Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Cacat Administrasi Kontrak IndiHome: Penggunaan Email Dummy oleh Petugas dan Penolakan Melanjutkan Layanan 3 Februari 202627 Februari 2026 Willy 10 Komentar Administrasi Bermasalah, Alasan pembatalan, Customer complaint handling, Customer Service, data pelanggan, Data Pribadi, Email Dummy, email pengguna, IndiHome, Kontrak Bermasalah, Pasang Baru, Pemasangan Baru, Pemasangan Sambungan Baru, Pemasangan sambungan internet, SOP, Standard Operating Procedures, Telkom Indonesia, Telkomsel, Telkomsel Indihome, Update Data Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Yth. Redaksi Media Konsumen, Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan keluhan dan kekecewaan saya terhadap pelayanan administrasi IndiHome (Telkomsel) terkait pendaftaran pasang baru dengan nomor ID Pemesanan: AOi42601181159404550b6ca0 (Nomor Kontrak: K.TEL4421/20260118/****/2026). Masalah bermula saat pendaftaran pada 18 Januari 2026. Saya sudah memberikan data email pribadi yang valid. Namun, saat teknisi datang dan kontrak terbit, alamat email yang terdaftar di sistem dan dokumen kontrak resmi justru menggunakan email asing/random (n.eb.oo.s.t.co.nnect@gmail.com). Pihak sales mengakui secara tertulis bahwa itu adalah “email dummy/clone” yang diinput oleh admin. Saya sudah berkali-kali meminta perbaikan data sebelum melakukan pembayaran, namun hingga saat ini kendala belum diselesaikan. Mirisnya, sales tetap memaksa pembayaran dilakukan terlebih dahulu dengan janji data baru bisa diubah setelah bayar. CS sempat menghubungi saya (Sdri. N**), namun tidak memberikan solusi nyata. Dengan adanya cacat administrasi yang fatal ini, saya menyatakan tidak akan melanjutkan proses apa pun. Saya tidak merasa telah menyetujui instalasi maupun kontrak ini secara sah karena data identitas (email) yang diinput adalah salah dan bukan milik saya. Saya menolak segala bentuk penagihan dan meminta pembatalan pesanan secara total tanpa syarat maupun denda, mengingat tidak adanya kesepakatan yang valid di atas data yang salah. Saya memiliki bukti chat lengkap mengenai pengakuan penggunaan email dummy ini dan bukti kegagalan sistem saat saya mencoba login menggunakan data asli saya. Mohon tanggapan dari pihak terkait. Hormat saya, Willy Bandung, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
madman3 Februari 2026 - (11:37 WIB)Permalink Tindakan anda sudah tepat untuk menghindari masalah di kemudian hari. Ibarat anda beli rumah tapi kepemilikan sertifikat atas nama orang lain (dan cuma koruptor yang itikadnya begini). Anda bisa ajukan permohonan berlangganan baru tapi kali ini langsung saja lewat aplikasi myTelkomsel atau di GraPARI. Jika dipersulit, masih banyak lapak sebelah (tapi hindari yang kasusnya sering wara-wiri di MK seperti MyRepublic, First Media, IConnet, dst). 2 Login untuk Membalas
WillyPenulis artikel3 Februari 2026 - (15:27 WIB)Permalink Terima kasih masukannya pak, dan betul saya menghindari kesalahan data seperti ini karena data ini akan berpengaruh ke depannya untuk hal hal lain jika saya tidak memperdulikan penggunaan data atas nama saya. Dan barusan jam 13.05, CS perusahaan terkait baru saja mengkonfirmasi untuk ulasan di media konsumen, namun tetap saja tidak bisa memberikan respon terhadap cacat administrasi fatal ini. Akan dilaporkan ke divisi terkait jawab CS siang ini, jawaban ini meyakinkan saya untuk tidak melanjutkan proses apapun karena selama ini berarti belum ditindaklanjuti sesuai SOP yang berlaku. Login untuk Membalas
DSTH3 Februari 2026 - (18:45 WIB)Permalink Minimnya integritas karyawannya. Lah emang diajarin begitu dari atasnya, yg penting target tercapai. Login untuk Membalas
WillyPenulis artikel4 Februari 2026 - (15:31 WIB)Permalink Betul pak, setidaknya ikuti SOP kalau mau cepat, soalnya data itu sangat sensitive untuk isinya apalagi terkait kontrak Login untuk Membalas
Reza4 Februari 2026 - (13:21 WIB)Permalink Daftarnya brarti via sales ya bukan app/web? Brarti salesnya nakal mau ngumpulin data2 pribadi calon customer, karena di email itu bakal dpet email pertama kali buat ttd kontrak bahkan data pribadi dan foto selfie customer terpampang jelas Login untuk Membalas
WillyPenulis artikel4 Februari 2026 - (15:43 WIB)Permalink Iya betul via sales, tp salesnya mengaku email dummy ini dimasukkan oleh admin. Saya tanya SOP pendaftaran malah tidak pernah dijawab dengan jelas dan komplit. Dan saya juga baru tahu dari teknisi kalau email terdaftar itu untuk konfirmasi pemasangan dan kontrak berlangganan. Semoga pihak terkait bisa menjelaskan secara detail di tanggapan tentang SOP ini. Login untuk Membalas
Indra8 Februari 2026 - (09:10 WIB)Permalink Klw saya malah begini, dulu bbrp tahun lalu mau pasang Indihome, sales-nya udah ke rumah, diarahkan daftar lah via online, eh saya input email saya malah katanya email sudah digunakan, jelas2 email tsb milik saya dan hanya saya yg punya akses ke email tsb, setelah kami cek sama sama email tsb tercatat atas nama pengguna yang sama persis namanya dgn saya. Lalu sales pun mengarahkan agar saya menggunakan email istri, saya bilang ogah, kesimpulan proses registrasi di Indihome memang amburadul dan amatiran tidak menggambarkan layaknya sebuah BUMN yang harus profesional, harusnya email yang digunakan untuk mendaftar itu wajib memiliki sistem konfirmasi by pelanggan agar tau email tsb bukan email asal asalan demi capaian target penjualan, apalagi ini menyangkut tagihan, dll, ini sekaligus menjawab pertanyaan saya di masa lalu kenapa di email saya ini ada email dr Indihome yg saya tidak pernah daftar, ternyata mmg sudah dipakai orang lain. Login untuk Membalas
WillyPenulis artikel10 Februari 2026 - (10:25 WIB)Permalink kasusnya lumayan unik juga pak, salesnya cuma mau target aja tanpa mau mempedulikan privasi dari pelanggan. memang harusnya ditanyakan kembali untuk data email bapak tersebut agar nanti terhindar dari masalah yang menyangkut data seperti ini pak. soalnya sekarang data kaya gini bener bener sensitive, makanya saya ga mau lanjut ketika tau yang dipakai itu bukan email dari saya Login untuk Membalas
Sisca10 Februari 2026 - (00:38 WIB)Permalink Anda sudah benar, kalo bisa perkarakan agar ybs terkena teguran atau bahkan di pecat. Ini kan seharusnya menjadi hak pribadi anda sebagai pemilik akunnya jadi wajib pakai email anda. Kalau mereka memakai email mereka sendiri maka indikasi mereka melakukan manipulasi benefit sangat kuat. Jadi begini, ketika anda membayar tagihan, maka akan mendapatkan poin. Ini adalah salah satu yang bisa mereka manfaatkan. Bisa di tukar sesuatu yang lain poinnya. Atau yang lain lagi mereka sengaja agar bisa memonopoli akun anda ntah apa maksud mereka. Yang pasti illegal dan bisa jadi diperjual belikan. Login untuk Membalas
Gilang24 Mei 2026 - (00:41 WIB)Permalink Kasus ini mirip seperti kasus yang saya alami. Saya memesan paket dengan data yang valid, lalu ada kendala modem tidak tersedia/harus dikirim dulu modemnya dari pusat, lalu teknisi mengarahkan pake data mereka untuk daftar baru, pake paket yang tersedia dulu untuk sementara. Sampai sekarang saya belum mendapatkan pesanan utama saya, 150Mbps+netflix dan gratis upgrade 180 hari. Paket sementara yang dipasang menggunakan data dummy mereka cuma 50Mbps, sama sekali tidak cukup untuk digunakan menjalankan bisnis saya. Dan itupun saya coba telpon CS, katanya paket sementara ini harus diputuskan dulu, denda 1jt. Ya saya gak mau lah, itu bukan data saya, itu solusi dari teknisi. sampai sekarang pesanan saya dengan nomor: AOi12605170935566723b89b0 belum juga selesai. Login untuk Membalas