Keluhan Surat Pembaca Penjual Rugi Selisih Ongkir Akibat Volume Gabungan 4 Agustus 2025 Alvianto 2 Komentar berat paket kurir, Berat Volumetrik, Customer complaint handling, Customer Service, Dana hasil penjualan, dimensi paket kurir, e-Commerce, Jualan Online, Kurir, Layanan kurir, Lazada, Marketplace, ongkir, Ongkos kirim, Potongan hasil penjualan, Selisih ongkos kirim, Shopee, Transparansi Informasi Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya mengalami kerugian karena dibebankan selisih ongkos kirim sebesar Rp265.200, padahal total nilai produk yang dibeli hanya sekitar Rp380.000. Masalah muncul karena sistem pengiriman reguler/standar secara otomatis menggabungkan semua produk dalam satu paket dan satu resi, sehingga volume berubah drastis ketika ada salah satu barang berukuran panjang (contoh: 100 cm). Padahal, berat dan ukuran produk sudah saya input dengan benar di katalog, sesuai satuan produk. Shope – 25060935J266RW Karena penggabungan itu, dimensi paket membesar dan dianggap “melebihi”, lalu selisih ongkir dibebankan ke penjual. Yang membuat semakin kecewa, klaim awal kami sempat diterima, dan diinformasikan akan diproses penyesuaian dengan estimasi waktu 7–10 hari kerja sejak tanggal 8 Juli 2025. Namun sampai melewati batas waktu, tidak ada penyesuaian ataupun kejelasan lanjutan. Kami kemudian mengirim laporan kembali dua kali, tapi kedua laporan tersebut ditolak dengan alasan yang sama: “Volume paket tidak sesuai dengan input.” Padahal: Kami sudah mengikuti semua prosedur. Data sudah diinput sesuai produk satuan. Sistem yang otomatis menggabungkan paketlah yang menyebabkan perubahan volume. Dan kami tidak diberikan opsi atau kendali untuk memilih metode pengiriman seperti cargo atau pengemasan terpisah. Jadi yang jadi pertanyaan besar: ➡️ Kalau sistem memang tidak memberi opsi untuk mengatur ulang pengemasan, kenapa kompensasi justru dipersulit, bahkan dibatalkan sepihak setelah melewati estimasi waktu? ➡️ Penjual sudah mengikuti prosedur dan bersikap transparan, tapi tetap dibebankan risiko yang tidak bisa dikendalikan. Apakah ini adil? Kami butuh sistem yang tidak hanya kaku dan otomatis, tapi juga memberi kepastian, ruang kontrol, dan solusi yang adil bagi penjual dalam menghadapi kasus teknis seperti ini. Karena kalau seperti ini terus, penjual yang bekerja jujur dan detail justru yang paling dirugikan. Alvianto Surabaya, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Yusrida5 Agustus 2025 - (08:02 WIB)Permalink For TS.. kalau jadi seller harus memperhatikan ketentuan pengiriman paket. Jangan hanya ingin untung sendiri, Expedisi juga punya karyawan yang harus digaji dan ketentuan yang harus dijalankan. Saya sebagai seller jadi bukan membela Expedisi. Penghitungan paket bisa berdasarkan volume atau besar paket tergantung mana yang paling tinggi. Harusnya selain berat produk + tambahan Packing dihitung juga volume atau besar barangnya. Semoga kedepannya setiap seller bisa saling memahami ketentuan yang berlaku Login untuk Membalas
Eko5 Agustus 2025 - (17:36 WIB)Permalink Sekedar masukan untuk seller. Untuk ukuran produk, jangan dimasukkan ukuran real produknya. Tapi masukkan ukuran kardus/kemasannya. Dan sebagai pembelajaran, kalau ada produk yang volumenya besar sendiri, wajib satu resi terpisah saja. Jangan digabung dg order lainnya. Login untuk Membalas