Keluhan Surat Pembaca Pembayaran Tagihan Akulaku dengan Virtual Account BCA Gagal, tapi Saldo Terpotong 11 Februari 20251 Maret 2025 sayyidskiy 3 Komentar Akulaku, Akulaku PayLater, Bank BCA, Bank Neo Commerce, Billing System, Call Center, Customer complaint handling, Customer Service, Fintech, HaloBCA, Kredit online, myBCA, PayLater, Pelunasan Tagihan, Pembayaran cicilan, Pembayaran dobel, Pembayaran tagihan, Pengembalian dana, Refund, Rekening bank, Rekening Tabungan, Saldo rekening terpotong, Sistem bermasalah, SOP, Standard Operating Procedures, Transaksi gagal, Transfer Dana, Verifikasi Pembayaran, Virtual account Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Pada tanggal 25 Januari 2025 pukul 19.30, saya mencoba melunasi cicilan di Akulaku menggunakan Virtual Account BCA. Transaksi pertama gagal, dan saldo saya belum terpotong. Saya pun mencoba lagi beberapa menit kemudian, tetapi transaksi masih gagal. Bukti kegagalan ini bisa dilihat di notifikasi email dari BCA. Namun, yang membuat kesal, saldo saya ternyata sudah terpotong sebesar Rp853.000. Saya langsung menghubungi Customer Service (CS) BCA dan diangkat oleh seorang CS bernama J****. Saya melaporkan masalah ini, dan dibuatkan laporan dengan ID: 2006109306. CS menjelaskan bahwa memang sedang ada kendala pada Virtual Account BCA pada tanggal 25 Januari 2025, pukul 19.00 sampai 20.00. Dia juga memastikan bahwa saldo akan di-refund ke rekening BCA saya dengan kode KR-Otomatis, yang menandakan refund atas saldo yang terpotong. Proses refund ini dijamin akan selesai paling lambat tanggal 10 Februari 2025. Karena khawatir terkena denda keterlambatan, pada tanggal 31 Januari 2025, saya melakukan pembayaran ulang sebesar Rp853.000 ke Akulaku. Transaksi ini berhasil, dan tagihan saya dinyatakan lunas. Namun, pada tanggal 10 Februari 2025, saya benar-benar kaget ketika menghubungi HaloBCA via WhatsApp. CS BCA mengatakan bahwa dana saya sudah diteruskan ke Company Partner (Akulaku). Saya langsung merasa kesal, karena ini bertentangan dengan informasi sebelumnya yang menyatakan bahwa dana akan di-refund. Saya pun diminta menghubungi Akulaku untuk menyelesaikan masalah ini. Sayangnya, CS Akulaku juga tidak kalah membuat kesal. Sejak laporan pertama saya pada tanggal 26 Januari 2025 dengan ID Tiket: 18772953, sampai sekarang tidak ada kejelasan mengenai progres penyelesaiannya. Saya hanya ingin tahu, sebenarnya uang saya ada di mana? Hadeehhhhh… Sayyid Khairunas Tangerang Selatan, Banten Update (1 Maret 2025): Surat pembaca di atas juga mendapat tanggapan dari pihak Bank BCA sebagai berikut: Tanggapan BCA perihal “Pembayaran Tagihan Akulaku dengan Virtual Account BCA Gagal, tapi Saldo Terpotong” Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
kris12 Februari 2025 - (08:19 WIB)Permalink Sebuah pengalaman yang berharga Ke depannya bayar tagihan sesuai dengan bank penerbit agar tidak di ping pong seperti itu Apabila tagihan akulaku, yang notabene 1 grup dengan Bank Neo lebih baik buka rekening di BNC agar bisa ditracking dengan cepat karena masih 1 grup 1 Login untuk Membalas
gord13 Februari 2025 - (11:59 WIB)Permalink Ini sih aneh, harusnya klo terjadi kegagalan harusnya saldo di refund balik ke rekening asal, agar tidak terjadi double pembayaran, mau aneh tapi ini KONOHA, yg buat minta hak sendiri aj di bikin ribet. 1 Login untuk Membalas
Cullen14 Februari 2025 - (06:03 WIB)Permalink Sistem eror kok di teruskan, pake asumsi sendiri pula, ujung ujungnya ribet sendiri. Semua hal yang berurusan dengan sistem payment itu tidak bisa di pakai kan asumsi sendiri karena sudah otomatis by sistem bukan kek bayar ke orang langsung. Memang di Indonesia ini masih banyak yang kurang hati hati dengan sistem dan teknologi apalagi yang berurusan dengan payment masih banyak di kira kira. Login untuk Membalas