Laporkan Dugaan Penipuan, Akun Pembeli Malah Dinonaktifkan dan Refund Tertahan

Saya melakukan transaksi pembelian TV di Tokopedia, pada hari Sabtu, 3 Januari 2026, dengan total nominal sebesar Rp1,3 juta. Namun, tampaknya penjual adalah sekelompok penipu, karena beberapa driver tidak dapat menemukan toko tersebut, sehingga barang baru terkirim pada pagi hari tanggal 4 Januari 2026. Anehnya, foto barang yang dikirim hanya berukuran kecil.

Saya juga menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai bagian pengiriman Tokopedia, yang meminta saya untuk mengisi tautan guna proses perpindahan kurir. Saya pun melapor ke Tokopedia agar pembelian dibatalkan dan melakukan suspend terhadap penjual. Saya juga memberikan bukti-bukti kepada pihak Tokopedia.

Namun, pada malam tanggal 4 Januari 2026, tiba-tiba akun Tokopedia saya dinonaktifkan secara sepihak tanpa pemberitahuan.

Akibatnya, saya mengalami kerugian karena uang refund masih ditahan oleh Tokopedia, dan akun saya hilang.

Ibnu
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

5 komentar untuk “Laporkan Dugaan Penipuan, Akun Pembeli Malah Dinonaktifkan dan Refund Tertahan

  • 8 Januari 2026 - (17:41 WIB)
    Permalink

    Aduh, jangan beli barang mahal2 di Tokopedia lah. Sejak dibeli TikTok Shop, udah ngak keurus. CS dipecat semua. Komplain di media sosial dan Media Konsumen ngak direspon.

    Dan sekarang banyak toko nipu maju ke halaman pertama hasil pencarian. Entah kenapa. Pokoknya hati2.

    2
    1
    • 26 Januari 2026 - (21:19 WIB)
      Permalink

      Betul. Tokopedia skr parah, separah induk nya, tiktok!! Yang jual banyak yg nipu, yang beli pun lebih banyak yang nakal atau nipu juga. Wkwkw. Dulu pengemar tokped, kadang2 ke oren, sekarang belanja onlen full 100% di oren.

      Semoga muncul marketplace baru di indo agar berbelanja lebih banyak pilihan.

  • 8 Januari 2026 - (23:45 WIB)
    Permalink

    tokpednya bener pak
    bapak empati juga, tokped mau gmn dia kan harus netral

    masih mending dibantu bapak, bapak tinggal retur dan dana kembali

    salah bapak di tempat pertama kena tipu, masih diakomodasi tokped pengembalian

    bapak tidak adil dengan tokped

  • 9 Januari 2026 - (17:24 WIB)
    Permalink

    Emang sistem mudah dikadalin penivu kirim dus harus diretur dulu proses ribet blm lagi penivu ksh alamat palsu dan gak ada no. Hp

 Apa Komentar Anda?

Ada 5 komentar sampai saat ini..

Laporkan Dugaan Penipuan, Akun Pembeli Malah Dinonaktifkan dan Refund …

oleh Ibnu dibaca dalam: 1 menit
5