Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Top Up GoPay Lewat Tokopedia via VA BRI, Saldo di Rekening Sudah Terpotong Namun Saldo GoPay Tidak Bertambah 11 April 202515 April 2025 Muhamad 15 Komentar Bank BRI, BRIVA, Bukti transaksi, Call Center, Cashless Payment, Customer complaint handling, Customer Service, Dompet Digital, Fintech, GoPay, Histori transaksi, Mutasi Rekening, Payment Gateway, Saldo terpotong, Tokopedia, Tokopedia Care, Top up, Top Up Saldo, Transfer Dana, Verifikasi Pembayaran, Virtual account Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Halo, selamat siang. Kepada Yth. BRI/Tokopedia/GoPay Saya selaku nasabah BRI dan konsumen aplikasi Tokopedia dan GoPay, ingin mengutarakan transaksi bermasalah saya. Yang mana pada sekitar pukul 07.18 WIB tanggal 10 April 2025, saya melakukan transaksi top up saldo GoPay senilai Rp800.000 via Tokopedia dengan metode BRI Virtual Account atau BRIVA. Namun sampai waktu saya mengunggah surat ini, saldo saya belum masuk dan saldo di rekening saya terpotong. Setelah kejadian itu saya langsung menghubungi pihak BRI. Pihak BRI menjawab transaksi di pihak BRI telah berhasil, maka saya diarahkan untuk bertanya pada pihak Tokopedia. Saya juga telah bertanya pada pihak GoPay, tapi katanya ini bukan wewenang mereka karena transaksi terjadi lewat Tokopedia. Akhirnya saya mengunggah surat ini, karena saya tidak menemukan solusi dari pihak Tokopedia. Saya telah berusaha mencari solusi lewat Tokopedia Care, tapi tidak mendapatkan kejelasan atas transaksi saya yang bermasalah. Sebagai bukti saya lampirkan screenshot transaksi saya. Saya mohon kepada pihak Tokopedia, BRI, atau GoPay untuk melakukan penyelesaian atas kasus yang saya alami. Karena bagi orang miskin seperti saya uang itu sangat besar. Muhamad Nizam Garut, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Ever11 April 2025 - (14:03 WIB)Permalink Solusi tepat untuk mengatasi masalah ini perlu melibatkan tindakan yang strategis agar pihak terkait segera memberikan respons dan penyelesaian. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda tempuh: 1. Ajukan Permintaan Formal Tertulis Kirim surat atau email resmi kepada BRI, Tokopedia, dan Gopay dengan menjelaskan kronologi kasus secara detail. Tekankan bukti-bukti yang Anda miliki, seperti struk transaksi, tangkapan layar, dan riwayat komunikasi. Jangan lupa meminta respons tertulis dari masing-masing pihak terkait. 2. Libatkan Otoritas Keuangan Laporkan kasus ini kepada OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau Bank Indonesia, yang memiliki wewenang untuk menangani masalah layanan pembayaran digital. Jelaskan bahwa Anda sebagai konsumen menghadapi kesulitan mendapatkan solusi dari pihak-pihak yang terlibat. 3. Advokasi Melalui YLKI Hubungi YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) untuk membantu Anda sebagai konsumen dalam kasus ini. Mereka sering mengadvokasi hak konsumen terhadap perusahaan besar yang tidak memenuhi kewajibannya. 4. Gunakan Media Sosial Secara Efektif Laporkan keluhan Anda secara terbuka di media sosial dengan tag akun resmi BRI, Tokopedia, dan Gopay. Jelaskan masalah Anda secara sopan dan profesional untuk menarik perhatian publik. Kadang, tekanan dari publik dapat mempercepat respons mereka. 5. Pertimbangkan Laporan Hukum Jika masalah ini terus berlarut-larut tanpa penyelesaian, Anda bisa mempertimbangkan untuk membuat laporan ke pihak berwenang atau kepolisian setempat. Langkah ini dapat membantu memberikan tekanan lebih besar kepada pihak-pihak terkait. 6. Diskusikan dengan Media Jika memungkinkan, ajukan keluhan Anda kepada media lokal atau nasional. Kasus ini bisa menjadi contoh bagi publik tentang pentingnya perlindungan konsumen dalam layanan digital. Setiap langkah ini bertujuan untuk memastikan pihak-pihak terkait bertanggung jawab atas masalah yang Anda alami. Saran terbaik agar tetap diperjuangkan hak Anda dengan langkah-langkah berikut: 1. Tekankan urgensi masalah Anda secara emosional: Dalam komunikasi dengan Tokopedia, BRI, atau Gopay, sampaikan secara jelas bahwa uang ini sangat berharga untuk keberlangsungan hidup Anda, dan situasi ini telah menyebabkan tekanan emosional serta finansial. 2. Cari dukungan lembaga konsumen: YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) dapat menjadi mitra yang membantu Anda menyuarakan kasus ini. Mereka sering kali memiliki kekuatan lebih besar dalam menekan perusahaan untuk bertindak cepat. 3. Bawa kasus ini ke regulator keuangan: Bank Indonesia atau OJK dapat dilibatkan karena mereka memiliki otoritas untuk menangani keluhan terkait layanan pembayaran dan perbankan. 4. Libatkan media: Jika langkah-langkah sebelumnya belum berhasil, menghubungi media untuk meliput cerita Anda dapat memberikan tekanan tambahan pada pihak terkait untuk segera menyelesaikan masalah ini. Tetaplah bersikap tenang meski situasinya sulit. Anda berhak mendapatkan solusi yang adil. 4 Login untuk Membalas
MuhamadPenulis artikel11 April 2025 - (14:17 WIB)Permalink Terima kasih pak atas saran nya, sangat bermakna sekali bagi saya. Mohon doanya semoga masalah ini segera selesai🙏. Terimakasih sekali lagi Login untuk Membalas
Bidadari11 April 2025 - (14:45 WIB)Permalink Kak, aku pernah beberapa kali transaksi briva kalo kek gitu sih biasanya pasti masuk, kalo saldo udah berkurang mah pasti masuk sih Kak. Coba aja konfirmasi ke pihak gopaynya lampirin bukti transaksi sukses Login untuk Membalas
MuhamadPenulis artikel11 April 2025 - (14:54 WIB)Permalink Iya kak makasih sarannya, sedang saya usahakan menghubungi pihak terkait Login untuk Membalas
Anjelino11 April 2025 - (18:22 WIB)Permalink maaf kak kenapa engga top up lgsg dari Brimo aja ? pakai tokopedia ada promo kah ? Login untuk Membalas
MuhamadPenulis artikel11 April 2025 - (18:33 WIB)Permalink Halo kak, biasanya saya memang top up seringnya pakai Tokopedia kak, bayar listrik atau pulsa terkadang pakai Tokopedia juga. Baru kali ini kejadian seperti ini. Login untuk Membalas
Ihsan13 April 2025 - (10:17 WIB)Permalink Sepemikiran, ngejar promo, padahal langsung dari bri aja gak seribet ini, Jadi ya resiko Login untuk Membalas
MuhamadPenulis artikel13 April 2025 - (10:23 WIB)Permalink Apakah saya salah meminta hak saya sebagai konsumen dan hak saya terhadap uang saya kembali Abang yang baik dan bijaksana? Semoga abang tidak pernah merasakan transaksi bermasalah ya bang kedepannya seperti yang saya alami Login untuk Membalas
Ihsan13 April 2025 - (10:29 WIB)Permalink Intinya situ ngejar promo, wkwk, tinggal akuin aja, wkwk, jadi ya begitu ada masalah gini, lebih sadar resiko aja, padahal top up langsung dari bank nya bisa meminimalisir resiko kaya gini, Pake drama lagi jawabnya, siapa juga yang nyalahin situ, hadeuuh Login untuk Membalas
MuhamadPenulis artikel13 April 2025 - (10:37 WIB)Permalink Sukses dan Sehat Terus yah bang, Terima kasih atas masukannya
Ihsan13 April 2025 - (10:25 WIB)Permalink Siapa yang bilang lu salah, lebay amat wkwk, itu resiko karena pake pihak ketiga Login untuk Membalas
MuhamadPenulis artikel13 April 2025 - (10:26 WIB)Permalink Semoga abang sehat terus ya bang😁 Login untuk Membalas
MuhamadPenulis artikel14 April 2025 - (12:14 WIB)Permalink Terima Kasih kepada Pihak Tokopedia, Gopay, dan Bank BRI. Per tanggal 14 April 2025, saldo Gopay saya senilai nominal yang disebutkan di unggahan ini telah masuk. Terima kasih atas penanganannya. Terima Kasih juga pada pihak Media Konsumen telah menjembatani saya dan pihak-pihak terkait. Dan juga rekan-rekan yang telah memberi masukan kepada saya saya berterima kasih banyak. Sehat dan sukses selalu untuk kita semua. Login untuk Membalas
gunung16 April 2025 - (00:10 WIB)Permalink Lebih baik Langsung dari BRI ( Brimo) entah itu ada promo atau tidak saya Ndak masuk kesitu. Cuman Lebih baik cari yg mudah aja dan kemungkinan kecil resiko,kalaupun ada kendala,ngurusnya jga Ndak ribet. 2 Login untuk Membalas
MuhamadPenulis artikel16 April 2025 - (06:19 WIB)Permalink Iya Pak Terima kasih atas sarannya, ini akan jadi pembelajaran bagi saya kedepannya untuk lebih cermat dalam bertransaksi Login untuk Membalas