Penjual Sudah Setuju Retur, tapi Shopee Tolak karena Barang Bekas Tidak Bersegel

Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan kekecewaan mendalam atas buruknya sistem perlindungan konsumen dan kelalaian tim resolusi serta Customer Service Shopee Indonesia dalam menangani kendala transaksi saya.

Peristiwa ini bermula ketika saya membeli komponen mobil berupa engine mounting bekas (kondisi second) pada tanggal 10 Juli 2026. Setelah barang sampai, ternyata posisi dudukan baut komponen tersebut berbeda sehingga sama sekali tidak bisa dipasang di mobil saya.

Pada tanggal 11 Juli 2026, saya langsung menghubungi pihak penjual melalui chat resmi di aplikasi Shopee. Penjual bersikap kooperatif, mengakui adanya perbedaan spesifikasi fisik barang, dan secara jelas menyatakan “Baik” (menyetujui) saat saya meminta izin untuk melakukan retur. Di hari yang sama, saya mengajukan pengembalian barang secara resmi melalui aplikasi serta mengunggah seluruh bukti foto fisik dan tangkapan layar chat persetujuan penjual. Saya juga sempat menelepon CS Shopee untuk memastikan kendala ini dicatat.

Namun, keanehan luar biasa terjadi pada tanggal 12 Juli 2026. Tanpa adanya proses diskusi yang adil, tim resolusi Shopee tiba-tiba menutup kasus secara sepihak (close case), menolak pengajuan retur saya, dan langsung meneruskan dana sebesar Rp238.000 ke penjual. Alasan penolakan yang diberikan sangat tidak masuk akal, yaitu “kondisi barang tidak bersegel”. Bagaimana mungkin sebuah barang bekas atau second copotan dituntut harus memiliki segel utuh pabrik?

Setelah saya protes keras, pada tanggal 12 Juli 2026 pukul 14.56, agen CS Shopee mengakui adanya kekeliruan sistem dan membuatkan laporan banding manual ke tim mediasi dengan nomor laporan 2076175141826998371 dengan janji estimasi penyelesaian 1 x 24 jam.

Hingga surat ini dibuat, belum ada penjelasan yang relevan. Saat saya menagih janji melalui Live Chat, pihak Shopee kembali mengulur waktu dengan dalih masih dalam proses peninjauan tanpa kepastian.

Sebagai konsumen, saya merasa sangat dirugikan akibat kelalaian berlapis dari tim internal Shopee:

Tim Resolusi yang abai meninjau bukti transaksi dan menerapkan aturan “segel” yang cacat logika untuk barang bekas. Tim Mediasi yang tidak menepati janji batas waktu penyelesaian klaim.

Melalui surat pembaca ini, saya mendesak pihak Shopee Indonesia untuk segera bertanggung jawab atas kelalaian sistemnya, melakukan investigasi manual secara objektif, dan mengembalikan dana (refund) yang menjadi hak saya. Terima kasih.

Ferry Candra
Semarang, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Penjual Sudah Setuju Retur, tapi Shopee Tolak karena Barang Bekas Tida…

oleh ferrycandra dibaca dalam: 1 menit
0