Pembobolan Akun Akulaku dengan Penggantian Nomor HP Tanpa Notifikasi

Selamat pagi Media Konsumen, mohon diteruskan kepada pihak terkait, yaitu Akulaku. Pada tanggal 08 Mei 2020, ketika saya akan login akun Akulaku, ternyata nomor saya tidak terdaftar. Padahal saya pengguna Akulaku sejak lama dan tidak pernah ada masalah. Saya sudah beberapa kali telepon ke CS Akulaku, ke nomor 1500920. Namun sama sekali tidak ada tanggapan. Berikut kronologinya:

Hari Jumat, tanggal 08 Mei 2020 sekitar pukul 16.50 saya telepon CS Akulaku (atas nama Ana) untuk menanyakan kenapa akun Akulaku saya tidak bisa login menggunakan nomor yang saya daftarkan di Akulaku. Menurut CS, nomor saya tidak terdaftar. Setelah dicek oleh CS, ternyata akun Akulaku saya telah terdaftar dengan nomor lain yaitu 081914594497. Padahal saya sama sekali tidak mengganti nomor saya dan tidak melakukan perubahan apapun pada akun Akulaku saya. Saya sama sekali tidak klik link apapun, juga tidak pernah memberikan informasi pribadi ke siapapun.

Selain itu perlu saya sampaikan juga bahwa pada saat akun saya dibobol, yaitu pada tanggal 28 April 2020 (menurut CS), tidak ada kode OTP yang dikirimkan kepada saya, dan tidak ada satupun pihak yang menelepon saya untuk menanyakan kode OTP seperti modus penipuan pada umumnya.

Setahu saya, penggantian nomor HP juga membutuhkan foto KTP asli dan foto saya memegang KTP. Hal itu nampaknya tidak terjadi dalam kasus saya. Bagaimana mungkin Akulaku tidak mengirimkan kode OTP dan meminta foto KTP asli untuk melakukan penggantian nomor HP? Hal ini mengindikasikan adanya ketidakamanan aplikasi Akulaku.

Perlu saya tegaskan sekali lagi bahwa peretasan ini berhubungan dengan penggantian nomor HP terdaftar yang membutuhkan prosedur panjang untuk dilakukan. Bukan hanya sekedar reset password semata yang hanya memerlukan kode OTP. Kode OTP pun tidak pernah saya terima sebelum peretasan terjadi.

Saya tanyakan jg kepada CS kapan nomor saya diubah? Namun CS tidak bisa mengetahuinya karena menurutnya penggantian tidak terlihat di sistem. Dan yang paling penting, saya tidak pernah lagi melakukan transaksi menggunakan Akulaku lagi sejak 2019. Limit akun saya sudah diblokir, pada hari itu juga.

Hari Selasa, 12 Mei 20 sekitar pukul 17.15, saya kembali telepon Akulaku dan diangkat oleh CS (atas nama: Dara). Saya telepon kembali guna menanyakan kembali perkembangan kasus yang sebelumnya saya tanyakan. Namun menurut CS masih belum ada perkembangan karena kasus sedang diinvestigasi.
Saya meminta mereka untuk segera melakukan investigasi secepat mungkin sebelum jatuh tempo, dan saya meminta kepastian kapan selesai, tapi mereka pun tetap tidak bisa memberi tahu.

Saya menanyakan secara detail tentang si pencuri akun saya kepada CS, ternyata (menurut CS) ada sejumlah transaksi yang telah digunakan, yaitu: 1 HP, 24 Voucher Pulsa, dan 1 Paket Data, dengan total seharga lebih dari Rp9 juta (menurut CS). Semua pembelian dilakukan pada aplikasi Akulaku langsung, bukan melalui pihak ke-3.

Saat itu saya tidak bisa tahu transaksi secara mendetail karena akun saya masih terdaftar dengan nomor si pelaku. Menurut CS, HP yang dibeli tsb dikirim ke KURNADI, dengan alamat:

Jl. Pasar ikan rt 09 rw 09
Tulung Selapan Kab Ogan
Komering ilir
sumatera Selatan
(dekat kantor JNE)

Sedangkan voucher pulsa dan paket data dikirim ke nomor yang saya sebutkan di atas, yaitu: 081914594497. Nama, nomor telepon, alamat pengiriman sudah jelas di sini.

Oh ya, untuk diketahui, limit saldo terakhir saya adalah 7 jutaan, namun penggunaan lebih dari 9 jutaan.

Saya komplain kenapa penggunaan bisa lebih dari limit? Padahal setahu saya batas limit adalah batas pemakaian yang bisa digunakan, dan saldo limitnya tidak bisa minus. Namun CS juga bingung dan mengatakan kalau peretas memang punya berbagai cara dan akal untuk bisa melakukan hal tsb (di sini secara tidak langsung CS telah mengakui bahwa akun saya memang diretas, karena memang seharusnya penggunaan tidak bisa melebihi batas limit).

Saldo limit saya saat ini adalah minus dan belum ada tagihan jatuh tempo. Kenapa bisa? Padahal belum ada bunga pula yang berlaku di akun saya. Kenapa limitnya malah minus? Saat saya telepon CS, dia juga mengatakan bahwa jatuh tempo pembayaran saya ada 3, yaitu:

  • 25/5 sebesar Rp6.320.000
  • 25/6 sebesar Rp1.537.000
  • 25/7 sebesar Rp1.537.000

dengan total yaitu Rp9.394.000

Saya bicara ke CS dan menegaskan bahwa SAYA TIDAK AKAN PERNAH MEMBAYAR karena saya tidak pernah melakukan transaksi apapun pada akun tsb. Saya pun meminta kasus ini agar diselesaikan segera dan katanya CS telah merubah status kasus menjadi URGENT. Saya juga meminta pada mereka untuk memberitahukan ke saya tentang perkembangan kasus tsb melalui email, telepon maupun SMS. Saya juga telah email ke akulaku terkait kronologi kasusnya tsb ke alamat emailnya yaitu: cs.id@akulaku.com. Namun sampai saat ini tidak ada respon dan tidak ada solusi lebih lanjut.

Hari Jumat, tanggal 17 Mei 2020 sekitar pukul 16.04. Saya kembali telepon CS Akulaku guna menanyakan perkembangan kasus saya. Namun sama seperti sebelumnya kasus masih belum ada perkembangan. Padahal pihak akulaku mengatakan akan memberitahukan perkembangan kasus selama 3-5 hr kerja sejak pertama kali saya telepon. Mereka terus mengatakan kasus ini masih dalam investigasi.

CS menjelaskan kembali rincian transaksi tsb dan semuanya sesuai seperti sebelumnya. Namun begitu saya tanyakan kembali hp tsb dikirim ke mana, pihak CS tidak mau mengatakan. MENGAPA? Padahal sebelumnya alamat dijelaskan secara rinci.

Saya meminta pihak Akulaku untuk mengirimkan invoice transaksi yang dilakukan melalui email namun mereka mengarahkan saya untuk login saja kemudian ubah nomor telepon. Saya tanyakan lagi kepada mereka jika saya ubah nomor telepon, apakah nomor telepon si pelaku akan ter-detect dan menurutnya nomor telepon yang sebelumnya terdaftar dan waktu penggantiannya kapan akan tetap terlihat. Akulaku bisa melihat track record penggantian nomor. Berbeda dengan pernyataan CS sebelumnya saat telepon pertama kali, saya tanya kapan si pelaku merubah nomor telepon, CS malah mengatakan tidak mengetahui kapan waktu penggantiannya.

Ketika saya meminta penjelasan tentang hal tsb pihak CS malah menutup telepon secara tiba-tiba, sangat tidak sopan. Saya tidak sempat menanyakan nama CS tsb karena ketika saya berbicara mereka dengan sengaja mematikan telepon (pembicaraan terekam selama 14 menit).

Kemudian di hari yang sama, beberapa menit saat telepon dimatikan, pada sore hari juga (15/05/20) sekitar pukul 16.24 saya telp kembali CS (atas nama: Arum). Namun telepon saya kembali ditutup secara tiba-tiba lagi dengan sengaja. CS Akulaku lagi-lagi tidak sopan (pembicaraan terekam selama 1 menit lebih).

Kepada Akulaku, mohon dengan sangat untuk segera menindaklanjuti kasus tsb karena saya merasa sangat dirugikan, dan jujur saya sangat kecewa karena sistem keamanan Akulaku sangat tidak terpercaya dan tidak aman.

Untuk perhatian, segala transaksi yang saya lakukan selalu melalui alamat email saya saat ini, dan tidak pernah melakukan penggantian nomor telepon maupun email sama sekali, semua masih sama saat saya pertama kali mendaftar. Saya tegaskan kembali teruntuk transaksi yang saya sebutkan di atas, sama sekali tidak ada pemberitahuan melalui email saya.

Sesuai ketentuannya, semua pembicaraan CS Akulaku dengan saya yang terekam pada sistem pada tanggal yang saya sebutkan di atas, saya harap salinannya dapat dikirim ke alamat email saya dan mohon juga mengirimkan invoice transaksi senilai Rp9 juta lebih tsb sesuai dengan yang terlihat pada sistem ke email saya.

Dan tolong pelaporan akun tsb segera ditindaklanjuti dan segera kabari saya via email maupun telepon secepatnya. Saya tidak mau akun saya disalahgunakan dan kedepannya merugikan saya. Saya juga tidak mau hal ini akan mempengaruhi BI checking saya. Saya juga tidak bersedia melakukan pembayaran apapun, sebab transaksi tsb adalah bukan milik saya.

Dikarenakan saya sudah melakukan follow up berkali-kali melalui telepon atau email dan tidak ada solusi yang pasti atau tanggapan yang baik, saya harap melalui surat pembaca ini Akulaku bisa lebih serius lagi menangani kasus saya

Mohon tanggapannya segera. Terima kasih.

Indriana Basakran
Jakarta Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Akulaku Indonesia:
[Total:14    Rata-Rata: 1.4/5]
Tanggapan Akulaku atas Surat Pembaca Ibu Indriana

Kepada Yth Redaksi Mediakonsumen.com di Tempat Dengan hormat, Terima kasih atas hubungan yang terjalin dengan baik antara Akulaku dan Mediakonsumen.com...
Baca Selengkapnya

Loading...

36 komentar untuk “Pembobolan Akun Akulaku dengan Penggantian Nomor HP Tanpa Notifikasi

  • 20 Mei 2020 - (04:01 WIB)
    Permalink

    semoga kasus nya segera terselesaikan
    saya juga pengguna akulaku
    apakah kit bisa meminta penghapusan akun kepada akulaku menginggat rawan sekali pencurian akun ini

    • 20 Mei 2020 - (10:46 WIB)
      Permalink

      Betul pak, memang sangat rawan sekali..
      saya pun menyesal tidak dengan segera menutup akun tsb …

      dan terkait penutupan akun seharusnya bisa pak

      saya juga akan melakukan penutupan akun setelah masalah ini selesai.
      saya harap masalah ini segera ditanggapi akulaku dan dapat selesai secepatnya…

  • 20 Mei 2020 - (08:09 WIB)
    Permalink

    Saya juga pelanggan akulaku,
    Namun saya kecewa, ketika ingin mengambil barang secara cicil, tapi gak bisa, alasan masih ada tunggakan, padahal saya gak nunggak, dan transaksi saya lancar. .
    Akhirnya saya putuskan berhenti berlangganan.

    • 20 Mei 2020 - (10:47 WIB)
      Permalink

      semoga masalahnya cepat selesai pak dan semoga melalui surat ini, tidak ada lagi yang menjadi korban…

  • 20 Mei 2020 - (21:27 WIB)
    Permalink

    Ternyata kasusnya lebih ajaib dari kasus yang saya alami. Kalau kasus saya, pemakaiannya sesuai limit. Kasus ini jelas – jelas kelihatan janggalnya.

    Tapi setelah saya baca beberapa kasus yang mirip dengan kasus saya dan anda, saya bisa tarik benang merah yang sama, yakni jawaban CS selalu tidak konsisten, tidak jelas dan sering mengada ada.

    Semoga kasus kita bisa segera terselesaikan ya. Karena dgn diselesaikannya kasus kasus seperti ini, keamanan Akulaku kedepannya bisa lebih baik, meskipun kedepannya jelas saya tidak akan pernah menggunakan Fintech apapun lagi.

    Jumat minggu lalu saya request tutup akun Fintech “K” untuk keamanan. Katanya proses 3 hari kerja. Tp sampai hari ini saya lihat akun saya masih aktif…

    • 20 Mei 2020 - (22:27 WIB)
      Permalink

      betul sekali pak bartolomeus..
      dari limit yang tidak sesuai saja menjadikan aplikasi ini sulit dipercaya keamanannya..

      berkali kali saya telp cs dan meminta pihak cs untuk memberitahukan perkembangan kasus tsb namun sampai saat ini masih belum ad pemberitahuan apapun ke saya…

      kenapa perkembangan kasus tsb sangat lama padahal sudah jelas nama, nomor bahkan alamat pengiriman barang si pelakupun sudah jelas…

      lalu mengapa cs cenderung menutupi sipelaku?

      semoga ini juga menjadi pelajaran buat para pengguna fintech lainnya, juga semoga tidak ada lagi yang menjadi korban2 selanjutnya…
      saya harap akulaku segera memberikan tanggapan…

      saya akan update disini jika pihak akulaku memberikan respon dan perkembangan mengenai hal tsb.

      • 21 Mei 2020 - (23:25 WIB)
        Permalink

        Menilik kasus saya yang sudah 3 bulan dan belum jelas kelanjutannya, dan baru minggu lalu saya mendapat balasan email dan balasan suara pembaca (considering kasus saya “lebih ringan” dari kasus mbak), semoga kasus mbak tidak perlu selama itu untuk mendapat balasan.

        Pernah dalam 1 hari saya menelepon CS dan Hotline Inbound Collection sebanyak 8x, saya mendapatkan jawaban yang berbeda-beda. Pernah juga telepon saya digantung saat CS “memeriksa data”.

        Semoga cepat selesai kasus – kasus ini, supaya kita bisa segera menutup akun ini.

        • 21 Mei 2020 - (23:51 WIB)
          Permalink

          iya pak saya harap juga seperti itu..
          saya menulis disini sebelum ada tagihan yang jatuh tempo agar kasus saya dapat ditindak lebih cepat…

          dan disini pun sudah ada alamat kemana barang dikirim yang jelas2 pihak akulakunya dapat segera menyelidikinya langsung..

          saya heran kenapa mereka cenderung lama merespon laporan laporan para korban…

          sudah banyak sekali korban2 yang akunnya di bobol, cenderung d rugikan karena pihak akulaku tetap tdk mau tau..
          padahal mereka adalah salah satu fintech legal dibawah OJK yang seharusnya bisa lebih sigap apalagi terkait sistem keamanannya…

          • 26 Mei 2020 - (23:12 WIB)
            Permalink

            Update kasus per hari ini (Selasa 26 Mei 2020), Puji Tuhan kasus sudah selesai diinvestigasi Akulaku dan seluruh tagihan dihapus karena terbukti bukan pemakaian saya / bukan kesalahan saya. Akhirnya effort selama hampir 3 bulan ini membuahkan hasil. Pihak Call Center secara resmi telah menghubungi saya dan email pemberitahuan mengenai hal ini juga sudah saya dapatkan.

            Semoga kedepannya seluruh SOP di Akulaku dapat diperbaharui berdasarkan aneka kasus yang menimpa nasabahnya ini, dan terutama kasus rekan – rekan yang masih ongoing dapat segera terselesaikan dengan baik tanpa perlu menunggu waktu yang terlalu lama seperti saya.

            Pada hari ini saya secara resmi juga meminta Akulaku untuk menghapus akun saya agar kedepannya tidak ada permasalahan seperti ini lagi.

          • 27 Mei 2020 - (13:40 WIB)
            Permalink

            terima kasih telah mengupdate perkembangannya pak barto

            saya pun berharap demikian,
            smoga kedepannya kasus kami disini cepat terselesaikan
            dan pihak akulaku dengan segera menghubungi kami

    • 25 Mei 2020 - (11:47 WIB)
      Permalink

      Saya juga mengalami hal yang sama dengan ibu Indriana dimana kenapa bisa ada transaksi pembelian pulsa sejumlah kurang 5 jutaan sekitar pukul 04.00 pagi pada tanggal 25 mei 2020. Padahal sebelum2nya untuk pembelian pulsa itu maksimal transaksi 3 kali terus kenapa ini bisa sampai begitu banyak. Bahkan untuk email dan nama kontak darurat sekaligus nomor hp yg terdaftar sudah terganti menjadi (081932450353). Dan saya sudah melaporkan ke pihak berwajib dan pihak berwajib menyarankan untuk saya buat sanggahan ke akulaku dmna transaksi itu bukan saya yg melakukannya bahkan polisi menyarankan jika pihak akulaku tdk menanggapi maka saya di sarankan untuk lapor ke polres. Dan pihak berwajib juga mengatakan tdk usah bayar sekalipun pihak akulaku mengirimkan kolektor karena sudah jelas dari nomor yg terdaftar dan alamat email sudah berbeda. Mohon saran nya juga teman2 untuk menyelesaikan permasalahan saya juga. Karena saya rugi kurang lebih 5jtaan dan itu harus saya bayarkan di bulan juni 2020.

      • 2 Juni 2020 - (14:21 WIB)
        Permalink

        Bu Indri boleh nanti tolong diupdate perkembangannya karena saya juga mengalami kasus serupa dan sudah melakukan pelaporan sejak tanggal 18 April 2020. SUDAH 2 BULAN BELUM ADA KONFIRMASI APAPUN DARI AKULAKU.
        Akun saya dipakai untuk transaksi pembelian HP Oppo Reno sekitar 5jt dengan alamat pengiriman :
        Jl. Pasar Ikan RT 08 RW 10 Tulung delapan ilir, Ogan Komering ilir, Sumatera Selatan.
        Alamatnya mirip dengan di kasus ibu, sepertinya peretas adalah satu komplotan

        • 3 Juni 2020 - (10:17 WIB)
          Permalink

          baik bu

          sampai saat ini saya belum mendapat info apapun dari pihak akulaku..
          saya mencoba email ke cs.id@akulaku.com tidak ada respon sama..
          namun saya mencoba email ke pr@akulaku.com dan mereka bilang akan menginformasikan jika sudah ada hasil

          apa no yang digunakan juga menggunakan no yang sama bu dinal?

  • 21 Mei 2020 - (06:35 WIB)
    Permalink

    Semoga masalahnya cepat selesai
    Kalau boleh tau akun akulakunya pernah di tauntankan dengan akun sosial media seperti Facebook atau yang lainnya?
    Tadi saya coba mengganti nomer telepon akulaku saya tanpa sms dan saya diharuskan memverivikasi akun yabg pernah saya tauntankan, kebetulan saya pernah tauntankan akun Facebook saya dengan akun akulaku saya. Hasilnya setelah akun akulaku memverivikasi akun Facebook saya, saya langsung bisa mengganti nomer Handphone saya tanpa mendapat kode OTP

    • 21 Mei 2020 - (23:33 WIB)
      Permalink

      Nah justru ini celah keamanan yang sangat besar di aplikasi Akulaku yang harus segera ditambal. Kalau tidak korbannya akan menjadi sangat banyak kedepannya. Disaat yang lain mengaplikasikan Two-Factor Authentication, agak aneh kalau ada aplikasi yang saat ini bahkan menghilangkan proses authentication sama sekali.

    • 22 Mei 2020 - (00:05 WIB)
      Permalink

      terkait facebook dan media sosial lainnya jika memang terkait seharusnya tetap ad notifikasi yang masuk namun saat itu sama sekali tidak ada..

      saya pun mencoba login namun pd aplikasi pun ada notifikasi aplikasi apa saja yang terhubung..
      dan pada tanggal pembobolan akun saya sama sekali tdk ada notifikasi apapun…

      baru2 ini akulakupun mengingatkan u/ membedakan password media sosial dengan akun akulaku…
      padahal saya sangat yakin sekali selalu membedakan password setiap akun media sosial dengan akun saya..

      percuma saja jika membedakan password media sosial dengan akun akulaku namun masih saja tetap bisa dibobol…

      kembali lg ke sistem keamanan akulaku yang menurut saya sangat tidak aman dan tidak terpercaya…
      seharusnya mereka bisa lebih ketat menjaga sistem apalagi sudah banyak sekali korban2 yg telah melapor..

      tolong pihak akulaku bisa lebih cepat menanggapi hal ini…

  • 26 Mei 2020 - (14:49 WIB)
    Permalink

    kita adalah korban…

    data kita sudah disalahgunakan oleh pihak yang tdk bertanggung jawab jd jangan sampai kita dirugikan lg..

    saya pun tdk akan membayarkan tagihan tsb karena saya tdk pernah melakukan transaksi tsb…
    sama halnya dengan ibu sevenwati, disayapun terdapat 24 transaksi,@200rb dan itu dlm wkt yg tdk beda jauh ke nomor yang sama…

    sampai saat ini saya msh menunggu pihak akulaku menanggapi hal tsb…

    • 26 Mei 2020 - (15:08 WIB)
      Permalink

      Benar sekali bu indriana..
      Saya sudah kirimkan surat sanggahan saya seperti yg sudah di sarankan oleh polsek ke email akulaku tapi sampai saat ini blom ada tanggapan sama sekali. Dan saya sangat kecewa banget ke cs2 nya yg tdk punya hati. Dimana mereka2 dengan gampangnya langsung ngomong untuk bayar tagihannya padahal itu bukan transaksi saya.
      Mohon di informasikan juga ke saya perkembangannya ya bu supaya saya juga bisa tau perkembangan pelaporan saya🙏 email saya: sevenwatimalau65@gmail.com
      Terima kasih

      • 26 Mei 2020 - (15:30 WIB)
        Permalink

        saya sudah email bu…

        dan sekali lg jangan mau kita d rugikan kembali ya bu…
        berkaca pula dr kasus pak barto,, sayapun jg mengiikuti kasus beliau karena kasus kita yang hampir sama pula..

        kasus beliau telah ditanggapi oleh akulaku disini walaupun tanggapanny cenderung tdk memuaskan…

        smoga surat kita cepat dtanggapi ya bu sevenwati

        dan sangat berharap semoga kasus kitaa semua cepat selesai

        • 26 Mei 2020 - (15:35 WIB)
          Permalink

          Iya bu..
          Nanti kita berkabar ya bu bagaimana kelanjutan pelaporan kita ke pihak akulaku. Dan setelah masalah ini selesai saya tdk akan pernah mau pakai aplikasi ini lagi bahkan teman2 saya jdi pada takut dan minta akunnya pada di tutup.

          • 26 Mei 2020 - (15:44 WIB)
            Permalink

            iya kitapun belajar dr pengalaman agar kasus ini tdk kita alami lg dan bgtu pula org lain…

            saya pun jg bgtu bu..

            dan secepatnya jika psbb ni brakhir mari kita segera datangi akulaku…

  • 26 Mei 2020 - (15:49 WIB)
    Permalink

    Benar sekali bu.
    Bahkan saya sudah mempersiapkan berkas2 yg perlu saya bawa ke kantor akulaku dan rencana hari ini namun karena masih takut keluar dan adanya psbb jadi mengurungkan niat untuk ke kantor akulaku dan hanya bisa ngirim email berkali2 dan tdk ada respon sama sekali.

      • 27 Mei 2020 - (13:44 WIB)
        Permalink

        untuk diketahui, sampai saat ini pihak akulaku masih belum mengupdate perkembangan apapun kepada saya…
        saya berharap kasus ini cepat selesai, apalagi berdasarkan informasi yang saya terima tagihan yang tdk saya gunakan tsb telah jatuh tempo pertama…

        saya tegaskan kembali kepada pihak akulaku, saya tidak akan membayar tagihan tsb..

        MOHON TANGGAPI SEGERA

      • 27 Mei 2020 - (13:51 WIB)
        Permalink

        Baik bu..
        Ibu tolong email ke saya juga ya bu bagaimana perkembangan kasus ibu. Saya tdi hubungi cs katanya nunggu 5 hari kerja dan cs akan hubungi saya. Semoga aja benar dan cepat di tindaklanjuti supaya saya bisa segera menutup akun saya.

        • 28 Mei 2020 - (19:25 WIB)
          Permalink

          saya sudah lebih dari 5 hari kerja bu, namun sampai saat ini masih belum ada tanggapan juga..
          baik email, telp, atau yang lainnya

          sekarang sdh lewat jatuh tempo, saya telp k mereka sudah dari awal bulan…

          sepertinya percuma, ditambah lg pihak cs yg tdk bisa kasih penjelasan maupun perkembangan kasus..

          saya jg sudah email ya bu…

  • 28 Mei 2020 - (23:07 WIB)
    Permalink

    saya sudah lebih dari 5 hari kerja bu, namun sampai saat ini masih belum ada tanggapan juga..
    baik email, telp, atau yang lainnya

    sekarang sdh lewat jatuh tempo, saya telp k mereka sudah dari awal bulan…

    sepertinya percuma, ditambah lg pihak cs yg tdk bisa kasih penjelasan maupun perkembangan kasus..

    saya jg sudah email ya bu…

  • 2 Juni 2020 - (11:32 WIB)
    Permalink

    update sampai hari ini (02/06/2020), pihak akulaku masih belum mengupdate perkembangan apapun kepada saya…

    Dan tanggapan surat saya masih belum ditanggapi..
    Pihak Akulaku malah merespon surat pembaca lainnya pada tanggal 29/05/20 yang dibuat oleh penulis tgl 21/05/20
    padahal surat pembaca ini saya buat pada tanggal 19/05/20

    dan hanya itu saja satu satunya surat pembaca yang ditanggapi pihak akulaku setelah surat pembaca ini saya buat…

    saya berharap kasus ini cepat selesai, apalagi berdasarkan informasi yang saya terima tagihan yang tdk saya gunakan tsb telah jatuh tempo pertama…

    saya tegaskan kembali kepada pihak akulaku, saya tidak akan membayar tagihan tsb..

    MOHON KEPADA PIHAK AKULAKU UNTUK MENANGGAPI DAN MENGABARI SAYA SECEPATNYA

  • 4 Juni 2020 - (09:53 WIB)
    Permalink

    update perkembangan, pada tgl 03/06/2020, pihak akulaku dari tim control data telah menghubungi saya dan menanyakan kembali kronologi kasus yang saya alami…

    saat ini mereka mengatakan masih menginvestigasi kasus saya dan untuk sementara saya masih harus menunggu hasil.
    jika hasil investigasi telah ada mereka akan mengabari saya by email namun mereka masih belum bisa memberikan kepastian kapan investigasi selesai.

    smoga ada titik terang dari kasus ini…

  • 11 Juni 2020 - (15:34 WIB)
    Permalink

    update perkembangan kasus yang saya alami, pada hari ini tgl 11/06/2020, pihak akulaku dari desk collection telah menghubungi saya terkait penagihan..

    saya sudah menjelaskan bahwa akun saya yang telah d bobol dan saya telah melakukan pelaporan sejak tgl 08/05/20 tp mereka tdk tau ..

    saya pun telah menghubungi pihak cs kembali namun mereka tetap bisa memberikan kepastian kapan kasus bisa diselesaikan

    saya disuruh menunggu kembali

    saat ini mereka mengatakan masih menginvestigasi kasus saya dan untuk sementara saya masih harus menunggu hasil.
    jika hasil investigasi telah ada mereka akan mengabari saya by email namun mereka masih belum bisa memberikan kepastian kapan investigasi selesai.

    smoga ada titik terang dari kasus ini…

    • 11 Juni 2020 - (15:36 WIB)
      Permalink

      update perkembangan kasus yang saya alami, pada hari ini tgl 11/06/2020, pihak akulaku dari desk collection telah menghubungi saya terkait penagihan..

      saya sudah menjelaskan bahwa akun saya yang telah d bobol dan saya telah melakukan pelaporan sejak tgl 08/05/20 tp mereka tdk tau ..

      saya pun telah menghubungi pihak cs kembali namun mereka tetap bisa memberikan kepastian kapan kasus bisa diselesaikan

      saya disuruh menunggu kembali

      • 11 Juni 2020 - (15:43 WIB)
        Permalink

        Jangan mau jika disuruh membayar bu. Khayal kalau dari divisi collection bilang tidak tahu, sebuah perusahaan pastinya terintergrasi antar tim. Masa’ ya tidak saling follow up. Atau memang selama ini laporan kami diabaikan begitu saja, tidak diurus.
        Semoga pihak Akulaku segera memberikan solusi dan tidak semakin menyusahkan kita para korban.

  • 12 Juni 2020 - (10:37 WIB)
    Permalink

    iya bu
    tidak akan pernah saya bayarkan
    dan saya sudah mengingatkan kembali kepada mereka jika kalo mau nagih ya periksa dulu data nasabah.. baik dari pelaporan, status akun, logis tidaknya transaksi yang dilakukan, dan semacamnya…

    saya pun tidak akan mengabaikan telp dari DC jika nanti d telp lagi, saya akan menanggapi mereka karena saya benar…

    smoga kasus kita para korban disini cpt selesai segera

  • 1 Juli 2020 - (11:48 WIB)
    Permalink

    update kasus per hari ini

    Alhamdulillah,
    setelah kurang lebih 2 bulan, kasus saya sudah selesai diinvestigasi Akulaku dan seluruh tagihan dihapuskan
    pemberitahuan hanya melalui email

    semoga semua kasus yang seperti saya segera terselesaikan semuanya tanpa perlu menunggu waktu lama.
    dan semoga akulaku bisa lebih menjaga keamanan sistemnya sehingga tidak ada lagi yang menjadi korban

 Apa Komentar Anda mengenai Akulaku Indonesia?

Ada 36 komentar sampai saat ini..

Pembobolan Akun Akulaku dengan Penggantian Nomor HP Tanpa Notifikasi

oleh indriana dibaca dalam: 5 min
36