Modus Penipuan SMS Poin BCA Menawarkan Hadiah Gratis, Berujung Permintaan Data Kartu Kredit

Saya menerima pesan SMS dari BCA. yang menyatakan bahwa saya memiliki 5480 poin dan dapat menukarkannya dengan hadiah. Tanpa sadar, saya mengklik tautan yang mengarahkan saya ke situs web (masih dengan kop BCA) untuk memilih hadiah.

Di sana, terdapat berbagai pilihan hadiah dan saya memilih salah satu yang sesuai dengan jumlah poin saya. Dinyatakan bahwa hadiah tersebut gratis dan saya hanya perlu membayar Rp3.000 untuk ongkos kirimnya saja. Formulir yang harus diisi meminta data kartu kredit untuk didebit.

Setelah saya mengisi informasi kartu kredit Mega saya dan transaksi berhasil, muncul notifikasi: “RAHASIAKAN KODE INI KEPADA SIAPAPUN! TERMASUK PETUGAS BANK MEGA. Kode OTP transaksi Anda 047999 di DOKU TELEGRAM, IDR 1.604.185,00. Berlaku 2 mnt.“. Segera saya blokir kartu kredit saya untuk mencegah penyalahgunaan data yang tersimpan.

Jelas ini adalah penipuan yang mengatasnamakan BCA atau mereka adalah rekanan yang memasang iklan di BCA? Apakah BCA tidak menyadari cara-cara penipuan penjualan seperti ini???

Bowie
Bogor, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

17 komentar untuk “Modus Penipuan SMS Poin BCA Menawarkan Hadiah Gratis, Berujung Permintaan Data Kartu Kredit

  • 19 November 2025 - (11:24 WIB)
    Permalink

    Terlihat resmi belum tentu resmi. Macam setelan rapi tapi isinya niat jahat. Laporan gini bantu banget biar orang lain nggak kejebak drama finansial, makin banyak scammer pake BCA. Be aware!!

  • 19 November 2025 - (15:15 WIB)
    Permalink

    ((( Waspada penipuan! BCA tidak pernah mengirimkan informasi masa kedaluwarsa penukaran poin yang disertai link. Jangan klik link sembarangan & jaga data pribadimu)))

    hampir tiap minggu menerima pesan sms pemberitahuan dari BCA diatas.
    Semoga banyak yang membaca surat ini agar tidak menjadi korban

    • 19 November 2025 - (17:07 WIB)
      Permalink

      intinya : jangan rakus, hanya dengan iming2 hadiah, mau saja memberikan informasi

      TS itu ga pernah nongkrong di MK, kalo ada masalah br mendatangi MK, jenis orang selfish

      https://mediakonsumen.com/2025/11/11/surat-pembaca/korban-phishing-sms-poin-hadiah-bca-transaksi-rp21-juta-tak-bisa-dibatalkan

      Tanpa sadar, saya mengklik tautan yang mengarahkan saya ke situs web (masih dengan kop BCA) untuk memilih hadiah.
      ente lg fly? tidak sadar klik tautan?
      jelas2 ente sadar hingga klik tautan karena iming2 HADIAH

      atau menjadi tidak sadar setelah membaca tulisan HADIAH?

      Apakah BCA tidak menyadari cara-cara penipuan penjualan seperti ini???
      pertanyaannya : apa TS tidak menyadari cara penipuan spt ini???

      hanya orang rakus dan mudah tergiur dengan kata2 HADIAH yg tertipu

      4
      1
    • 20 November 2025 - (10:50 WIB)
      Permalink

      Saya pernah bgini, dengan SMS yg sama yg bertuliskan “BCA” yg mengindikasikan bahwa ini SMS resmi dari BCA, dan klik lah link tersebut, masuk dan pilih hadiah, isi no chip belakang kartu debit saya, dan gk berhasil padahal udh terisi smua. Akhirnya nelpon customer service via aplikasi My BCA, diarahkan supaya blokir kartu Debitnya, dan mengajukan pergantian kartu Debit baru, tetapi tidak sampai-sampai kartu debitnya. Aneh sih disuruh kirim ke rumah, alamat lengkap, tetapi kartu debit nya gk sampai-sampai, sudah komplain 2x, disuruh info buat WA dr kurir ke saya tetapi tetap gk ada WA dan masih tetap seperti semula, gk dikirim2 kartu debitnya. Hufh

      • 25 November 2025 - (09:14 WIB)
        Permalink

        Kalau ada kantor cabang yg dekat mending ambil kak jgn tunggu kirim ke rumah. Kalau kirim kartu debit atau kartu kredit kurir memang tidak dibekali nomor hp nasabah karna itu termasuk rahasia. Kecuali pas dpt kurir yg udh biasa kirim paket ke rumah. Kalo di sy enaknya kurir rata2 kenal sm sy jd suka chat dulu sih. Sampe kartu adek sy mau dianter aja sy yg dichat karna mereka ngenalin alamat sy.

    • 21 November 2025 - (06:16 WIB)
      Permalink

      Yes…saya sering baca kasus Fake BTS mengatas namakan BCA di Media Konsumen. Dan minggu ini saya dapat sms dari BCA yang menghimbau terkait kasus tersebut. Jadi BCA sudah aware dan mengingatkan konsumen. Tinggal konsumennya mau diingatkan atau malah abai

      • 21 November 2025 - (09:18 WIB)
        Permalink

        Trima kasih kak udh edukasi kami para pembaca MK btw saya jg sering dpt dr SMS fraud mengatasnamakan BCA

        Ada saldo di akun kamu 895.369 silahkan login dan d4ftarkan pakai nmor kamu

        https:// xxxxx

  • 19 November 2025 - (15:57 WIB)
    Permalink

    Waspada penipuan! BCA tidak pernah mengirimkan informasi masa kedaluwarsa penukaran poin yang disertai link. Jangan klik link sembarangan & jaga data pribadimu.

    Tadi sy dpt sms bgni

  • 20 November 2025 - (09:42 WIB)
    Permalink

    Hadeehhh ini orang…dia yg salah tapi mau coba² lemparkan kesalahan ke BCA.
    Eee..coy, semua bank atau lembaga keuangan apapun sadar bahwa penipuan spt itu banyak dan makin hari makin banyak dan itu bukan urusan mereka utk mencegahnya, tapi mereka tetap peduli dan cara mereka mengatasi itu mereka hanya memberi notifikasi melalui saluran resmi mereka spt aplikasi BCA mobil, makanya penting mengaktifkan fitur izin pemberitahuan di aplikasi BCA mobil spy nasabah bisa menerima informasi apapun dari mereka, bukan dari SMS coyyy!!!!
    Nanti setiap kau kenak penipuan sms dari yg mengatasnamakan perusahaan atau lembaga kau komplain perusahannya, kau komplain lembaganya. Gak gitu coyy..kau yg perlu belajar benyak didunia yg sarat dg penipuan ini, bukan merepet repet k org lain…haadeeeehhhh…pening la kepala liat org kek kau ini!!!!

    1
    1
  • 20 November 2025 - (11:12 WIB)
    Permalink

    Bank wajib menjaga keamanan, wajib chek rutin apa yang terjadi di lapangan / medsos, mau ada isu hadiah atau nasabah fly, bank tetap wajib jaga keamanan dana nasabah dan laian. Itu gunanya Bank, jika gak mampu jaga dari segala macam jebakan, jangan bikin Bank

    • 21 November 2025 - (09:01 WIB)
      Permalink

      Itu bukan salah bank om. Biasakan update di sosmed dkk om. Tau gak kalo jaman skarang ada fake bts? Jadi sms yg dikirim itu bukan dari bank, tapi dari fake bts yg muter2 cari calon yg gak hati2

  • 20 November 2025 - (11:44 WIB)
    Permalink

    Kasus seperti ini, kayak pencuri yang berhasil masuk ke rumah orang.
    Masuknya bukan membobol/mencongkel kunci pintu.

    Masuk dengan cara memperdaya pemilik rumah.
    Pencuri menyamar jadi kurir atau petugas Dukcapil, dll.
    Berhasil masuk rumah. Dompet di meja diembat.

    Ini bukan masalah canggihnya kunci tapi masalah bujuk-rayu.
    Untuk mencegah kejadian terulang, Pengurus komplek perumahan paling bisa pasang pengumuman “Hati2 bla bla..”

    Di dunia maya, lebih enak lagi bagi pencuri yang nyamar.
    Kalau penyamarannya ketahuan, nggak sampe digebukin masyarakat.
    Cerita di perumahan tadi, ketahuan nyamar dan belum sempet masuk rumah, bisa langsung digebukin.
    Untuk itu, masayarakt dunia maya, harus lebih hati2…

    Kalo pake jasa perbankan, hindari cari untung dari iming2 undian, hadiah, dsb.
    Pake aja untuk fasilitas keuangannya, mempermudah hidup… itu saja.
    SMS hanya digunakan untuk konfirmasi OTP.
    Karena OTP ini yang jadi key-security akhir dari semua aplikasi.

    Banyak maling, yang lagi oprek2 cara masuk akun (perbankan, email, dsb).
    Selama oprek2, gak ada yang bisa liat….
    Udah tau caranya, tinggal broadcast hasil opreknya untuk misi bujuk-rayu.
    Tinggal tunggu orang yang terpancing.
    Yang di-oprek bukan kunci, karena mereka tau sulitnya mencongkel kunci…
    Yang di-oprek, mekanisme SMS di Android/IOs, gimana meng-hijack sinyal BTS, gimana mekanisme aplikasi email, dll, dsb.
    ini yang mereka oprek….

    Kasus seperti TS ini, penyamaran masuk dengan memanfaatkan cara kerja SMS Android/IOs..
    Enak… korban akan mengira masalah ini ada di faktor keamanan bank.
    Malingnya bisa dapet duit, korban akan ribut nyalahin bank… hepi dia.
    Padahal, penipuan bisa terjadi karena cara kerja SMS dan keberhasilan korban kena bujuk/rayu….

  • 20 November 2025 - (16:42 WIB)
    Permalink

    Saya pernah ditanyakan soal SMS seperti itu disaat saya komplain mengenai pengiriman kartu ATM saya yg gagal terkirim, kebetulan di SS SMS yg saya kirimkan mengenai info kartu ATM saya yg gagal terkirim terdapat SMS seperti itu, pihak CS HaloBCA menegaskan klo itu SMS penipuan yg dilakukan oleh vendor SMS nya, mereka jg menanyakan apakah saya mengeklik link tautan yg ada pd SMS itu dan jg menanyakan tentang kpn dan dmn saya saat mendapatkan SMS itu bahkan sampai nama jalannya segala, apakah ada kerugian yg saya alami dikarenakan SMS itu, nmr handphone yg menerima SMS itu, dan apakah ada yg menelpon mengatasnamakan BCA setelah saya menerima SMS itu. Bahkan pihak CS HaloBCA langsung menelpon saya via nmr resmi CS BCA dan menegaskan klo itu adalah SMS penipuan yg dilakukan oleh vendor SMS nya dan memastikan lg tentang pertanyaan2 mereka yg diatas.

  • 21 November 2025 - (14:24 WIB)
    Permalink

    Itu namanya FAKE BTS . “Fake BTS” adalah perangkat ilegal yang digunakan untuk meniru menara BTS resmi operator seluler agar penipu dapat mengirimkan SMS palsu yang tampak asli. Modus ini memungkinkan penipu untuk mencegat SMS, mengeditnya, lalu meneruskannya dengan tambahan tautan berbahaya untuk mencuri data pribadi atau menguras saldo rekening korban.

  • 21 November 2025 - (14:52 WIB)
    Permalink

    kyk nya modus fake bts ini..
    sms resmi bisa disusupi penipu..
    ayo rajin mencari tau..
    teknologi semakin maju, modus penipuan juga sama..
    kasus begini udah makin sering terjadi, makin banyak yang mengadu ke MK..
    makin sering mencari tau, maka makin mudah kita menghindari penipuan2 ini..

  • 21 November 2025 - (15:37 WIB)
    Permalink

    Ini sama dengan kasus saya. Edukasi itu mahal harus ada korban nya dulu, BCA secara sepihak melakukan investigasi secara 1 arah tanpa koordinasi ke Merchant ( Paper.id) , semua chat dan email saya ada semua. Saya lihat Paper.id yg gercep dalam menangani kasus saya. Sampai saat ini BCA belum jawab pertanyaan saya “Apakah dalam investigasi BCA ada koordinasi dengan Paper.id”

    Bisa baca link ini (Sekelas BCA semena mena memutus sepihak dalam kasus imvestigasi , tanpa konfirmasi 2 arah , padahal nasabah uda notekan 2 arah secara insiatif baik Ke BCA dan Paper.id)

    https://mediakonsumen.com/2025/11/11/surat-pembaca/korban-phishing-sms-poin-hadiah-bca-transaksi-rp21-juta-tak-bisa-dibatalkan

 Apa Komentar Anda?

Ada 17 komentar sampai saat ini..

Modus Penipuan SMS Poin BCA Menawarkan Hadiah Gratis, Berujung Permint…

oleh Bowie dibaca dalam: 1 menit
17