Jenius Tetap Mengenakan “Overlimit Fee”, Walaupun Sudah Ada Pembayaran

Saya adalah pengguna Kartu Kredit Jenius dengan nomor 4378-96**-****-**76. Pada tagihan cetak tanggal 24 Desember 2024, saya dikenakan biaya Overlimit Fee sebesar Rp200.000. Padahal, limit kartu kredit saya adalah Rp45.000.000, dan total tagihan saya setelah dikurangi sebagian pembayaran hingga tanggal 24 Desember 2024 seharusnya hanya Rp44.807.829. Namun, Jenius tetap menganggap saya melebihi limit meskipun telah menerima sebagian pembayaran pada tanggal 17 Desember 2024.

Saya telah menghubungi Jenius melalui live chat pada tanggal 28 Januari 2025 pukul 10.53 WIB (a.n. Helen) dan juga melalui call center di nomor 1500365 (sebelumnya sudah pernah) pada hari yang sama. Saya meminta penghapusan Overlimit Fee yang seharusnya tidak dikenakan. Namun, jawaban dari CS baik melalui live chat maupun call center tetap sama: saya dianggap telah melebihi batas pemakaian.

Padahal, berdasarkan perhitungan sebenarnya, saya tidak melebihi limit karena telah melakukan sebagian pembayaran di tengah periode tagihan. Sayangnya, Jenius hanya menghitung jumlah pemakaian tanpa memperhitungkan pembayaran yang telah saya lakukan. Di lembar tagihan tercetak, tanggal pembayaran dan tanggal pembukuan tercatat sama, sehingga tidak mungkin Jenius terlambat menerima pembayaran saya.

Saya sudah menjelaskan hal ini kepada CS baik melalui live chat maupun call center, dan meminta mereka menghitung ulang total pemakaian dikurangi pembayaran yang telah saya lakukan. Hasilnya jelas menunjukkan bahwa saya tidak melebihi limit. Namun, mereka tetap bersikeras bahwa sistem mereka telah mencatat saya sebagai over limit, tanpa bisa menjelaskan mengapa pembayaran saya tidak diperhitungkan.

Yang lebih membingungkan, pada tagihan cetak baru tanggal 24 Januari 2024, saya kembali dikenakan Overlimit Fee sebesar Rp200.000. Padahal, total pemakaian saya bulan Januari hanya Rp1.057.052, dan sisa limit kredit saya masih Rp44.872.948. Ketika saya menghubungi CS, mereka menjelaskan bahwa transaksi sebesar Rp57.052 sebelum tagihan bulan sebelumnya lunas, dianggap sebagai over limit. Sekali lagi, mereka tidak mempertimbangkan pembayaran yang telah saya lakukan. Saya sangat heran dengan cara perhitungan sistem Jenius ini.

Sebagai pengguna setia Jenius, saya meminta kepada Bank BTPN (Bank SMBC) selaku penerbit Kartu Kredit Jenius untuk meninjau kembali pemberlakuan denda terhadap nasabah setianya. Selain itu, sistem Jenius seharusnya dapat menolak transaksi yang melebihi batas limit, agar nasabah tidak dikenakan biaya Overlimit Fee. Sebagai perbandingan, kartu kredit dari bank lain akan secara otomatis menolak (decline) transaksi yang melebihi limit, sehingga tidak pernah terjadi transaksi over limit.

Christopher
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Jenius Tetap Mengenakan “Overlimit Fee”, Walaupun Sudah Ada Pembayaran”

Dengan hormat, Dalam rangka menanggapi surat pembaca dari Bapak Christopher Suteja berjudul “Jenius Tetap Mengenakan “Overlimit Fee”, Walaupun Sudah Ada...
Baca selengkapnya

7 komentar untuk “Jenius Tetap Mengenakan “Overlimit Fee”, Walaupun Sudah Ada Pembayaran

  • 5 Februari 2025 - (12:49 WIB)
    Permalink

    sekarang ane percaya kalo ada yg bilang “perbedaan jenius dan ***** itu hanya setipis kertas”
    saran buat btpn, ganti nama cc ente jadi kartu kredit *****

    viralkan dan laporkan ke OJK

  • 5 Februari 2025 - (23:39 WIB)
    Permalink

    Kartu kredit mencatat pemakaian sebelum cetak tagihan dimanapun bank kartu kredit itu berasal tetap perhitungan begitu.
    Yang tercatat pemakaian limit sebelum cetak tagihan, harusnya pemegang kartu kredit hrs memperhitungkan limit yg di pakai sebelum cetak tagihan,
    Walaupun melakukan pembayaran di tengah jalan itu tidak akan menghapus limit pemakaian kartu kredit sebelum cetak tagihan

    1
    1
    • 10 Februari 2025 - (08:11 WIB)
      Permalink

      Maap sy mempunyai cc dari beberapa bank berbeda dan setiap x pembayaran di tengah akan terhitung sebagai pembayaran dan dengan demikian tidak pernah melebihi limit, baru Jenius yg begini. Boleh tahu selain Jenius kaka masih menggunakan cc bank lain apalagi yg demikian jg sistemnya?

  • 10 Februari 2025 - (15:48 WIB)
    Permalink

    Memang perhitungan overlimit fee jenius ini sangat membingungkan dan menjebak. Beda dengan CC lain. Saran saya segera tutup saja KK ini bang. Live chat tidak berguna, sedangkan kalau live call sulit minta ampun berbelit2.

    • 12 Februari 2025 - (07:58 WIB)
      Permalink

      Iya live chat nya kurang bermanfaat, dan setiap 1 menit aplikasi Jenius nya menanyakan apakah masih mau lanjut chat apa tidak, jika tidak direspon akan ditutup, sgt aneh. Padahal balasan dari live chatnya jg sangat lama. Bagian lain yg perlu ditingkatkan yaitu Jenius seharusnya menyediakan layanan email spy penyampaian pesan dari customernya bisa lebih jelas.

  • 4 September 2025 - (07:35 WIB)
    Permalink

    Sistem overlimit fee di cc jenius ini jadi salah 1 cc terburuk yg pernah saya temui

    1. Saya sengaja turunkan sementara limit cc saya untuk alasan keamanan, padahal limit aslinya lebih besar. (Misal: limit asli 10jt, lalu saya setting menjadi 5jt). Tapi saat transaksi melewati limit yang saya buat sendiri (>5jt), tetap terkena overlimit fee. Niat mau proteksi diri sendiri malah dikenakan overlimit fee.

    2. Ga ada peringatan sebelumnya kalau transaksi sudah lewat batas. Mau transaksi lalu declined. Namun tetap aja terkena overlimit fee. Setiap mau transaksi jadi harus cek dan hitung2 dulu. Merepotkan

 Apa Komentar Anda?

Ada 7 komentar sampai saat ini..

Jenius Tetap Mengenakan “Overlimit Fee”, Walaupun Sudah Ad…

oleh Christopher Suteja dibaca dalam: 1 menit
7