Saldo Rekening BNI Terkuras Hampir Rp30 Juta, Didebit untuk Polis Asuransi Lama Tanpa Pemberitahuan

Saya adalah seorang nasabah Bank BNI dengan nomor rekening 12378***39. Masalah ini muncul ketika saya menyadari bahwa saldo rekening saya berkurang hampir Rp 30 juta hingga habis, tanpa adanya transaksi yang saya lakukan secara sadar. Merasa ada yang tidak beres, saya kemudian mencetak rekening koran untuk mencari tahu penyebab kejadian ini.

Dari hasil rekening koran, saya menemukan adanya transaksi pembayaran tagihan dan pemindahan dana yang tercatat ke nomor 243868968.

Untuk memastikan asal-usul transaksi tersebut, saya menelusuri dokumen lama saya dari tahun 2012 dan menemukan nomor yang sama, yaitu 243868968. Dokumen tersebut adalah nota dari BNI Insurance Life yang dengan jelas mencantumkan nomor kontrak/nomor polis 243868968. Nomor ini identik dan sama persis dengan nomor yang tercantum pada rekening koran saya sebagai tujuan pemindahan dana.

Keberatan utama saya adalah bahwa selama kurang lebih 13 tahun, saya tidak pernah menerima pemberitahuan, penagihan, konfirmasi, atau informasi apapun terkait polis tersebut. Selain itu, saya juga telah secara resmi menghentikan penggunaan layanan asuransi tersebut.

Yang sangat saya sesalkan adalah kurangnya keterbukaan informasi, bahkan setelah saya melaporkan langsung ke kantor cabang BNI dan melalui email. Hingga saat ini, saya hanya mendapatkan jawaban bahwa pihak terkait masih “menunggu koordinasi lebih lanjut”.

Padahal, saya telah membawa bukti yang sangat jelas dan kuat, yaitu:

  • Rekening koran yang menunjukkan pendebitan saldo sekitar Rp30.000.000 dalam satu transaksi, dan
  • Dokumen BNI Insurance Life yang mencantumkan nomor polis/kontrak yang sama persis dengan tujuan pemindahan dana.

Saya mempertanyakan, koordinasi apa lagi yang diperlukan, sementara bukti menunjukkan bahwa saldo rekening saya telah didebit secara langsung untuk pembayaran asuransi tanpa pemberitahuan dan tanpa persetujuan saya.

Melalui Media Konsumen ini, saya berharap BNI dan BNI Insurance Life dapat memberikan penjelasan yang jelas, melakukan penyelidikan secara menyeluruh, serta mengembalikan dana yang telah didebit tanpa persetujuan saya.

Salam hormat,

Zainul Abidin
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

7 komentar untuk “Saldo Rekening BNI Terkuras Hampir Rp30 Juta, Didebit untuk Polis Asuransi Lama Tanpa Pemberitahuan

  • 20 Desember 2025 - (11:45 WIB)
    Permalink

    Emang boleh tah ambil saldo orang seenaknya begini? Padahalkan sudah info Bapaknya sudah secara remsi tidak berhenti mengikuti asuransinya dan udah puluhan tahun yg lalu juga. Come on BNI, hari ini masih kek gini pelayanannya

    1
    1
    • 20 Desember 2025 - (13:30 WIB)
      Permalink

      apakah ada dokumen/bukti resmi tellah berhenti layanannya? sebaiknya dilampirkan disini juga tadinya

  • 20 Desember 2025 - (13:22 WIB)
    Permalink

    Ini namanya perampokan. Klo di LN spt di singapur udah habis ini asuransi 🤣 cuma ya di Zimbabwe praktek beginian negara tutup mata wkwkw

  • 20 Desember 2025 - (18:43 WIB)
    Permalink

    ada yang janggal juga, jika memang ada tagihan mengapa tidak di debet perbulan? mengapa langsung ditarik semua tak bersisa? Harus klarifikasi sih ini Bank besar kok gini

    • 30 Desember 2025 - (07:40 WIB)
      Permalink

      Mau daftar BNI Insurance Life, baca ini jadi mikir mikir lagi, Terima kasih informasinya semoga masalah segera selesai.

  • 3 Agustus 2026 - (11:15 WIB)
    Permalink

    Terkait BNI Life juga tidak bagus mengenai Pelayanan Penanganan Keluhannya.

    Saya ada kendala perubahan nomor handphone, rela cuti untuk mengurus ke Kantor Cabang pembukaan polis, diurusin langsung sama petugas asuransinya, dan jawaban di email adalah DOKUMEN DITOLAK !

    Saya tanya kurang dokumen apa, kok bisa kurang kan udah dipandu petugas. Katanya disuruh Hubungi.

    Giliran menghubungi Call Center DITOLAK lagi karena nelponnya gak sesuai dengan nomor HP yang terdaftar (lah kan emang mau perubahan). Kata Call Centernya, koordinasi lewat email.

    Gak jelas sumpah.

    Terus muncul masalah baru.

    Tibatiba muncul surat pemberitahuan gagal pendebetan tanggal 17 July, pas saya cek Mbanking , saldo sudah ready dari tanggal 11 July.

    Mau ngurus itu pun DITOLAK karena nomor hp ga sesuai.

    Ini OJK gak punya link pengaduan resmi kah? rasanya kayak bola pingponv

 Apa Komentar Anda?

Ada 7 komentar sampai saat ini..

Saldo Rekening BNI Terkuras Hampir Rp30 Juta, Didebit untuk Polis Asur…

oleh Zainul dibaca dalam: 1 menit
7