Hati-Hati Headline Keluhan Surat Pembaca Penipuan Barang COD yang Dikirim Melalui Lion Parcel 8 Juli 20248 Juli 2024 Hendry Gustijaya 37 Komentar Belanja Online, Cash On Delivery, COD, Customer complaint handling, Customer Service, data pelanggan, dispute, e-Commerce, Fraud, Kondisi produk tidak sesuai pesanan, Konfirmasi terima barang, Lion Parcel, Marketplace, Modus Penipuan, Penipuan, penipuan COD, Penyalahgunaan data, produk tidak sesuai pesanan, Tokopedia, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya sangat kecewa dengan penipuan COD yang dikirimkan melalui ekspedisi Lion Parcel, melalui program COD barang + ongkir, dan saya menjadi salah satu korbannya. Kronologinya, saya mengenai seller melalui Tokopedia, nama tokonya Signature Medan. Kemudian seller menawarkan transaksi COD di luar platform Tokopedia. Kemudian saya melakukan transaksi dengan seller untuk pembelian 6 unit STB Android melalui WhatsApp. Akhirnya deal menggunakan metode COD barang dan ongkir melalui Lion Parcel. Pada tanggal 3 Juli 2024, seorang kurir Lion Parcel mengantarkan paket untuk saya, dengan nomor resi: 88LP1719911810245. Setelah kurir sampai ke tempat saya, kurir meminta saya untuk membayar paket tersebut. Sebelumnya, saya bertanya apakah saya boleh mengecek paketnya terlebih dahulu melalui perwakilan adik saya di rumah (karena posisi saya saat itu sedang pergi keluar). Namun kurir meminta paketnya segera dibayar, dan saya tidak diperkenankan untuk mengecek terlebih dahulu paketnya oleh pihak kurir. Akhirnya, saya menuruti kemauan dari pihak kurir untuk membayar paketnya sebesar Rp1.644.000. Berikut terlampir bukti pembayaran kepada rekening kurir Lion Parcel yang mengantar barang ke alamat saya. Begitu sudah bayar, pihak kurir langsung pergi untuk mengantar paket lainnya. Betapa kagetnya begitu saya pulang ke rumah, ketika saya unboxing paketnya, ternyata barang yang dikirim oleh pengirim ternyata tidak sesuai pesanan dan hanya berisi banyak sampah besi dan kardus saja. Setelah itu, saya menghubungi seller-nya, tetapi nomor saya diblokir oleh seller-nya. Setelah itu, saya buat pengaduan ke pihak Lion Parcel, tapi pihak Lion Parcel kurang begitu merespons aduan saya. Celakanya, menurut pihak Lion Parcel, dana yang sudah saya bayarkan sudah diteruskan ke pihak seller yang menipu saya. Yang bikin kaget saya adalah sistem yang Lion Parcel lakukan sangat rawan sekali, yaitu langsung mengirimkan dananya ke pelaku penipuan. Seharusnya Lion Parcel bisa menahan atau membekukan dananya terlebih dahulu. Sebelumnya saya sudah berusaha menghubungi pihak pengirim yang ternyata tidak dapat dihubungi lagi. Akhirnya saya diarahkan oleh kurir untuk menelepon customer service. Awalnya customer service sangat bertele-tele dan terkesan angkat tangan serta tidak mau bertanggung jawab, sampai akhirnya saya meminta untuk segera diinvestigasi kasus saya ini dengan dibuatkan tiket laporan: 10288324. Saya menunggu itikad baik penyelesaian dari pihak Lion Parcel yang secara prosedural COD-nya sangat berbahaya bagi penerima barang. Saya berharap ada itikad penyelesaiannya dari pihak Lion Parcel. Hendri Gustijaya Jakarta Utara Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
brian8 Juli 2024 - (13:02 WIB)Permalink Usahakan kalau beli2 olshop harus rekber…barang tidak sesuai bisa kembali uang. 3 Login untuk Membalas
Tonny8 Juli 2024 - (13:08 WIB)Permalink Yang Gobl Pembeli yang di salahin Ekspedisi Lion Parcel dodol nya gak ketulungan Anda Boss. Kan elu yang mau aja transaksi di luar Marketplace, harusnya jangan donk. Bukankah di tiap MP sudah ada warning ya, klo transaksi di luar MP itu berbahaya, jadi ya resiko di tanggung pembeli kalo begitu. Emngnya Lion Parcel tau klo Anda kena tipu, nggk kan. Memang sistem mereka Lion ya seperti itu, kenapa duitnyanharus ditahan dlu coba. Kok bisa nya bilang duitnya ditahan dlu lahh lucu kocak hhaha.. Gw tuhh dlu kerja di Kurir Lion Parcel, dan skrng mantan kurir di ekspedisi tersebut. 9 Login untuk Membalas
Tonny8 Juli 2024 - (13:10 WIB)Permalink Hhaha KOCAK dan Geli gua, Kawan dia yang salah udh ngikutin kemauan COD di luar Marketplace lahhh Lion Parcel sebagai ekspedisi yang di salahkan apa kurang Gobl ini pembeli. Coba tulis di kolom komentar… 2 Login untuk Membalas
Devi8 Juli 2024 - (13:25 WIB)Permalink Disuruh seller transaksi diluar marketplace : mau. Transaksi COD tapi dibayar dengan transfer ke kurir. Terus kaget-kaget ketika barangnya tipuan. Panik dan buat surat ke MK nyalahin expedisi bukannya diri sendiri. Sekadar catatan memang sudah benar SOP expedisi, harus bayar dulu, jika barang tidak sesuai silakan klaim ke penjual. Hal ini untuk mencegah kasus2 yang sudah viral, pembeli tidak mau bayar ke kurir ketika barang sudah dibuka. Jikalau saja beli lewat marketplace masih bisa komplain dan klaim. 3 Login untuk Membalas
Manusia biasa8 Juli 2024 - (13:39 WIB)Permalink Adaaaaaaa lagi… Transaksi diluar marketplace kok nyalahin ekspedisinya. Luar biasa anda 5 Login untuk Membalas
Tjahya8 Juli 2024 - (13:51 WIB)Permalink Anda yg ketipu mana bisa menyalahkan kurirnya, misal Anda tranfer uang ke penipu terus yg Anda salahkan Bank gitu. 3 Login untuk Membalas
Hendry GustijayaPenulis artikel9 Juli 2024 - (03:51 WIB)Permalink saya tidak menyalahkan kurir,tapi mempertanyakan sistem cod barang + ongkir nya lionparcel 3 Login untuk Membalas
Muhamad Saiful8 Juli 2024 - (14:22 WIB)Permalink Semua ecommerce sudah menghimbau,untuk pembeli dilarang keras melakukan transaksi diluar aplikasi.Nuntut tokped? Diketawain doang pastinya sama cs nya.Kenapa kurir Lion Parcel nyuruh transfer dulu? Ya krn sistem COD itu yg nalangin dana pihak kurir/expedisi… 2 Login untuk Membalas
Hendry GustijayaPenulis artikel9 Juli 2024 - (03:53 WIB)Permalink siapa bilang saya nuntut tokped?,di dalam SP yang saya tulis saya hanya komplain dan mempertanyakan pihak lionparcel aja 4 Login untuk Membalas
Tonny8 Juli 2024 - (14:33 WIB)Permalink Nahh bner kan di atas rata rata komenannya menyudutkan Buyer. Anda pembeli yng Dodol kok yang disalahkan Kurir atau Ekspedisinya, apakah Anda tidak atau belum pernah belanja online kah ? Mana nih si Buyer nya hhaha, kok gak muncul sih hmm.. 2 Login untuk Membalas
Iwen8 Juli 2024 - (16:15 WIB)Permalink COD melalui marketplace aja seller penipu tetep ada caranya manipulasi resi (fake order via acc laen dgn data pembeli). Lah ini… Lion Parcel bukan jasa rekber. Apes… Untung cuma sejutaan, ngga sampe 3.9jtan seperti invoice pertama yg sempat batal by sistem. 3 Login untuk Membalas
An Di8 Juli 2024 - (14:44 WIB)Permalink Pembeli yang terlalu pintar 🤣🤣🤣. Anda sendiri yang melakukan kesalahan yang teramat besar. Jangan nyalahin kurir dan Tokopedia!!! 1 Login untuk Membalas
F. Kur8 Juli 2024 - (16:00 WIB)Permalink Saya bantu report akun sellernya dulu ya, khawatir banyak yg kena klo g ad yg report 2 Login untuk Membalas
kreasi8 Juli 2024 - (20:46 WIB)Permalink Kenapa TS gak curiga,knp mau saja nurut transaksi diluar MP, mungkin Seller niatnya gak baik,buktinya nmr TS diblokir, dan kenapa seller memilih jasa l**n p**cel…apakah mmng sdh langganan atau bgmn? 1 Login untuk Membalas
Hendry GustijayaPenulis artikel9 Juli 2024 - (03:43 WIB)Permalink karena saya mengira cod barang+ongkir lionparcel sama aman nya dengan cod via marketplace 5 Login untuk Membalas
Bocah11 Juli 2024 - (10:59 WIB)Permalink ya ga curiga lah bos, dr harga aja udah ga masuk akal, disuruh transaksi diluar MP dengan iming2 dpt potongan harga lagi. ya makin girang lah. harga stb segitu utk tipe itu, ya yang beli ga mikir lagi karena yg belinya dpt cuan gede dijual lagi, wong yg beli punya olshop juga kok. Login untuk Membalas
madman8 Juli 2024 - (20:15 WIB)Permalink Apakah TS tidak terpikir kalau kurir tersebut justru si seller atau anteknya dengan menggunakan jaket dan lakban Lion Parcel yang mudah dipesan di tempat sablon? Jika SP ini didengar Toped dan LP kemudian ada investigasi, TS siap-siap keringat dingin. 2 1 Login untuk Membalas
Hendry GustijayaPenulis artikel9 Juli 2024 - (03:50 WIB)Permalink saya tidak berpikir sampai situ sih,untuk masalah kurir sih sesuai namanya dengan di sistem tracking nya. keringat dingin kenapa?,kan saya nulis SP hanya untuk komplain mengenai sistem cod barang + ongkir nya lionparcel 3 Login untuk Membalas
Bob9 Juli 2024 - (10:04 WIB)Permalink Anda yang dapat jempol bawah. Padahal komentar dia yang mengada2. Antek apaan coba. Orang ada pelacakan Lion Parcelnya. 2 Login untuk Membalas
Bo Cah9 Juli 2024 - (10:11 WIB)Permalink lion parcel sdh sesuai SOP, loe mau robah semua sistem kurir jadi spt marketplace? makanya udah ada rekber spt tokped, shopee, lazada, dll, eh loe malah transaksi sendiri. tokopedia : rasain loe transaksi sendiri diluaran. lion : emang loe yg punya perusahaan? perusahaan punya gw kok loe yg nyuruh2 gw tahan duid orang. gw bukan marketplace yg harus tahan duid sampe yg beli setuju utk cairkan duid ke yg jual. penjual : Hahaha, gw yg nipu, si lion yg disalahin. Haduh Gusti Agung, masih ada yah manusia spt ini. Gus, B*odoh jgn dipiara. 3 Login untuk Membalas
Aziz12 Juli 2024 - (06:10 WIB)Permalink Ga mungkin salah kurir, jelas dia tulis. Nonya di blokir penjual. Jangan fitnah lu, baca dlu suratnya sampai selesai. Baru berargumentasi. Bisa2 d tuntun lion parcel lu, hati2 ketikan. Login untuk Membalas
Muhamad Saiful8 Juli 2024 - (21:35 WIB)Permalink Maaf nambahin nih,apa buyer gak lihat ulasan dari pembeli lain ya.Saya lihat di tokonya banyak yg ngasih ulasan kena tipu dari dikirim sampah,barang kurang,hingga barang rusak.Belum lagi ada ulasan2 palsu bintang 5,yg beli akun itu-itu terus. 1 Login untuk Membalas
Hendry GustijayaPenulis artikel9 Juli 2024 - (03:41 WIB)Permalink Klarifikasi mengenai SP yang saya tulis : 1. saya akui saya ada ceroboh mengiyakan cod di luar MP,karena awal nya saya mengira cod barang+ ongkir nya lion parcel sama dengan kaya cod di MP 2.saya akui saya kurang teliti untuk melihat detail seller itu,karena awal nya hanya berpatokan pada tanda power merchant yang saya kira mungkin seller ini aman 3. di dalam SP saya tidak ada menyebutkan atau menuntut tokopedia sama sekali,yang saya komplain adalah pihak lionparcel untuk meminta penjelasan mengenai sistem cod barang + ongkir nya itu 2 Login untuk Membalas
Ari10 Juli 2024 - (12:45 WIB)Permalink “Saya menunggu itikad baik penyelesaian dari pihak Lion Parcel yang secara prosedural COD-nya sangat berbahaya bagi penerima barang. Saya berharap ada itikad penyelesaiannya dari pihak Lion Parcel.” ini artinya BUKAN meminta penjelasan, tapi anda meminta pertanggungjawaban lion parcel. tidak perlu ada yg dijelaskan lagi mengenai ini, semua ekspedisi yg ada COD juga begitu, tidak ada tahan2 dana, kalau dana mau ditahan dulu ya ada tempatnya, yaitu MARKETPLACE (tentunya ada fee yg harus dibayarkan) pakai logika sederhana : belanja di tokopedia, sistem COD, kurir siCepat. produk sdh diterima dan dibayar oleh pembeli ke siCepat. siCepat tidak boleh transfer dana ke tokopedia sampai pembeli bilang produk sesuai? dalam masalah anda : kalau produk sesuai, apakah anda akan menghubungi lion utk memberitahukan kalau produk sesuai? pastinya tidak! menurut anda, kapan pihak lion BOLEH cairin dana ke penjual apabila tidak ada laporan dr anda? (tentunya anda tidak akan menghubungi lion apabila produk sesuai) logika anda sangat aneh sekali, mempertanyakan SOP perusahaan ekspedisi. 2 Login untuk Membalas
Hendry GustijayaPenulis artikel9 Juli 2024 - (04:20 WIB)Permalink “4. Verifikasi di Depan Kurir Ketika ada kurir yang mengantarkan paket COD, maka pastikanlah bahwa kamu atau keluarga memang memesan layanan ini, ya. Sebab salah satu ciri-ciri penipuan COD adalah kedatangan paket COD tapi tidak pesan. Hal ini sering menyasar anggota keluarga korban yang tidak tahu mengenai ada tidaknya transaksi tersebut. Jadi, ketika paket COD datang, mereka langsung membayar tanpa konfirmasi. Jika kamu memang memesannya, maka pastikanlah untuk membukanya langsung di depan kurir. Ketika ternyata produknya tidak sesuai, mereka bisa membantu untuk mengajukan laporan.” didalam website lionparcel (https://lionparcel.com/info-seller/tips-menghindari-penipuan-paket-cod) ada artikel tulisan seperti itu yang saya kutip pada point 4,yang saya bisa artikan saya harusnya bisa buka paket setelah saya bayar di depan kurir nya untuk sebagai saksi jika takutnya ada ketidaksesuaian atau indikasi penipuan dengan asumsi bahwa apabila terjadi hal itu mungkin pembayaran dari saya ke lionparcel biaa di hold agar tidak diteruskan ke pihak pengirim sampai ada klarifikasi terhadap barang kiriman nya oleh pihak pengirim,tetapi ternyata kurir nya tidak melakukan hal ini dengan berbagai alasan2 tidak sempat,dll itu yang saya pertanyakan juga ke pihak lionparcel,mungkin ada yang bisa menjelaskan? 1 Login untuk Membalas
Ari10 Juli 2024 - (13:07 WIB)Permalink asumsi anda benar, bayar DULU, baru boleh buka di depan kurir. “saya bertanya apakah saya boleh mengecek paketnya terlebih dahulu” anda malah maunya buka dulu baru bayar, ya jelas kurir MENOLAK. BELUM bayar artinya belum menjadi milik anda, kalau sdh bayar artinya sudah jadi milik anda, mau buka kapanpun dan dimanapun itu sudah hak anda. dan adik anda tidak langsung buka di depan kurir, ya itu kesalahan adik anda, kenapa tidak langsung buka di depan kurir. Login untuk Membalas
F. Kur9 Juli 2024 - (07:47 WIB)Permalink Toko sudah dimoderasi ya http://www.tokopedia.com/signaturemedan-1 s’moga ga ad korban lagi, ulasan toko banyak yg kena jg ternyata. Saran saya jadi pembelajaran, anggap aja itu biaya sekolah knowledge bahwa transaksi diluar system itu berbahaya. Serta hindari menggunakan mode COD , krna sistem tsb masih banyak celah buat ngakalin pembeli, apalagi pembeli yg minim tentang cara unboxing, dan prosedur klaim. 1 Login untuk Membalas
Bob9 Juli 2024 - (18:25 WIB)Permalink Yang ini cepat amet dimoderasinya. Yang belum lama ini nipu jual HP ngak kenapa2. Yang di Surat Pembaca “Toko Power Merchant di Tokopedia Menipu dengan Modus Flash Sale”. Padahal itu malah transaksi di dalam Tokopedia. Login untuk Membalas
Aya Zhou13 Juli 2024 - (08:29 WIB)Permalink Cepat dimoderasi karna terbukti melakukan transaksi di luar Tokopedia kak. Itu fatal bngt buat penjual. Btw, TS kyknya blm tau kalau semua seller di Tokopedia otomatis jadi Power Merchant setelah ada penjualan ya? Berbahaya jg peraturan baru ini, karna udh beberapa kali sy baca org tertipu karna lihat tokonya udh Power Merchant. Login untuk Membalas
Ar Prads9 Juli 2024 - (08:44 WIB)Permalink “Jika kamu memang memesannya, maka pastikanlah untuk membukanya langsung di depan kurir. Ketika ternyata produknya tidak sesuai, mereka bisa membantu untuk mengajukan laporan.” – Mengutip yang di website LionParcel. Mungkin menurut saya, mereka akan membantu dibuat kan laporan untuk pengecekan apakah barang yang hilang, rusak, berubah isi, itu dilakukan oleh karyawan/staf LionParcel itu sendiri, bukan karena pengiriman. Dan lagi ketika diterima oleh adik Anda, mengapa tidak adik Anda tidak membuka didepan kurirnya? Tetap sih, ini fatal kalau transaksi di luar Marketplace. Lagipula COD itu kan Cash on Delivery, dimana pembeli wajib bayar dulu sebelum buka. Terlepas daripada itu, tetap kembali pembeli berhubungan dengan penjual. Karena LionParcel sendiri cuma bantu pengiriman. Ini murni kesalahan pembeli sih menurut saya. Login untuk Membalas
Hendry GustijayaPenulis artikel12 Juli 2024 - (13:23 WIB)Permalink Update mengenai SP ini : – Pihak Lionparcel sudah menghubungi saya melalui telepon dan saya sudah menerima penjelasan dari pihak lionparcel,dan mengenai masalah ini sudah saya anggap clear – tentunya ini menjadi pembelajaran bagi saya untuk lebih teliti dan berhati2 dalam transaksi cod secara online Dan Kepada Mediakonsumen.com untuk surat pembaca ini bisa di close Sekian dan Terimakasih🙏 1 Login untuk Membalas
Manusia biasa13 Juli 2024 - (15:31 WIB)Permalink Saya rasa hanya di beri penjelasan oleh Lion Parcel dan dinasehati untuk kedepannya kalau mau transaksi jangan diluar marketplace. 1 Login untuk Membalas
Yillie2 Juli 2025 - (22:01 WIB)Permalink Ya , jika anda penasaran dengan System COD Lion Parcel di MP,,sebaiknya silahkan hub CS Lion Parcel Pusat. Daripada disini ,solusinya tidak akan kamu dapatkan. Login untuk Membalas
Kevin30 Agustus 2024 - (22:29 WIB)Permalink “Hati-hati penipuan! Mohon tidak bertransaksi di luar Tokopedia dan tidak memberikan data pribadi kepada penjual, seperti nomor HP dan alamat. Tetap berinteraksi melalui aplikasi Tokopedia, ya. Baca Panduan Keamanan.” jadikan pembelajaran saja bg,.. memang ada harga yg musti dibayarkan untuk mendapatkan suatu pembelajaran dan pengalaman… smoga kerugian dapat tergantikan oleh Yang Maha Kuasa.. Login untuk Membalas