Shopee Diam-diam Aktifkan SPayLater Xtra 0% di Toko Saya, Biaya Cicilan Dibebankan ke Penjual Tanpa Persetujuan

Puncak kekecewaan saya diawali dari tidak gentle-nya Shopee dalam menindaklanjuti tuntutan pengembalian biaya program yang tidak pernah penjual ketahui dan ikuti.

Berawal dari program senyap dan diam-diam disisipkan ke toko saya, di mana nama programnya pun baru saya tahu setelah komplain, yaitu “SPayLater Xtra 0% free trial dengan tenure 3 bulan periode 25 Nov – 13 Des 2025”. Namun hanya 1 transaksi yang kebetulan pembeli pakai cicilan dari Shopee SPayLater ini di nomor order 260502BJ4X4A23, tertanggal 2 Mei 2026, dengan biaya transaksi dibebankan kepada penjual sebesar Rp17.616.

Selama ini saya hanya pernah ikuti program ongkos kirim dasar dan asuransi pengiriman. Di luar dari kedua program tersebut, selaku penjual saya sudah tutup mata dan tutup telinga, karena saya tidak pernah tertarik menambah biaya dalam struktur harga yang saya perhitungkan. Apalagi disuruh “gotong royong” ikut membayar biaya cicilan yang sudah jelas mengambil pendapatan saya.

Singkat cerita, tuntutan saya dijawab tidak bisa dikembalikan dengan alasan seller sudah pernah ikut trial dan dianggap setuju untuk ikut serta. Entah selama trial itu pernah ada benefit buat pembeli saya, juga saya tidak tahu, karena memang program trial ini tidak pernah saya tahu sebelumnya.

Logika berpikir yang sangat aneh, apa pernah Shopee berpikir apakah seller itu dukun bisa tahu program ini, sebuah program yang tidak pernah dikomunikasikan dengan “nyata dan jelas”. Saya coba lihat email saya dari 2025 hingga saat ini, tidak ada email yang menawarkan program terkait. Bisa disimpulkan inilah “copet digital” sebenarnya, bekerja diam-diam, kalau ditegur mengelak dan lepas tangan.

Kenapa saya putuskan tulis di Media Konsumen dan OJK, karena memang praktik ini agar menjadi catatan miris bahwa ada pelaku usaha yang melakukan aksi senyap dan cenderung tidak dikomunikasikan dengan baik kepada mitranya (dalam hal ini selaku penjual).

Nominalnya memang kecil Rp17.616, tapi ini menyangkut sebuah kepercayaan dan kenyamanan, tentunya kita sebagai masyarakat tidak pernah mau hidup berdampingan dan berdekapan dengan “copet-copet digital” ini. Selama dianggap normal buat Shopee, praktik seperti ini mencederai kepercayaan terhadap nama “Shopee” yang suka senyap beraksi.

Pengalaman komplain masalah ini juga membuahkan banyak nomor laporan. Bayangkan, selaku pelanggan saja dilayani dengan nomor tiket sebanyak mungkin, tebakan saya biar frustrasi sendiri. Berikut nomor laporan yang saya himpun:

  • 9 Mei 2026: 2053142823995535380
  • 21 Mei 2026: 2057285682785947716
  • 4 Juni 2026: 2062497339336536155
  • Juni 2026: 2062131262083866718
  • Juni 2026: 2062132484052549698
  • Juni 2026: 2062751442195644442
  • Juni 2026: 2062824761913704519

Harapan saya semoga OJK dan Kemendag bisa mengawasi operasional dan kewajiban pelaku usaha digital ini untuk transparan dan siap gentle dikomplain untuk mengembalikan “hak” para mitra usaha yang diambil seenaknya seperti ini.

Buat Shopee semoga tidak lagi menjalankan praktik senyap dalam program yang dijalankan, biarkan mitra usaha memilih dan menyetujui baik program trial sekalipun, tapi tidak dengan senyap dan lepas tanggung jawab seperti ini.

Kenny
Jakarta Pusat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Shopee Diam-diam Aktifkan SPayLater Xtra 0% di Toko Saya, Biaya Cicila…

oleh Kenny dibaca dalam: 2 menit
0