Penipuan dengan Modus Mengaku Kurir, Transaksi Kredivo 14 Juta Rupiah di Blibli dengan Menggunakan Data Saya

Pada tanggal 16 November 2022, saya dapat WA dan telepon yang mengatasnamakan salah satu kurir di sebuah perusahaan jasa paket. Dia tahu nama saya, NIK saya, dan nama ibu kandung saya. Lalu dia menyuruh meng-install aplikasi yang dia kirimkan ke saya. Setelah memasukkan nama, email dan nomor saya, lalu saya disuruh memasukkan kode OTP yang dikirim ke saya.

Saya tidak tahu bahwa aplikasi tersebut palsu, dan saya tidak tahu bahwa kode OTP tersebut adalah kode OTP pinjol. Alangkah kagetnya saya, ketika ada pemberitahuan lewat SMS dan email. Saya menanyakan ke pihak penyedia jasa pengiriman, ternyata aplikasi yang saya buka ternyata palsu, dan kemungkinan jika ada kode OTP masuk, maka kode tersebut otomatis masuk juga link yang dia kasih. Saya disarankan untuk menghapus aplikasi tersebut, biar tidak ada data yang masuk ke dia.

Setelah kejadian tersebut, pelaku berusaha mencairkan uang di berbagai aplikasi pinjol lainnya. Saya bingung, takut, dan khawatir, tapi pengajuan tersebut banyak yang tertolak atau tidak disetujui. Pemberitahuan terakhir masuk dari Kredivo, ternyata ada transaksi kredit hp atas nama saya (sebanyak tiga buah hp) di Blibli.com, pembayaran dengan Kredivo. Padahal saya tidak melakukan transaksi tersebut.

Tolong untuk pihak Blibli.com dan Kredivo, gimana ceritanya saya tidak pernah menerima barang hp tetapi tetap kena tagih? Saya hanya korban kena tipu oleh orang yang mengaku kurir dan hanya membuka link-nya saja. Namun data saya dengan gampang bisa diketahui untuk digunakan pinjol dan kredit hp.

Saya benar- benar tidak mengambil barang tersebut. Saya sudah komplain ke OJK, solusinya hanya disuruh lapor polisi, karena akun diretas. Saya langsung ke Polda mengikuti arahan dari OJK. Saya juga komplain ke Kredivo, hasilnya tetap saya harus membayarnya. Pihak Blibli.com sudah tidak bisa membatalkan transaksi tersebut, karena pelaku mengambil ke toko langsung. Saya cuma dikasih saran untuk melaporkan kepada pihak kepolisian.

Saya harus bagaimana? Saya benar-benar tidak tahu harus lapor ke mana lagi, karena saya di sini dirugikan sebesar hampir Rp14 juta. Saya heran, pihak yang mengaku kurir tersebut bisa tahu nomor saya, nama saya, nomor NIK saya, bahkan nama ibu kandung saya. Kira-kira dapat data saya dari mana?Sampai-sampai akun Kredivo saya bisa dia pegang. Padahal saya juga tidak mempunyai akun Blibli.com, email saya dan nomor saya tidak terdaftar.

Mohon sekiranya ada yang bisa bantu, solusi atau yang sudah pernah dengan kasus semacam itu? Akun dipakai oleh orang tidak bertanggung jawab. Saya hanya anak seorang petani, hanya bekerja serabutan, buat makan sehari-hari saja tidak cukup. Untuk menanggung tagihan sebesar itu, saya rasa tidak sanggup. Bahkan dia kredit 12x angsuran dengan per bulan tagihan kurang lebih Rp1.100.000. Penghasilan saya saja tidak ada segitu, bisa makan sehari-hari saja saya sudah alhamdulillah.

Sampai saat ini pun dari tanggal pengambilan saja tidak ada kiriman, hp barunya pun saya tidak terima, kuitansi pembelian saja tidak tahu wujudnya kayak gimana. Kenapa harus saya yang kena musibah semacam ini? Jika DC datang ke rumah, saya kasihan sama keluarga sama anak istri saya.

Selain saya, saudara saya juga dapat WA dan pelaku tahu nama lengkap saudara saya. Modusnya mengaku sebagai kurir dari perusahaan yang lain.

Saya sudah capek, sudah menyerah harus cari bantuan untuk masalah ini ke mana. Saya sudah putus asa, harus lapor ke mana lagi? Berharap kepada OJK, tetapi pihak OJK tidak bisa berbuat apa-apa. Mohon untuk pihak terkait bisa menyelesaikannya kasus tersebut, karena saya minta data yang mengambil barang tersebut, tapi tidak bisa diberitahukan ke saya.

Novi Tri Nugroho
Gunungkidul, DIY


Update (16 Desember 2022): Surat pembaca di atas juga mendapat tanggapan dari pihak Kredivo sebagai berikut:

Catatan redaksi (diperbarui 28/12/2022): Surat ini mendapatkan tanggapan lanjutan dari pihak terkait sbb:

 

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai pengalaman ini:
[Total:143    Rata-Rata: 3.2/5]
Surat Tanggapan Penipuan dengan Modus Mengaku Kurir, Transaksi Kredivo 14 Juta Rupiah di Blibli dengan Menggunakan Data Saya

Menanggapi surat keluhan penipuan akun Kredivo yang dikirimkan Bapak Novi Tri Nugroho, yang diunggah pada Media Konsumen pada 6 Desember...
Baca Selengkapnya

139 komentar untuk “Penipuan dengan Modus Mengaku Kurir, Transaksi Kredivo 14 Juta Rupiah di Blibli dengan Menggunakan Data Saya

    • 6 Desember 2022 - (13:27 WIB)
      Permalink

      saya sudah telp pihak blibli.com tetapi tetap tidak bisa dibatalkan,padahal stlh transsaksi saya langsung menghubungi pihak blibli.com dan kredivo.tetapi tidak ada kabar baiknya.

      4
      8
      • 6 Desember 2022 - (16:05 WIB)
        Permalink

        memang saya menyadari bahwa pengalaman dan pengetahuan saya yang kurang.

        2
        12
        • 7 Desember 2022 - (06:31 WIB)
          Permalink

          Jangan di ambil pusing, apa yang bukan kk ambil, tak usah di bayar, ganti saja no telpon yang baru, hapus apk nya, restar publik handphone nya, bikin email baru, soal pinjol, cuma data pribadi aja jelek bi checking, itu pun ga selamanya, ada waktunya. Jika DC kerumah, hiraukan saja, jangan dengarkan komentar yang membuat hati KK down, jika mereka saja yang tidak memakan hasil nya tak mau bantu bayar apalagi KK yang hanya menjadi korban.

          36
          3
          • 8 Desember 2022 - (06:46 WIB)
            Permalink

            Saya juga kena tipu ,ada pakai akun buat pembelian hp Samsung seharga 6 jt , tiap BLN DC telp dan chat wa , pdhl saya juga ga merasa pinjam srh bayar ,saya perempuan tulang punggung kluarga suami HBS kecelakaan ,tetep saya ga mau bayar saya tdk merasa beli dan TDK memakai ,saya hiraukan saja

            10
    • 7 Desember 2022 - (02:43 WIB)
      Permalink

      “Dia tahu nama saya, NIK saya, dan nama ibu kandung saya. Lalu dia menyuruh meng-install aplikasi yang dia kirimkan ke saya.”
      Tapi ane ga liat di screenshot yg agan kirim, bukti dari statemen agan tersebut. Klopun ada harusnya udah curiga dong masa kurir ngomongin nama Ibu, NIK, dll. Katanya dipotong karena privasi ada nama Ibunya, ya tinggal di coret aza pas bagian yg privasinya sehingga percakapannya tetap keliatan.
      “Saya heran, pihak yang mengaku kurir tersebut bisa tahu nomor saya, nama saya, nomor NIK saya, bahkan nama ibu kandung saya.”
      Udah heran tapi bukannya curiga malah ngikutin apa yg di suruh, wlo sekali lagi di screenshot ane tdk menemukan org tersebut ngomongin 3 hal tersebut.
      “Saya sudah komplain ke OJK, solusinya hanya disuruh lapor polisi, karena akun diretas. Saya langsung ke Polda mengikuti arahan dari OJK.”
      Ini jg ane ga menemukan bukti agan sudah lapor OJK dan polda, upload dong bukti laporan dari polda nya. Malah di komennya, udah ke Polsek, Polres sampe polda. Tapi tidak ada bukti laporan yg diunggah satupun.
      “Selain saya, saudara saya juga dapat WA dan pelaku tahu nama lengkap saudara saya. Modusnya mengaku sebagai kurir dari perusahaan yang lain.”
      Statemen ini agak ganjil, terkesan penguatan untuk pembenaran terjadinya kejadian tersebut. Terlalu kebetulan menurut saya.
      Apapun itu semoga masalahnya bisa selesai, dan tdk ada pihak yg dirugikan. Ngomong² akun kredivo saya cuma punya limit 2 juta, sedihh😁😁

      15
      23
      • 7 Desember 2022 - (04:46 WIB)
        Permalink

        heemmm…kan saya sudah jelaskan bang.kalau saya tidak paham tentang modus penipuan itu.untuk masalh bukti2 lainya yang tidak diunggah,silahkan tamyakan pihak MK.kenapa tidak dimunculkan?.semua yang diminta pihak MK sudah saya serahkan semua.

        • 11 Desember 2022 - (08:42 WIB)
          Permalink

          Anak petani kok bisa di ACC sampe 14jt? Saya seorang pegawai yang gaji 5jt aja akun kredivo cuma di ACC 1juta awalnya, lalu naik limit jadi 6jt.

      • 7 Desember 2022 - (23:34 WIB)
        Permalink

        Baru kali ini liat statmen terbodoh yg ane liat sok2 an jadi grafo lagi hadeuh biyung….jangan2 nt dc blibi or kredivo ya

        • 8 Desember 2022 - (05:47 WIB)
          Permalink

          @Kresno, klo maksudnya ke statement ane coba tunjukan statement terbodoh nya sebelah mana? Jangan sok²an tapi ngomong juga ga jelas, cuman bilang statement terbodoh aza. Sok²an bilang ane DC lagi. 😁😁

          2
          3
          • 8 Desember 2022 - (07:49 WIB)
            Permalink

            Saya baca semua statement anda yang minta upload bukti itu sudah keliatan bodohnya. Anda seolah olah mau jadi ahli tapi ga ngerti soal sniffing. Sudah ada yg bongkar tu, dibaca nggih. Pencurian data dg menggunakan apk itu sedang marak terjadi dan akses yang dibaca adalah akses sms untuk mengambil otp. Oiya mau tau data dapat darimana? Dapatnya dari deepweb dijual bebas disana. Dan kasus pembobolan data ktp oleh bjorka memang benar adanya dan imbasnya disini

        • 8 Desember 2022 - (08:56 WIB)
          Permalink

          @aris. Ini satu akun berdua ama kresno ya? 😁😁
          Wajar dong klo mesti di upload soalnya klaim dia kan udah lapor polsek, polres sampe polda. Tapi ga ada satu pun bukti laporannya. Klaim dia kan tu kurir tau NIK, nama Ibu, dll tapi tdk ada satu pun buktinya pada yg diupload sama dia. Bodohnya dimana? Bodoh mana sama org yg percaya buta tanpa ada bukti pendukungnya.
          Jangan sok²an ngomongin deepweb lah, tau bjorka dari twitter doang juga. Emang lagi viral kasus ini tapi agar jangan disebut memanfaatkan keviralan kasus tersebut maka unggah bukti seakurat mungkin sesuai omongan yg di sampaikan. Satu lagi saya tanya, apakah anda sudah ketemu langsung sama siapapun yg menjadi korban apk yg skrg lagi viral ini? Atau cuma baca² karena viral doang?

      • 9 Desember 2022 - (06:51 WIB)
        Permalink

        Saya jadi ikut merasa khawatir, cemas dan takut,saya gak bisa bantu secara ril,tapi saya bantu dengan share aja,mudah mudahan ini viral

    • 7 Desember 2022 - (14:53 WIB)
      Permalink

      Itu kebocoran di kredivo, jangan bayar sepeserpun jika ada yg nagih, suruh datang ke rumah dan setiap mereka datang situ minta di dampingi sambil di vidiokan minta tanda pengenal yg nagih termasuk ktp mereka dan jelaskan dr kronologinya, jika mereka marah, ngancam diam saja, kecuali sdh benar main fisik, untuk data munking kena BI Checkin.

      6
      99
      • 8 Desember 2022 - (07:20 WIB)
        Permalink

        Ini memang lg viral penipuan kaya gn.. Ad yg mbangkingnya di kuras.. Hati2 guys..
        Sebenernya bkn salah blibli ato kredivo tp memang itu ranah penipuan.. Orng pake data KK ajuin pinjaman

        • 8 Desember 2022 - (14:46 WIB)
          Permalink

          Mmg bukan salah perusahan, tp oknun yang pernah bekerja di situ, apalagi karyawan yg bisa akses data custumer, mereka bisa buka KK, foto rumah Cudtumer selfie, tempat kerja, slip gaji, tempat usaha.

    • 8 Desember 2022 - (10:15 WIB)
      Permalink

      Boleh ketawa gasih… 😂 si pendongeng handal . gimana cerita nya pinjem bisa tanpa kyc selfie 🤣
      Apalagi kredifo lu kudu selfie juga
      Meskipun orang lain tau data lengkap kita tetap tidak lolos. Kalo ga selfie.😁
      Gimana mau belanja ?
      Gimana mau pinjol ? Lulus aja kaga .. Wkwkwk
      Keren sih bikin konten nya. Hahah
      sini senggol dong kalo bisa gua kasih data gua. Lu pinjem ke aplikasi pinjol. Tanpa gua selfie yaa.

      • 8 Desember 2022 - (10:38 WIB)
        Permalink

        Dari statmen awal. Dia tau nama saya nik saya nama ibu kandung saya.
        Pertanyaan nya : tau dari mana ?

        Statemen ke dua :
        Pihak blibli tau dari mana pelaku ngambil barang nya ke toko langsung ?

        Emang nya blibli itu dagang? setau gua cuma pihak ketiga deh sama kaya lazada dll.

        Kalo blibli itu pedagang barang tsbt
        Pihak blibli jelas tau muka pelaku yg ngambil barang langsung ke toko itu.

        Coba aja bandingkan wajah pelaku dengan anda. Disini bisa tuh untuk bukti kuat.

        Kalo pelaku tidak ngambil barang tsbt
        Otomatis di anter sama kurir
        Cek aja kurir yg nganter barang tsb barang nya di anter kemana. Semua barang pembelian ada nomor resi.
        Setiap resi otomatis salah satu kurir yg pick up.

        • 9 Desember 2022 - (01:44 WIB)
          Permalink

          Di blibli pembeli bisa ambil brg langsung ke merchant/toko penjual bang asal di daerah sekitarnya mmg ada penjual yg mengaktifkan fiturnya. Dan di blibli pasti ada bukti foto jika memang dkirim melalui kurir, tp jika melalui fitur ambil ditoko langsung kurang paham sy krn ga pernah gunakan fitur itu

          • 9 Desember 2022 - (02:39 WIB)
            Permalink

            Iya bang makanya gua bilang. Samperin toko nya . tanyain toko nya yg ngambil barang itu siapa . muka nya pasti beda siapa yg ambil barang nya.

            fixs ini mah cuma buat konten.
            Ga ada penipuan kaya gini bang.

            Pake Segala data nik dll pelaku bisa tau. Tau darimana kalo gak kita yg submit data itu.

            Lo coba tanya aja tuh bang ke bapak Gubernur/bupati/ siapapun sebagi contoh , tanyain nik ktp saya berapa gitu. Auto kaga tau. 😂😂 Kecuali dia punya data kita.
            Pertanyaan nya punya data itu darimana . kan gitu !!

            Jejak digital kuat bang. Dengan catatan kalo kita mau telusuri . kalo cuma ngerengek doang ya bikin pusing 😂🤣

      • 9 Desember 2022 - (01:50 WIB)
        Permalink

        Bang kan klo akun aktif mau beli brg pk paylater tinggal verif melalui otp aja, ga perlu foto selfie lagi. Kecuali pindah perangkat dan sudah di verif oleh perangkat aslinya ya melalui otp itu. Kan ada itu di ss nya ts. Sy aja sering beli pake kredipo melalui hp saya yg lain, hp akun utama kredivo cm verif otp aja udh acc tnp perlu foto selfi.

        • 9 Desember 2022 - (02:52 WIB)
          Permalink

          Iya bang maksud gua tadi selfie itu buat daftar pinjol emang harus selfie.

          Kalo akun kredifo ya bener tinggal verif otp aja

          Pertinyiin nyiii
          Kenapa kode verifikasi otp bisa diberikan ke si pelaku.. Wong hp lagi di pegang sendiri eh tiba² ada sms kode otp malah dikasihin
          ( kalo seandainya si pelaku mulai aksinya sambil chating/tlp ) meminta kode otp . kenape dikasih. 🤣

          Sekali lagi Jejak digital ga bisa di umpetin bang.
          Kalopun ini kasus bener terjadi
          Gampang banget ngusut nya. Wong ini masih ada pihak ketiga . ada si toko tuh yg kasih barang ke pelaku. Tanyain aja orang nya bisa bedain ga mukanya

          Kecuali decentralis meskipun ada jejak digital tetap tidak bisa di usut

          • 9 Desember 2022 - (11:29 WIB)
            Permalink

            @MH Itu bisa baca gak mas? itu modus penipuan aplikasi yang bisa ngebaca sms di hp yang install itu aplikasi, jadi mau ngasih apa engga itu OTP, udah otomatis masuk ke pemilik aplikasi itu, buzzer blibli kah? sampe segitu nya amat wkwk, yang kena tipu aja gak seyolot itu qkwkwk

            3
            1
          • 9 Desember 2022 - (11:50 WIB)
            Permalink

            @satria
            Emang nya itu akun facebook ? Yg bisa di login di beberapa perangkat ??
            Kamu nanya ? Biar gua kasih tau yea 😂 aplikasi semacam keuangan tidak bisa login di dua perangkat hp.

            Kaloupun ini terjadi di aplikasi tersebut. Silahkan cari tahu perangkat apa yg telah login ke akun tersebut dengan menanyakan ke cs aplikasi tersebut.

            Semua bisa di usut mas 🤣
            Dan kaloupun si pelaku memakai android hacking yg memforward sms masuk langsung ke si pelaku.
            Tanya aja provider nya .

            sms otp pada tgl sekian terforward ke hp pelaku tanya nomor penerima sms otp itu. Apalagi sekarang daftar no sim pake kk dan nik.

            Jadi lebih gampang. Yg penting jangan cemas gugup .

            Lagian kalo di fikir ngapain orang lagi punya masalah seperti ini nulis artikel, balas komentar, upload image ss buat ini konten.
            Apa gak nambah fusing ? Wkwkwk 🤣😂

            2
            2
      • 10 Desember 2022 - (09:48 WIB)
        Permalink

        Kamu pernah menggunakan kredivo? Atau cuma omong doang?
        Jadi masalah yang diderita korban itu gini.
        Transaksi di Blibli menggunakan akun kredivo, transaksi di blibli tanpa menggunakan aplikasi itu bisa banget, cukup Login dan minta vertivikasi SMS. Nah vertivikasi SMS ini yang sudah disadap sebelum nya oleh penipu lewat aplikasi yg td…

        Sampe sini paham?
        Udah salah ngotot

        • 10 Desember 2022 - (15:56 WIB)
          Permalink

          Wkwkwk ente kadang kadang.
          Gue udah bilang. System kerja hacking sms itu memforward setiap sms yg di terima lalu di teruskan ke nomor si pelaku.
          Lu dateng ke provider kartu sim u. Lu tanya sms yg Otp ini di teruskan ke nomor siapa!! Nanti si provider mencari data dari nomor sim itu.
          Daftar kartu sim kan sekarang harus pake ktp dan kk! Makin lebih gampang trakcing nya.
          Sampe sini paham ???

          • 13 Desember 2022 - (10:16 WIB)
            Permalink

            anda salah kalo langsung menyimpulkan tanpa proses analisa aplikasi yang dikirim pelaku dlu, jadi setiap aplikasi yang pelaku kirim di install, dia akan meminta permission untuk membaca sms, orang awam kebanyakan pasti langsung menyetujui tanpa tau detail permission nya, nah jika sudah di setujui maka, aplikasi akan membaca jika ada sms masuk dia otomatis akan hit ke endpoint API untuk mengirimkan detail pesan yang masuk, btw aplikasi ini jalan di bakcground proses agar terus bisa kirim sms yang masuk ke API, dari sini disimpulkan kalo bukan atas kesadaran korban untuk memberikan OTP, melainkan dicuri

          • 13 Desember 2022 - (11:03 WIB)
            Permalink

            @rgagap1
            Jika kasus nya seperti itu yg anda sampai kan.
            Gua udah tegaskan berkali-kali.

            Samperin toko tempat pelaku mengambil barang nya.
            Tanyakan saja atau mungkin akurkan saja muka si pelaku & yang punya akun. 😂😂

            Ente juga kadang² yaa.

            Satu lagi ni
            Setiap aplikasi pasti memerlukan perizinan bahkan hp si pelaku pun begitu.
            Nah akun yg di gunakan si pelaku ini tentu nya sudah login ke akun si korban kan??

            Tinggal tanya aja ke customer service atau ke pusat developer aplikasi itu.

            Tanyakan pada customer service nya pada tanggal sekian bla bla.
            Login pada perangkat siapa.??

            Setiap aplikasi pasti ada riwayat login menggunakan perangkat yg berbeda jika emang perangkat nya di pake di perangkat lain.
            Pasti ketahuan.

            System dev aplikasi itu akan membaca isi hp si pelaku.
            Gitu aja bingung.!!!

            Apa emang ente terbatas ya pengetahuan nya. 🤣🤣🤣

          • 13 Desember 2022 - (15:29 WIB)
            Permalink

            Bukan hal itu yg dikomentari syaa, saya komen prinsip mu sok pinter, kredivo itu bisa login di web belanja walaupun dari 1 perangkat, Sampe sini paham, ******?

          • 13 Desember 2022 - (19:54 WIB)
            Permalink

            @soleh
            Mau login di 1 perangkat 2 perangkat 3 perangkat
            Semua ada riwayat login bro 🤣🤣

            Si ts nya aja pengen nya begimana ? 😁😁
            Pengen ga jadi korban kan ?
            Yaudah buktikan dengan cara begitu. Wong gue ngasih solusi kok. 🤣🤣

            Intinya kalo emang si ts korban ga perlu cemas dan pisung. 🤣

            Ente seberapa sih @soleh ilmu pengetahuan teknologi nya ?

            Nih gue kasih tai ya
            untuk Semua akun nih mau akun fb akun gmail akun kredit akun belanja. Dll

            semua akun ada history login nya dengan Ip berbeda dan perangkat berbeda.

            Bagaimana cara lihat history akun nya ?
            Kalo fb gmail bisa di lihat di seting ke amanan..
            Kalo akun selain akun sosmed hanya developer itu sendiri yg mengetahui history login nya.

            Tanya aja ke dev kredifo atau bli bli nya. Berapa nomor ip yg telah login. Akurin sama ip punya mu.

            Tentu kalo ada yg bajak pasti nomor ip nya berbeda. Nah disini ente bisa untuk bukti kalo ente ga nerima barang. Melainkan ada pelaku yh tidak bertanggung jawab.

            Tapi kalo ternyata ip nya itu ip hp/pc mu. Solusi lain yaitu dengan cara samperin toko yg si pelaku ngambil barang nya itu.
            😃 Sekarang giliran muka deh yg di akurin. Sama ga tuh yg ngambil paket dengan mu.

            Begitu bambang!!!

  • 6 Desember 2022 - (12:54 WIB)
    Permalink

    Chat wa ada yg di potong..setelah d tanya paket dr mana mas?
    Dr blibli uda saran lapor polisi karna pelaku lgs ambil paket d toko..kan bisa setelah Ada laporan polisi ke toko mungkin Ada cctv…intiny tetep harus d bayar..walaupun pelaku tau nik Dan lain2..itu otp kan masuk hp anda..klik link2 isi data2 semua atas kesadaran anda..klo anda ga ksh apa2..enga mungkin pelaku bisa jebol

    11
    9
    • 6 Desember 2022 - (13:30 WIB)
      Permalink

      dibawahnya pihak oelaku menuliskan nama ibu kandung saya.dan saya tidak memberikN kode otw lewat wa maupun sms,atau pun telp.untuk potongan sudah saya lampirkan,mungkin karena ada nama ibu kandung saya,jadi tidak ditampilkan.

      3
      7
      • 6 Desember 2022 - (14:36 WIB)
        Permalink

        Ada kebocoran data, kalau pnya akun apapun hrs rutin di cek, keamanan kode pasword dll, krna dlu sy jg prnh bgtu, utk limit paylater kecil tp terpaksa sy byr dgn perjanjian sesuai limit tnpa bunga dan di setujui, kmudian sy minta data sy utk di hapus, tp hingga saat ini data sy msh ada di layanan paylater td, ga tw knpa mrka ga mau hapus, mdh2an tetap di blokir dn ga da pengajuan berikutnya di lain hr

        • 6 Desember 2022 - (15:02 WIB)
          Permalink

          sangat sulit untuk meminta data untuk dihapuskan.sampai saat ini juga saya masih khawatir.kebetulan saya tidak punya m banking,ntah masih aman atau tidak.

          • 6 Desember 2022 - (15:11 WIB)
            Permalink

            Nah itu lah, krna utk penagihan keterlambatan menggunakan pihak ketiga, jd ada kmungkinan data kita di olah lg sama pihak lain, makanya sampai saat ini sy memblokir no telpon yg tdk terdaftar di phonebook, cm wa aja yg lolos de nomer2 tdk di kenal, utk meminimalis penipuan via telpon, tdk pernh klik link2 aneh dr wa, krna sistem elektronik kita rentan pencurian data

            4
            1
        • 6 Desember 2022 - (18:31 WIB)
          Permalink

          Paylater tidak bisa d hapus,
          Pernah iseng tanya tanya d berbagai e-commerce yg ada paylater nya,,
          Kadang ngebayangin gimana kalo nomer yg d pake untuk paylater mati( karna lupa isi pulsa)
          Lalu operator membuat nomer baru dengan nomer yg sama dan d jual lagi,bisa gawat kan itu

          Soalnya temenku pernah alami,
          Nomer baru beli dan satu Minggu kemudian di telpon DC dan katanya telat 1 tahun,
          Gimana ceritanya nomer baru beli kok ada tagihan telat 1 tahun..

          12
    • 6 Desember 2022 - (13:35 WIB)
      Permalink

      sangat disayangkan pihak kredivo tidak mau berkerjasama dengan pihak blibli.com untuk mengecek lebih detail.saya sudah minta foto pelaku,surat terima barang atau kwitansi dari blibli.com tidak diperbolehkan.

      3
      5
      • 8 Desember 2022 - (15:06 WIB)
        Permalink

        Jgnkan Blibli dan kredit vo, saya yg shopi aja pihak toko nya ga mau kasih tau barang itu dikirim ke alamat mana, sedang kan saya tidak pesan dan terima produk itu elah ada tagihan paylatter senilai 9jtan, saya sangat Kecewa sama shopi karena sebelumnya saya perna bikin laporan klu akun saya dihack .

    • 7 Desember 2022 - (02:21 WIB)
      Permalink

      pengetahuan kmu masih cetek dlm dunia Phising. Dgn mengklik situs, otomatis sudah kode otp udh bsa di salin.

      2
      11
    • 7 Desember 2022 - (13:00 WIB)
      Permalink

      Toko itu maksudnya seller yg punya toko sendiri dan barang nya langsung dikirim dr toko tanpa melalui blibli. Bukan trus pelaku datang ke toko dan ambil barang nya. Di blibli itu beda dgn shopee dan tokopedia yg hny sbg makelar antara seller dgn buyer. Di blibli jg menjual barang yg memang itu miliknya blibli dgn cara barang yg dibeli itu dikirim dr seller ke blibli, baru blibli kirim ke buyer

  • 6 Desember 2022 - (13:16 WIB)
    Permalink

    ini yg lg viral, penipuan pake apk, begitu install, semua kendali hp berpindah tangan. meski ga ngasih tau OTP pun bs disadap pake apk itu. kita harus jeli, si penipu kan kirim media di whatsapp ada tulisan .apk kita harus aware, apk itu aplikasi yg dijalankan di system operasi android. install tokopedia, shopee dll itu awalnya dari apk yg didownload di playstore. Dengan kita menginstall apk ga jelas, penipu bisa leluasa mengakses hp kita. bahkan tidak jarang, penipu menguras habis saldo tabungan, ratusan juta bisa menguap begitu saja.

    18
    • 6 Desember 2022 - (13:32 WIB)
      Permalink

      yaps…benar dan sangat disayangkan berita itu baru muncul setelah saya jadi korban.pihak kredivo tetap saya yang harus membayarnya.padhal barang tidak sampa kerumah,atau pun tempat kerja.

      • 6 Desember 2022 - (13:38 WIB)
        Permalink

        memang begitu cara kerja kredivo, kena tipu apa ga dia ga mau tau, yg jelas semua yg pake jasanya harus membayarnya.
        solusi satu2nya ya dgn melapor ke kepolisian cyber. sertakan kronologisnya, dan bawa2 link mediakonsumen ini, mengetahui kasus mu telah viral siapa tau akan diprioritaskan utk diselesaikan. semoga pelaku segera ketangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya

        13
        1
        • 6 Desember 2022 - (13:46 WIB)
          Permalink

          sudah lapor ke pihak kepolisian…saya pikir pihak kredivo kerja sama dengan blibli.com.tetapi kok saya yg disuruh menghubungi sendiri,jadinya saya bolak balik nelp sana sini.dan saya juga sudah melaporkan ke pihak kepolisian.polsek polres,bahkan polda.ojk saja tidak mau bantu apa2,cuman disuruh lapor polisi.

          3
          5
          • 13 Desember 2022 - (10:18 WIB)
            Permalink

            ada sample aplikasi yang dikirim sama pelaku, mungkin bisa dikirim juga sample nya ke saya

    • 7 Desember 2022 - (02:24 WIB)
      Permalink

      Btul harus waspada saran saya ketika ada sesuatu apapun yg mengatasnamakan anda klau gk merasa memesan sesuatu jngn lngsung klik. Blokir aja sekaligus

  • 6 Desember 2022 - (13:44 WIB)
    Permalink

    Itu apk forward sms. Ketika kita install apk tersebut, minta akses/izin ke sms kita, jd mrk bisa baca isi semua sms kita, jg ke file, lokasi, telpon dll kita klo emang kita ksh izin.

    • 6 Desember 2022 - (13:52 WIB)
      Permalink

      betul…bahkan dia mau ngambil uang di aplikasi uatas,ada pundi tetapi tertolak.mau mencairkan uang 1 juta….dan alhamdulillah karena saya tidak ada uang ditabungan jadi aman,diatm hanya 50 ribu.karenabteman kakak saya kena 7 juta,itu aja anggota tni padahal.apa lagi kayak saya,yg kurang pengalama dan pendidikan.

      4
      5
      • 6 Desember 2022 - (13:56 WIB)
        Permalink

        Nek kowe pinter, segera di reset hp ne. Factory reset. Menghapus aplikasi yg digunakan penipu belum tentu aman.

        1
        2
        • 6 Desember 2022 - (15:05 WIB)
          Permalink

          memang bank,saya tidak pintar,kalok saya pintar saya gak bakal ketipu,mungkin karena pendidikan saya rendah.maaf,cuman anak petani,maenya cuman kesawah saja.mugkin saya akan coba untuk reset factory.biar lebih aman.trimakasih bank untuk sarannya.

          3
          5
          • 6 Desember 2022 - (16:04 WIB)
            Permalink

            Turut berduka cita kak. Lalu bagaimana respon dari bli blinya kak?
            Apakah ada keringanan pembayaran?

            3
            3
        • 6 Desember 2022 - (16:40 WIB)
          Permalink

          Hp diambil oleh pelaku langsung ke toko, ya ente ke toko hpnya minta bukti cctv setidaknya bisa diproses itu orang

          • 6 Desember 2022 - (18:29 WIB)
            Permalink

            tokonya saja tidak tau bang saya.

            4
            2
          • 6 Desember 2022 - (22:35 WIB)
            Permalink

            Coba cek aplikasi yg digunakan pelaku saat membeli smartphone, disitu pasti ada ko riwayat pesanan, disitu pula nama tokonya tingal chat minta alamt tokonya psti ada CCTV nga mungkn ngda..

          • 7 Desember 2022 - (04:48 WIB)
            Permalink

            tidak bisa bang,sudah minta data2 pihak blibli.com,tetapi tidak dibolehkan.monta foto pelaku saja tidak boleh.

  • 6 Desember 2022 - (15:30 WIB)
    Permalink

    SANGAT TOLOL BANGET SUDAH TAU APLIKASI PENIPUAN MALAH DI INSTALL DIHP GOBLOK²
    SELAMAT HP ANDA DISADAP

    4
    55
    • 6 Desember 2022 - (19:02 WIB)
      Permalink

      Sangat di sayangkan pakek smartphone tapi olah kata dan etika anda kayak kelas 5 sd. Miris.

      6
      15
      • 7 Desember 2022 - (07:59 WIB)
        Permalink

        Ya gak semua orang itu tanggap dan cepat dalam perkembangan teknologi. Orang-orang tersebut juga menggunakan smartphone bukan karena kemauan/keinginan tetapi lingkungan dan tuntutan era sekarang lah yang mengharuskan mereka menggunakan smartphone tersebut.

        Ini jadi tamparan keras ke pada pihak penyedia pelayanan Kredit/Perbankan untuk meningkatkan sistem security mereka. Contohnya, menggunakan face (wajah) untuk memverifikasi pembayaran apapun, karena hacker lebih susah melakukan hacking jarak jauh jika menggunakan genetik manusia sebagai securitynya.

      • 7 Desember 2022 - (23:48 WIB)
        Permalink

        Belum aje loe kena musibah tertipu dengan jenis lain yg nt padahal tau tapi bisa tertipu…..artinya ya nt ****** kwkkw

    • 6 Desember 2022 - (19:47 WIB)
      Permalink

      kalok saya sudah tau sejak awal itu modus penipuan,saya gak bakal kena musibah seperti ini,jadi karena saya tidak tau itu modus penipuan,jadi saya buka linknya.dan saya doakan semga anda terhindar dari segala macam musibah…Ammiin….maklum,saya orang bodoh,pendidikan saya rendah.jika anda merasa pintar,tolong bagikan kepintaran anda untuk seluruh indonesia,yang kurang pengetahuan tentang hal ini.tentang modus penipuan semacam ini.mungkin lebih bermakna.

      15
      2
    • 6 Desember 2022 - (22:46 WIB)
      Permalink

      Agus gus… Siapa sih yang mau kejadian spt ini haa.. Klosemua manusia tahu hari apa jam brpa orang itu apes pasti semua orang bakal menghindarinya. Tdk usah jdi jdi orang yang trlihat cerdas tapi bodoh didepan orang ya… Msh mnding loe tahu critanya dan bisa lebih berhati2 lagi buat kita semua.
      Yg lbh ****** itu anda sendiri, orang kalo hasil kawin silang jadinya kaya loe, atau hasil bayi tabung tabung galon ya ghini… Merasa paling diatas dan pinter tapinkeblikanya… Semoga klrgaloe kaga tahu tulisan yg kau tulis disini

      8
      1
    • 7 Desember 2022 - (23:44 WIB)
      Permalink

      Orang2 macem begini nih yg seharusnya rame2 kita tipu… Jangan2 nt pelakunya ya tong…. Biasanye pelaku selalu tertawa di atas penderitaan korban karena merasa menang

  • 6 Desember 2022 - (16:10 WIB)
    Permalink

    @anastasia sudah saya lampirkan ssnya kak.konfirmasi dari pihak blibli.com dan kredivo.

    • 7 Desember 2022 - (06:28 WIB)
      Permalink

      Anda merasa pesan sesuatu di marketplace ga dgn jada ekspedisi tsbt? Kalo ga, knpa anda ikuti perintahnya

  • 6 Desember 2022 - (16:27 WIB)
    Permalink

    Saya turut prihatin atas apa yang menimpa saudara/i.
    Namun yang perlu anda ketahui,Anda telah menginstall aplikasi sejenis keylogger.Dimana saat anda membuka aplikasi tersebut,maka otomatis aplikasi akan meminta beberapa akses ke HP anda.

    Contohnya: akses lokasi,penyimpanan,gambar,sms,dlln

    Saat anda dikasih aplikasi tidak jelas tersebut dari orang tidak dikenal atas nama perusahaan blablabla,jangan sekali-kali anda klik install.
    Karena saat anda sudah menginstall & membuka aplikasi tersebut,maka aplikasi tersebut akan meminta beberapa akses.
    jika anda asal mengklik “izinkan”.Otomatis aplikasi tersebut akan mengunduh semua data-data yang terdapat di HP anda.

    Q:pencegahan apa yang dapat dilakukan?
    A : Sejauh ini atas apa yang telah terjadi tidak dapat dikembalikan.Solusi satu-satunya yaitu melapor ke pihak berwajib.(walaupun kemungkinan penyelesaian masalahnya 10%).

    Mengapa saya bisa berkomentar demikian?
    Karena saya adalah penggiat Teknologi.
    Saya adalah programmer (web developer dan app developer).Jadi saya tau macam-macam modus dari pelaku penipuan.

    Saran saya:
    Kejadian tersebut memang menyakitkan.Namun untuk sebagai pengalaman,Mohon jangan install aplikasi yang dikirim dari orang yang tidak anda kenal.Segala aplikasi yang ada diluar Google Play Store rawan akan virus” Seperti keylogger dlln.

    Saya sudah terlanjur menginstall aplikasi tersebut,gimana dong?
    Jika aplikasi meminta izin yang menurut anda mencurigakan seperti “akses ke sms,akses ke kamera,akses ke ruang penyimpanan).Jangan sekali-kali anda klik tulisan IZINKAN.
    Dan juga langsung saja hapus aplikasi tersebut.

    Saya orang awam, Bagaimana saya mencari tahu apakah aplikasi tersebut virus atau bukan? Simple,Pergi ke web virustotal.com dan upload file aplikasi yang dikirim pelaku.

    Secara otomatis web tersebut akan mengscan sesuatu yang ada dibalik apk tersebut (codingannya).Jika web tersebut memberi peringatan virus,maka aplikasi tersebut jangan anda install & lgsg hapus saja

    maaf saya banyak bicara,namun buat seperti referensi/penambah wawasan saja

    Hormat saya,
    RaM

    44
    1
    • 6 Desember 2022 - (18:04 WIB)
      Permalink

      betul bang…itu semua buat pengalaman saya,dan kemarin saya diajak pihak kepolisian untuk membantu sosialisasi masalah ini agar tidak ada korban lagi.trima kasih untuk berbagi pengalamannya.mungkin ini berguna buat saya untuk kedepannya

      6
      1
      • 7 Desember 2022 - (06:57 WIB)
        Permalink

        Dan lagian mba, kurir itu kalau tanya alamat pasti minta patokan, bkn suruh instal aplikasi.
        Mau ketawa tp takut dosa.

        5
        2
    • 7 Desember 2022 - (05:34 WIB)
      Permalink

      Wkwk soktau nih si sotoy 🤣 ini bukan keylogger tong, ini cuma dapetin data yg diinstal dari apk tadi. Udah pasti ini butuh “allow” Dari korban. Dan karena kebodohan dan keluguannya si korban udah pasti ngasih allow tsb

      Ini cuma pemrograman sederhana yg biasa dipake iseng doang. Tapi kalo dibuat kejahatan juga bisa. Kalo dihapus bisa sedikit menyelamatkan krn permission ny juga kehapus tp mgkin data2nya udah ke tf.
      Kcuali kalo udah di root, bisa tuh apk nginstall APK lain ato menyamar jadi bentul lain misal “setting”.

      Yg jelas krn bentuknya APK buat user2 ipon gausah takut krn ga bakal ngefek kcuali kalo udah di jailbreak. Hanya user Android yg bisa kena hal2 begini.

      Hati2 juga buat kalian jangan gampang dibodoh2in sama yg ngakunya programer lah ato ahli IT lah padahal pengetahuan nya nol besar 🤣 ngakak ane ada yg ngaku2 web developer, programmer tapi gabisa bedain keylogger sama apk ecek2 yg cuma minta informasi device ke server. Ngoahaha bikin malu dunia IT ajaaa

      2
      4
  • 6 Desember 2022 - (16:42 WIB)
    Permalink

    Kayaknya lain kali ga cuma kendaraan aja yg harus punya surat ijin buat make, gadget juga. Teknologi sudah semakin canggih, seharusnya literasi masyarakat akan teknologi juga meningkat dan bukan cuma asal pake kek anak kecil yg dikasih kendaraan, giliran celaka berlindung dibalik kata “awam”
    Saran buat ts buat push semua pihak yg terlibat, termasuk kepolisian buat melacak pelaku. Tagihan mungkin ga bisa dihapus, tapi bisa coba minta keringanan cicilan karena ts korban penipuan.

    5
    1
      • 7 Desember 2022 - (21:02 WIB)
        Permalink

        Saya kan udah ngetik kata “sejenis”.Masa masih ga ngerti juga?
        komenanmu gak mutu sama sekali.
        iyadeh kamu sipaling IT,sipaling proggrammer,sipaling ngerti.
        perbanyak literasi lagi ya 🙏!

        Saya mah mohon maaf cuman orang biasa yang sudah berkecimpung di dunia IT sejak 2008.Saya juga menyadari jikalau ilmu yang saya punya belum seberapa dan saya akan terus mencari ilmu pengetahuan sembari mencari pengalaman.

        Untuk yang terkena musibah,Saya turut prihatin dan semoga masalahnya cepat terselesaikan:)

        Salam sukses selalu.

  • 6 Desember 2022 - (18:22 WIB)
    Permalink

    Wah ini kasus yg lagi ramai di medsos. Tapi aneh polisi gak bertindak. Sebaiknya amankan semua aplikasi dengan 2 faktor security dan pengaman sidik jari

    2
    1
    • 6 Desember 2022 - (22:04 WIB)
      Permalink

      Tolong Bpk Kapolri!!! Segera tindak pelaku karena sgt membahayakan dan menimbulkan keresahan!!! Ini jelas efek dari aplikasi2 pinjol yg sgt meresahkan!!! Legal dan ilegal sm aja mrk!!!Kalau tdk segera ditangani, akan ada gelombang massa!!! Bubarkan aja itu OJK!! Tdk ada gunanya.. Sy pernah mengalami kejadian yg mirip dgn ini. Sy lapor ke OJK via WA, tdk ada tindak lanjutnya!!! Akhirnya sy tutup selamanya rekening sy dan ganti rekening. Sy sgt prihatin dgn Bpk, smg Pak Kapolri melihat dan segera bertindak!!! Sy yakin Pak Kapolri sayang dgn rakyatnya!!!

      2
      1
      • 7 Desember 2022 - (03:56 WIB)
        Permalink

        Wkwk *****nya mantapp 🤣 gelombang massa apa tong? Gelombang massa bocil2 yg gabisa bayar pinjol?
        Nyuruh bubarin OJK? Lu yg ***** ketipu kok nyuruh bubarin OJK yg jelas2 penting buat monitor perusahaan2?

        Ngakakk di media konsumen ada komen setolol ini 🤣 SDM rendahh!!!

        2
        3
    • 6 Desember 2022 - (19:38 WIB)
      Permalink

      mohon maaf bang,kalau saya modus tidak mau bayar waktu pencairan saya tidak mungkin berusaha membatalkan transaksi tsb pada waktu itu juga,hari itu juga saya lapor ke kantor polisi terdekat.

      5
      1
      • 6 Desember 2022 - (19:51 WIB)
        Permalink

        SMS aja banyak pinjol. Mau gali lubang tutup lubang atau gimana?

        Di media konsumen udah kebanyakan kasus kaya gini.

        Saran saya buat MK, mending pilih pilih postingan.

        Buat Kredivo, blibli… Mending kirim orang buat investigasi. Semoga Anda baca.

        2
        10
        • 6 Desember 2022 - (20:01 WIB)
          Permalink

          tolong dibaca lagi bang artikel saya,sudah saya jelaskan.bahwa pihak pelaku berusaha mengambil uang di aplikasi pinjol selain blibli.com dan kredivo.jika memang ada pihak blibli.com dan kredivo yg mau datang kerumah saya,saya malah merasa senang…saya saja tidak punya akun blibli.com,bukti sudah saya lampirkan ke MKdan bukti2 lainya tentang penipuan sudah saya serahkan ke pihak MK.

          3
          2
          • 6 Desember 2022 - (20:06 WIB)
            Permalink

            Kerjaan saya tim analis mas. Di perusahaan besar. Saran saya dan buat siapapun yang baca, tolong jangan kotorin MK dengan post kaya gini.

            Anda, saran saya juga, kalau mau bandel jangan nanggung. Kalau mau bandel, minimal 1 M, jadi biar ada rasanya juga duit segitu.

            2
            15
        • 7 Desember 2022 - (07:53 WIB)
          Permalink

          GBLK!!!! Kok ada tim analis macam anda ini. Apakah ada SMS Pinjol di hari -hari sebelumnya??? Menganalisa kotak masuk SMS aja nggak bisa kok ngaku-ngaku tim analis!!!

        • 8 Desember 2022 - (00:02 WIB)
          Permalink

          Lu *****ya jelas2 di pengaduannya korban menceritakan bahwa pelaku berusaha mengajukan dibeberapa aplikasi pinjol, ada beberapa yg ditolak dan ada yg di acc… Lu dah ngaku analis tapi ga teliti bener baca Keluhan korban.. Udah gitu nyaranin bandel lagi buat ga pinjem 1 M …jangan2 nt nasabah galbay di beberapa aplikasi pinjol ya jd dah tau caranya kwkwk

    • 7 Desember 2022 - (01:13 WIB)
      Permalink

      DC GVLOG DIEM AJA
      ITU TS LAGI KENAPA MUSIBAH.
      JGN SOK2 NYALAHIN GK MAU BAYAR
      KATANYA ANALIS DI PERUSAHAAN BESAR,KOK GK BISA BEDAIN KENA TIPU SAMA GALBAY.

      6
      1
      • 7 Desember 2022 - (01:34 WIB)
        Permalink

        Bocah masih bau kencur gak usah komen. Lihat SMSnya, blok! Itu aja banyak pinjol. Dari awal emang mau duit, tapi gak mau bayar. Lucu lucu akun disini. Ayo dong, bikin akun yg banyak. Ditunggu balesannya.

        Buat Kredivo, akulaku dsb… Mending cari nih orang bareng-bareng. Kasih pelajaran, kebiasaan soalnya.

        MK dulu bersih, sekarang malah jadi senjata buat penipu.

        1
        9
        • 7 Desember 2022 - (01:36 WIB)
          Permalink

          wkwkwk ANALIS ABAL2
          UDAH TAU AKUN TS DIRETAS TRUS DIDAFTARIN PINJOL CUMA GAGAL,YG BERHASIL KREDIVO DOANG VIA BLIBLI.
          Sekolah dulu dek biar pinter

          • 7 Desember 2022 - (01:40 WIB)
            Permalink

            Info aja, ini orang 1 komplotan. Mending cek ip, biar tau lokasinya dimana. Komen disini kan bisa kebaca alamat internetnya.

          • 7 Desember 2022 - (01:46 WIB)
            Permalink

            Lah? Dimana debatnya? Hahaha

            Bener kata orang, wajib sekolah dasar itu penting. Hahaha…

            Udah ya bro, makin banyak yg komen, yang ada gw bongkarin semua akun akun disini.

          • 7 Desember 2022 - (01:47 WIB)
            Permalink

            Mohon maaf nih, gw mending nonton bola, ketimbang ngeladenin akun akun kaya gini.

        • 8 Desember 2022 - (00:09 WIB)
          Permalink

          Eh dc…. Lu baca baik2 delik aduannya…nt jangan ngaku2 analis.. Klo pun nt beneran analis saya rasa kasian rugi tuh ngerekut NT.. Ni delik aduan si korban:

          “(Setelah kejadian tersebut, pelaku berusaha mencairkan uang di berbagai aplikasi pinjol lainnya. Saya bingung, takut, dan khawatir, tapi pengajuan tersebut banyak yang tertolak atau tidak disetujui.)”

          Udah baca simak pahami bener belum tuh aduanya si korban makanya di ss sms korban banyak otp masuk… Klo nt masih ngotot dan mojokin korban malah ane jadi curiga nt eksekutor lapangan nih?????? Apa bisa jadi pelakunya????

  • 6 Desember 2022 - (20:10 WIB)
    Permalink

    jan melas temen rika kang mb yuu… nyong bae tembe ngerti kaya kue aplikasi jahanam. harus lebih hati2…winginane wae meh ketipi juga pagadian seng nang facebook pan transfer expander 2020 mukur 45jt. alchamdulilah langsung sadar golet2 referensi temenan apa orane pegadaian seng nang facebook sponsor.

  • 6 Desember 2022 - (20:14 WIB)
    Permalink

    @worth terserah abang mau bilang gimna,yang jelas mugkin pihak MK sudah paham tentang bukti saya.anda mau bilang say modus tau gimna,monggo itu hak anda.saya modus biar gak mau bayar juga monggo.itu hak anda juga.

    4
    1
  • 6 Desember 2022 - (20:20 WIB)
    Permalink

    solusinya ganti nomer telepon biarin database nomer telepon lama anda dikuasain penipunya toh kredivonya bakal nagih di nomer telepon anda yang didaftarin sama penipunya ke kredivonya di nomer telepon baru anda penipu + kredivo gak bakal tahu selama anda gak ngasih tahu

  • 6 Desember 2022 - (20:35 WIB)
    Permalink

    banyak bgt ya mengatasnamakan JNT skrg waktu itu BRi skrg JNT ,harunya JNT juga bergerak sih nama jnt juga tercoreng sekelas jnt masa gk bisa ap2 nama perusahan dia jadikan embel2 penipuan..

    • 6 Desember 2022 - (20:44 WIB)
      Permalink

      tidak hanya satu jasa pengiriman itu saja,tetapi hampir semua jasa pengiriman dia pakai untuk modus penipuan,mudah2an saja tertangkap,agar tidak ada yg dirugikan.

      1
      1
  • 6 Desember 2022 - (21:28 WIB)
    Permalink

    Lebih hati” lg ketika meng-install apk di luar dari playstore. Sebelum meng-install sudah di peringatkan dr sistem . Ini kelalaian diri sendiri kak karena meng-install aplikasinya . Abis lah di bobol

  • 6 Desember 2022 - (22:44 WIB)
    Permalink

    Intinya.
    Itu gunanya apk untuk menyalin semua data yang di perlukan termasuk kode otp.
    Semana itu apk ga di instal & ga di setuju untuk mengakses(biasanya kan aplikasi klo di instal minta izin untuk mengakses kontak, kalender,SMS, telp dll) ga akan keretas.

    Itulah pentingnya menonaktifkan untuk menginstal aplikasi pihak ke 3 (aplikasi yang ga ada di play store)

  • 6 Desember 2022 - (22:45 WIB)
    Permalink

    Intinya kita memang pernah memasukkan nama, NIK, orangtua, di Kredivo kan? Kalo tdk ada kebocoran dari pemegang semua identitas ini tdk akan terjadi peretasan. Yang saya curigai ini adalah ulah aplikasi pinjol sendiri yg meretas para korban.

  • 6 Desember 2022 - (23:05 WIB)
    Permalink

    Ya ampunnn… Kredivo lagi ..kredivo lagi kena bobol. Sudah terlalu banyak korban… , pemilik perusahaan harusnya bertindak tegas kepada seluruh karyawan terutama bagian IT . jika sering kali terjadi seperti ini, ada indikasi pelakunya orang” yg kerja di kredivo. Dimana orang” tersebut tau persis data diri anda pada akun kredivo anda, termasuk jumlah limit yg bisa digunakan untuk berbelanja. Parah sih ini , banyak malingnya di kredivo. ngga pernah ada yg terselesaikan kasus” seperti ini. Selalu dibebankan pada pemilik akun yg harus bertanggung jawab.

  • 6 Desember 2022 - (23:27 WIB)
    Permalink

    Ini pelajaran yang mahal,
    Sebenarnya ada dua opsi anda, walaupun anda ketipu, tapi itu bukan uang anda, itu uang pinjol, kalau mau sekalian jelek nama anda, ya gak usah dibayar, tinggal kuat2an sama DC yang umumnya gak punya hati.

    Tapi kalau anda masih akan ada niatan menggunakan fasilitas pinjaman, ya supaya ga kena blacklist, ya dibayarkan saja. Sambil anda kejar terus penipu tersebut

    Gunakan berbagai sumber, tanyakan transaksi nya di toko mana sama pihak ecommerce nya
    Cek ke kredivo itu nomor transaksi berapa, setelah dapat, cek blibli. Nomor transaksi itu ke seller mana, lalu chat lagi seller, Tokonya ada CCTV nya ga?

    Walaupun ada, terkadang si pembeli juga pintar dengan melakukan pengambilan disekitar toko seperti di dalam mobil, motor, pakai masker dan helm dan juga sebagainya. Mereka sudah 2x lebih persiapan. Karena memang sudah direncanakan.

    Kalau perlu kirim Ajah Apk itu ke kepolisian atau menkominfo untuk dilacak, siapa nomor yang ada disitu yang berfungsi sebegai receiver dari forward an sms korban?

  • 7 Desember 2022 - (00:35 WIB)
    Permalink

    Ya gimana lagi
    Nasi sudah menjadi bubur
    Semoga ada jalan keluar yg terbaik setelah tayang di MK
    Semoga menjadi pembelajaran bagi kita semua

  • 7 Desember 2022 - (04:17 WIB)
    Permalink

    Banyak banget penipuan kurir JNT. Sepertinya pihak ekspedisi harus lebih selektif dalam menerima karyawan dan kurir yg masih aktif harus lebih diawasi gerak-geriknya. Jangan dibiarkan. Banyak banget kasus begini tidak ada tanggapan serius dari pihak ekspedisi. Konsumen rugi banget. Data pelanggan saja bisa bocor begitu. Berarti sudah tidak aman lagi menggunakan jasa ekspedisi ini. Jadi bingung dan khawatir soalnya sering pesan barang online dan dikirim pakai JnT. Terlalu banyak kasus bikin saya jadi stop dulu belanja online.
    😔 Bawa aja ke polisi. Kalau disuruh bayar cicilan di kredivo dan blibli saya rasa keterlaluan. Nominalnya juga lumayan loh itu. Dibiarkan data pribadi sudah ditangan penjahat pasti digunakan lagi buat yang lain. Seperti para kurir penipu ini tidak bertindak sendirian dan sudah direncanakan. Kayaknya orang dalam atau eks dari ekspedisi JnT. Kalau dibiarkan tambah banyak korban.

    • 7 Desember 2022 - (05:12 WIB)
      Permalink

      belum tau pelaku tidak hanya meng atasnamakan jnt,tetapi banyak,terakhir sicepat dia pakai,say tau karena saya disuruh polisi tidak blokir atau pun menghubungi pelaku,stlh saya buat artikel di mk,no sudah tidak aktif lagi.mudah2an saja,pihak jnt membantu mencari pelaku yg sudah merugikan perusaalhaannya.

  • 7 Desember 2022 - (07:25 WIB)
    Permalink

    Memang klo dicermati.. yg akan kena itu Hp Android yah.. file nya Apk.. Kesimpulan nya Haruskah kita banyak cicilan ? Biar oknum yg mau ajukan pinjol pakai data kita akan jadi Gagal.. 😅🤦

  • 7 Desember 2022 - (07:47 WIB)
    Permalink

    Saya turut prihatin atas apa yg menimpa anda … Namanya musibah bisa menimpa siapa saja, nggak peduli orang awam, orang yang merasa dirinya pintar/sok pintar, bahkan polisi, tentara, pegawai Bank juga sudah ada yg kena, namanya juga lagi Apes. Saran saya, anda harus bisa menerima keadaan/musibah ini dg ikhlas dan lapang dada, bagaimanapun juga kesalahan Murni dari anda sendiri, mintalah keringanan bunga dan cicilan ke pihak KREDIVO, saya yakin pasti akan dibantu, tapi jika anda minta penghapusan tagihan, itu tak akan pernah terjadi. Ini memang modus baru, masih banyak yg belum tahu tentang modus penipuan macam ini. Bagi kalian yg mau tahu dan ingin penjelasan tentang bagaimana APK ini bisa mengambil alih hp anda dan segala isi yg ada didalamnya, silahkan cari di YouTube, karena sudah ada ahli tekhnologi yg menjelaskannya. Bagi kalian para komentator yg sok pintar, ingatlah kejadian seperti ini bisa aja menimpa anda, jadi hati-hatilah kalau berkomentar, jangan sampai Tuhan murka dg prilaku anda.

    • 7 Desember 2022 - (08:04 WIB)
      Permalink

      Iya betul mas. Jadi baiknya DC Kredivo ngomong langsung ke korban. Atau ke polres sekalian. Sekarang banyak modus juga, nulis di MK biar caper.

      1
      3
  • 7 Desember 2022 - (09:29 WIB)
    Permalink

    Harusnya jika merasa itu penipuan lapor ke polisi yang pertama lalu pemblokiran aplikasi transaksi sementara lalu cari tahu siap yang membobol lewat kurir yang mengantar pesanan barang berupa ponsel tersebut maka kesaksian bisa di peroleh dari kurir si pengantar lalu pelacakan bisa juga di lakukan oleh polisi dengan sistem elektronik/digital polri atau pihak Blibli dan kredivo bisa membantu melacak orangnya

    • 9 Desember 2022 - (06:55 WIB)
      Permalink

      Kita gak mungkin 24 jam selalu waspada,pasti ada waktunya kita lalai,lupa,kurang konsentrasi,apa yg menimpa anda, pasti bisa menimpa org lain juga mau dia sepintar apapun,mudah mudahan ini viral,”saya kok jadi ikutan takut ya”🥺

 Apa Komentar Anda mengenai pengalaman ini?

Ada 139 komentar sampai saat ini..

Penipuan dengan Modus Mengaku Kurir, Transaksi Kredivo 14 Juta Rupiah …

oleh novi tri nugroho dibaca dalam: 2 menit
139