Akun Shopee Saya Dibajak Tanpa Kode OTP

Hello Bro& Sis,

Saya Bagus Wicaksono ingin berbagi dan meminta pendapat kalian tentang masalah yang saat ini saya hadapi (pembajakan/atau apalah itu namanya pada akun Shopee saya).

Pada Tanggal 2/4/2021 sekitar pukul 12:30 saya melakukan pesanan Laptop Asus E410MA pada aplikasi Toko Online (Shopee),dan sekitar pada pukul 14:39 saya melakukan pembayaran melalui Indomaret sebesar Rp4.127.500 dan dana terkirim. Sekitar pada pukul 16:28 saya mendapatkan chat whatsapp dari nomor yang tak dikenal

(Penjual, diperkuat dengan bukti chat penjual dari aplikasi chat Shopee sekitar pukul 16:36 agar saya merespon chat nya di whatsapp ).

Tak lama berselang, saya merespon chat penjual di whatsapp. Berikut screenshot chat whatsapp saya.

Pertama saya tidak mengikuti perintahnya, karena saya curiga dengan link yang diberikannya http bukan https, akhirnya saya menyalakan VPN agar sedikit terkaburkan dan mencoba melihat link tersebut (berikut screenshot situs dari link tersebut).

Saya hanya melihat link tersebut dan tidak memasukkan no pesanan/pun pin Shopeepay saya, karena saya punya webmaster/web, jadi agak sedikit tahu tentang subdomain/domain, html, redirect situs seperti itu/lainnya.

Setelah itu saya keluar dari browser chrome dan tak lama ada sms kode otp [saya membiarkan kode otp tersebut, karena saya merasa tidak meminta kode tersebut (merasa aman)].

Lalu saya mencoba cek buka aplikasi. Sekitar pukul 17:00 saya mendapat notifikasi pembatalan pesanan saya dan dana akan dikembalikan ke Shopeepay (Shopeeypay saya belum aktif) dan sedangkan saya tidak pernah membatalkan pesanan saya.

Saat itu saya sadar ada yang tidak beres dengan akun saya,saya langsung infokan ke customer service sembari melihat rincian pesan. Di rincian tersebut tertulis pengembalian dana melalui no rekening yang disebut Shopee sebagai pelaku.

(atas nama: Riswandi Pulunga BCA 8255188701)

Tapi tidak menjadi rekening utama, sedangkan saya saja saat itu belum pernah menambahkan no rekening ke Shopee (belanja pertama) + akun Shopeepay saya belum aktif. Kalau di olshop lain sudah sering dan tersimpan jelas no rek saya(Tokopedia, Lazada, Bukalapak/lainnya) dan pengembalian dana juga tak ada masalah.

Saat saya menunggu pengembalian dana ke Shopeepay, secara tiba-tiba aplikasi menutup keluar dari akun. Pada saat saya mecoba masuk kembali, akun saya terblokir/dibekukan (nomor rekening pelaku telah terblokir).

Pada tanggal 3/4/2021 akun saya diaktifkan kembali seperti normal (Shopeepay masih diblokir).

Saya mencoba melihat rincian pembatalan pesanan untuk memastikan apakah no rekening tersebut di tolak, ternyata benar ditolak (saya senang, karena saya kira uang saya aman). Dengan kata lain, no rekening tersebut telah ditolak/diblokir sebelum pengembalian dana tersebut dikirim.

Tapi kemarin tanggal 8/4/2021 pukul 17:19 saya mendapat email dari Shopee untuk pengembalian dana tersebut diganti setengahnya (dan itupun dengan bentuk voucer).


Mohon bantuan pendapatnya atau apapun, karena kalian tahu saya tidak pernah memberikan kode otp atau apapun kepada pelaku (dengan kata lain, akun saya masih terkunci dengan aman dan kuncinya masih berada di saya tanpa saya berikan kepada siapapun).

Bagus Wicaksono
Sukabumi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Sistem Keamanan Shopee:
[Total:63    Rata-Rata: 1.8/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

112 komentar untuk “Akun Shopee Saya Dibajak Tanpa Kode OTP

  • 10 April 2021 - (19:40 WIB)
    Permalink

    anda sudah curiga dengan link yang diberikan penipu, tapi rasa penasaran akhirnya membuka link yang diberikan.
    harusnya pertama kali amankan akun shopee.

    dana 4 juta di akun anda berhasil diambil oleh penipu atau gimana? makanya shope cuma ganti setengah???

    7
    3
    • 10 April 2021 - (20:08 WIB)
      Permalink

      Mau pakai vpn kek, atau apa kek, kl anda bukanya masih pakai hp yg sama dgn aplikasi kemungkinan username dan password sdh terbaca.

      7
      4
      • 10 April 2021 - (20:30 WIB)
        Permalink

        @Hery Mulyanto
        Mohon maaf,Darimana Anda Tau Apakah saya mengunakan hp yang sama atau tidak?
        Kalo berbentuk aplikasi, bukan bentuk OTP/atau apa itulah namanya,kemungkinan langsung masuk mengambil kode dari pesan mungkin,tapi kalo browser(saya kurang tahu)

        2
        1
        • 11 April 2021 - (17:21 WIB)
          Permalink

          Sudah banyak kejadian akun kebobol karena link kayak gitu. Saya pribadi nggak mau beli barang elektronik di shopee malah. Udah banyak pelaku kayak gitu berkeliaran di shopee. Udah dari berbulan-bulan lalu. Paling banyak yg kena yg beli hp.

        • 11 April 2021 - (17:25 WIB)
          Permalink

          Jadi link tersebut itu, bisa mengambil alih akun walau kita nggak ngisi apa-apa mas. Ntah itu sistemnya kayak gimana saya juga nggak tau. Yang pasti sudah banyak korban yang kena link tersebut. Asuransi shopee pake link di luar shopee itu nggak ada. Link shopee aman bakal bisa dikirim di chat aplikasi shopeenya. Kalau link terdeteksi di luar shopee nggak dibolehin masuk ke layanan shopee. Gx bisa dikirim lewat chat. Harusnya dari situ udah sadar.

          • 13 April 2021 - (22:55 WIB)
            Permalink

            Maaf mas mau tanya, klo sudah diambil alih akunnya apakah saat nomer hp, e mail, password, dan pin shoppepay diganti semua akun sudah aman lagi?
            Terimakasih sebelumnya

      • 11 April 2021 - (20:18 WIB)
        Permalink

        Kalo saya pernah kemarin ada masalah sama sopi ya caranya komplain berkali kali kalo mau ditanggapi semoga masalahnya cepat terselesaikan

    • 11 April 2021 - (14:53 WIB)
      Permalink

      Kalo menurut saya kenapa bisa diretas, bisa jadi karena dari link tersebut atau dari pwnggunaan vpn, karena pernah terjadi hal seperti itu dikarenakan penggunaan vpn yg malah jadi mudah diretas data² kita. Kalo boleh tau aplikasi vpn yg dipake apa?

      • 11 April 2021 - (21:16 WIB)
        Permalink

        Saya memakai vpn dan membuka link tersebut di beda hp mas,kalo Di hp yang sama,hanya ip nya sj trtutup global serv sedangkan akun masih k dtek di lalu lntas jaringannya(analytics) itu kalo gak salah,wong saya bkan orang IIT.

        • 12 April 2021 - (00:56 WIB)
          Permalink

          Waduh kyaknya ini permainan orang dalem ada oknum di shopee nya, kalo ada kejadian kyak gini agak ngeri juga belanja² di shopee.

  • 10 April 2021 - (20:23 WIB)
    Permalink

    Jika pada saat itu saya diberi link dari orang lain(bukan yang disebut Sebagai pelaku),apakah saya juga tidak di perbolehkan membukanya?
    Di link/web tersebut ada dua pengisian,jika saya mengisi tersebut kemungkinan dia masuk mungkin(dan saya akan mengakui kesalahan saya),Tapi saat itu,saya tidak memasukkannya.(itu sepengetahuan saya dan pendapat saya).untuk sudah diambil atau tidaknya uang tersebut,saya kurang tahu pastinya(atas konfirmas shopee lewat telepon tadi ,kalo tidak salah dengar ,Sudah diambil).

    2
    1
      • 10 April 2021 - (22:58 WIB)
        Permalink

        @Tiara
        Terima kasih Atas ucapan selamatnya..saya doakan,semoga sehat dan sukses selalu ya tiara.

        • 11 April 2021 - (10:01 WIB)
          Permalink

          Semoga masalahnya cepat selesai yah.
          Pelajaran bersama untuk kita, jangan pernah berkontak dengan penjual manapun melalui WA, SMS. Kalau mau berkontak, cukup melalui chat dari masing2 aplikasi nya.

          4
          1
    • 11 April 2021 - (23:37 WIB)
      Permalink

      Email terakhir itu juga meragukan pak, coba di dicheck itu pengirimnya dari shopee.co.id apa tidak.. (,,,)
      Saya pernah dapat voucher resmi dr shoper tapi tidak pernah diminta foto selfi. Hanya KTP saja, dan voicher shopee itu otomatis msuk dalam applikasi, nanti di notifikasi muncul. Dan tidak di rmail atai yg lain. Jumlah voucher saya dapat cm 200rb, waktu giveaway resmi dr shopee. Setauku vouchernya juga gak banyak2 nominalnya.. paling banter bentuk barang. Kl voucher biasanya cm ratusan ribu.

    • 11 April 2021 - (04:09 WIB)
      Permalink

      Gawat si shopee, sudah jelas dananya aman malah mau diembat setengahnya sama shopee 🤦‍♂️. maling buka toko di shopee, maling gagal bobol akun buyer karna buyer paham ada indikasi penipuan dan melapor ke shopee, dana buyer aman lalu dgn seenaknya shopee embat setengah dana buyer karna merasa sudah membantu menyelamatkan akun buyer dari kerugian penuh, Disini ada 2 maling jadinya. Tanpa saya bilang anda pasti sudah tau. Merujuk dari permasalahan diatas. Mudah2an dana anda dikembalikan penuh tanpa embel2 voucher.

      14
      1
    • 11 April 2021 - (21:19 WIB)
      Permalink

      Tp emang pengaduan shopee lama, lelet. Utk kasus yg urgent begini, sangat merugikan.
      Pihak shopee sblm kasih solusi ganti rugi berupa voucher itu, dia gk ksh penjelasan ya pak masalahnya akun bpk bisa dibajak padahal gk ksh kode OTP?? Brgkali sy kelewat baca td 🙏
      Cuman penyelesaian mslh yg dikasih shopee ini agak mengganggu, ky pak bagus wicaksono ini dipaksa terima, gk dikasih opsi lain. Misal klo pak bagus nya gk terima, ada solusi apa lagi

      • 11 April 2021 - (22:20 WIB)
        Permalink

        Hars pencet ini dulu,itu dulu,kalo tepat baru bisa ngomong ma call c nya.
        Gak ada,justru saya yang mengatakan ada indikasi orang lain masuk ke akn sy lewat chat dan beberapa kali menutup sendiri.
        Dan saya kira,disebut mrka sebagai pelaku itu sudah di tangkap(ternyata belum).sedangkan saya sendiri mau laporan harus fikir2 dulu,seengaknya buat laporan untuk kesana kesini kan perlu uang,lawong uang yang buat beli laptop itu aja uang pinjaman(buat memenuhi kebutuhan belajar adek).
        Ya begitu solusinya,jadi maju di depan ada bus,di belakang ada truck gandeng
        .Entah,saya belum pernah punya rencana sejauh itu…

  • 10 April 2021 - (23:14 WIB)
    Permalink

    Dah kalo urusan sama sopi isinya harap maklum.
    Terima aja apa yang masih bisa diterima, banyak yang tanpa konpensasi sama sekali.
    Gunakan.
    Setelah selesai, dah gak usah sopi2an lagi.

    7
    1
  • 10 April 2021 - (23:28 WIB)
    Permalink

    tampaknya seller yg anda order merupakan akun penipu yg mencoba nyari korban dgn kedok jd seller. kemungkinan org tsb masuk ke akun bpk dan mengisi celah kekosongan no rek yg blm bpk isi. tp kode apapun tdk bpk kasi, harusnya sih aman. hanya tinggal bagaimana pihak kebijakan shopee nya sj.

    klo sy pernah kena phising cc sy dijebol tanpa otp, tanpa ccv, dan cc pun ada di sy. tp sy ajukan sanggahan dan puji syukur tdk ditagih sm pihak bank.

    klo berupa dana begini kurang paham deh. kemungkinan bs kembali dananya, hanya proses nya pasti makan waktu dan debat kusir yg panjang. krn uang klo udh masuk, minta kembalinya ribet. sudah tradisi semua lembaga…

    • 11 April 2021 - (00:58 WIB)
      Permalink

      @titin
      Ya kemungkinannya begitu bu.
      Memang pada waktu itu ada kode otp masuk bu,tapi saya biarkan(jadi saya merasa aman dan tenang2 saja).
      Maksut ibu cc krtu kredt kah,kalo itu kan seengaknya ada isi paling gak 10 jt lah,dan itu juga yang saya gak habis fikir kenapa milih yang sedikit seperti milik saya.sudah lah uang pinjaman buat memenuhi kebutuhan belajar,ini ditambah lagi dengan hilang entah kemana.

      1
      1
      • 11 April 2021 - (10:27 WIB)
        Permalink

        Bro Wicaksono , coba kasus nya di bikin Thread Twitter. Nanti kita foll up. Sudah banyak teman teman kita yg bernasib sama. Kasus shopee ini sudah viral di jagat maya. Coba bro Wicaksono di liat Thread nya @sagitrp beliau dibobol Splater dan Spinjam nya. Setelahmelalui perjuangan yg panjang berdebat dg pihak shopee, akhirnya Splater dan Spinjamnya di koreksi kembali.

        2
        1
  • 10 April 2021 - (23:33 WIB)
    Permalink

    akun sellernya apa ya..apa benar Laptop Asus E410MA harga pasarannya 4.127.500,-??

    kasus ini aneh sekali.. akun baru melakukan transaksi pertama dgn pembayaran dari indomaret, langsung jd korban pembobolan. (tanpa embel2 SPinjam atau SPaylater macam kasus2 lainnya)
    bahkan korban cuma buka link tanpa input data apa pun, penipu sudah bisa login ke akun korban, mengaktifkan shopeepay & menambahkan nomor rekening tanpa verifikasi OTP ???

    kalau benar begitu artinya sistem shopee benar2 bobol.

    sangat tidak wajar..

    3
    2
    • 11 April 2021 - (01:23 WIB)
      Permalink

      @Djuwanda
      Screenshot diatas itu kan kan ada pak nam pnjual&tko…
      Waktu itu ada diskon pak….

      Kalo memang seperti itu,kenapa milih yang sedikit ya pak,yang banyak duit di akunnya kan banyak.entahlah pak,saya udah males ber andai-andai,nanti malah suudzon lagi…

      1
      1
      • 11 April 2021 - (18:49 WIB)
        Permalink

        Hallo mas Bagus Wicaksono.. ternyata bukan cuma saya yg jadi korban peretasan TANPA kode otp.. bulan maret lalu akun shopee (spaylater) saya juga dibobol. Limit yg tersisa kurang lebih 3,5jt habis. Saya jg tidak memasukkan data apapun, membuka link yg tidak jelas jg tidak sama sekali. Entah apa yg terjadi pada sistem shopee saat ini. Wakti saya sadar akun saya dibobol, seketika saya menghubungi CS. Tapi sampai saat ini tidak ada kebijaksanaan dari shopee, sama sekali. Justru tagihan semakin bertambah dan kerabat dekat saya dihubungi pihak shopee untuk meminta talangan tunggakan spaylater saya.

  • 11 April 2021 - (06:17 WIB)
    Permalink

    Tetep salah elu mas karena ngisi data di link gajelas itu.. Itu namanya link phishing.

    CS Shopee gasalah mass… Itu udah prosedurnya akun mas bakal diblokir dulu sama pihak sopi karena sepertinya uang udah ditarik sebelum masnya lapor atau sebelum laporan mas masuk. Saya juga nanganin kasus kek gini gini.. Masih bagus diganti mas hadehhhhhhh ini juga isi komentarnya pada nyalahin sopi

    3
    9
    • 11 April 2021 - (13:53 WIB)
      Permalink

      @Suitable
      SAYA GAK NGISI DATA DI LINK TERSEBUT MBAK(jelas mbak,baca dulu yabg lengkap dan pahami mbak),dan Jika pada saat itu saya diberi link dari orang lain(bukan yang disebut Sebagai pelaku),apakah saya juga tidak di perbolehkan membukanya?
      Di link/web tersebut ada dua pengisian,jika saya mengisi tersebut kemungkinan dia masuk mungkin(dan saya akan mengakui kesalahan saya),Tapi saat itu,saya tidak memasukkannya.(itu sepengetahuan saya dan pendapat saya).

      Ya,kayaknya kalo virus itu mungkin mbak,kalo phising kayaknya gak mbak itu masih “http” mbak…

      Saya gak pernah menyalahkan cs,hanya pengaduan pada telpon agak ribet dan lama(pencet inilah ,itulah)jika posisi waktu sempit ya susah mbak.

      2
      1
      • 12 April 2021 - (06:15 WIB)
        Permalink

        Sama dengan kasus saya beda nya sayadi buka lapak sya tidak mengisi data apapun ketika mebuka link kiriman tersebut tapi seketika itu juga pelaku tersebut masuk ke akun kita .menurut sya itu pelapak sama dengan penipu kk karena mereka telah tau data2 pembeli sebelumnya terus dia mengirimkan link phising ke kita.dia membuat toko abal2 dengan diskon yang menggiurkan ketika kita tf dan dissitulah kita terjebak.

        • 12 April 2021 - (06:18 WIB)
          Permalink

          Dan itu lah murni kesalahan kita seharusnya kita mengabaikan chat2 yg masuk lewat wa kita.tapi karena kita orang awam masuk lah kita perangkapnya ini pembelajaran sangat penting agar kita lebih waspada terhadap penipuan.

          • 12 April 2021 - (07:38 WIB)
            Permalink

            1 lg bedanya,
            saya membuka link tersebut dengan hp,nomer dan akun yang berbeda,dengan imei generat di tambah vpn.hanya saja,saya tidak pakai firewall.
            Hanya saja akun tersebut saya tautkan,tapi kemungkinan itu hanya 30%,KARENA DENGAN KATA LAIN,SAYA TIDAK PERNAH MEMBUKA LINK TERSEBUT(JELAS).
            hanya saja,saya lupa menulisnya.

          • 12 April 2021 - (08:05 WIB)
            Permalink

            Menurut sya itu tautan kk seharusnya kaka ga buka apapun yg terkait dengan link tersebut.itu link phising kk.tanpa kita memberitahu kode otp ke penipu.akun sya langsung di kuasai oleh penipu membatalkan pesanan sya dan setelah itu dia menghabiskan dana sya untuk membuat beli pulsa semua sampai habis.seharusnya sewaktu sya tertipu lansung ganti pasword tapi nmnya orang bingung ga tau apa2 telfon cs tapi jawabanya suruh menunggu dan menunggu.padahal dalam hitungan menit penipu dengan sigap menghabiskan dana kita.

          • 12 April 2021 - (08:19 WIB)
            Permalink

            Dan antivirus saya pun aktif,walau antivirus gratis,setidaknya sudah cukup untuk melindungi perangkat yang berbeda.

        • 12 April 2021 - (08:16 WIB)
          Permalink

          Anda faham dengan tulisan dan maksut saya gak sih?

          saya membuka link tersebut dengan hp,nomer dan akun yang berbeda,dengan imei generat di tambah vpn,cuma tidak pakai firewall.
          Hanya saja akun tersebut saya tautkan/tertaut,tapi kemungkinan itu hanya 30%,KARENA DENGAN KATA LAIN,SAYA TIDAK PERNAH MEMBUKA LINK TERSEBUT (JELAS).
          saya lupa menulisnya.

  • 11 April 2021 - (06:23 WIB)
    Permalink

    Meskipun lu ga ngisi, tetep aja lu udah klik link nya dan “virus” Udah otomatis masuk mas.

    Ini saya liat orang sopinya ga ngasih edukasi ke masnya yaa… Ini saya kasih edukasi.. Tolong masnya bisa perhatiin reputasi toko, jangan tergiur akan harga dibawah pasaran karena kalau toko yang masih kehitung baru dan nawarin diskon gede22an, itu kemungkinan besar toko bodong.

    8
    9
    • 11 April 2021 - (12:14 WIB)
      Permalink

      Virus apa yg masuk?Merujuk Kasus diatas maling menggunakan metode phishing, kalau belum mengisi pas/kode atau apaun maling tidak akan bisa membobol akun korban. Intinya shopee mengambil kesempatan dari laporan korban. Apa semudah itu keamanan akun shopee bisa dibobol? Tentu tidak, maling akan membobol akun korban dari kelalaian korban dan bukan dari sistem kelemahan keamanan akun shopee. Shope tidak akan mengganti sepersenpun dari kelalaian korban apaun alasannya. Kalau diatas beda kasusnya, shopee memotong setengah uang korban dan menjadikan voucher. Sementara maling gagal mengambil uang korban. Smoga cepat terselesaikan keluhan korban 🙏

      3
      1
    • 11 April 2021 - (13:57 WIB)
      Permalink

      @Suitable
      Edukasi apa mbak,saya kira disebut pelaku itu sudah di tangkap,ternyata (Belum).
      Jika saya laporan,uang buat ini itu laporan udah berapa,tambah kena lubang kan saya.

      1
      1
  • 11 April 2021 - (06:44 WIB)
    Permalink

    harus berapa kali yah edukasi kalo chat jangan melalui whatsapp dan buka link yg ga jelas2

    • 11 April 2021 - (14:40 WIB)
      Permalink

      Naahh ini, setau saya syopi atau e-commerce lainnya gak tanggung jawab kalo komunikasinya di luar chat mereka (kayak WA, Telegram atau yg lainnya) jadi sebenernya ini salah buyernya. Kalo seller udah mengajukan lewat chat WA, tolak aja trus kalo bisa lgsg batalin pembeliannya dan laporin ke syopi kalo ada toko yg nakal.

  • 11 April 2021 - (07:59 WIB)
    Permalink

    Bpk ini ingin sharing untuk mencari solusi, setidaknya bpk nya sudah mncoba bbrp cara yg menurut dia sudah paling aman. Bagi anda yg mungkin lebih berpengalaman atau lebih tau atau lebih ngerti tolong jangan terlalu menghakimi. Krn terkadang ada moment “qt g sadar/kurang perhitungan/kurang teliti” dll. Mari sama2 membangun info dan komunikasi tanpa menertawakan atau meremehkan org lain. Semog qt semua selalu dilindungi dr segala kejahatan maya&nyata. Semoga musibah yg menimpa bpk ini bisa terselesaikan dgn baik dan sesuai harapan .
    Maaf hanya bisa membantu kritik dan saran .mohon maaf klo ada yg tidak berkenan

    19
    1
    • 11 April 2021 - (10:21 WIB)
      Permalink

      bknnya udah ada peringatan “mohon tidak melakukan transaksi di luar shopee untuk menghindari terjadinya penipuan.laporkan bila chat di rasa menggangu”

      1
      1
      • 11 April 2021 - (14:02 WIB)
        Permalink

        @Ricky
        Baca dulu yang lengkap dan fahami.
        INI TRANSAKSI BUKAN DILUAR MAS

    • 11 April 2021 - (12:08 WIB)
      Permalink

      Saya setuju bu. Terlepas dari keteledoran yang bersangkutan dalam merespon ajakan komunikasi di luar marketplace, seharusnya solusi lah yang diberikan dan bukan hujatan. Sebab seseorang bisa saja memiliki keterbatasan informasi dan kapasitas karena satu dan lain hal.
      Jika melihat tulisan di atas, ybs sudah benar dalam beberapa aspek terkait keamanan akun, artinya ybs sudah punya literasi cukup soal keamanan digital. Hanya satu yang luput, yakni membuka link yang diberikan di luar marketplace.
      Terkadang saya heran dengan mereka yang dengan mudah menghujat saat mereka belum tau keadaan ybs seperti apa, dimana banyak faktornya mulai dari pengalaman bertransaksi online, kematangan usia, literasi informasi, dll. Jauh lebih bijak diam daripada menghakimi.

  • 11 April 2021 - (09:44 WIB)
    Permalink

    Sdh sering aplikasi belanja online memberi peringatan ” jgn bertransaksi diluar aplikasi” artiny kl kita sdh bertrsnsaksi di aplikasi online,komunikasi buyer dan seller sdh disediakan oleh aplikasi via chat,bkn dgn wa atwpun sms..
    Semoga kasus bpk wicaksono,tdk terulang lg dikemudian hari…jadilah pembeli yg cerdas…🙏

    3
    3
  • 11 April 2021 - (13:56 WIB)
    Permalink

    Wah gawat. Jadi masih misterius ya gmn caranya si pelaku bisa dapat password & otp yg dikirim ke nomer korban?

    • 11 April 2021 - (18:17 WIB)
      Permalink

      kan korban beli ke pelaku , lah akunya udah dipegang pelaku, jadi dari pelaku tinggal pura2 kirim barang, terus pelaku dari akunya korban tinggal klik kalau barang udah diterima, ya sudah hilang uangnya, gitu sih modusnya

  • 11 April 2021 - (13:57 WIB)
    Permalink

    Setelah mengalami pemblokiran pertama kali, saya sudah tidak percaya dengan aplikasi shoope tapi saya masih membutuhkan sebab saya cacat kaki. Maka saya isi shoopepay ketika mau beli dengan jumlah sesuai total harga. Dan shopee later atau pinjaman tidak saya aktifkan. Gitu aja 😀

  • 11 April 2021 - (14:19 WIB)
    Permalink

    Hidayat
    Ya bu,tapi transaksi ini di dalam bu,bukan diluar (jika memang begitu,dia pun bisa menjadi orang lain(bukan seller) untuk mengirimkan link itu.Dengan kata lain ,kita juga tidak boleh membuka link yang dikirimkan teman yang kita kenal SAAT berbelanja nLine
    WAH NGERI JUGA KALO GITU..
    MAAF Pak,SAYA KURANG CERDAS

    2
    2
    • 11 April 2021 - (15:18 WIB)
      Permalink

      Terlepas dari konteks bagaimana maling itu berhasil mengakses akunnya mas. Sebenarnya maksud komen teman2 diatas itu adalah menjelaskan kalo ketentuan shopee & e commerce manapun melarang para buyer & seller untuk berkomunikasi diluar applikasi chatnya mereka. Walaupun yang nge-chat itu adalah sellernya langsung, dengan alasan apapun harusnya mas menolak Berkomunikasi lewat sana (WA). Makanya wajar kebanyakan pihak e commerce seperti lepas tangan, karena kejadiannya bukan di tkp tempat layanan mereka & peraturan itu sudah terpampang jelas di aplikasi mereka (shopee). Semoga ini jadi pembelajaran untuk bersama terutama untum pembelian barang dengan harga tinggi juga harus lebih waspada

  • 11 April 2021 - (14:56 WIB)
    Permalink

    Sependek pengetahuan saya.
    Sepertinya anda menjadi korban social engineering. Tidak bermaksud menuduh. Ada kemungkinan pihak toko terlibat.
    Maksudnya pihak toko kemungkinan mempunyai detail minimal nya informasi akun shopee kamu. (Nomer hape/ email).
    Nah disisi lain akun kamu belum diaktifkan untuk fitur keamanan 2 langkahnya. Dan kebetulan lagi password kamu gampang. Sehingga pelaku dapat masuk tanpa susah-susah. Semoga cepat selesai. Karena jika shopee berani memberikan voucher kemungkinan memang ada hole disistem mereka.

    • 11 April 2021 - (15:06 WIB)
      Permalink

      @Ardi
      Terima Kasih sekali pak Ardi,penjelasan yang anda berikan Itu sangat membantu saya dan jika memang benar begitu alasannya,tentu sy akn menerimanya.

  • 11 April 2021 - (15:55 WIB)
    Permalink

    Kemungkinan link yg anda buka itu mengandung malware, meski anda tidak isi apapun. Nah malware td bisa mengakses akun shopee anda, username, password dan bahkan bisa baca sms di hp anda.

    Lihat saja form di link tsb, hanya nomer pesanan dan pin shopeepay. Artinya apa, mereka sudah tau username, password dan otp yg masuk di hp anda. Dgn apa bisa tau, ya dgn malware td.

    Nah yg ada di otak pelaku seandainya pin sudah anda isi, maka pelaku akan membatalkan pesanan, login ke akun anda dan mencairkan saldo shopeepay ke rekening pelaku. Tp ternyata anda belum mengaktifkan shopeepay dan pelaku dgn mudahnya mengaktifkan shopeepay dan mencairkan ke rekening pelaku.

    Harusnya kl dilaporkan ke yg berwajib mudah ditangkap. Tp meski yg berwajib punya team siber jangan terlalu berharap krn team siber saat ini kerjaan utamanya menangkap pelaku ujaran kebencian. 😀

    • 11 April 2021 - (16:15 WIB)
      Permalink

      Berarti dengan kata lain,kalo saya tidak salah memahi tulisan pak heri,akun saya sudah bobol sebelum saya mengakses link tersebut (betul begitu kah pak heri).

      Dan disebut pelaku itu,saya kira sudah di tangkap,ternyata belum.jika saya melaporkan,pasti buat ini itu kan keluar duit lagi.udah lah uang pinjaman buat keperluan belajar,ditambah entah hilang kemana uang,Kan tambah kena Lubang😁senyum ajalah,biar gak pusing😁

    • 11 April 2021 - (18:10 WIB)
      Permalink

      betul, salah satu kemungkinannya begitu..

      @penulis: tolong nanti diupdate bagaimana hasil penyelesaiannya. supaya bisa jadi pembelajaran bagi kita semua.

  • 11 April 2021 - (17:32 WIB)
    Permalink

    Saya masih agak kurang faham ni pak.
    Saya sedikit mengerti tentang itu pak,kalo tidak salah,sebuah informasi dapat ter ambil apalagi dengan http bukan https(tapi hal seperti bukannya hanya kalo kita sudah menyimpan kartu pembayaran pada sebuah brooowser,posisinya disini saya tidak menyimpan itu,pembayaran melalui indomaret dan saya hanya membuka aplikasi shopeeee,tidak pada browser) .Kalo memang begitu (hanya mengklik sebuah tautan/link,sebuah informasi akan ter ambil),berarti kalau orang lain(bkn pelaku) pun yang memberikan link (misal yang memberikan link teman kita),juga berbahaya,dan kita anggap dia pelaku.
    Maaf pak,ini sembari sharing aja,untuk lebih baik kedepannya…

  • 11 April 2021 - (17:37 WIB)
    Permalink

    kalo saya cek h**p://aktivasi-asuransi-paket*online/ di komputer saat ini situ ini maish bisa diakses dan ada peringatan
    “Situs yang akan dibuka berisi penipuan
    Penyerang di aktivasi.asuransi-paket*online dapat mengelabui Anda agar melakukan tindakan yang berbahaya seperti menginstal software atau mengungkap informasi pribadi Anda (misalnya sandi, nomor telepon, atau kartu kredit). Pelajari lebih lanjut”

    artinya situ ini berbahaya rawan akan phising dan virus harap jangan diklik lanjut buka…kalo sudah buka halaman seperti yg penulis katakan artinya sudah mengabaikan pesan tersebut dan sudah pasti kena phising dan virus masuk.

  • 11 April 2021 - (18:32 WIB)
    Permalink

    betul sekali apa kata beberapa komentator

    link phishing itu beda sama perilaku link2 lainnya
    jika link phishing sekali klik kena dah
    dah sulit mau memperbaiki kalau kena phishing mah

    dah kena retas menurut saya itu

    gak perlu isi2 data dulu dah kena duluan mas

    hati2 buat yang lainnya
    gak banget nya mas kebetulan kena penjual yang mengerikan seperti itu

    satu lagi
    sistem shopee yang juga mengerikan keamanannya diragukan dengan kejadian seperti ini
    bersyukur selama julana dan pembelian saya jarang pakai shopee malah hampir gak pernah akhir2 ini
    lebih ke si hijau dan si merah sejauh ini aman2 saja

    dulu malah pernah beli komputer harga hampir 15 Juta di si hijau alhamdulillah penjualnya amanah dna barang terkirim dengan selamat

    pelajaran juga
    bahwa jika mau beli elektronik yang harganya gak murah beli saja di toko brand resmi nya kan ada tuh biasanya
    saya lebih sreg beli di toko brand resmi nya malah sekarang di berbagai Marketplace sudah ada toko nya lebih aman

    hati2 ya guys

  • 11 April 2021 - (19:17 WIB)
    Permalink

    http://aktivasi-asuransi-paket.online ini udah nggak bisa diakses. Saya nggak begitu paham kondisi riil-nya, tapi saya patut curiga kalau link di atas menyebarkan kode jahat malware yang bisa jadi membaca isi SMS atau entah bagaimana mengeksploitasi celah aplikasi Shopee, tapi harusnya ini hanya bisa dilakukan oleh aplikasi yang sudah terinstall di HP (asumsi ada izin akses baca). Saya sih lebih percaya kalau ini adalah celah di sistem Shopee (kalau benar kronologis yang disampaikan penulis). Mudah-mudahan bisa menjadi pembelajaran bagi kita yang sering belanja online. Saya alhamdulillah, meski pernah mendaftar akun Shopee, pernah install app-nya juga, belum pernah sekalipun bertransaksi karena sudah banyak cerita & pengalaman buruk.

    • 11 April 2021 - (21:31 WIB)
      Permalink

      Iya,dan toko nya pun kayaknya udah di tutup diblokir/dibatasi brow.
      Iya betul brow,kalo berbentuk aplikasi saya percaya dalam selang waktu itu (1menit an lah),kalo di browser seengaknya melewati beberapa hal kan(tapi gak tau juga sih,soalnya saya bukan It).
      Tapi di LOG hp saya tanggal itu kayaknya masih ada,coba nanti saya lihat..

    • 11 April 2021 - (21:45 WIB)
      Permalink

      Kayaknya harus di pancing brow,tutup pake firewall sekalian,kalo masih kena ya berarti ada udang didalm bakwan🤣🤣🤣🙏🏻biar gak bosen brow

    • 11 April 2021 - (21:23 WIB)
      Permalink

      Yang bilang vpn bisa nangkal siapa brow ricky,hadeuuuh ,walau saya bego,tapi gak bego2 amat🤣🤣tapi makasih,karena anda,saya jadi bisa ketawa(gak serius mulu🤣🤣🤣)

      • 12 April 2021 - (13:02 WIB)
        Permalink

        kl ga bego2 amat ga bakal kena tipu.ga bakal klik sembarang link .di shopee udah ada fitur buat chat antara pembeli dan penjual.harusnya kl gak bego2 bisa mikir kecuali baru pertama belanja online.sejak kapan fitur asuransi mesti di aktifkan manual .numpang ngakak gw..wkwkkwkwkwkwk

        • 12 April 2021 - (14:27 WIB)
          Permalink

          saya membuka link tersebut dengan hp,nomer dan akun yang berbeda,dengan imei generat di tambah vpn,cuma tidak pakai firewall,dan anti virus saya pun menyala,walau gratis seengaknya sudah cukup,karena di hp yg berbeda.
          Hanya saja akun tersebut saya tautkan/tertaut,tapi kemungkinan itu hanya 20%,KARENA DENGAN KATA LAIN,sama halnya SAYA TIDAK PERNAH MEMBUKA LINK TERSEBUT
          (JELAAAAS RICKY)
          TAHU ARTINYA ITU ?

          • 28 April 2021 - (06:11 WIB)
            Permalink

            Link phising?

            Yang walaupun “hanya di klik” tanpa mengisi apapun-dari hape yang berbeda dan disertai VPN namun sudah bisa membobol akun kita?!? Emang nya ada? Emangnya bisa? Gimana caranya? Kan hape dan akun yang dipakai buat buka link phisingnya aja udah berbeda dengan akun yang di bobol? Di perangkat yang berbeda juga kan? Lalu si link phising ini gimana caranya bobol akun kita yang informasinya menempel/tertaut di perangkat lain?

            Kalo menurut jalan pikir saya, apapun link phising yang di kirimkan si pelaku, kalau kita “hanya klik” dan membukanya di perangkat lain dengan akun lain yang terpasang VPN = link phising tersebut tak dapat masuk/tak dapat membobol akun kita, kenapa? Karena akun yang di bobol itu ada di perangkat lain, lagipula kita buka link phisingnya dengan akun yang berbeda dan dengan perangkat yang juga berbeda, juga sudah menggunakan VPN!!!

            Kalo kata saya seh ini mah sudah jelas, ada udang dibalik bakwan!!!!

        • 12 April 2021 - (14:33 WIB)
          Permalink

          NB. cuma saya lupa menulisnya…
          Saya bertransaksi online bukan hanya disitu mas,di bklapak,blibli,tokopedia,yang transaksi saya gagal,itu kembali dan aman,bahkan trading yang uang lebih besar pun,saya aman2 saja .
          Baru kali ini mas ricky yang pintar…

  • 11 April 2021 - (21:16 WIB)
    Permalink

    Saya Baru Pertama Transaksi Di Shopee Langsung Kapok, Beli HP Flash Deal Redmi Note 10 Sampai Sekarang Ga Datang Datang , Menggunakan Shopee Expres, Dari Awal Udah Aneh Barang 3 Hari Cuman Ngendon Di Pihak Expedisi Setelah Saya Komplinr Baru Barang Itu Jalan. Kemarin Saya Menunggu Barang Itu Dari Pagi Sampe Malem, Tau Tau Ada Tulisanya Alamat Tutup, Gila Apa Ak Di Situ Sampai Jam 1 Malem, Asli Kapok Buang Buang Waktu, Apakah Kurir Tidak Bisa Tlp Nomer Saya???? Buat Apa Nomer Di Cantum Kan Kalo Tidak Di Hubungi, SOP Shopee Memang Sampah

  • 11 April 2021 - (23:03 WIB)
    Permalink

    Itu kenapa saya hapus shopee hampir yang di tulis disini kebanyakan shopee untuk kasus seperti ini

  • 12 April 2021 - (00:11 WIB)
    Permalink

    Kenapa nggak klik link tulisan merah saja sesuai anjuran Sopi di halaman chat itu? Kok malah klik link yang dikirim oleh nomor tak dikenal?
    VPN tidak merubah kode dari link yang khusus dibuat oleh penipu untuk nomor mu.

    • 12 April 2021 - (02:02 WIB)
      Permalink

      Kenapa gak anda sendiri yang meng kliknya?
      emang itu sebuah anjuran,bukan peringatan kah?
      Yang bilang merubah kode siapa,dan saya pun bukanya di beda hp

      • 12 April 2021 - (02:08 WIB)
        Permalink

        NB.Dan dengan nomer dan akun yang berbeda dan imei dengan generat ditamabah vpn .

        • 12 April 2021 - (02:16 WIB)
          Permalink

          NB LAGI,setelah itu Baru saya membuka link itu,saya lupa menulisnya…

  • 12 April 2021 - (08:38 WIB)
    Permalink

    Fix penipu menyamar jadi penjual. Modus gini udah banyak. Kemaren2 banyak kasus di blibli, jd, dll. Saya juga sempat kena beli di blibli dan penipu langsung wa tengah malem tapi ga digubris dan link ga dibuka. Harusnya linknya jangan dibuka. Sekali klik itu username dan password sudah ketahuan sama penipu. Ada teman kena kaya gitu juga akun ignya gara2 klik sembarang link dan minta tebusan hackernya. Hackernya akhirnya kasih tau jangan klik sembarang link.

    • 12 April 2021 - (08:49 WIB)
      Permalink

      saya membuka link tersebut dengan hp,nomer dan akun yang berbeda,dengan imei generat di tambah vpn,cuma tidak pakai firewall,dan anti virus saya pun menyala,walau gratis seengaknya sudah cukup,karena di hp yg berbeda.
      Hanya saja akun tersebut saya tautkan/tertaut,tapi kemungkinan itu hanya 20%,KARENA DENGAN KATA LAIN,sama halnya SAYA TIDAK PERNAH MEMBUKA LINK TERSEBUT .
      saya lupa menulisnya.

  • 12 April 2021 - (15:32 WIB)
    Permalink

    Ciri khas penipu online, kalau ngechat pasti tata cara dia menulis kalimat sangat AMBURADUL…

  • 12 April 2021 - (20:12 WIB)
    Permalink

    Kalo dilihat dari penjelasannya sih aman, apalagi lewat browser, hanya saja mungkin ada celah/bug pada browser yang bisa ambil log, tapi juga sudah pakai vpn. Saya sendiri juga bingung ini bisa kebobolannya darimana. Mungkin apa bisa ambil dari akses penyimpanan kali ya, Chrome kan pasti udah akses penyimpanan.

    • 12 April 2021 - (20:25 WIB)
      Permalink

      Saya membuka itu pun di hp,akun,nomor hp yang berbeda, anti virus saya nyala walau antivirus gratisan sudah cukup seharusnya,dengan imei generat dan vpn,hanya firewall saja yg gak,soalnya saya gak tau cra aktifin firewall di hp,kalo dulu mengaktifan firewall saya bisa pake anti virus avaaast dengan izin root..
      Firebase app indexing saya untuk pencatatan action user error nyala dan log ,untuk statistik dikirimkan ke google..
      Kalo tidak salah,sepertinya bisa di lihat(ssaya kurang faham soal itu)

  • 13 April 2021 - (01:17 WIB)
    Permalink

    Saya baca dan teliti untuk analisa ada beberapa hal yg ingin diutarakan :
    – Berdasarkan screnshoot aplikasi shopee, percakapan WA, browser link penipu ada di hp yg sama jadi pernyataan korban sedikit meragukan (coba lihat statusbar pada screenshot).

    – Meskipun anda tidak mengisi data tapi link tersebut mengandung malware (kode jahat) yg berjalan otomatis ketika link dibuka pada browser dengan perintah membaca data pribadi pada hp korban, buktinya korban langsung mendapat kode OTP setelah membuka link tersebut. VPN menyamarkan ip address bukan mengubah data jadi meskipun VPN aktif tetap data yg dikirim (dari hp) dan diterima (server link penipu) adalah data yg sama.

    Kelalaian korban :
    – Tergiur harga murah karena promo. Untuk transaksi nominal besar selalu lihat seller yg punya reputasi dan pastikan liat review paling jeleknya
    – Komunikasi diluar aplikasi, hal ini udah ada peringatan dari pihak aplikasi dan pihak aplikasi tidak akan bertanggung jawab
    – Korban curiga dengan link tapi tetap membuka link tersebut
    – Entah secara sadar atau tidak screnshoot diatas menampilkan email pribadi korban sendiri

    Poin lainnya :
    – seller adalah penipu itu sendiri
    – email penggantian voucher mencurigakan bukan dari pihak aplikasi , karena aplikasi menghubungi pelanggan lewat live chat oleh CS sendiri
    – Jika korban membalas email mencurigakan tersebut dengan mengirim data pribadi seperti foto ktp dll maka kemungkinan terburuk akan disalahgunakan orang lain untuk kejahatan misalkan dipakai untuk pinjaman online.

    2
    1
    • 13 April 2021 - (03:42 WIB)
      Permalink

      O gak papa pak kalo bapak agak meragukan saya,screenshot yang mana yang meragukan bapak…
      Ada lagi yang lupa saya tulis pak,dan itu udah saya tulis di tulisan saya yang selanjutnya,sudah dikirim(cuma masih di redaksi).
      Saya membuka itu di beda hp ,akun,nomor telepon yang berbeda pak,dengan imei generate,vpn,dan anti virus saya nyala pak(walau anti virus gratisan) hanya firewall saja yang gak nyala,karena saya gak tau cara mengaktifkannya di hp yg sekarang,kalo dulu ngaktifin firewall bisa pake avast antivirus dengan izin root,kalo yg sekarang susah di root,jadi saya gak bisa gaktifinnya…cuma,akun tersebut tertaut pak.kemungkinan kesempatan dia masuk hanya 20%(kalo menurut saya) soalnya berbeda hp….
      Firebase app indexing pencatat action user error dan log saya aktif pak,kalo agak ragu,bisa liat itu,kalo gak salah bisa kan pak kayak gitu di lihat di baca berbentuk .txt

    • 13 April 2021 - (03:48 WIB)
      Permalink

      Nb.
      Mungkin yang bapak ragukan Itu,screenshot yang saya ambil dengan hp yg sama,cuma sehari setelah kejadiannya,untuk memastikan malware tersebut pak..
      Kalo email itu dari shopee nya pak…
      Bapak salah sangka(maaf ya pak,soalnya gak saya jelaskan di bawah screenshot email itu)

  • 13 April 2021 - (04:07 WIB)
    Permalink

    Wah gila sih shopee. Platform besar sistemnya lemah. Jadi takut bikin akun shopee.
    Pdhl pembeli membukanya di hp lain. Kok bisa ya diretas.
    Iklan free ongkir kalo ngerugiin konsumen juga bakal males

  • 13 April 2021 - (15:22 WIB)
    Permalink

    Modus tersebut kita kenal dengan istilah “Phising”. Lantas apa sih “Phising” itu ? Phising adalah modus dimana korbannya diarahkan ke sebuah WEBSITE PALSU yang menyerupai website asli yang KREDENSIAL (Username / Password) dari korbannya hendak dicuri (Dalam kasus ini penulis adalah pengguna Shopee)

    Lantas bagaimana modus tersebut bisa berhasil ? Kalo cerita dari penulis BENAR, seharusnya modus tersebut TIDAK BERHASIL DILAKUKAN mengingat penulis (Yang kalimatnya diulang – ulang terus “Membuka dari hp lain”, “mengaktifkan VPN”, “Nomor dan akun yang berbeda”) tidak mengisikan kredensial di website “Phising” tersebut. Tetapi BENARKAH PERNYATAAN PENULIS yang menyatakan tidak mengisi kredensial tersebut ? Kita tidak bisa tahu.

    Kenyataannya pernyatan penulis di bagian bawah, tidak sesuai dengan kalimatnya diatas. Setelah ditelusuri dan bisa dilihat sendiri, memang LINK PHISING TERSEBUT DIBUKA DARI HP YANG SAMA. Perhatikan Status Bar dari semua screenshot, semuanya dari HP yg sama dan sesuai seperti yang diungkapkan oleh SDR. ASTA. Jadi sebetulnya (mungkin) penulis membuka link phising dari HP yang sama namun memberikan pernyataan yang berbeda.

    Apakah bisa HANYA membuka link bisa membuat kredensial kita dicuri ? Jawabannya adalah TIDAK BISA. dan itu adalah sebuah VIRTUAL IMPOSSIBILITY. Harus ada aplikasi yang terinstall terlebih dahulu untuk bisa mencuri kredensial seperti itu. Jadi pernyataan penulis yang menyatakan tidak mengisi kredensial tersebut juga diragukan.

    Coba Anda buka link tersebut dan tidak akan ada yang terjadi di laptop atau HP Anda karena memang dengan hanya membuka link tidak akan bisa mencuri kredensial. Selanjutnya silahkan disimpulkan sendiri yaaa.. 🙂

    • 13 April 2021 - (16:21 WIB)
      Permalink

      Itu hak bapak,mau percaya apa gak…dirumah saya ada redmi 5a dua,redmi 4a 1(ya betul kalo hp sama)..
      Dan lihat di sisi status bar,JAM BERAPA SAYA MELAKUKAN SCREENSHOT ITU,saya lakukan screenshot itu/masuk link itu di hp satunya setelah akun saya di blokir.JADI KALIAN BISA SIMPULKAN SENDIRI…
      Ibarat anak anda mencuri uang anda,yang anda salahkan orang lain.

      • 13 April 2021 - (19:31 WIB)
        Permalink

        Terkait memasukkan kredensial tersebut, benar atau tidaknya hanya penulis yang tahu. Beberapa korban memang tidak menjelaskan secara transparan peristiwa yang dialami. Hal ini disebabkan karena jika terindikasi kelalaian pengguna, baik itu terkena phising atau memberikan kode OTP kepada pelaku, kerugian yang timbul tidak akan diganti oleh Shopee.

        Namun bisa dipastikan apabila kita TIDAK mengisikan kredensial pada website phising, dan memberikan kode OTP pasti AMAN. Sedikit tambahan untuk pengguna Shopee baik sebagai Seller maupun Buyer, tips aman bertransaksi di Shopee adalah sebagai berikut ini.

        Pastikan melakukan semua transaksi belanja melalui Shopee, jangan pernah memberikan no HP meskipun pelanggan kita meminta. Toko kami di Shopee https://shopee.co.id/xplodcompany terkadang dimintai nomor HP melalui fitur chat dan dengan tegas kita sampaikan “Tidak diperkenankan mengarahkan transaksi keluar Shopee ya kak” InshaAllah aman.

        Pihak Shopee tidak akan pernah meminta KODE OTP kepada pengguna. Apabila ada indikasi dari akun baik Seller maupun Buyer yang MENGARAHKAN TRANSAKSI, KONFIRMASI TRANSAKSI, atau HAL – HAL LAIN yang berhubungan dengan transaksi di Shopee, melalui luar aplikasi, jangan di respon dan ditanggapi karena pasti akan mengarah ke praktek kriminal dalam bentuk apapun itu.

        Kunjungi website kami yang membahas seluk beluk mengenai platform marketplace dan e-commerce yang ada di Indonesia http://xplodcompany.com/category/xplod-techno-corp-seo-expert-internet-marketing-di-solo/marketplace-spesialis-seluk-beluk-marketplace-dan-ecommerce-indonesia/ Semoga bisa membantu.. 🙂

        • 13 April 2021 - (22:26 WIB)
          Permalink

          Pertama saya ucapkan terima kasih sekali pada anda..
          Kedua saya minta respon/tangapan anda dari ilustrasi/sedang ber andai-andai saja.
          Semua Transaksi saya ini dilakukan di dalam aplikasi shopeee,seandainya pun saya membuka dan mengisi pada link tersebut,apakah tidak mendapat ganti sama sekali .
          (merujuk pada pernyataan anda,semua transaksi di lakukan di dalam appp shopeee)..?
          Kalau pun dia tidak menunjukkan siapa yang telah memberikan pesan chat pada saya di whatsapp,dia bisa menjadi orang lain pula untuk memberikan pesan chat pada saya(bisa jadi ,menjadi teman anda,saudara atau siapapun) untuk menyuruh klik link tersebut…

        • 13 April 2021 - (22:38 WIB)
          Permalink

          NB. Maaf,saya sering lupa yang mau saya tulis(udah di fikir kadang kelewat lupa)…..
          Bagaimana saya mengisi pin nya pak,shopeeepay saya saja belum aktif pak…dan bagaimana bisa dan dengan alasan apa,no rekening atas nama orang lain bisa masuk di situ…saya masih belum tahu itu pak

          • 14 April 2021 - (09:15 WIB)
            Permalink

            Untuk penggantian kerugian yang dialami oleh user Shopee karena kebobolan itu diluar wewenang kami untuk berkomentar. Penyelesaian penggantian untuk akun Shopee yang dibobol pun tidak diungkap ke publik hanya merupakan penyelesaian 2 pihak antara Shopee dan user itu sendiri. Dalam kasus Anda kerugiannya diganti 50%.

            Ketika masuk ke website “Phising” tersebut, apabila memang benar tidak memasukkan kredensial, selanjutnya tidak akan muncul KODE OTP yang dikirim ke nomor Anda.

            Disitu setelah masuk kode OTP pun saya rasa kode OTP tidak sengaja Anda sebutkan ke pelaku atau Screenshotnya Anda kirimkan ke pelaku mengingat arahan dari pelaku seperti itu.

            Nah terkait Shopeepay disitu ketidaksesuaian dari cerita Anda muncul, di satu kalimat Anda mengungkapkan “Saat saya menunggu pengembalian dana ke Shopeepay, secara tiba-tiba aplikasi menutup keluar dari akun”. Jadi bisa disimpulkan sebetulnya Shopeepay nya sudah diaktifkan dan sudah membuat pin tetapi tidak diungkapkan juga.

            Selebihnya kembali ke tips aman bertransaksi di Shopee sesuai komentar kita diatas ya. Case closed..

          • 23 April 2021 - (19:21 WIB)
            Permalink

            @Bagus Wicaksono

            Saya nilai anda adalah orang yang sangat newbie dengan aplikasi shopee.

            Dari kalimat anda yang ini.
            “Bagaimana saya mengisi pin nya pak,shopeeepay saya saja belum aktif pak…”

            Anda install aplikasi shopee buatan mana, bisa bisanya anda bilang shopeepay anda belum aktif. Aneh banget.

            Tau gak sih shopeepay tuh apaan?

            Semua pengguna shopee pasti ada Shopeepay. Karena ‘shopeepay’ sama seperti fitur ‘SaLdo’ yang ada di Tokopedia. Tempat mengembalikan duitmu jika transaksi belanjaanmu gagal.

            Jadi disini Jelas banget. Anda hanya berlagak sok sok an. Memakai istilah istilah yang ada didunia IT hanya untuk membela diri saja.

            Anda terlebih dulu terbuai dengan arahan penipu sehingga lupa apa saja yang sudah anda berikan pada penipu itu.

            Sok sok an mengaku sudah sangat berhati hati memakai VPN. Namun nyatanya anda sama sekali tidak tahu cara kerja Shopee itu seperti apa. Lah, iyalah, anda terbukti newbie, shopeepay aja gak tau. Pantes gampang kena tipu.

  • 14 April 2021 - (09:29 WIB)
    Permalink

    Jadi begini, untuk bisa login ke Shopee itu ada 3 informasi yang bisa dimasukkan di kolom username, meliputi : USERNAME, NO HP, dan EMAIL. Pesan dari WA tersebut digunakan untuk mencuri kredensial berupa PASSWORD. Ketika Anda membeli barang dari toko di Shopee, disitu USERNAME Anda terlihat, NO HP Anda terlihat. jadi pelaku tinggal mencari apa PASSWORD Anda.

    Ada two factor autenthication di Shopee yang disebut OTP atau One Time Password yang ketika akun Anda login dari perangkat asing (berbeda IP Address dan aktifitas tidak biasa) akan mengirimkan kode OTP ke No HP yang terdaftar. Jadi pelaku tinggal memanipulasi pikiran seseorang untuk mendapatkan OTP nya. Caranya bermacam – macam seperti yang banyak diungkapkan korbannya melalui forum ini.

    (BTW alamat gmail, dan jumlah password Anda terlihat pada screenshot diatas, kalo saya jadi Anda saya ubah password Gmail nya)
    Terlihat alamat gmail Anda : b.wicaksono088@gmail.com dengan password 12 karakter bisa jadi password Anda “Wicaksono088” juga. Kalo saya benar kirim bingkisan ke Saya ya.. Hahaha…

    Jadi kalo pesan berupa LINK WEBSITE PHISING itu dikirimkan oleh orang lain, teman, keluarga tidak akan ada yang terjadi. LINK PHISING tersebut berbahaya karena pelaku yang sudah mengetahui USERNAME dan NO HP Anda sedang mencoba untuk mencuri PASSWORD Anda. Begitu ya kurang lebihnya..

    • 14 April 2021 - (15:56 WIB)
      Permalink

      Saya ulang lg gak pa2 ya pak,atas jawaban saya pada SDR.ASTA ke bapak.Saya membuka itu di hp,akun,nomor hp yang berbeda, anti virus saya nyala walau antivirus gratisan sudah cukup seharusnya,dengan imei generat dan vpn,hanya firewall saja yg gak,soalnya saya gak tau cra aktifin firewall di hp yg ini,susah di exlploit juga/d root,kalo dulu mengaktifan firewall saya bisa pake anti virus avaaast dengan izin root..

      Pada saat itu pelaku meminta saya mengisi pin shopeeepay saya dengan nomor yang terdaftar untuk shopeeepay saya,saya hanya meng iya kan chat tersebut, tapi tidak melakukannnya
      (seharusnya ada kode otp yg masuk lg jika saya isi).dan justru karena itu pula saya sadar,langsung menghubungi chat live…

      Hahaha
      Kalau pasword google tau pun gak pa2 pak,coba aja masuk (tambahan ketuk ya jika saya sedang masuk di akun lain,google authenticator,kode lewat sms,kode cadangan,aktif semua keamanan itu pak)

    • 14 April 2021 - (16:02 WIB)
      Permalink

      Intinya orang2 seperti saya ini (saya ajalah,mudah2an yang lain gak kena)
      Mau seperti apapun,juga gak ada celah untuk mendapat hak nya kembali.
      (BESOK LAGI,JANGAN HANYA DI TULIS JIKA TRANSAKSI DI LUAR AAP SHOPEEEE KAMI TIDAK BERTANGGUNG JAWAB,INI TRANSAKSI MASIH SEMUA DALAM RUANG LINGKUPNYA).

    • 14 April 2021 - (16:08 WIB)
      Permalink

      Betul,kalo teman,saudara asli yang memberika,KALO PELAKU TERSEBUT YANG SEDANG MENJADI TEMAN,SAUDARA BAPAK…

    • 14 April 2021 - (17:02 WIB)
      Permalink

      Sudah uang hilang entah kemana,ditambah di pojokkan pula🤣🤣hadeuh,bahkan mau melaporkan pelaku saja,harus berfikir 2 kali tentang biaya..
      MUNGKIN MASALAH GAYUS TAMBUNNNAN/KORRRUPTOR BESAR ITU PULA,BISA BAPAK JELASKAN PULA LETAK KESALAHAN KEAMANANNYA/atau malah gak ada keamanannya.

      • 23 April 2021 - (19:38 WIB)
        Permalink

        @Bagus Wicaksono

        “Bagaimana saya mengisi pin nya pak,shopeeepay saya saja belum aktif pak…”

        Sejak kapan ada istilah shopeepay aktif dan shopeepay belum aktif?

        Semua orang yang instal aplikasi shopee. Di aplikasi shopee itu, Fitur Shopeepay sudah langsung ada. Dan sudah bisa langsung diisi saldo shopeepay, lewat ATM, indomaret, alfamart, mbanking.

        Anda lihat darimana kalau shopeepay anda belum aktif?

        TerKecuali kalau shopee paylater. Shopee Paylater memang harus diaktifin dulu. Biasanya orang yang mengaktifin Shopee Paylater adalah orang orang yang mengaku Islam tapi sangat jauh dari ajaran agama Islam.

        Paylater jelas Riba’. Riba’ Haram. Generasi muda yang baru punya KTP. Berbondong bondong mencari dosa dengan mendaftar shopeepaylater.

        Rusaknya negeri muslim itu sudah terlihat jelas ketika dosa sebesar Riba’ saja mereka nyaman melakukannya.

        • 23 April 2021 - (19:58 WIB)
          Permalink

          @UMUR (DARI NAMA ANDA SAJA SUDAH JELAS,ORANG YANG GAK BERTANGGUNG JAWAB)
          ORANG YANG SOK TAU,GAK TAU KEJELASANNYA GIMANA TAPI NYEROCOS MULU…
          DEBAT LANGSUNG SAJA,KETEMU TATAP MUKA DENGAN SAYA ?
          ORANG2 CERDAS KYAK @xplod itu aja mengeluarkan jawaban enak dan pas kok.
          LA ANDA,SOOOK PINTER DOANG,SOK TAU WALAU GAK TAU KEBENARANNYA GIMANA…

          • 23 April 2021 - (22:54 WIB)
            Permalink

            @Bagus Wicaksono

            Shopeepay itu ada 2 tempat.

            1. Shopeepay yang Saldonya tersimpan di akun shopee.

            Shopeepay ini otomatis aktif jika ada dana masuk ke akun anda.

            [Saya menilai, penipu menguras dana anda disini. Dana sudah kembali ke shopeepay dan digunakan penipu untuk transaksi lain.]

            2. Shopeepay yang Saldonya terhubung di Rekening Bank Pengguna. Untuk menghubungkan shopeepay pada rekening bank milik anda harus dilakukan aktifasi manual. Tidak otomatis.

            [Penipu tidak berhasil memasukkan rekening miliknya sehingga dengan terpaksa mereka menguras dana anda di shopeepay yang pertama itu]

        • 23 April 2021 - (20:07 WIB)
          Permalink

          @UMUR
          WAHAI ORANG YANG SOOOK PINTER..KALO KESALAHAN SAYA SEPENUHNYA,APAKAH SAYA MENDAPAT GANTI RUGI,WALAU HANYA SETENGAH..?
          JELAAAS

          • 23 April 2021 - (22:41 WIB)
            Permalink

            @Bagus Wicaksono

            Bila anda membaca beberapa kasus shopee, dalam penggantian dana.

            1. Jika Kesalahan dari pengguna karena memberikan kode OTP

            Shopee akan memberikan Voucher Belanja. Ini yang anda maksud diganti setengah. Artinya memang anda terbukti memberikan kode OTP.

            2. Jika Kesalahan Sistem Shopee.

            Shopee akan memberikan dana full sebesar kerugian pengguna.

            Jelas Banget, anda terbukti bersalah memberikan kode OTP

        • 23 April 2021 - (23:25 WIB)
          Permalink

          @Umur
          Gitu kan enak…
          1.Untuk masalah pengantian full atau tidaknya saya tidak tau dan tak pernah membaca s&k nya.
          2.SAYA TIDAK PERNAH MEMBERI KODE OTP SECARA LANGSUNG ATAUPUN PESAN
          3.SAYA MEMBUKA LINK TERSEBUT DWNGAN HP,AKUN,NO YANG BERBEDA,IMEI ASLI NULL(BEKAS BOOTLOP,SAYA FLASH LUPA KE HAPUS SEMUA) PAKAI GENERAT,VPN&ANTIVIRUS GRATIS SAYA MENYALA.JELAAAS YA PAK ?
          4.MODE PENGEMBANG AKTIF,LOG,BUGREPORT ADA (KALO GAK SALAH,SEPEETI ITU BISA DI BUKA GANTI .TXT,SAYA JUGA GAK TAU,APAKAH BETUL BISA ATAU TIDAK,KARENA SAYA BUKAN IT SAN SAYA HANYA SOK TAU…
          5.DAN YANG DISEBUT PELAKU PIHAK SANA ITU BELUM DI TANGKAP,SEDANGKAN KE SAYA TAK ADA KOMFIRMASI ATAPUN SOSIALISASI DARI PIHAK SANA UNTUK MELAPORKAN PELAKU.
          6.DAN KETIKA MEREKA MEMBLOKIR SEBUAH AKUN YANG BERMASALAH SEPERTI SAYA WAKTU ITU,JUSTRU MALAH MEMPERLAMA PELAPORAN,KARENA HANYA BISA MENGHUBUNGI LEWAT EMAIL,ITUPUN BALASANNYA PALING CEPET 1 JAM AN,TELEPON LEWAT CALL CENTER HARUA PENCET INI DULU,ITU DULU,KALO TEPAT BARU TER SAMBUNG.DAN YANG PASTI KALO TIDAK PUNYA PULSA YA GAK BISA TELEPON…
          OK PAK,JELAAAS YA PAK…

  • 14 April 2021 - (20:45 WIB)
    Permalink

    Makin gak karuan responnya, intinya sudah bisa dipahami baik oleh penulis sendiri maupun oleh pembaca yang lain. Semoga Surat Pembaca nya bisa bermanfaat bagi orang lain agar tidak terjebak dengan modus yang sama.

    • 23 April 2021 - (23:08 WIB)
      Permalink

      @Xplod

      Kesimpulan:

      1. Pengguna (Bagus Wicaksono), sudah sangat jelas terbukti mengikuti arahan penipu walau menurutnya tidak sampai keceplosan memberikan kode OTP tapi tetap saja dia sempat mengaktifkan alamat web yang dikirim penipu.

      2. Penipu berhasil menguras Dana di Shopeepay.

      Pengembalian dana sudah sukses masuk ke Shopeepay. Dana di Shopeepay dikuras penipu dengan melakukan transaksi pembelian lainnya.

      3. Pengguna (Bagus Wicaksono), tidak paham bahwa sebenarnya, shopeepay akan otomatis aktif jika Ada pengembalian dana.

      4. Shopee memberikan Voucher sebagai tanda kasihan terhadap pengguna karena sudah capek melapor ke media konsumen.

      • 23 April 2021 - (23:37 WIB)
        Permalink

        @UMUR
        1.Untuk masalah pengantian full atau tidaknya saya tidak tau dan tak pernah membaca s&k nya.
        2.SAYA TIDAK PERNAH MEMBERI KODE OTP SECARA LANGSUNG ATAUPUN PESAN
        3.SAYA MEMBUKA LINK TERSEBUT DENGAN HP,AKUN,NO YANG BERBEDA,IMEI ASLI NULL(BEKAS BOOTLOP,SAYA FLASH LUPA KE HAPUS SEMUA) PAKAI GENERAT,VPN&ANTIVIRUS GRATIS SAYA MENYALA.JELAAAS YA PAK ?
        4.MODE PENGEMBANG AKTIF,LOG,BUGREPORT ADA (KALO GAK SALAH,SEPEETI ITU BISA DI BUKA GANTI .TXT,SAYA JUGA GAK TAU,APAKAH BETUL BISA ATAU TIDAK,KARENA SAYA BUKAN IT dAN SAYA HANYA SOK TAU…
        5.DAN YANG DISEBUT PELAKU PIHAK SANA ITU BELUM DI TANGKAP,SEDANGKAN KE SAYA TAK ADA KOMFIRMASI ATAPUN SOSIALISASI DARI PIHAK SANA UNTUK MELAPORKAN PELAKU.
        6.DAN KETIKA MEREKA MEMBLOKIR SEBUAH AKUN YANG BERMASALAH SEPERTI SAYA WAKTU ITU,JUSTRU MALAH MEMPERLAMA PELAPORAN,KARENA HANYA BISA MENGHUBUNGI LEWAT EMAIL,ITUPUN BALASANNYA PALING CEPET 1 JAM AN,TELEPON LEWAT CALL CENTER HARUs PENCET INI DULU,ITU DULU,KALO TEPAT BARU TER SAMBUNG.DAN YANG PASTI KALO TIDAK PUNYA PULSA YA GAK BISA TELEPON…
        OK PAK,JELAAAS YA PAK…

      • 23 April 2021 - (23:40 WIB)
        Permalink

        Dan mohon maaf pak,DARI PIHAK SANA YANG MINTA DI KLARIFIKASI SOAL ITU BUKAN YANG DI SINI PAK,
        ..TAPI YANG DI KOMPPPPPASIANAAA….
        JELAS YA PAK

      • 23 April 2021 - (23:55 WIB)
        Permalink

        @UMUR
        ADA LAGI YANG TERLUPA PAK
        -SAYA TIDAK MENDAPAT NOTIF DARI EMAIL,SEDANGKAN SAYA SUDAH MENYALAKANNYA.
        DAN BARU KEMARIN SAYA MENDAPAT EMAIL NOTIF UNTUK KLIK PESANANAN DI TERIMA AGAR UANG SEGERA DI YERUSKAN KE PENJUAL.
        -KENAPA EMAIL SEPERTI ITU MASUK DAN BARU PER TANGGAL BERAPA KEMAREN,SEDANGKAN EMAIL PENAMBAHAN UNTUK REKENING TIDAK MASUK.(SAYA MALES LIHAT TANGGAL MASUK EMAILNYA).
        Anda fikit dan sikapi menurut anda

  • 23 April 2021 - (14:08 WIB)
    Permalink

    Shoope emang payah, kita sebagai pelanggan malah yg disalahkan, harusnya shoope yg meningkatkan keamanan transaksi di shoope…
    Dalam hitungan detik shoope bisa menerima pengajuan transaksi dan pengambilan dana dari shoopepay kita, tanpa ada proses pemesanan pengiriman dan penerimaan barang…
    Lebih hati2 belanja di shoope…

 Apa Komentar Anda mengenai Sistem Keamanan Shopee?

Ada 112 komentar sampai saat ini..

Akun Shopee Saya Dibajak Tanpa Kode OTP

oleh Bagus Wicaksono dibaca dalam: 2 min
112