekaman percakapan via Operator Seluler anda bisa kena pasal laporan palsu.

      Permintaan data data seperti itu di Bank manapun tidak bisa..karena terkait UU kerahasiaan data nasabah yang harus dipenuhi. Coba kasih tau saya Bank mana yang bisa memberikan data detail seperti yang anda minta.

      • 21 September 2022 - (13:06 WIB)
        Permalink

        Baik, terima kasih. Masalahnya saya gak ada yg nelpon Pak. Itu pulsa tiba tiba masuk, lsg otp, lsg ada dana tf keluar. Kan ya aneh Pak.

        Sayapun minta detail kota atau daerah aja gak dikasih Pak.

        • 21 September 2022 - (15:57 WIB)
          Permalink

          Saya berusaha percaya dengan perkataan anda bahwa pulsa tiba tiba masuk, lsg otp, lsg ada dana tf keluar.

          itu ponsel anda harus dilakukan forensik terlebih dahulu di kepolisian. tapi buat BAP ya…bukan hanya surat keterangan kepolisian seperti yang anda cantumkan diatas….

          mungkin saat itu anda tidak menyadari bahwa di ponsel terinstall apk malware yang perizinannya membaca sms.. mirip seperti aplikasi memata matai pasangan yang bisa membaca log panggilan, membaca sms, membaca kontak..dll.

          coba cek di ponsel anda adakah aplikasi seperti itu? aplikasi semisal Edit Foto malah minta persetujuan membaca SMS? meminta akses kontak ? padahal editing foto kan ga ada hubungannya sms dan kontak kecuali kamera atau galeri. ada ga aplikasi lain yang tidak anda install via store Operating sistem ponsel? Aplikasi yang anda ijinkan dari sumber tidak dikenal? atau aplikasi keyloger keyloger …louncher dsb,..ada ga?
          di forensik bisa ketahuan walaupun itu sudah anda uninstall.

          tapi walaupun OTP ini diketahui melalui malware oleh pelaku… bank pun punya alasan tidak mengganti uang anda karena ada pengamanan lain milik anda yang anda ketahui sendiri yaitu user id dan password dimana bank sendiri pun tidak tahu.

          dan apapun itu yang berkaitan dengan data nasabah semua bank tidak boleh memberitahukan termasuk kota atau daerah. Semoga menjadi pengalaman berharga bagi semua. Dan kehilangan anda diganti oleh Nya,

      • 23 September 2022 - (01:21 WIB)
        Permalink

        Bukankah data nasabah atau pemilik rek bisa ditelusuri, mengapa pihak bank tidak menindak lanjuti dengan melaporkan ke pihak aparat juga agar bisa melakukan pelacakan terhadap si pemilik rekening yang menerima dana..
        Karna jika BRI itu profesional seharusnya dia introspeksi diri keamanan clien nya di jebol orang dan wajib melapor juga atas dasar kepercayaan terhadap nasabah

  • 21 September 2022 - (15:15 WIB)
    Permalink

    Pada laporan tertulis : “Pengadu merasa telah ditipu oleh teradu.” Berarti Anda telah ditipu. Data teradunya yg juga ada.

    • 21 September 2022 - (15:42 WIB)
      Permalink

      Silahkan periksa tanda strip itu Pak,

      Yg sebelah itu saksi saya Pak.

  • 21 September 2022 - (15:39 WIB)
    Permalink

    Ternyata rame dan banyak pngalaman di BRI. Duit sy jg hampir raib d BRI, untung sy berhasil blokir tepat waktu. Yg saya heran knp mreka bisa bobol akun mlalui web, padahal email cm sy dan BRI yg tau. Krn harus konfirm lwat no hape akhirny modus bobol gagal..
    Tapi ktika sy mau masuk web untuk rubah password sdh ga bs masuk krn tertulis akun sedang d gunakan. Sy lapor BRI dan blokir dan sejak itu sy ga pake BRIMO lg

  • 21 September 2022 - (17:11 WIB)
    Permalink

    Sistem keamanan bank BRi memang sangat lemah,tak ada tanggung jawab,tapi mau apa lagi,begitulah keadaannya ,cuma minta gaji bonus besar,uang hilang tak ada jaminan.mengecewakan,mengesalkan,mengkhatirkan.

  • 21 September 2022 - (22:56 WIB)
    Permalink

    saya setuju dgn pendapat yg mengatakan jadilah pribadi yg smart saat anda memegang smartphone.. sikap hati hati dan selalu mengupdate informasi sangat diperlukan dalam mensikapi perkembangan teknologi perbankan yg maju begitu pesat.. karena disisi lain banyak pihak yg memanfaatkan kelengahan kita untuk mengambil keuntungan dari kerugian pihak lain..

  • 22 September 2022 - (06:14 WIB)
    Permalink

    Sekedar membantu asal muasal kebobolan mas. Barangkali pernah nggak sengaja dilakukan.
    1. Pernah klik link nggak jelas
    2. Pernah login di web-web penyedia layanan tertentu pake email yg terdaftar di rekening
    3. Ada aplikasi yg tidak ada di playstore dan terinstal di hp. Atau aplikasi lain yg memerlukan ijin di luar layanan aplikasi yg diberikan (tdk ada sangkut pautnya sama layanan aplikasinya) karena kejadian tsb kemungkinan layanan sms di hpmu tersadap. Mungkin pernah pake aplikasi sms yg bukan bawaan hp.
    4. Sering pakai ATM umum yang bukan di ATM BRI
    Terus terang aja saya juga pernah kehilangan dan menduga karena alasan2 tersebut. Tapi nggak sebesar punya masnya. Semoga masalahnya terselesaikan dan kejadian ini nggak kejadian lagi.

  • 22 September 2022 - (08:11 WIB)
    Permalink

    saran yang punya saldo banyak. jangan hanya nyimpen di 1 bank. uangnya ditaruh di banyak bank. jadi kalau misal 1 kebobolan. uang yg lain masih banyak

 Apa Komentar Anda mengenai Keamanan Rekening Tabungan BRI?

Ada 216 komentar sampai saat ini..

Pembobolan Mobile Banking Bank BRI, Uang 63 Juta Rupiah Lenyap

oleh Nanang H dibaca dalam: 2 menit
216