Paket Seharga Rp492 Ribu Dirusak dan Isinya Hilang, J&T dan Shopee Hanya Mengganti Rp90 Ribu

Perkenalkan saya Ani. Keluhan saya berawal dari pembelian voucher Indomaret sebesar Rp100 ribu, sebanyak 5 lembar pada tanggal 27.04.21. Paket tersebut tiba di rumah saya pada tanggal 29.04.21 dan diterima oleh Ayah saya. Sesaat setelah menyerahkan paket, kurir pun langsung pergi.

Paket tersebut ternyata datang dalam keadaan yang sudah ada robekan cutter pada sisi pinggir dan tengahnya. Tentu saja voucher yang saya beli tidak ada, alias paket tersebut datang dalam keadaan kosong.

Tepat pada tanggal sama, 29 April 2021, saya melakukan keluhan kepada J&T perihal tersebut dan juga mengajukan pembatalan pesanan kepada pihak Shopee. Dari pihak J&T saya harus menunggu 3×24 jam investigasi. Kemudian dari sisi Shopee dibuatkan forum diskusi antara Shopee, seller dan buyer.

Kemudian pada tanggal 30 April 2021 pukul 10.58 Shopee meminta saya sebagai buyer untuk mengirimkan bukti-bukti. Masih di hari yang sama pukul 21.37, saya mengirimkan bukti tsb. Namun tanggal 01.05.2021 Pihak Shopee secara sepihak membatalkan pengajuan saya tsb, dengan alasan “pembeli tidak mengirimkan bukti secara lengkap hingga batas waktu yang diberikan”. Sedangkan sebelumnya, batas waktu dan bukti apa saja yang dimaksud, tidak tertulis dalam chat tsb.

Keesokannya saya kembali menelpon pihak Shopee terkait hal ini, dan akhirnya masalah ini terangkat kembali, saya meminta Shopee untuk mengkonfirmasi masalah ini langsung dari Shopee ke pihak J&T karena pemilihan ekspedisi dipilih oleh Shopee. Anehnya pada tanggal 04.05.2021 saya mendapatkan email kembali dengan status yang sama yaitu Pembatalan pengajuan pengembalian karena pembeli tidak mengirimkan bukti hingga batas waktu yang ditentukan

Akhirnya setelah lebih dari 3×24 jam, which is hampir 11×24 jam, J&T mengkonfirmasi (tetap saya yang harus menelepon) bahwasanya Pihak Shopee yang akan mengganti jikalau barang tidak ditemukan. Dan benar adanya diganti sebesar Rp90 ribu tanpa konfirmasi apapun dan penjelasan apapun. Bahkan nilai Rp90 ribu ini tidak sampai 1/5 dari harga pembelian, atau malah dianggap diganti 10 kali ongkirnya saja.

Kekecewaan saya adalah pembatalan pengembalian saya ditolak begitu saja tidak lebih dari 2×24 jam dan dengan alasan mengada-ada. Sedangkan J&T sendiri meminta saya untuk menunggu 3×24 jam untuk menginvestigasi, bahkan lebih dari 7×24 jam saya harus menunggu.

Saya rasa KPI kepuasan pelanggan ini tercapai. Saya merasa ini buying time sehingga membuat saya sebagai pembeli merasa capek dan bosan sehingga melupakan masalah ini. Ditambah penggantian yang sangat tidak masuk akal tanpa penjelasan. Nilai Rp90 ribu ini bahkan lebih murah dari pulsa yang saya keluarkan untuk menelepon 2 pihak tersebut

Nomor Resi J&T: JP0017236511
Nomor Pesanan Shopee: 2104275JMRW54Q
Nomor pengajuan pembatalan produk: 210429192833796
Nomor Laporan via CS Shopee: 163220514

Ani Marlianingsih
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • @jntexpressid @ShopeeCare Sengketakan di BPSK setempat,kita harus bisa yg penting semangat.

  • Karena banyaknya keluhan ttg shopee di MK inilah makanya saya sudah gak mau pakai... apalagi penipuan juga banyak mengatasnamakan shopee dg iming2 hadiah...

    • Personal opinion nih yah..

      Menurut sy pihak Shopee dan Jnt ga sepenuhnya salah.. Soalnya ga ada bukti kuat kalo paketnya beneran sudah dalam keadaan hilang/dibongkar pas sebelum diterima, secara mereka juga kan ga mau rugi secara basic awalnya jnt sama Shopee kan cari untung. .

      Pas apesnya kebeneran yg Terima paket bukan sendiri jadi ga bisa langsung komplen/kejar langsung kurirnya ditempat pas nerima paket

      • Sebenarnya memang bukan salah marketplace or expedisi.. tapi ada oknum di perjalanan ekspedisi..dan sbnrnya jnt pun luput karena dari 4 gudang hasil cctvnya pasti paketnya sudah dalam bentuk yang tidak baik.. terima kasih sebelumnya

        • Bisa ekpedisi bisa juga sellernya. Sayang anda tidak menyertakan nama seller/tokonya. Kalau Saya menduga sellernya jg abal-abal.

        • Ah shopee emang marketplace ga recommended! Gw sering kecewa n di tipu! Isinya tukang tipu semua!

        • Kenapa gak menanyakan langsung ke kantor JNT terdekat, jika paket yg anda trima dalan keadaan terbuka, saya kira JNT express menenuhi standart paket yg akan dikirim, jika terjadi kerusakan maka pihak expedisi akan mengkonfirmasikan paketnya ke pihak pengirim untuk menentukan barangnya akan direturn atau diteruskan, dari sini saya bisa membaca ( mohon maaf ) mengindikasikan bahwa anda sendiri termasuk pembeli nakal. Dan ini bukan sepenuhnya kesalahan shopee karena shopee hanya perantara saja.

      • Management shopee / system' sekarang bermasalah.... Saya pada tanggal 11 Mei pukul 00:07 melakukan pembelian token listrik PLN 50rb, sampai sekarang belum juga berhasil di proses. Mana tanggapan nya? Saya sdh TLP langsung ke CS shopee 2x dan langsung melakukan chat dengan shopee nya secara berkala 4x sampai saat ini saya cuma di suruh menunggu selama 5hari kerja... Saya ini beli token listrik bukan barang masa suruh menunggu 5hari kerja???

  • sepertinya diganti 10x ongkir karena paket tidak diasuransikan penjual.

    • Iyah benar, saya baru dapet konfirm, sbnrnya sih kecewanya ada orang jnt yg bilang voucher tidak bisa dikirim via jnt dan pemilihan jnt dari shopee sendiri

      Dilihat di table jika mengirim dengan shopee express penggantiannya akan 100% tapi shopee tidak memilih ekspedisinya sendiri anehny

      • Jasa kirim apa saja yg digunakan itu tergantung seller. Kl seller menyertakan shope3 express dlm jasa kirimnya, maka itu yg akan dipilih atau diprioritaskan oleh sistem shopee.

        • Sekarang ekspedisi dipilih oleh shopee saya sudah mengkonfirmsi ke shopee berkaitan dengan pemilihan ekspedisi

  • "Paket tersebut ternyata datang dalam keadaan yang sudah ada robekan cutter pada sisi pinggir dan tengahnya."
    Harusnya paket dalam keadaan begitu tidak usah diterima. Beda kasus kalau paketnya dilempar karena tidak ada orang.

    • Jadi kurirnya mengirim dalam moment akan adzan magrib dan lagi bulan puasa jugakan

      Dan ketika d trima paket bentuknya tidak seperti as a pict.. in pict ini udah saya buka paketnya.. jadi pas dtrima masih sperti dibungkus cuman pas diperhatikan loh ko cuman gini aja... dan robekan cutter baru tampak kalo lipatan nya dibuka

      Terima kasih

      • Layanan pengiriman jam operasional dikantor JNT drop point maksimal jam 4 sore mbak, jika lewat akan diteruskan keesokan harinya. 😂😂😂😂

        • Nggak juga kak, saya pernah kok 2x dapat paket pakai JNT diantarnya jam 5-6.an, ya mau Maghrib gitu lah... Sepertinya semua tergantung kantor cabangnya masing-masing. Tertib aturan atau tidak.

      • sekedar mengingatkan ,,biasakan buat video unboxing package/produk / yg buyer beli untuk jaga2 jikalau terjadi sesuatu yg tidak diharapkan. jadilah konsumen yg pintar..

        • Sudah ada videonya ko mas tenang aja..fyi kasusnya alhamdulillah sudah selesai ya..

    • Makanya saya malas transfer uang diluan. Mending pakai COD dan lebih aman.

      • kenapa ga ada screenshot seller nya? biasanya seller jg ada cctv.. apakah sellernya dropshipper?

        • Saya sengaja tidak mencantumkan seller,, karena pun sbnrnya sya mrnceritakan pingpong nya masalah ini, untuk seller sudh cukup sangat koopertif untuk hal ini

        • Harusnya ketika paket di akan dibuka itu di video dlu dari paket masih utuh segel dan resi sampai unboxing selesai biar jadi bukti yg kuat buat klaim. Dan kalau paket di terima utuh tpi dalemnya rusak. Saya curiganya seller yg main kalau ga dari pihak DP j&t pengirim, bukan yg antar paket.

      • Sama aja btw. Mau pake pembayaran langsung atau cod. Tapi kalau masnya cod-an terus paket rusak dan nyalahin kurir, itu masnya yg salah. Kurir tidak bertanggungjawab kalo semisal paket tidak sesuai atau rusak. Kurir hanya menyalurkan paket sebagaimana tugasnya. Banyak nih sekarang oknum yg cod-an terus ga mau bayar ke kurirnya. Kasian kurirnya yg ganti. Be smart buyer :))

      • Paket yang saya terima as is aja... dan bahkan sudah lama saya tidak pernah melihat paket saya tanpa plastik yg dikrim jnt sebelum2nya.. kalo sop nya pake plastik ya saya mana tau saya cumna menrima dan pembeli.. bukan orang jntnya

    • Iyah bar bar banget... karena sbnrnya kan ini oknum dalam proses pengiriman dan masuknya ke tindak pencurian sih... overall sbnrnya lebih kecewa atas proses yg panjang tidak pasti tidak jelas dan tidak memuaskan

      Banyak kasus terjadi di shopee or jnt and mostly tidak terselesaikan ...

  • Waduh... Uda lama g pake jnt n shopee.
    Info yg bermanfaat agar lebih berhati-hati.
    Shopee memang lama dalam proses n pengiriman nya.
    Uda lama juga pindah ke Tokopedia. Alhamdulillah aman2 aja.

    • Lha yg ngirim kan jnt bukan shopee? Shopee, toped, bl sama2 marketplace, tempat jualan alias dodolan. Aneh.

      • Sekarang pemilihan ekspedisi berdasarkan shopee, makanya pointing sya terhadap shopee

        • Sekarang ekspedisinya baru bisa dipilih setelah checkout. Ga kaya dlu, pilih ekspedisi dlu baru checkout. Mungkin memang strateginya si oren. Karena ongkir tiap ekspedisi beda harga. Dan mereka dapet profit dari selisih harga tadi.

  • 300x mungkin lebih transaksi dr jawa ke kaltim, sejak 2015 lebih sering ke toped (±80%), BL (±18%), lzd (±2%), belum pernah sekalipun ketoko Orange ini, krn Saya lebih suka E-commerce yg sangat (lebih mendukung) UMKM.
    Cuma mau koment itu saja... 👌

    • Memangnya di shopee tdk ada umkm yg jualan? Umkm yg jualan di toped, bl juga jualan di shopee. Dan skrng ada program export, produk umkm bisa langsung di order dr luar negeri. Cuma shopee tdk pernah koar-koar mendukung umkm spt yg lain

      • Yang bilang gak ada siapa??
        Kan saya bilang "lebih", maksudnya persentase etalase E-commerse yg lebih banyak lapak umkm dibanding orenG.
        Jangankan OrenG, e-bay dan Ali Ekspress juga ada umkm.

    • Hati hati beli di oren.. Saya penjual dan pembeli online juga. Di oren ga ada asuransi pembelian jadi jika ada masalah bakal cuma bisa pasrah barang atau dana hilang. Saya sudah komplain berkali-kali supaya ada asuransi pembelian kaya di sebelah. Tapi ya ga ada aktualisasi nya.

  • 1. Pihak penjual parah masa kemasan cuma amplop.
    2. Lain kali mbak juga kalo beli voucher jangan karena murah. Mending kalau voucher beli di tempat yang resmi yaitu di store offline untuk meminimalisir kerugian.
    3. Setau saya pihak ekspedisi emang cuma ganti 10x dari biaya. Bikin zonk ini emang. Ga nyaman kalo beli barang elektronik dkk...

  • Hanya saran saja,
    1.apabila paket di nilai berharga, sebaiknya asuransikan paket anda.
    asuransi ada 2 jenis, apakah dari pihak market place atau pihak delivery.
    cermati kembali.
    2.saat paket di terima, jangan di buka, siapapun jangan merobek plastik. siapkan kamera ambil video, perlihatkan kondisi packing saat di buka.
    biasanya mereka meminta bukti berupa video.

    note, pada label print out pengiriman tertulis jelas isi paket, jd siapapun bisa membaca dan tahu isi dalamnya. tinggal niat nya saja. kalo ada niat mencuri, pasti hilang

    • Jadi voucher kantor sbnrny, untuk dibgikan ke krywn seblmnya sudah kita beli sebanyak 2juta, namun kekurang sekitar 500rb

      Jadi ya maybe lagi apes

      • Nah ini dia indikasinya. Itu yg nakal kl menurut saya sellernya. Kl oknum jnt niat nyolong maka mungkin yg dicolong yg jelas mahal. Apalagi kl cm dibungkus amplop spt itu, saya kira oknum jnt tidak berminat.

    • Video dan foto sudah saya serahkan makanya saya dapat penggantian

      Kemudian di shopee tidak ada pemilihan asuransi ataupun pemilihan ekspedisi

      Dan ketika saya membeli pengiriman sameday pun sedang non aktif..