Tokopedia Secara Sepihak Menganggap Akun Saya Melanggar Tanpa Alasan & Bukti yang Jelas

Saya sudah menggunakan akun Tokopedia sejak 2016 dengan status akun Member Platinum, yang kemudian pada bulan Agustus tidak bisa menggunakan promo lagi karena “diduga” melanggar S&K.

Jadi sebelum kejadian ini, transaksi saya berjalan dengan lancar seperti biasanya.

Kemudian, setelah salah satu transaksi dengan invoice INV/20240820/MPL/4100181841 dibatalkan setelah ekspedisi gagal mengirim paket saya, akun saya tiba-tiba tidak bisa menggunakan promo.

Saya kemudian menanyakan kendala perihal masalah akun saya yang tidak bisa menggunakan promo ke TokopediaCare, dijawab bahwa akun saya melanggar S&K Tokopedia poin M nomor 9.

Saya juga sudah menanyakan ke Twitter Tokopedia, tetapi jawabannya tetap sama, hanya template.

Kalau memang akun saya melanggar syarat & ketentuan, tentunya Tokopedia bisa transparan dong menunjukkan transaksi saya yang bermasalah? Selama ini saya hanya menggunakan satu akun Tokopedia, dan hanya membayar melalui kartu kredit atas nama saya sendiri.

Jadi, rasanya kita sebagai pelanggan merasa tertuduh secara sepihak melanggar tanpa diberi kesempatan untuk menyanggah, meskipun ada kemungkinan besar sistem anti-fraud Tokopedia ini false-positive.

Padahal, keluhan seperti ini sudah berulang kali dikomplain di Media Konsumen oleh teman-teman yang lain, termasuk teman-teman di akun E-Commerce Shitposting.

Dampak dari problem ini membuat saya mau tidak mau sementara beralih ke platform lain, karena terasa sia-sia saja akun sudah Platinum tapi sudah tidak dapat benefit lagi dari Tokopedia.

Semoga surat ini dapat dibaca oleh tim fraud Tokopedia, karena jika mengharapkan jawaban dari TokopediaCare, kemungkinan besar hanya akan mendapatkan jawaban template bahwa saya melanggar poin M nomor 9 tanpa bisa menunjukkan transaksi mana yang sebenarnya bermasalah.

Terima kasih.

Muh Lutfi
Makassar, Sulawesi Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

22 komentar untuk “Tokopedia Secara Sepihak Menganggap Akun Saya Melanggar Tanpa Alasan & Bukti yang Jelas

  • 3 Oktober 2024 - (03:36 WIB)
    Permalink

    Reseller hp sekarang dah dilarang di toped kalo saya amati. Dan screenshot mu udah jelas riwayat belanjanya.
    Mereka gak bakal ngasih tau alasan akun kamu dibanned dari promo.
    Gara-gara TikTok jadi gak jelas toped ini.

    Salam POIN M NOMER 9 !

  • 3 Oktober 2024 - (07:10 WIB)
    Permalink

    yak betul. sepertinya dari riwayat transaksi, untuk akun tersebut sudah banyak “menggunakan” promo voucher. ini yang lagi ditarget sepertinya akhir2 ini oleh MP satu ini. sudah ada beberapa user lainnya yang bernada sama di medsos lain. ya meminimalisir rugi infonya, yang diincar sudah bukan tingginya tingkat penjualan tapi mendongkrak untung dengan meminimalisir penggunaan promo yang membuat minus di neraca. terlepas yang digunakan 1 akun 1 alamat atau bukan.

    ya memang trend sekarang yang ditarget adalah langsung pabrikan ke pembeli, dengan harapan pembeli memang mendapatkan harga termurah. sehingga menjadi reseller sudah bukan masanya. walaupun sudah pasti ada efek dominonya.

    1
    1
    • 8 Oktober 2024 - (08:57 WIB)
      Permalink

      Akun saya jrg co dibilang duplicat blabla padahal cuma 1, saya lsg uinstall chat dgn cs dicuekin hampir 2 jam. Alasan masih dlm pengecekan. Gda email apapun dr mereka. Pelayanan buruk.c

  • 3 Oktober 2024 - (08:12 WIB)
    Permalink

    sejak diambil alih tiktok, pihak toped ga nongkrong di MK, ga bakal direspon. Mendingan pindah ke oren dkk aja. Itu dr riwayat belanjanya emang “mencurigakan” bagi sistem fraud toped, toped boncos di promo-nya

    • 3 Oktober 2024 - (14:56 WIB)
      Permalink

      Ga kok tetep di proses. Karena admin tokopedia masih yg pegang tokopedia. Jd sangat bagus. Itu artinya komplenan tokopedia berkurang. Berkat media konsumen jg..

      Yg masih nongkrong di MK ya shopee 😅.

      • 7 Oktober 2024 - (22:08 WIB)
        Permalink

        Saya juga sudah hampir empat tahun member platinum tokopedia. Promonya memang lebih banyak dari member gold. Tapi saya jarang menggunakan semua promosi yg ada, baik promo cashback maupun potongan harga, dan setahu saya pemakaian promo dibatasi setiap minggunya. Dan bila transaksi dibatalkan otomatis promo memang tidak dapat digunakan lagi. Terlebih melihat riwayat transaksi ybs, algoritma tokopedia mungkin otomatis menganggap terjadi transaksi tidak wajar. Meskipun dalam seminggu berturut-turut saya sering melakukan transaksi, tapi produk yg dibeli memang berbeda beda dan dg nominal yg wajar karena hanya keperluan pribadi. Serta, saya jarang menggunakan semua promo yg diberikan dari membership tokopedia

  • 4 Oktober 2024 - (19:14 WIB)
    Permalink

    Dari riwayat transaksinya sih seperti makelar jual-kembali ponsel dengan profit dari voucher potongan harga. Ditambah nggak pernah kasih ulasan ya makin dicurigai terindikasi. Status sudah platinum, prioritas, premium, VVIP, mainnya lebih cantik dong. 👹

    • 4 Oktober 2024 - (21:05 WIB)
      Permalink

      Jual offline gan, sy makai cc buat nyicilin ke orang, ga jualan online sama sekali

  • 4 Oktober 2024 - (21:05 WIB)
    Permalink

    Jual offline gan, sy makai cc buat nyicilin ke orang, ga jualan online sama sekali

    • 5 Oktober 2024 - (05:06 WIB)
      Permalink

      ya itu dia, kayaknya promo hanya khusus konsumen pribadi aja, klo keseringan pakai promo dengan nominal besar, yah dianggap fraud sama algo toped, dianggap penggunaan tidak wajar

  • 5 Oktober 2024 - (21:13 WIB)
    Permalink

    Dari riwayat transaksi nya aneh dan mencurigakan, masa iya dalam sebulan beli banyak hp untuk penggunaan pribadi, pasti ini buat dijual lagi kan?, itu jelas melanggar S&K Tokopedia. Saran saya maksimal beli hp di Tokopedia menggunakan Voucher/Promo dalam setahun 1x aja.

    • 7 Oktober 2024 - (15:37 WIB)
      Permalink

      Emang di s&k tokopedia ada syarat beli hp harus pengguna pribadi? Orang yg membershipnya platinum aja itu belanja harus diatas 100 juta, belom yg diamond yg diatas 500 jutaan, menurut masnya dia bisa mencapai itu karena beli barang sekali dua kali selama setahun?

      • 8 Oktober 2024 - (23:11 WIB)
        Permalink

        Ternyata ga paham sama kalimat saya ya mas?, di akun situ ada indikasi penyalahgunaan voucher, voucher Tokopedia itu diberikan untuk konsumen akhir, bukan pihak ketiga yang mencari keuntungan semata.

        Kalau dari yang saya lihat, situ beli hp pakai voucher untuk dijual lagi, itu yang bermasalah.

        Konfirmasikan saja ke CS Tokopedia kalau tidak percaya.

        Untuk jadi membership platinum atau diamond ada dua cara, pertama minimal jumlah transaksi dan minimal total pembayaran, jadi salah satu syarat terpenuhi bisa naik level membership. Seharusnya kalau level membership situ sudah tinggi paham naik membership itu ada 2 cara.

        • 9 Oktober 2024 - (09:26 WIB)
          Permalink

          Tokopedia berhak, tanpa pemberitahuan sebelumnya, melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan termasuk namun tidak terbatas pada menarik subsidi atau cashback, membatalkan benefit Rewards, pencabutan Promo, membatalkan transaksi, menahan dana, menurunkan reputasi toko, menutup toko atau akun, melakukan pembatasan metode pembayaran serta hal-hal lainnya jika ditemukan adanya manipulasi, penggunaan resi yang tidak valid pada mayoritas transaksi, manipulasi berat barang pada deskripsi produk (aktual berat barang dan berat barang pada deskripsi Produk harus sesuai), pelanggaran maupun pemanfaatan Promo untuk keuntungan pribadi Pengguna, maupun indikasi kecurangan atau pelanggaran pelanggaran Syarat dan Ketentuan Tokopedia dan ketentuan hukum yang berlaku di wilayah negara Indonesia.

          Penyalahgunaan dengan penggunaan voucher berkali² mas maksudnya? Kalo gitu kan simpelnya batasi aja kan jumlah vouchernya? Di poin M no 9 itu gada yg membatasi secara eksplisit voucher itu digunakan untuk end user atau reseller, kecuali emang di aturan di definisikan vouchernya untuk siapa. Anyway, udah nyoba tanya kok ke CS tokped, di app dan di twitter, sama kok, ga bisa membuka alasan juga. Itu juga yg membuat saya menuliskan surat di sini karena ga puas dengan pembatasan sepihak tanpa penjelasan apa pelanggaran yg sy lakukan

          • 9 Oktober 2024 - (14:40 WIB)
            Permalink

            Gak usah playing victim lah, lu sudah dapat banyak voucher diskon dari Tokopedia masih juga protes kepengen terus menerus dapet. Udah kelihatan lu belanja handphone segitu banyak hanya dalam waktu gak sampe dua minggu, ada unsur kecurangan untuk mengambil keuntungan bukan buat keperluan pribadi. Member platinum akan terus dihargai mendapatkan voucher diskon kalau lu belinya bukan barang yang sama apalagi di toko yang sama berkali-kali dalam waktu yang berdekatan. Kecuali lu belanja handphone, laptop, kulkas, TV, dsb sehingga System akan anggap itu voucher diskon dipakai untuk lu pakai sendiri, bukan buat dikomersialkan!

  • 5 Oktober 2024 - (22:18 WIB)
    Permalink

    Ah…. Jelas dah ni mas² cari cashback an doank, di tempat saya banyak jga loh orang² seperti masnya, dan semua disikat habis,coba kasih tunjuk tokonya, pasti beli di toko itu² Mulu dan tokonya udah sekongkol, bukannya suudzon TPI udah banyak orang kaya gitu, lagian saat pake kode promo sudah ada syarat dan perjanjian yg menuliskan toped berhak menghentikan, bla.. bla… Bla… Trus ada cek list yg anda centang setuju Ga baca ta? JD mau lapor presiden jga percuma lah

  • 7 Oktober 2024 - (15:29 WIB)
    Permalink

    Lah, sini aja emailnya, sy kirimin bukti pembelian saya selama setahun penuh. Nyari cashback emang salahnya dimana? Jelas transaksi saya ini kebanyakan cicilan 12x. Ditempat kamu gitu, bukan berarti orang lain juga begitu, bukannya suudzon tapi nuduh, gimana ceritanya? Udah jelas² tokonya itu official semua. Itupun cashback ya wajar dong? Saya pake kartu kredit tokopedia card yang emang ada promonya

  • 6 Desember 2024 - (21:15 WIB)
    Permalink

    Update, akun saya udah kembali normal lagi dan bisa menggunakan promo. Thanks Mediakonsumen…

 Apa Komentar Anda?

Ada 22 komentar sampai saat ini..

Tokopedia Secara Sepihak Menganggap Akun Saya Melanggar Tanpa Alasan &…

oleh Muh dibaca dalam: 1 menit
22