Keluhan Surat Pembaca Saldo Rekening BRI Diblokir karena Laporan Penipuan Rp2 Miliar dari Orang Tak Dikenal ke OJK 21 Februari 202624 Februari 2026 Christine 11 Komentar Alasan pemblokiran, Bank BRI, Bybit, Customer Care, Customer complaint handling, Customer Service, Data nasabah, Estimasi waktu, Histori transaksi, IASC (Indonesia Anti Scam Center), Klarifikasi rekening bank, laporan OJK, OJK, Otoritas Jasa Keuangan, pasar mata uang kripto, pembekuan saldo, Pemblokiran dana, Pemblokiran rekening, Pembukaan blokir, Pencucian Uang, Pengajuan banding, Rekening bank, Rekening Tabungan, Saldo Tertahan, Satgas PASTI OJK, SLA, SOP, Standard Operating Procedures, Surat Pernyataan, Uang Kripto, USDT, Verifikasi Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Sejak bulan Oktober 2025, dana di rekening BRI saya berstatus tertahan. Saya sudah mengunjungi kantor BRI tempat saya membuka rekening, yaitu BRI KCP Central Park (APL Tower). Ketika saya menanyakan alasan mengapa rekening dan saldo saya ditahan, pihak BRI tidak memberikan jawaban yang jelas. Mereka mengatakan bahwa saldo rekening saya ditahan karena ada laporan mengenai kasus penipuan dari nasabah bernama A sebesar Rp2 miliar. Rekening BRI saya digunakan untuk transaksi jual beli USDT. Saya menjual USDT melalui P2P, dan berikut ini saya sertakan bukti bahwa saya adalah merchant yang terverifikasi. Saya sendiri tidak pernah bertransaksi dan tidak mengenal orang bernama A tersebut. Ketika saya bertanya lebih lanjut, mengenai laporan si A, tanggal berapa, dan alasan saya dilaporkan padahal saya tidak mengenalnya, pihak BRI hanya menjawab bahwa mereka juga tidak tahu. Mereka hanya menahan saldo rekening saya tanpa penjelasan lebih lanjut. Sungguh jawaban yang tidak memuaskan, karena saya tidak merasa mengenal si A dan tidak pernah bertransaksi dengannya. Setelah itu, pihak BRI menawarkan untuk membantu membuka saldo yang tertahan dengan membuat laporan ke OJK (menurut mereka, OJK yang memblokir) dan akan ada pihak Finance dari BRI yang akan bertemu untuk menanyakan kejelasan dan membuat laporan. Intinya, setelah bertemu keesokan harinya dan dibantu membuat laporan. Namun hingga sekarang tidak ada kelanjutan mengenai nasib saldo tertahan di rekening BRI saya. Saya sudah melakukan follow up ke BRI dan menghubungi orang finance dari cabang BRI CP (APL Tower) yang membantu saya, tetapi dia juga tidak memberikan kejelasan dan update. Surat pernyataannya juga tidak diberikan oleh pihak BRI meskipun saya sudah memintanya. Bahkan ketika saya meminta nomor laporan yang seharusnya pihak BRI bantu untuk mengurus pembukaan pemblokiran, mereka tidak memberikan informasi tersebut dan menyatakan bahwa itu hanya untuk keperluan internal mereka. Lalu, bagaimana saya bisa mengetahui kelanjutan rekening saya? Sudah lebih dari 3 bulan, status saldo saya masih tertahan. Apakah pihak BRI memang sengaja menahan saldo rekening nasabah untuk ditilap atau dimakan sendiri? Saya hanya menanyakan alasan saldo saya ditahan, tetapi mereka tidak bisa memberikan jawaban yang rinci. Saya meminta untuk ditunjukkan laporan dari OJK atau dari si A, tetapi mereka tidak bisa menunjukkan. Mohon bantu pihak BRI untuk mengatasi masalah saldo rekening saya yang sudah kalian tahan tanpa kejelasan ini. Kenapa BRI selalu saja bermasalah? Christine Jakarta Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Sunardi Yang21 Februari 2026 - (12:51 WIB)Permalink “Kenapa BRI selalu saja bermasalah?” Wkwkwk artinya sebelum”nya udah punya pengalaman jelek, tapi ya masiii aja setia, ibarat bucin ini mah, wkwkwk Login untuk Membalas
ChristinePenulis artikel21 Februari 2026 - (12:57 WIB)Permalink wkwk ini bermasalah karena uda sering dengar dari orang, baca dari berita, dan melihat keluhan2 yang ada di media konsumen terkait BRI ini…tindak lanjutnya itu bisa lama kali. Dan ga jelas prosesnya. Sebenarnya uda wanti wanti dari awal, eh kena juga ternyata BRI ku Login untuk Membalas
Dori24 Februari 2026 - (17:23 WIB)Permalink Saya pernah mengalami kasus serupa, diblokir karena pelaporan dari org tdk dikenal atas penjualan USDT p2p di OCBC. Tapi setelah saya memberikan bukti penjualan usdt dan usdt itu adalah dolar elektronik dalam dunia crypto. Maka dalam seminggu blokir saya dibuka. Dan kata orang banknya, ada kasus serupa juga di Balikpapan selesai. Jgn masuk bank pemerintah, lelet. Login untuk Membalas
Hery Mulyanto21 Februari 2026 - (13:00 WIB)Permalink Ini bukan soal BRI, tapi ini lagi2 soal USDT. Coba anda cari USDT di media ini, isinya soal pemblokiran rekening terkait transaksi USDT. Login untuk Membalas
ChristinePenulis artikel21 Februari 2026 - (13:12 WIB)Permalink yes, i know.. ini lagi2 soal USDT. karena memang belakangan tahun lalu itu memang banyak yang melakukan tindakan kejahatan lewat crypto, terutama p2p USDT ini.. tapi disini, yang saya permasalahkan dengan BRI adalah, proses pembukaan saldo tertahan saya yang sangat lama padahal saya sudah mengikuti proses yang BRI minta. Mereka juga tidak ada kasih kejelasan ketika saya tanya siapa yang melapor dan tanggal berapa dan transaksi apa. Nama pelapor saja saya tidak ada dikasih tahu dengan jelas. Bagaimana saya bisa tahu itu laporan apaan? Login untuk Membalas
ChristinePenulis artikel21 Februari 2026 - (13:21 WIB)Permalink Karena sebelumnya saya juga pernah kena blokir rekening BCA saya terkait p2p ini juga. Tetapi ketika saya ke kantor BCA untuk urus, mereka sangat membantu dengan memberikan keterangan siapa yang melapor, tanggal berapa, dan siapa yang dilapor dan kenapa sampai rekening saya bisa diblokir. Dan ketika saya sudah memberikan bukti dan dokumen yang diperlukan dari pihak saya, pihak bank BCA tidak berbelit-belit dan prosesnya sigap dan cepat dan bahkan mereka masih menelepon untuk konfirmasi dengan saya atas dokumen2 dan bukti2 yang saya lampirkan ke mereka. Dan hanya butuh waktu kurang lebih 5 hari aja, rekening saya sudah dibuka. Lah ini, BRI…ga ada telpon konfirmasi, ga ada update proses, ga ada detail pelaporan dan tidak ada dikasih bukti dari si pelapor. Padahal saya sudah mengikuti proses yang pihak BRI minta sampai ketemu bagian finance and funding nya mereka. tapi ga ada update update ataupun sekedar WA buat kabari prosesnya. Itu yang saya keluhkan. bukan soal USDT nya, pak Login untuk Membalas
Syamsudin Mohammad21 Februari 2026 - (15:15 WIB)Permalink saya nasabah juga yang kena gara-gara USDT dan dari cabang cibubur proses nya cepet gak seperti yang disampein, kok bisa beda banget sama pengalaman sya mbak, yang bener aja masa ampe 3 bulan banget tbh ngurus usdt di bri 6 hari kepotong weekend sama RM nya langsung dibantu urus gak pke babibu oke aja yah, ini mungkin misscomm ampe kelamaan bgini 1 Login untuk Membalas
ChristinePenulis artikel21 Februari 2026 - (15:57 WIB)Permalink nah aku juga kurang paham kak. Tapi aku sudah selalu follow up ke pihak BRI nya dan ke pihak RM yang hubungi saya waktu itu. Tapi tetap ga ada kelanjutan gimana, katanya dia hanya tunggu dari pusat. Tapi ini uda sampai 3 bulan lebih dari bulan oktober itu. Login untuk Membalas
Putra26 Februari 2026 - (21:39 WIB)Permalink Mungkin TS juga memberikan bukti yg diupload kurang lengkap, coba cek ada gak transaksi 2M tersebut masuk kerekening? Atau setidaknya TS mengenali gak adanya transaksi direkeningnya? Kalau di rekening TS ada transaksi Kredit/Debit direkeningnya dan TD tidak menyadari dan tidak mengenali transaksi tersebut kemungkinan rekening TS di gunakan oleh pihak lain. Login untuk Membalas
ChristinePenulis artikel24 Februari 2026 - (17:34 WIB)Permalink Sudah selesai ya perkaranya. Memang harus di up di media konsumen baru pihak BRI bisa gercep tangani kalau tidak, bakal ditunda berbulan-bulan. Makasih BRI sudah membantu buka blokiran rekening. Login untuk Membalas