Keluhan Surat Pembaca Paket Pecah dan Rusak, Shopee Lari dari Tanggung Jawab dan Tidak Mau Ganti Rugi 21 Oktober 2025 Pantronic 13 Komentar e-Commerce, Isi paket rusak, Jualan Online, Kurir, Layanan kurir, Marketplace, Paket kiriman rusak, Pusat Resolusi Shopee, Retur barang, Retur paket, Shopee, SPX Express, Syarat dan Ketentuan, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Salam sejahtera bagi kita semua. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Tim Redaksi Media Konsumen yang telah menerbitkan surat keluhan ini, dan besar harapan kami agar surat ini dapat ditanggapi oleh pelaku usaha. Kami adalah penjual di marketplace Shopee dengan user ID Pantronicstore. Selama kurang lebih satu tahun berjualan di Shopee, kami tidak pernah mengalami masalah. Namun kali ini kami menghadapi persoalan yang sangat mengecewakan terkait pelayanan Shopee. Berikut kronologi kejadian yang kami alami: Pembeli memesan produk kami dengan nomor pesanan: 250901CKATF9TX. Tanggal pemesanan: 1 September 2025. Nomor resi: SPXID051010500589. Screenshot bukti pemesanan pembeli: Pada tanggal 2 September kami mengirim pesanan tersebut, dan pembeli menerima pesanan pada tanggal 16 September. Pembeli mengajukan komplain karena barang diterima dalam kondisi pecah dan mengajukan pengembalian barang pada tanggal 16 September. Kami menerima pengembalian tersebut pada tanggal yang sama. Video unboxing barang yang kami terima: https://youtu.be/cTLMpg7W3wM. Paket benar-benar mengalami kerusakan parah dan banyak penyok di segala sisi. Pada bagian depan paket bahkan ada beberapa lubang tusukan yang menembus ke dalam. Kami kemudian mengajukan banding karena telah melakukan pengemasan dengan sangat aman, bahkan menambahkan gabus polyfoam setebal sekitar 1,5 cm agar lebih aman. Berikut CCTV video bukti pengemasan sekaligus bukti bahwa barang sebelum dikirim tidak ada yang pecah: https://drive.google.com/file/d/1ZTEpFXW3BLAXHG2ziDXLw5Nzh0EnkJwI/view Barang sudah kami beri bubble wrap tiga lapis di bagian dalam sebelum dimasukkan ke boks jam. Lalu boksnya juga kami bungkus bubble wrap tiga lapis, bagian luar diberi gabus polyfoam tebal 1,5 cm, dilapisi lagi dengan corrugated packing carton, dan ditambahkan stiker “fragile” agar kurir berhati-hati. Meskipun pengemasan sudah sesuai prosedur, pada tanggal 26 September 2025 Shopee tetap menolak pengajuan banding kami dengan alasan pengemasan tidak aman dan tidak sesuai peraturan. Kami sudah berulang kali mencoba menghubungi pihak Shopee melalui chat untuk meninjau kembali kasus ini, karena bukti dari kami sudah sangat kuat dan valid. Namun berulang kali tetap ditolak oleh chat bot Shopee dengan alasan yang sama, yaitu pengemasan tidak aman—alasan yang menurut kami tidak masuk akal. Bahkan setelah kami memberikan pengaman ekstra berupa gabus polyfoam, bukti kami tetap diabaikan. Bekas tusukan yang jelas terlihat pada paket juga tidak diinvestigasi dengan cermat. Hal ini sangat mengecewakan. Apakah karena pengiriman dilakukan oleh SPX (anak perusahaan Shopee), sehingga Shopee terkesan melindungi dan tidak menginvestigasi kondisi paket yang jelas-jelas tertusuk hingga bolong dan tembus ke dalam? Bukti kami sudah jelas dan kuat, namun tidak dianggap. Bukti paket yang jelas tertusuk malah dibiarkan begitu saja. Besar harapan kami agar Shopee dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan adil. Sibing Adi Surabaya, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Yusrida21 Oktober 2025 - (19:38 WIB)Permalink Waduh..sama dengan saya..tapi kalau saya paket tidak mau dianter oleh kurir ke alamat tujuan dan akhir diretur dengan kondisi rusak dan tidak bisa dijual lagi. Saat ini pun saya masih coba mengajukan penggantian untuk yang ke 2 kali karena yang pertama dengan sangat entengnya cs shopee atau SPX bilang hanya rusak bagian dus luar saja. Memangnya itu barang dikirim dalam keadaan rusak tentu setiap seller yang jujur mengirimkan produk dengan kondisi bagus dan tidak rusak. Semoga masalah TS & saya bisa mendapatkan respon baik 1 Login untuk Membalas
Penjual Pedagang21 Oktober 2025 - (20:06 WIB)Permalink Bosen ah 😁 shopee lagi shopee lagi. Mpe kapan shopee kek gini 😖 4 Login untuk Membalas
Yusrida22 Oktober 2025 - (07:37 WIB)Permalink Sampai semua pedagang online sadar harus membuat yang namanya persatuan pedagang online atau paguyuban pedagang online yang bisa menyuarakan keluhan atau ketidakadilan dari platform. Misal tutup toko 1 hari full semua pesan gang online di marketplace biar paham seller harus diperlakukan secara adil 1 Login untuk Membalas
De26 Oktober 2025 - (00:07 WIB)Permalink Aduh Pak yang salah itu sampeyan sendiri. Mau tahu nggak salah sampeyan apa? Ini udah mau ganti tahun jadi 2026 dan sampean masih aja dagang di shopee?? Masih banyak marketplace lain untuk kita bertahan hidup, nggak perlu lah dagang di shopee yang jelas-jelas udah mendzolimi penjual. Saya sendiri mantan pedagang di shopee yang saya rasa waktu saya jualan di shopee adalah Saya ini bukan mitra Sophie tapi budaknya shopee, bayangin aja terlambat kirim sehari langsung toko kena pinalti dihukum.. giliran kita cepat kirim ya boro-boro dapat penghargaan. Belum lagi kalau kita dapat masalah nggak pernah bisa diselesaikan dengan baik oleh shopee 1 Login untuk Membalas
Bilal27 Oktober 2025 - (16:09 WIB)Permalink Terus mau jualan dimana? Tokped? Wkwkwk 😂 Login untuk Membalas
IKHWAN26 Oktober 2025 - (05:59 WIB)Permalink Kalo gua mah shopi itu emang kejam sih Login untuk Membalas
Kaelyn26 Oktober 2025 - (10:04 WIB)Permalink Sebetulnya yg bermasalah bukan dikurir Pak tapi di gudang shopee, paket itu dilempar2 diinjek2 makanya banyak barang/paket yg pada rusak. Kok bisa bisa karena sistem kerja yg buruk ada di dlgudang shoppee, sistem kerja seperti romusha, gaji itungannya harian dan tidak ada jaminan apapun terhadap pekerja Kerjanya benar benar tidak ada sedetikpun untuk jeda selama 8 jam harus kerja terus. Dinas Pekerja Pun Tidak pernah audit. Harusnya Sistem kerja di hub hub/ gudang marketplace ini diperbaiki lagi. Login untuk Membalas
Ahmad26 Oktober 2025 - (10:43 WIB)Permalink Parah sih shopee, banyak permasalahan yg gak ditangani dengan baik😌 Login untuk Membalas
Rantau26 Oktober 2025 - (12:57 WIB)Permalink Itulah kenapa tiap saya belanja ke sope selalu usahain pake instan karena belanja minimal 50rb udh free ongkir dengan cara cari toko sekitar. Login untuk Membalas
Anneke26 Oktober 2025 - (13:46 WIB)Permalink Mungkin karena paket berbahan kaca makanya harus pake asuransi pecah belah, dmn packingnya pun harus pake kayu. Itu mungkin yg dimaksud packing tidak aman. Login untuk Membalas
PantronicPenulis artikel26 Oktober 2025 - (20:35 WIB)Permalink Per Tanggal 26/10/2025, Dana pengganti sudah diberikan oleh pihak shopee, sehingga permasalahan telah selesai, terima kasih. Login untuk Membalas
BIG27 Oktober 2025 - (17:07 WIB)Permalink Emang pihak S sengaja sih. Jd biar kita gimana packing ud safety, ttp dicari salah dan alasan biar ga bayar ganti rugi ya (biasanya produk tdk diasuransikan). Makanya butuh bayar ass ut produk2 yg dijual. Maka tdk ada lagi alasan untuk tidak digantikan rugi full oleh mereka. Login untuk Membalas
Purel28 Oktober 2025 - (07:37 WIB)Permalink Bukan hanya rusak paket hilang di hub belum di input juga belum ada ganti rugi dari pihak shopee Login untuk Membalas