Tanggapan perihal “Pemutusan Mitra GrabBike karena Terlambat Verifikasi Muka dan Memiliki Cicilan Julo yang Ditawarkan Grab Modal”

Dengan hormat,

Kami atas nama Grab Indonesia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan loyalitas Bapak Yosua yang telah menjadi Mitra Pengemudi Grab selama delapan tahun.

Kami memahami kekecewaan Bapak Yosua terkait pemutusan kemitraan yang telah dilakukan. Dengan ini, kami juga ingin memberitahukan hasil investigasi internal kami bahwa Bapak Yosua diputus kemitraannya karena telah mengabaikan kewajiban tahapan verifikasi wajah dalam waktu 10 menit setelah selesai mengantarkan order kepada pelanggan selama empat kali sejak tahun 2020. Perlu untuk diketahui pemberian waktu 10 menit ini bukan tanpa pertimbangan. Hal ini dibuat untuk menjaga keamanan dan kualitas layanan baik bagi pelanggan maupun Mitra Pengemudi untuk mencegah penyalahgunaan dan jual beli akun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kami memahami bahwa setiap ketentuan yang dibuat dapat saja memiliki celah. Oleh karena itu, Grab Indonesia selalu membuka diri untuk tetap mendengar setiap Mitra Pengemudi dengan memberikan hak mengajukan banding. Hak ini dapat digunakan setiap Mitra Pengemudi dengan cara mendatangi lokasi Grab Support Center terdekat.

Sebagai langkah untuk mempermudah Mitra Pengemudi, kami juga ingin menyampaikan informasi terbaru terkait layanan bantuan yang sudah kami lakukan langsung kepada Bapak Yosua di tanggal 10 Juli 2025 melalui telepon. Terima kasih atas kesediaan Bapak Yosua untuk datang langsung ke Grab Support Center di Bekasi Town Square pada tanggal 10 Juli 2025 guna mengajukan banding. Saat ini akun Bapak Yosua sudah aktif kembali karena hasil dari banding yang Bapak ajukan sudah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Apabila Bapak Yosua memerlukan informasi lebih lanjut atau membutuhkan bantuan lainnya, silakan menghubungi kami melalui Pusat Bantuan Grab.

Kami dengan senang hati siap membantu.

Hormat kami,

Tim Komunikasi Grab Indonesia

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Pemutusan Mitra Grab Bike karena Terlambat Verifikasi Muka dan Memiliki Cicilan Julo yang Ditawarkan Grab Modal

Yang terhormat: PT Grab Indonesia Kementerian Tenaga Kerja Kementerian Perhubungan Pakar hukum yang melihat Saya adalah seorang ojol yang sudah...
Baca Selengkapnya

26 komentar untuk “Tanggapan perihal “Pemutusan Mitra GrabBike karena Terlambat Verifikasi Muka dan Memiliki Cicilan Julo yang Ditawarkan Grab Modal”

  • 15 Juli 2025 - (04:37 WIB)
    Permalink

    Grab busuk…kenapa harus tinggi viral dulu…dasar rentenir.kalau gak punya utang pasti wassalam.

    • 16 Juli 2025 - (11:04 WIB)
      Permalink

      Aplikasi kaku dan rampok. Jaman dulu sy online grab car klo cancelan order lebih dr 60% maka driver akan di kenakan sangsi pemotongan saldo. Tp pd jaman dulu sistem grab blm bisa membedakan cancelan driver atau cancelan costumer. Pada saat itu saya online pakai mobil ayla dan fokus online di sekitaran sudirman. Pada saat jam istirahat banya order yg masuk dan saya terima tetapi ordernya di cancel consumen krn mobil sy kecil. Krn banyaknya cancelan dr costumer sehingga persentase orderan besar sehingga sy sebagia driver membuat saldo akun driver saya menjadi minus krn di rampok aplikasi grab. Pada saat itu sy sebut sistemnya DOSA COSTUMER DI TANGGUNG DRIVER

    • 19 Juli 2025 - (11:18 WIB)
      Permalink

      Biasa bro, takut dipanggil sama DPR dan kementrian tenaga kerja. Bikin aturan semena mena. Kalau cuma sprt itu harusnya jgn suudzon, bisa saja jaringan internetnya LG jelek atau hpnya ngedrop makanya ga bisa vermuk. Konfirmasi dulu lah jangan asal suspend apalagi PM. Akun saya waktu HBS covid di suspend dan akhirnya di PM Krn hal ga jelas. Melanggar kode etik, diperjelas dong kode etik yg mana ,orderan yg mana yg saya langgar. Jgn main suspend dan PM sembarangan. Kalau di viralin baru didenger

  • 15 Juli 2025 - (15:15 WIB)
    Permalink

    Apakah karena punya cicilan hutang, makannya akun diaktifkan kembali? Wallahu a’lam, boleh jadi iya. Pengalaman suami saya dulu waktu jadi ojol grab, pernah mendapat order fiktif makanan malam hari sekira jam 10an, dan harganya bagi kami itu lumayan mahal yakni 260rb, ternyata begitu sampai titik lokasi pengantaran tidak ada alamat dan nama penerima seperti yang tertera di aplikasi. Ketika ditelpon lewat aplikasi maupun pulsa biasa tidak tersambung sama sekali, di chat juga sama gak ada balasan. Baru sadar suami ini pasti orderan fiktif, dan berdasarkan ketentuan grab supaya mendapatkan penggantian dana, untuk larut malam makanan harus diberikan pada anak jalanan atau manusia gerobak atau pengamen atau security komplek. Kondisi saat itu hujan dan suami berusaha untuk mengamankan makanan agar tidak basah dibungkus dengan plastik yang sudah disiapkan sebelumnya karena tiap hari selalu bawa plastik buat jaga jaga kalo kondisi hujan. Kemudian langsung pergi mencari pihak yang bisa diberikan makanan tersebut, tetapi agak sulit karena kondisi hujan dan sudah larut hampir tengah malam. Akhirnya setelah mencari 30 menitan ketemu dengan dua anak pengamen jalanan yang berteduh di pinggiran ruko, mereka kakak beradik laki perempuan. Suami berikan makanan tersebut ke yang laki dan tangan kirinya berusaha mengambil gambar dengan kamera depan sementara tangan kanan nya memberikan makanan. Setelah itu suami kirim semua bukti foto dan screenshot bukti usaha menghubungi customer juga mengisi kronologi nya. Tetapi keesokan paginya suami mendapatkan notif bahwa penggantian dana tidak bisa diproses dengan alasan foto tidak sesuai dengan persyaratan. Padahal ini udah jelas orderan fiktif dan makanan tersebut diberikan kepada pihak yang memang berhak seperti ketentuan. Akhirnya suami merugi seluruh jerih payahnya hari itu senilai 270ribuan hilang, peras keringat banting tulang suami dari jam 6 pagi hingga tengah malam tidak dianggap oleh grab. Saya ingat suami pulang dengan wajah pucat lesu basah kuyup tapi begini perlakuan pihak grab kepada mitra nya.

    • 17 Juli 2025 - (08:53 WIB)
      Permalink

      Iya cara fotonya salah kak Klo seperti yg KK tuturkan, harusnya suami KK berfoto bareng saat penyerahan makanan bersama pihak yang akan diberikan makanan itu. Jelas akan ditolak Klo caranya itu sdh tidak sesuai. Kan di aplikasi driver ada cara dan tahapan nya kak.

      Butuh juga screenshot orderannya, terus bukti foto struk dri penjual.

  • 15 Juli 2025 - (16:20 WIB)
    Permalink

    saya coba memahami langkah yang Grab ambil tentang verifikasi wajah. pertanyaan yang menganggu adalah bagaimana jika ada mitra yang harus verifikasi wajah ditempat yang kurang pencahayaan, misalnya dikampung atau di daerah pelosok yang minim pencahayaan. apalagi orderan malam yang sudah pasti mitra di pelosok sangat jauh dari pencahayaan lampu PJU atau lampu jalan yang dipasang oleh PLN dan atau pemerintah setempat sebagai penerangan jalan diwaktu malam hari.

    apakah ini terpikirkan oleh Grab sebagai aplikator? kalaupun terjadi suspend atau putus mitra dan mitra dinyatakan dan diizinkan banding, sedangkan jarak tempuh mitra dengan GDC juga lumayan jauh, apakah aplikator memikirkan hal sedemikian?

    mereka hanya ingin mendapatkan penghasilan. mohon jangan dipersulit. semoga Grab Gojek dan aplikator transportasi online agar lebih manusiawi memperlakukan mitra mitra nya.

    ingat, mereka sesama anak bangsa bukan pekerja paksa.

    • 16 Juli 2025 - (08:42 WIB)
      Permalink

      verivikasi wajah itu sebenarnya buat apaan sih… ??? faktanya banyak pengemudi yg di suspend permanen bisa bikin akunt lagi kok… cuman ganti nomer hp dan memakai ktp orang lain yg wajah di ktp nya di ganti sama : yah orang2 grab nya sendiri kok. yang sediain ktpnya juga orang2 grabnya sendiri kok. ayooo ngaku… !!! 😜😜😜

  • 15 Juli 2025 - (19:46 WIB)
    Permalink

    Saya pernah di suruh verifikasi wajah secara tiba-tiba padahal saat itu saya lagi di jalan sempit dan kondisi cuaca agak gelap karena hujan, mau berhenti gak bisa karena jalan sempit dan kalo berhenti mobil dan motor di belakang bisa marah karena bikin macet,tp terlambat karena waktu verivikasi wajah habis akhirnya akun suspend, kebetulan saya mitra Grabcar.. Serba dilema mau berhenti mobil dan motor di belakang otomatis ikut berhenti, kalo gak berhenti verifikasi wajah di anggap gagal dan kalopun bisa berhenti saya yakin verifikasi wajah akan gagal karena di dalam kabin mobil agak gelap karena hujan, semoga grab bisa mempertimbangkan waktu dan kondisi verifikasi muka, kalo bisa jangan sore atau malam karena pasti pencahayaan kurang,masih beruntung kalo ada alfamart tp harus turun dari mobil numpang lampu di alfamart, ribet memang

    • 19 Juli 2025 - (03:27 WIB)
      Permalink

      Greb aplikator dzolim, jujur aja go jek awal berdiri dan hanya ada go jek indonesia mereka lebih manusiawi, tapi ketika greb datang ke Indonesia sistem yg di buat greb SGT dzolim bagi rakyat (khususnya driver), dgn mudahnya mereka suspen, putus mitra, dan yg berakhir banyak yg menganggur kembali, persaingan ini sejak greb ada di Indonesia menjadi semena mena

  • 16 Juli 2025 - (13:41 WIB)
    Permalink

    Kalo mitra tidak semestinya diperlakukan seperti itu oleh pihak grab, kenyataan nya kita jd jongosnya grab, makannya saya berhenti, pendapatan sdh tdk seimbang dengan cicilan (hrs mbl terbaru) dan servis, belum lg dapur, dulu aja mau dpt bonus ngejar 1 trip aja dipersulit orderan nya

  • 17 Juli 2025 - (06:14 WIB)
    Permalink

    Kerjaan ngegojek aja pakai sistem ini itu,simpel aja nyari duit anter penumpang,makan,barang selesai.Yang penting dapat penghasilan aja mah ngegojek buat hari hari.Yang perlu dibenahi orderan harus di filter jangan orderan fiktif juga masuk.Masak ga ada satupun it pun yang bisa cegah orderan fiktif.

  • 17 Juli 2025 - (08:25 WIB)
    Permalink

    Grab yth punya saya juga status PM dgn alasan minta parkir padahal saya jg punya hutang julo,tolong dong diaktifkan kembali biar utang sy kebayar,atw harus nunggu viral dulu?

  • 17 Juli 2025 - (09:35 WIB)
    Permalink

    Sya juga baru di PM hari minggu kemarin, dengan kasus yg sama verifikasi muka, padahal sya sudah mencoba hingga batas waktu yg ditentukan habis, tpi gagal verifikasi karna camera handphone sya rusak., sya datang ke Maspion plaza di gunung sahari untuk mencoba banding, tpi jawabannya tetap tidak bisa, ” Kenapa dari kegagalan pertama handphone tidak diperbaiki atau di ganti. ” Itu jawaban dari orang kantor & security., alhasil akun sya tetap tidak bisa diaktifkan kembali., padahal matapencaharian sya hanya mengandalkan grab, krna sya fokus ngojek & akun hanya grab., bingung krna sya pnya cicilan motor, kontrakan,dll yg harus sya bayar., . imamkuatpra*****gmail.com

    • 19 Juli 2025 - (03:32 WIB)
      Permalink

      Sistem greb sistem Israel ,klau Israel mengebom rakyat di bilang ngebom Hamas, tapi klau greb bilangnya sistem yg dibuat untuk kesejahteraan mitra, kan klau akal sehat mereka mikir, vermuk memakai waktu itu jika cuaca gelap gimna, klau turun hujan gimna, klau waktu bawa sewa gimana, apa mereka GK mikir, sistem kapitalis

  • 17 Juli 2025 - (18:28 WIB)
    Permalink

    Ingaaat,mitra grab yg bikin maju,setelah maju lupa sama kulitnya,kesalahan dikit maen putus

    • 19 Juli 2025 - (03:35 WIB)
      Permalink

      Mana punya pikiran mereka, greb itu cuma tinggal enaknya saja, go jek dan mitranya yg berdarah darah dipukuli opang demi ojol tetap berdiri, greb tiba tiba datang sebagai penjajah yg berpura pura datang dgn baik , ternyata penjajah

  • 18 Juli 2025 - (04:52 WIB)
    Permalink

    Pengalaman gw pernah ngurus akun mau ganti plat dan masih manual dikantor grab,duit gw dicolong ,padahal cicilan jaket Ama helm sudah lunas,waktu daftar manual dicibubur jadi mintra grab dah kaya jongos gw disana dibentak2 pengurus.makanya gw ga pernah bikin akun grab buat customer,karena kasian sama drivernya banyak dizholimi sama grab Indonesia

  • 19 Juli 2025 - (16:34 WIB)
    Permalink

    Saya sdh banding ke cs disuruh lewat Gmail,tp ga ada respon, sedangkan chat banding sdh 5 kali, apakah ini yg dinamakan sll merespon setiap mitranya butuh bantuan nya wwkk 🤣🤣🤣🤣

  • 20 Juli 2025 - (02:38 WIB)
    Permalink

    Seharusnya untuk verifikasi wajah jangan dikasih waktu untuk menghindari kendala driver di lapangan, tapi ditutup saja sementara akunnya dengan notifikasi peringatan kalau harus verifikasi dulu sebelum melanjutkan onbidnya.

  • 26 Agustus 2025 - (13:10 WIB)
    Permalink

    Akun grab saya juga putus mitra 19 Agustus 2025 kemarin, saya sudah ajukan banding 3x dan sudah mendatangi GDC Bandung. Tapi hasilnya nihil, tidak bisa ditindaklanjuti karena yang bisa menindaklanjuti banding cuma grab pusat katanya. Alasan di putus mitra karena saya 3x minta cancel ke pusat bantuan, padahal saya cancel karena darurat shockbreaker belakang saya patah dan customer tidak bisa dihubungi yang saya ingat akhir-akhir ini, saya memiliki cicilan ovo Finansial yang disediakan grab. Pekerjaan satu-satunya grab dan tidak punya aplikasi lain. Mohon mediakonsumen agar memviralkan keluhan saya ke grab 🙏🏻

  • 26 Agustus 2025 - (13:13 WIB)
    Permalink

    Akun saya starsfadly***gmail.com, 085137261***. Ngegrab sudah 7 tahun dari 2018, tidak ada peringatan notifikasi apapun langsung putus mitra. Mohon mediakonsumen agar memviralkan nya

 Apa Komentar Anda?

Ada 26 komentar sampai saat ini..

Tanggapan perihal “Pemutusan Mitra GrabBike karena Terlambat Ver…

oleh Tim Komunikasi Grab Indonesia dibaca dalam: 1 menit
26