Tanggapan perihal “Akun Traveloka PayLater Saya Diretas, dan Saya Diminta Bayar 9 Juta Rupiah!”

Kepada Yth., Bapak/Ibu Mochammad Tharom Baihaqi, Terima kasih telah menjadi pengguna setia Traveloka. Menanggapi surat terbuka yang Bapak/Ibu Mochammad Tharom...
Baca selengkapnya

25 komentar untuk “Akun Traveloka PayLater Saya Diretas, dan Saya Diminta Bayar 9 Juta Rupiah!

  • 2 Februari 2025 - (11:59 WIB)
    Permalink

    itu hanphone anda yang di retas, bukan salah travelokanya, buktinya peretas bisa masuk ke email anda dan menghapus email di inbox anda, mungkin di mobil banking anda tidak ada saldo, jadi peretas nyari alternatif lain yaitu paylayer, kebetulan yang kena adalah traveloka paylater, kok anda malah nyalahin pihak paylaternya, salah alamat

    4
    7
  • 2 Februari 2025 - (13:16 WIB)
    Permalink

    Semoga dapat terselesaikan

    Mengutip “email dari traveloka sudah di pindah ke folder sampah” kemungkinan besar yang di rentas bukan traveloka tapi email anda.

    Dari situ jalur masuk ke traveloka dan ada kemungkinan akun lain

    2
    6
    • 2 Februari 2025 - (14:35 WIB)
      Permalink

      Hapus akun traveloka???? Akun mana bisa di hapus klo punya tunggakan paylater. Mon maap kok banyak kejanggalan di kasus ini

      2
      2
      • 2 Februari 2025 - (16:41 WIB)
        Permalink

        Nahh iya yaa, bner juga selama akunnya masih ada tunggakan emang tidak bisa di hapus akun. Tinggakan selesai dulu baru bisa di hapus akun.

        • 2 Februari 2025 - (18:49 WIB)
          Permalink

          Hallo Mas maaf saya juga kurang paham, karena saat saya melihat daftar pesanan sudah tidak ada histori pesanan saat kembali Login ke Aplikasi, dan semua histori pesanan yang benar saya pribadi juga ikut menghilang. Dan saya menemukan Notif di email bahwa Akun Traveloka anda telah di hapus. .

      • 2 Februari 2025 - (18:12 WIB)
        Permalink

        Nah betul. Kalaupun bisa dihapus, penghapusan akun pasti punya tengak waktu 30 hari dari pihak aplikasi baru benar benar dihapus.
        Kejanggalan dari pihak ts

  • 2 Februari 2025 - (15:38 WIB)
    Permalink

    spertinya mereka udah lama ngendon di email anda atau di hp anda, dan pas traveloka paylater diaktifkan mereka tau dr email dan langsung memanfaatkannya, tapi ntah gmna traveloka paylater emang banyak kasusnya

  • 2 Februari 2025 - (16:40 WIB)
    Permalink

    Good bagus Kak, klo itu akun di retas jangan mau sepeser pun untuk bayar yang bukan hak atau kewajiban. Mau di datangi pihak dri traveloka sekalipun jangan mau ya Kak. Salam, saya juga dri Bogor Kak.

    6
    3
  • 2 Februari 2025 - (19:06 WIB)
    Permalink

    harusnya pada saat buat laporan ke polisi, laporkan juga penumpangnya, biar sekalian diciduk

  • 2 Februari 2025 - (19:31 WIB)
    Permalink

    Berhubung cerita Traveloka kebobolan banyak begini, saya sih cenderung percaya memang dari dalam Traveloka juga ada yang bantu.

    1
    22
  • 3 Februari 2025 - (08:48 WIB)
    Permalink

    Kejadian lagi, hacker seperti tau/ nungguin kapan ada paylater baru aktif. Pihak Traveloka/ Paylater ga ada berubah-berubahnya.

  • 3 Februari 2025 - (10:08 WIB)
    Permalink

    Seringnya Traveloka Paylatter masuk ke MK, antara memang masuk dari akun email yang ditertas, tapi harusnya ada 2FA (OTP nomor HP) atau ada celah lain sehingga bisa di abuse/ take over.

    Semoga cepat selesai masalahnya untuk TS.

    1
    5
  • 3 Februari 2025 - (15:04 WIB)
    Permalink

    pertama bersyukur, saya mengajukan paylatter sudah lama tapi ditolak
    kedua..sistemnya bobrok banget, mudah diretas
    ketiga…ketika ada masalah seperti ini , sepertinya traveloka lepas tangan
    keempat…banyak kasus, tetapi masih saja tidak da perubahan dalam sistem pertahanan akun
    kelima…coba tanyakan ke yang sudah kena hack..apakah dibayar atau dibiarkan saja tagihannya

  • 4 Februari 2025 - (10:51 WIB)
    Permalink

    Apa mungkin ini kerjaan orang dalam dari paylater itu sendiri. Saya lihat banyak sekali masalah di paylater ini dan gak ada solusinya. Endingnya korban tetap saja harus bayar.

    1
    2
  • 4 Februari 2025 - (11:17 WIB)
    Permalink

    Saya curiga ada faktor org dalam, karena kalo dia pinter nge hack , kenapa hanya tiket perjalanan yg tidak menghasilkan uang yg banyak , bukannya aplikasi lain yg potensial menghasilkan uang yg dia ambil
    Sebaiknya hindari aplikasi yg seperti ini yg sangat tidak responsif dan sangat tidak melindungi penggunanya

  • 5 Februari 2025 - (07:50 WIB)
    Permalink

    Traveloka perusahaan besar?
    Kayanya perusahaan kecil dah…
    Kalo perusahaan besar mah ga mungkin banyak peretasan yg terjadi di sistemnya…
    Toh bukti surat pembaca yg akun traveloka nya di retas juga banyak di mk…
    Itu bukti kalo traveloka bukan perusahaan besar tapi perusahaan kecil dengan sistem keamanan seminimal mungkin…

  • 5 Februari 2025 - (14:30 WIB)
    Permalink

    Saya dulu pengguna paylater dengan saldo sampe ratusan juta.. tp kalo saya yg bersngkutan dengan uang email saya buatin sendirii2 mau mbaking atau yg lainya..
    Tp skrng sudah saya matikan payleternya takut

  • 6 Februari 2025 - (13:35 WIB)
    Permalink

    Dulu sebelum ada paylater/pinjol kerjasama dgn pihak aplikasi, rasanya jarang sekali ketemu kasus financial fraud kayak gini.. Yang tiba-tiba ada transaksi lah, yang begitu paylater aktif tiba-tiba ada yg telepon ngaku dari pihak aplikasi lah, dan lain sebagainya..

    Saya sih gak tau yah untuk device masing-masing korban apakah sudah dalam status ter-hack atau tidak.. Tapi kok kasus kayak gini sering banget terjadi diseputaran paylater yang kerjasama dengan aplikasi..

    Entah koneksi app dengan paylater yang gak secure, database aplikasi yang gak secure, atau hp korban yang udah pernah install aplikasi non-official dan mengandung virus?

    Karena itu juga saya gak berani menggunakan paylater atau mengkoneksikan kartu debit/kredit saya ke aplikasi apa pun.. Soalnya masih rentan..

  • 16 Februari 2025 - (21:39 WIB)
    Permalink

    Izin menyampaikan update Kasus untuk kasus saya sudah selesai di tangani oleh OJK. Dan tidak dikenakan Penagihan akibat Peretasan ini, terima kasih atas support dan dukungan nya sesama Konsumen dan terima kasih kepada Media Konsumen sebagai situs web yang menjadi wadah bagi konsumen untuk menyampaikan pendapatnya mengenai produk atau jasa yang dikonsumsinya.
    Untuk Traveloka, semoga berbenah diri lagi dan lebih Secure untuk Sistem nya.

    • 18 Februari 2025 - (15:04 WIB)
      Permalink

      Halo Mas, alhamdulillah sudah selesai. Kalo boleh minta bantuannya, untuk ke OJK bagaimana prosesnya ya? Karena punya saya ditolak, dan sampai skrg masih ditagih-tagih via tlpon. Terima kasih sebelumnya.

      • 19 Februari 2025 - (05:52 WIB)
        Permalink

        Kurang lebih Sama kok mas seperti cara-cara yang di tempuh dengan para korban Peretasan yang lain :

        1. Buat Laporan ke Polres
        2. Buat Laporan ke OJK
        3. Share ke Media Konsumen
        4. Aktif Follow Up di Nomor Resmi OJK
        5. Terakhir Doa 🙏

        Semoga menyusul ada titik terang buat teman-teman para korban Peretasan, amiin. .🙏

 Apa Komentar Anda?

Ada 25 komentar sampai saat ini..

Akun Traveloka PayLater Saya Diretas, dan Saya Diminta Bayar 9 Juta Ru…

oleh tharom dibaca dalam: 3 menit
25