Penanganan Agoda dan OYO seperti Scam: Dana Ditarik Dua Kali, Hak Konsumen Diabaikan

Saya menyampaikan kekecewaan serius terhadap penanganan pemesanan hotel melalui Agoda yang kemudian dialihkan kepada OYO.

Saat proses pemesanan, jaringan internet sempat mengalami gangguan. Sistem justru memproses transaksi dua kali tanpa peringatan yang jelas. Akibatnya, dana saya terpotong dua kali dan terbit dua nomor pemesanan:

  • Booking ID 2031640517
  • Booking ID 2031640798

Kedua transaksi tersebut merupakan booking ganda untuk kebutuhan menginap yang sama. Agoda kemudian melimpahkan penanganannya kepada OYO dan meminta saya menghubungi nomor 021-2970-7600.

Setelah tiba di hotel, pihak resepsionis menyatakan hanya menerima satu pemesanan. Pihak hotel juga bersedia membatalkan pemesanan yang satunya karena tidak digunakan. OYO justru menolak pembatalan dengan alasan yang tidak masuk akal, meskipun pihak hotel telah memberikan persetujuan.

Menurut saya, pola penanganan ini sudah sangat mirip dengan scam: uang konsumen ditarik dua kali, layanan hanya diterima satu kali, pembatalan dipersulit, pengembalian dana ditolak, lalu tanggung jawab dilempar ke berbagai pihak. Apabila bukan scam, Agoda dan OYO seharusnya dapat membuktikannya dengan segera membatalkan booking ganda dan mengembalikan uang konsumen.

Tindakan tersebut menunjukkan Agoda dan OYO tidak menghargai hak konsumen. Konsumen bukan pihak yang boleh di-ping-pong, dipersulit, lalu dipaksa membayar layanan yang tidak pernah diterima. Menahan pembayaran atas kamar yang tidak digunakan merupakan tindakan yang tidak patut, terlebih pihak hotel telah menyatakan kesediaannya untuk membatalkan pemesanan tersebut.

Saya menuntut Agoda dan OYO untuk:

  1. Segera membatalkan salah satu booking ganda tersebut.
  2. Mengembalikan seluruh dana dari satu transaksi yang tidak digunakan.
  3. Memberikan penjelasan tertulis mengenai alasan penolakan pembatalan.
  4. Berhenti saling melempar tanggung jawab dan menghormati hak konsumen.

Apabila tidak segera diselesaikan, saya akan meneruskan pengaduan ini kepada lembaga perlindungan konsumen, penyedia pembayaran, dan kanal pengaduan terkait. Saya juga akan menyampaikan pengalaman ini secara terbuka agar masyarakat lebih berhati-hati menggunakan layanan Agoda dan OYO.

Aris
Badung, Bali

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Penanganan Agoda dan OYO seperti Scam: Dana Ditarik Dua Kali, Hak Kons…

oleh Aris dibaca dalam: 1 menit
0