Keluhan Surat Pembaca Akal-akalan Kurir yang Bikin Kapok 11 Oktober 202316 Oktober 2023 Mia Nihayatunnisa 18 Komentar Customer complaint handling, Customer Service, Jualan Online, Keterlambatan kiriman paket, Keterlambatan pengiriman, Kurir, Layanan kurir, Pick-up Paket, Pick-up Pesanan, Shopee, SiCepat, Sikap petugas, SOP, Standard Operating Procedures, Status kiriman barang pesanan, Status kiriman paket kurir Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kami pengirim (penjual) di salah satu e-commerce yang menggunakan jasa kirim SiCepat, untuk proses pick up dan pengiriman pesanan kepada pembeli. Kami sudah mengatur jadwal pick up sejak tanggal 7 Oktober 2023 dan sudah menyiapkan paketnya sejak dini hari pada tanggal yang sama. Nomor resi: 004245410893. Kami kecewa dengan sikap kurir SiCepat, yang memperbarui status pick up seolah-olah kami sebagai pengirim yang belum menyiapkan paketnya. Tidak ada konfirmasi, tidak ada basa-basi, tidak ada bukti visit/kunjungan, tidak ada izin, dan seenak jidat memperbarui status paketnya menjadi “Pick up Gagal”. Hal ini seolah-olah kami belum siap atau belum menyiapkan paketnya. Kurir seperti ini perlu diberikan edukasi, briefing, dan kalau perlu sanksi sesuai dengan SOP perusahaan. Karena kami yakin SOP perusahaan jasa kirim tidak seperti itu (seenaknya memperbarui status pick up tanpa konfirmasi/visit). Tracking resi dan nama kurir terlampir. Akal-akalan kurir malas seperti ini, menyebabkan kami sebagai pengirim kapok menggunakan jasa kirim SiCepat dan menyebabkan pembeli di toko kami komplain. Lebih parahnya, tanggal 9 Oktober 2023 kurir berulah lagi dengan memperbarui status pick up-nya menjadi seolah-olah kami sebagai penjual yang akan melakukan drop off (antar ke counter). Sementara kami tidak memberikan konfirmasi akan melakukan pengiriman secara drop off. Kami memilih metode pick up sebagai proses pengirimannya, sesuai dengan yang kami pilih melalui aplikasi e-commerce-nya. Sikap kurir seperti ini seolah-olah menyepelekan kami yang hanya orang kampung, penjual kecil, dan quantity sedikit. Atas kejadian ini, kami akan mematikan jasa kirim SiCepat dari aplikasi e-commerce-nya sampai ada permintaan maaf hitam di atas putih dari kurir yang bersangkutan dan memastikan hal serupa tidak terulang kembali. Terima kasih kepada Media Konsumen telah membantu memuat tulisan ini. Mia Nihayatun Nisa Kab. Bogor, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Hery Mulyanto11 Oktober 2023 - (09:18 WIB)Permalink “Atas kejadian ini, kami akan mematikan jasa kirim SiCepat dari aplikasi e-commerce-nya sampai ada permintaan maaf hitam di atas putih dari kurir yang bersangkutan dan memastikan hal serupa tidak terulang kembali.” 😀 😀 😀 Mau dimatikan atau tetap pakai tdk masalah berarti bg sicepat, kurirnya mungkin malah bahagia. 2 2 Login untuk Membalas
Ihsan11 Oktober 2023 - (11:31 WIB)Permalink Wkaka asli, buat sicepat paling ga ngaruh sama sekali, berasa orang penting kali ya, Empati sebetulnya sama penulis, Sama sama pernah jualan, lebih pilih drop off karena biar lebih cepat aja, jangan terlalu ngarep buat di pick up, Agak lebay sih penulis kalo menurut saya, apa susah nya drop off aja, Atau mungkin pelit kali, wkwk Soalnya pengalaman saya beberapa kali pake metode pick up, kalo misal lagi banyak, suka kasih kopi atau rokok seadanya, biar sama sama bantu, jadi kurir nya pun loyal, Ga tau juga dah wkw 2 4 Login untuk Membalas
Moja11 Oktober 2023 - (12:42 WIB)Permalink Ada orang yg menuntut haknya dibilang lebay? 7 2 Login untuk Membalas
Ihsan11 Oktober 2023 - (12:44 WIB)Permalink Ya ada , anda contoh nya, wkwk, nuntut hak boleh boleh aja, tapi ya jangan berasa ratu juga, kalau mau lebih cepat ya anter sendiri, Itu juga paling program gratis ongkir dari e commerce, ha 6 Login untuk Membalas
Moja11 Oktober 2023 - (14:31 WIB)Permalink Kalo kerja itu tanggung jawab sama pekerjaannya, jangan cari2 alesan apalagi sampai memfitnah orang. Salah itu ngaku aja salah, jangan malah dicari2 pembenarannya. Males kerja? Keluar. 6 2
Ajat11 Oktober 2023 - (14:28 WIB)Permalink Masalah drop off sih kayaknya gampang mungkin ya. Bisa saja penjual tsb datang langsung ke counter jasa kirim nya. Kalau saya analisa, masalahnya adalah sikap kurir, dalam hal ini attitude, tidak ada konfirmasi, tidak ada izin menunda, malah langsung perbarui status yang merugikan penjual. 6 1 Login untuk Membalas
Moja11 Oktober 2023 - (14:35 WIB)Permalink Iya, yang dipermasalahkan itu attitude-nya krn bisa merusak kepercayaan konsumen ke penjual. Saya pernah dalam posisi pembeli, liat pesan di sistem tracking seperti itu langsung kontak penjual, dikasi foto sama penjual kalau sebenarnya sudah siap tapi kurirnya ga dateng. 6 1 Login untuk Membalas
Ajat11 Oktober 2023 - (14:21 WIB)Permalink Lebih bahagia ya Bang, dapat surat cinta jg. 🙂 1 Login untuk Membalas
RAHMAN13 Oktober 2023 - (21:41 WIB)Permalink Kerja, tapi pemalas.. Sama kayak kurir di sini . Males nganter ke alamat pembeli, malah nyuruh ambil sndiri 2 Login untuk Membalas
sayyidskiy11 Oktober 2023 - (10:28 WIB)Permalink biasanya kurir memang agak malas-malasan kalau barang yg mau di pick upnya cuman 1 tapi harus pergi jauh buat ambilnya. kalo di tempat saya tangsel kurir pickup sicepat cuman 2 tapi harus cover sekecamatan, kan kebangetan. Login untuk Membalas
Ajat11 Oktober 2023 - (14:22 WIB)Permalink Saya rasa itu resiko pekerjaan sih ya. Kalau sekiranya gk realistis, mending gk usah lamar kerja jadi kurir paket. Kurir s4bu mungkin lebih menggiurkan (resiko hukum tanggung sendiri). 4 2 Login untuk Membalas
Tjahya11 Oktober 2023 - (11:36 WIB)Permalink sicpt dah lama kali gak mau pikup kalo pkt dibwh 10 sy tau dr Mp ijo Login untuk Membalas
apriliano11 Oktober 2023 - (14:07 WIB)Permalink Mau ketawa takut dosa, coba mbak mikir di posisi kurir, paket mungkin cuman 1 biji dan komisi misal 2rb perpaket, dari pada abis bensin mending isi saja alasan. Memang itu kewajiban kurir tapi ya realistis juga, sedangkan yg sudah star seller kadang di anaktirikan. 0 4 Login untuk Membalas
Ajat11 Oktober 2023 - (14:20 WIB)Permalink Saya rasa itu resiko pekerjaan sih ya. Kalau sekiranya gk realistis, mending gk usah lamar kerja jadi kurir paket. Kurir sabu mungkin lebih menggiurkan (resiko hukum tanggung sendiri). 2 2 Login untuk Membalas
Noodle11 Oktober 2023 - (19:24 WIB)Permalink saya sebagai seller online juga merasakan hal yang sama. dari dulu saya selalu pakai fitur request pickup sejak awal sicepat ada. awal2 memang rame order pakai sicepat ini. semakin ke sini semakin sedikit karena sudah dikuasai oleh beberapa kurir tertentu. dan ketika semakin sepi kurir ini, tentunya pelayanan kurir semakin menurun. kadang 2 hari baru diambil, atau bahkan tidak diambil sama sekali. berbagai trik dilakukan mulai dari menginput di sistem bahwa seller belum mengemas barang, toko tutup, seller tidak bisa dihubungi dan lain sebagainya. padahal barang sudah siap 30 menit setelah order diterima penjual. ya memang jika paket sedikit, komisi kurir berkurang, jadi malas ambilnya. tapi yang dipermasalahkan adalah tanggungjawabnya. kalau memang tidak mau ambil, buat apa jadi rider? kalau tidak siap menerima resiko rugi, buat apa kerja? kita sebagai wirausaha jika bekerja sudah harus siap menanggung rugi, ya walaupun jangan sampe kejadian aja ya. di sini terlihat mental yang manja dari rider, mau nya enak aja, cari komisi yang besar / daerah dengan jumlah paket terbanyak. ya tidak salah jika dilogika, tapi tanggungjawabnya terbengkalai. belum lagi penjual kena komplain dari pembeli. saran saya, drop off di tempat terdekat saja, mau gimana lagi. fitur pickup ini memang kurang bermanfaat terkadang, karena masih bisa diakali oleh rider 1 Login untuk Membalas
Aziz12 Oktober 2023 - (11:03 WIB)Permalink Logika aja, paket 1 harus melewati perkampungan 2 kecamatan (misal) kenapa kamu sendiri g anter ke sicpat.. Login untuk Membalas
Fx.verry13 Oktober 2023 - (15:42 WIB)Permalink sicepat sekarang dah beda coba cek peraturan terbaru di tokped deh, jadi hanya yg khusus2 aja kalo ga salah mungkin main by kuantiti dia. misal per hari store tsb bisa req paket 10-20 pcs baru mau dia pickup tapi kalo 1-2 ga bakal mau. jadi mending di drop aja di sicepat point Login untuk Membalas
Center13 Oktober 2023 - (18:32 WIB)Permalink Ternyata ada juga yg mengalamj kejadian yg sama seperti yg saya alami. Akhirnya saya juga mematikan jasa kurir si cepat dari marketplace saya. Karena waktu itu saya kena penalty dari shopee karena dianggap lambat mengirimkan barang padahal sudah request penjemputan ke si cepat dan barang sudah ready. Kurir si cepat sampai 3 hari tidak pick up barang dan hanya menuliskan gagal pick up 2x. Dan yg terkahir ditulis penjual akan men drop off barang ke gerai tanpa bilang apa – apa pada penjual. Login untuk Membalas