Kurir Shopee Express Mengirim Paket yang Tidak Sesuai dengan yang Dikirim

Selamat siang, saya adalah penjual di marketplace Shopee dengan rincian:

Akun: La*******
Nama toko: Golto Accessories
Produk dijual: perhiasan

Telah mengalami kejadian yang sangat tidak menyenangkan dilakukan oleh pihak Shopee.

Kronologi:

Pada tanggal 29 Juli 2025, ada pembeli dengan ID e311r3k9qp dengan nomor pesanan 250729E4D8BP5J melakukan pembelian produk saya dengan tujuan ke Kabupaten Lombok Timur dengan metode pembayaran yang sama. Produk dikirim di hari yang sama.

Namun setelah menunggu lebih dari seminggu, barang tidak kunjung datang sehingga saya melakukan laporan ke CS Shopee yang tidak ditangani dengan baik.

Lalu pada tanggal 12 Agustus 2025, akhirnya pesanan datang. Namun pesanan tersebut bukan barang yang saya kirim. Sebagai kejelasan, toko saya di sini adalah penjual perhiasan, tetapi pesanan yang diterima pembeli adalah baju anak.

Saya tidak pernah menjual baju anak selama saya berjualan di Shopee. Paket saya telah ditukar langsung oleh pihak Shopee dan saya melaporkan pihak CS Shopee dengan nomor laporan 1955220995847516190, yang hanya ditangani dengan 2 kali telepon konfirmasi pada tanggal:

  • 12 Agustus 2025
  • 14 Agustus 2025

Tanpa adanya kejelasan status dari kasus saya.

Maka dari itu, saya menulis surat ini untuk meminta adanya keadilan dan kalau memungkinkan pengadilan untuk memanggil pihak Shopee maupun Shopee Express bertanggung jawab atas perbuatan keji mereka!

Sekian, terima kasih.

Bryan
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

15 komentar untuk “Kurir Shopee Express Mengirim Paket yang Tidak Sesuai dengan yang Dikirim

  • 15 Agustus 2025 - (16:58 WIB)
    Permalink

    Untung besar itu yg beli, beli perhiasan 35rb, dtng kaos anak 2 biji, nilainya bisa diatas 35rb itu. 😀

    1
    64
  • 15 Agustus 2025 - (21:10 WIB)
    Permalink

    Sekiranya barang yang dibeli lebih mahal dari OngKir terendah, ada baiknya diaktifkan asuransi

    29
  • 16 Agustus 2025 - (08:24 WIB)
    Permalink

    Bingung dengan para seller yang tahun 2025 masih aja mau diperbudak jadi jongosnya shopee.. Nanti kalau udah dizolimin mewek curhat di MK.. lah ini mah salah lu sendiri tong, Siapa suruh lu dagang di marketplace mafia??

    2
    25
    • 16 Agustus 2025 - (15:33 WIB)
      Permalink

      Di Lazada udah sering kasus duit ke tilep Lazada, bahkan kasus yg duit 10jt ke ambil saja tak liat belum ada titik terang, Tokopedia semenjak pertengahan covid saja sudah bobrok di tambah di gabung TikTok, maka nya makin ancur skrng bahkan sebusuk2nya shopee masih mending drpda Tokped yg gabung TikTok Shop, ibarat kata di pukul pake sapu 2x masih mending drpda di pukul pake besi baja belasan kali, meskipun ya cuma sapu itungannya tetep penyiksaan
      Jualan offline?? Berarti belum apes aja ketemu yg namanya ormas yg backingan nya instansi coklat, terus gimana tuh kalo semua kerugian yg menimpa seller bukan nya sistem nya di benerin malah nyalahin seller, pedagang jualan offline kena palak ormas malah nyalahin seller ngapain jualan offline, ntar kasus di Tokopedia, lazada dll juga serupa salahin aja itu semua seller 🤣

    • 16 Agustus 2025 - (16:31 WIB)
      Permalink

      Diskriminatif banget judulnya..
      kurir & seller adalah tumbal untuk menanggung kerugian marketplace shopee.. ga ada ceritanya shopee mau menanggung kerugian soal barang rusak/ditukar/dimaling.
      Feature claim “barang belum diterima/rusak” available sampe 5 hari setelah barang statusnya “sudah terkirim” (apalagi dengan adanya system pembayaran CoD, fake order/fake adress/ n fake account merajalela, alhasil hal ini banyak melahirkan customer2 berotak maling)
      Jadi, selamat menikmati aja sering² mengurus banding di shopee..

    • 16 Agustus 2025 - (20:39 WIB)
      Permalink

      boleh, coba anda bantu saya gimana caranya lepas dari shopee ini, kalo bisa bicara begini

      0
      21
  • 16 Agustus 2025 - (17:45 WIB)
    Permalink

    Saya mau berbagi pengalaman. Saya juga pernah mengalami hal seperti ini. Penyebabnya adalah resi ditulis tangan (manual) , bukan stiker resi.

    Untuk kasus kakak, besar kemungkinan , sudah resi ditulis manual, yang ditulis pun hanya nomor resinya saja. Tidak disebutkan nama penerima nya siapa.

    Jadi saat admin SPX menempelkan stiker resi ke paket, besar kemungkinan tertukar dengan paket konsumen lain.

  • 16 Agustus 2025 - (20:20 WIB)
    Permalink

    Sebagai seller itu pas packing resinya udah di print dan tempel sendiri apa cuma tulis tangan ? Klo tulis tangan besar kemungkinan ketuker resinya sama seller lain. Jgn apa2 langsung nyalahin kurir nuker paketnya. Kayak isinya barang mahal kek hp dan laptop atau lainnya aja. Harga 35rb buat oknum juga paling cuma buang waktu klo mau nuker. Apa lagi dituker barang baru kaos bayi 2 pcs.

    • 16 Agustus 2025 - (20:37 WIB)
      Permalink

      Resinya saya Print full tanpa di potong, dan kurirnya masih bisa salah.

  • 17 Agustus 2025 - (06:29 WIB)
    Permalink

    Kejadian yang sama dengan teman saya… Kulakan sarung tangan fashion yang datang sarung tangan karet buat cuci piring… Padahal itu lamgganan di toko itu dan tidak jual sarung tangan karet… Dan posisi terkirim barang ngendon seminggu di gudang spx gianyar Bali… Kata teman² saya akhir² ini order apa datangmya beda sengaja di tuker di gudang shopee padahal kita langganan di toko tersebut dan gak pernah ada kesalahan, resi juga ada yang di rubah cuma tulisan no resi gak di print biasanya di print
    Sebagai seller di shopee juga kasus seperti ini jelas di menangkan pembeli dan seller kalah pastinya rugi, sudah perpaket selesei kita di potong 1250 rupiah lagi selain potongan kita ikut ekstra,asuransi dll 27% .. jadi potongan semakin banyak…
    Sekarang banyak teman² yamg coba jualan mandiri lagi karena kasus² seperti itu.. walau merintis dari bawah lagi agar dapat pelanggan yang percaya karena penipuan juga ada di mana²..
    Jadi buat kita yang jualan jujur kadang kena imbasnya juga…😥

  • 19 Agustus 2025 - (10:34 WIB)
    Permalink

    halo kak, ijin bantu jawab ya kak.
    berdasar pengalaman saya, bisa jadi paket kakak mengalami cross awb atau salah tempel resi (kalau dari kakak belum ada resi yg ada barcodenya). biasanya nanti dari pihak ekspedisi akan melakukan infestigasi dari Hub yg nerima paket kakak, dan Hub yg mengirim paket kakak ke buyer. setelah investigasi clear ada 2 kemungkinan paket akan diantar ulang ke buyer asli, atau dana refund.
    tetapi jika dari kakak sudah nempel resi lengkap dengan alamat bisa jadi permainan oknum nakal, karena saya juga masih mengalami paket gak sampe² dan paket dinyatakan hilang.
    semoga masalahnya cepet clear dan mendapatkan win win solution.

  • 19 Agustus 2025 - (11:13 WIB)
    Permalink

    Saya pernah jadi seller juga, dan pernah kejadian seperti ini.

    Kesalahannya di pihak penyedia jasa kirim, waktu itu, walaupun paket sudah diprint resi dari seller, saat tiba di dropoff, mereka print ulang resi pengiriman, resi yang harusnya ditempel di paket A ternyata ditempel di paket B, dan sebaliknya.

    Waktu itu saya jual produk aksesoris wanita (harganya dibawah 100k), kemudian ada customer yang chat, kok yang datang celana jeans, saya tawarkan retur, tapi dia jawab “ngga apa2 kak, jeans ya muat dipakai adik saya!”.

    Kebetulan kasusnya, customer saya, beli produk murah, dapet produk yang lebih mahal, … Tapi toko lain yang kena imbasnya.

 Apa Komentar Anda?

Ada 15 komentar sampai saat ini..

Kurir Shopee Express Mengirim Paket yang Tidak Sesuai dengan yang Diki…

oleh Bryan dibaca dalam: 1 menit
15