Keluhan Surat Pembaca Booking Hotel via tiket.com Gagal, Tanpa Adanya Penggantian Pemesanan Hotel Lain 12 Oktober 202416 Oktober 2024 Rizqi 5 Komentar booking online, Customer complaint handling, Customer Service, Hotel dan Akomodasi, Kondisi layanan tidak sesuai harapan, Kondisi layanan tidak sesuai informasi, Kondisi layanan tidak sesuai pesanan, Pemesanan hotel online, Pemesanan Online, Pengembalian dana, Refund, selisih harga, Syarat dan Ketentuan, tiket.com, Travel agent online Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Pada tanggal 10 Oktober 2024 sore, saya melakukan pemesanan di Murabito Guest House Yamanakako, Jepang, melalui aplikasi tiket.com. Setelah saya cek, saya menemukan bahwa kamar masih tersedia dan bisa dibayar lunas. Namun, setelah saya menyelesaikan pembayaran, tiket.com tidak mengeluarkan e-tiket seperti yang seharusnya dan membatalkan pemesanan secara sepihak. Saya kemudian membaca ketentuan yang menyatakan bahwa tiket.com bersedia menanggung pemesanan hotel lain di sekitar, meskipun ada perbedaan harga yang tidak akan dibebankan kepada konsumen. Saya mencari hotel lain di sekitar dengan harga yang hampir sama dan menemukan banyak pilihan yang masih tersedia. Namun pihak tiket.com menolak untuk mengganti pemesanan saya, dengan alasan hotel sudah penuh. Mereka hanya menawarkan opsi refund. Saya menolak opsi ini, karena hal ini terjadi bukan karena kesalahan saya. Lagi pula, tiket.com sendiri yang menetapkan aturan dan berjanji untuk mengganti pemesanan dengan kamar hotel lain meskipun ada selisih harga. Alasan mengapa saya menolak untuk menerima refund begitu saja adalah sebagai berikut: Sejak awal, tiket.com telah menawarkan akomodasi yang dapat dibeli dan dipesan untuk tanggal yang telah ditentukan, yaitu 19 hingga 20 November 2024. Setelah saya melakukan pembayaran penuh untuk akomodasi di Murabito Guest House pada tanggal tersebut, tiket.com tidak segera menerbitkan e-tiket seperti yang seharusnya. Saya telah menghubungi CS melalui WhatsApp dan email beberapa kali, tetapi jawaban yang saya terima selalu sama, yaitu hanya merekomendasikan refund tanpa memberikan alternatif kamar pengganti di hotel yang sama atau di hotel lain di sekitar sesuai dengan syarat dan ketentuan yang mereka buat. Meskipun tiket.com menyatakan bahwa akomodasi di sekitar Murabito Guest House sudah penuh, saya menemukan bahwa masih banyak hotel di sekitarnya yang tersedia. Jika saya menerima refund, saya sebagai konsumen akan dirugikan karena harus menanggung biaya pemesanan hotel lain. Selain itu, menerima refund berarti tiket.com tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang mereka buat sendiri, seolah-olah rekomendasi refund adalah satu-satunya solusi tanpa memberikan opsi penggantian hotel lain. Pembatalan sepihak oleh tiket.com jelas mengganggu kenyamanan perjalanan saya, karena saya telah memesan Murabito Guest House jauh-jauh hari untuk fasilitas sewa sepeda yang hanya tersedia di pagi hari, sementara hotel lain tidak menyediakan layanan tersebut. Rencana saya adalah berkeliling Danau Yamanakako di pagi hari, dan saat itu rental sepeda lain belum buka. Alasan lain saya bersikukuh menginap di Murabito Guest House atau hotel di sekitarnya adalah karena meskipun lokasinya di pedesaan, saya mendapatkan kemudahan transportasi dengan halte bus yang dekat. Minimarket juga ada di sebelahnya, dan tentu saja, fasilitas sewa sepeda yang telah saya jelaskan sebelumnya sangat membantu. Saya berharap jika harus mencari hotel lain, lokasinya tidak terlalu jauh, karena di Jepang tidak ada layanan ojek online, sehingga saya harus berjalan kaki tanpa sepeda menuju destinasi wisata yang ingin saya kunjungi. Terlepas dari hotel yang penuh karena tidak update, itu bukan bagian dari kesalahan saya sebagai pelanggan, melainkan karena tiket.com melalui partnernya yang lalai update ketersediaan akomodasi. Sebagai tambahan, silakan coba buka aplikasi tiket.com di pemesanan hotel, pilih tanggal check in 19 dan check out 20 November 2024 di Guest House Murabito Yamanakako, bahwa pada Jumat 11 Oktober 20224 (yang mana H+1 pembelian pada 10 Oktober 2024) saya mendapati akomodasi tersebut masih bisa dibeli di pemesanan tiket.com dengan kondisi kamar masih tersedia. Oleh karena itu, saya meminta pertanggungjawaban sesuai dengan aturan yang telah dibuat oleh pihak tiket.com. Salam, Rizqi Kab. Sumedang, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Shin Chan12 Oktober 2024 - (08:38 WIB)Permalink “Jika saya menerima refund, saya sebagai konsumen akan dirugikan karena harus menanggung biaya pemesanan hotel lain.” Itu kan sudah ada solusinya tinggal pesan kamar baru. Kalau selisih lebih mahal nanti diganti sama tiket.com. Refund bukan berarti hangus. 1 1 Login untuk Membalas
RizqiPenulis artikel12 Oktober 2024 - (08:51 WIB)Permalink Silahkan ditelaah lagi yaa, jadi gini misalnya harga hotel 450k kemudian saya punya poin senilai 50k jadi yg perlu dibayar dan telah saya lunasi senilai 400k. pihak tiket.com punya dua opsi “ganti dengan kamar lain di hotel yg sama atau beda disekitarnya tanpa tambahan biaya jika lebih mahal dan bila ada selisih lebih murah akan kembalikan” atau “refund secara penuh kemudian saya harus pesan hotel lain disekitarnya yg harganya pasti lebih lebih mahal kisaran 500k”. sudah jelas opsi 2 lebih merugikan konsumen, lagipula sudah saya jelaskan kenapa jika kamar penuh bisa dibeli? kenapa jika benar penuh sampai H+2 kasus ini akomodasi tersebut masih bisa dibeli juga?…kalau boleh saya duga pihak tiket.com membatalkan pesanan saya bukan karena hotel penuh, tapi saya menggunakan poin cashback yg nilainya cukup besar. 1 4 Login untuk Membalas
Beruang13 Oktober 2024 - (21:59 WIB)Permalink Mungkin yg perlu diklarifikasi adalah apakah Anda sudah membeli akomodasi yg lainnya setelah mengalami kendala pemesanan? Seharusnya jika memang ada kendala pemesanan dan Anda sudah mendapatkan email pemberitahuan mengenai solusi, Anda bisa langsung saja menghubungi CS dan minta untuk dicarikan hotel alternatif yg notabene dijanjikan akan ada subsidi dari OTA (sesuai screenshot yg sudah ditampilkan). Biasanya OTA akan menanggung hingga 30%-40% dari harga dasar pembelian dengan SnK tentu saja, dan untuk nominal harga dasar pembelian yg besar >5jt biasanya tergantung dari OTA masing-masing. Nah masalahnya adalah kalau Anda sudah melakukan pembelian di hotel lainnya sebelum menghubungi CS, tidak semua OTA memiliki kebijakan reimburse terutama untuk pemesanan di jauh hari (upcoming) karena rawan fraud. Maka, tidak salah juga jika CS hanya bisa menyarankan refund. Karena memang dimungkinkan seperti itu SOP mereka. Kemudian mengenai percobaan pemesanan yg bisa dilakukan kembali H+1, dimungkinkan bisa saja dikarenakan hotel membuka allotment kamar baru (misal allotment original untuk OTA seharusnya hanya 5 kamar, tetapi sehari selanjutnya dibuka 6 kamar, sehingga muncul dan dapat dipesan), ada pemesanan lainnya pada hari yg sama yg dibatalkan oleh pemesan, ataupun hal hal lainnya. FYI juga terkadang satu hotel bekerja sama dengan OTA berbeda beda sekaligus dan memiliki allotment yg berbeda beda pula untuk masing-masing OTA, bahkan jika ada hotel yg strict bahkan tidak akan untuk membuka allotment khusus yg hanya untuk tamu offline (tidak melakukan pemesanan di OTA). Jadi saran saya, jika Anda memang belum memilih hotel lainnya, bisa mencari di OTA lainnya, dan jika sudah melakukan pemesanan di hotel lainnya, ya mungkin solusi refund hanya satu satunya. Atau jika Anda mau sedikit lebih effort, bisa insist saja atau langsung hubungi CS via call / minta CS hubungi via call biar clear, daripada lewat email saja yg hanya tertulis dan terkadang bisa miskomunikasi. 2 Login untuk Membalas
RizqiPenulis artikel14 Oktober 2024 - (08:17 WIB)Permalink Terimakasih banyak atas masukannya, saya rasa cukup masuk akal namun saya perlu juga sampaikan update dari kasus ini. Bukti yang bisa saya cantumkan pada artikel hanyalah yg tertulis dengan SS dari email maupun aplikasi, namun sebenarnya saya telah melakukan telpon dengan CS sedikitnya 3 kali. Setiap telpon saya telah meminta kepada CS maupun tim untuk memberikan rekomendasi hotel lain disekitarnya yg siap ditanggung selisihnya oleh tiket.com, namun dijawab seluruh hotel termasuk yg saya pesan telah penuh padahal saya cek di aplikasi tiket.com maupun OTA lain masih banyak tersedia. Telpon yg selanjutnya mereka mengatakan bahwasannya ada perubahan pada hotel, namun saat tanya lebih detail perubahan apa CS terdiam cukup lama nampaknya berdiskusi terlebih dahulu dengan rekannya, kamudian dijawab lagi dengan jawaban yg sama berkali2 seperti berputar bahwa saya hanya bisa refund tidak bisa ganti hotel lain karena ada perubahan. Telpon yg terakhir saya langsung diminta nomor rekening, saya rasa agak cukup memaksa bahkan CS bilang jika tidak diberikan nomor rekening maka akan kami refund melalui akun bliblipay, padahal saya tidak punya akun bliblipay tapi mereka inisiatif buat agar dana saya bisa segera refund bahkan tanpa sepersetujuan saya. disitu saya mulai malas meladeni urusan ini dan memberikan no.rek karena CS getol meminta segera pengembalian dana,saya fikir lebih baik lewat no.rek bank daripada bliblipay yang perlu saya urus lagi. Saat ini saya telah dikembalikan dananya dan memilih memesan melalui booking.com, syukur tidak ada drama seperti itu lagi, bahkan ada fitur chat akomodasi yang mana saat saya chat murabito guest house memastikan bahwasannya pesan saya telah terkonfirmasi. memang tiket.com banyak drama. terimakasih. 1 Login untuk Membalas
indro15 Oktober 2024 - (13:59 WIB)Permalink tokek dot com masih sama saja ternyata. saya juga pernah tahun 2019 kalau tidak salah, pesan lewat tokek dot com, pembayaran diterima. tapi dikabari di hari h kalau tokek dot com ternyata memesan hotel yang sudah full booked. solusinya refund di hari h dan harus cari sendiri hotel baru yang kebanyakan sudah full booked. memang tokek dot com haha 1 Login untuk Membalas