Iklan Kamar Mewah di Traveloka Ternyata Kamar Standar, Nomor HP dan Email pun Bukan Milik Tamu

Kepada Redaksi Media Konsumen,

Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap layanan Traveloka. Kejadian bermula saat saya memesan kamar hotel (Hotel Cordela Suites Tasikmalaya) melalui aplikasi Traveloka yang diakses melalui TikTok. Ada tiga poin krusial yang menunjukkan ketidakprofesionalan Traveloka.

1. Iklan fasilitas yang menyesatkan

Saya melakukan pemesanan pada tanggal 9 April 2026 sekitar pukul 14.13. Sesuai iklan di aplikasi, harga kamar adalah Rp642.638, lalu mendapat diskon Rp64.264, sehingga total yang saya bayar adalah Rp578.374. Check-in dilakukan sekitar pukul 17.00 dan check-out pada tanggal 10 April pukul 07.30.

Di aplikasi Traveloka, terpampang jelas fasilitas kamar dengan bathtub dan berbagai fasilitas mewah lainnya. Namun kenyataannya, kamar yang saya terima adalah tipe paling standar yang sama sekali tidak memiliki fasilitas sesuai iklan. Saat dikomplain, pihak Traveloka justru menghapus iklan tersebut dari aplikasi seolah ingin menghilangkan jejak. Untungnya saya sudah mengamankan bukti screenshot iklan yang kontradiktif—fasilitas di bagian atas tertulis mewah, namun keterangan di bawahnya standar.

2. Keamanan dan manipulasi data administrasi

Saat proses check-in, saya dikejutkan dengan data yang tertera di kertas registrasi hotel. Nomor HP dan email yang tercatat bukan milik saya, melainkan data asing (akun perantara) yang digunakan oleh pihak Traveloka. Ini adalah bentuk ketidakterbukaan data dan manipulasi administrasi yang sangat berisiko bagi privasi saya sebagai konsumen. Data ini tertera jelas di invoice dan lembar registrasi hotel.

3. Negosiasi yang bertele-tele dan tidak profesional

Respons Traveloka sangat tidak konsisten dan terlihat seperti “menawar” kesalahan tanpa rasa tanggung jawab yang tulus. Berikut kronologi penawaran mereka:

  • Awalnya menawarkan kupon sebesar Rp150.000.
  • Setelah saya tolak, naik menjadi kupon Rp200.000.
  • Berubah lagi menjadi refund sebesar Rp21.638 ditambah kupon Rp200.000.
  • Muncul tawaran kupon Rp350.000 namun dengan batas waktu sangat singkat hanya sampai Juni 2026. Bahkan sempat terjadi typo nilai kupon yang tertulis Rp350,00.
  • Pada penawaran terakhir, batas waktu baru diubah menjadi Desember 2026.

Seluruh tawaran tersebut tetap dipaksakan dengan batas waktu penggunaan, padahal kerugian yang saya alami adalah akibat kelalaian sistem mereka. Bagi saya, ini bukan lagi soal nominal, melainkan soal kepercayaan.

Hingga saat ini, Traveloka justru mencoba menutup sesi bantuan (chat) di aplikasi secara sepihak dengan status “Telah Direspon” tanpa ada kesepakatan yang adil.

Saya berharap melalui Media Konsumen, pihak Traveloka bisa lebih dewasa dalam mengakui kelalaiannya dan memberikan solusi yang benar-benar bertanggung jawab tanpa syarat yang memberatkan.

Terima kasih, Media Konsumen.

Miftah Fauzi
Tasikmalaya, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

3 komentar untuk “Iklan Kamar Mewah di Traveloka Ternyata Kamar Standar, Nomor HP dan Email pun Bukan Milik Tamu

  • 19 April 2026 - (13:33 WIB)
    Permalink

    Saya sebagai penulis surat ini ingin menambahkan fakta terbaru. Bahwa adanya upaya ‘tawar-menawar’ berupa kompensasi kupon dari pihak Traveloka sebelumnya justru menjadi bukti kuat bahwa mereka mengakui adanya kesalahan dalam kasus ini.

    ​Sangat disayangkan, hingga saat ini mereka sama sekali tidak pernah menyinggung apalagi mengklarifikasi poin krusial mengenai manipulasi/kesalahan data (email dan nomor HP asing) yang ada pada pesanan saya. Alih-alih menyelesaikan masalah secara substantif, Traveloka justru menutup sesi laporan di aplikasi secara sepihak saat solusi belum tercapai. Mohon tanggapan seriusnya, bukan sekadar jawaban template robot.

  • 20 April 2026 - (22:04 WIB)
    Permalink

    Update Komplain – 20 April, 22:00 WIB:

    ​Sekadar berbagi perkembangan terbaru. Tadi saya baru saja ditelepon kembali oleh CS Traveloka. Ada hal yang cukup menarik secara logika, di mana pihak CS berulang kali memberikan alasan bahwa data pribadi saya (Nomor HP & Email) bisa ‘tertukar’ hanya karena ada tamu sebelumnya yang memiliki nama yang sama dengan saya. Cukup mengejutkan jika sistem perusahaan teknologi sebesar Traveloka masih bekerja semanual itu dalam mengelola data sensitif konsumen.

    ​Dalam percakapan tersebut, tawaran kompensasi kupon juga kembali dinaikkan dari 350rb ke 400rb setelah saya mempertanyakan masalah keamanan data ini. Namun, saya tegaskan kembali bahwa integritas data dan hak atas fasilitas yang sesuai iklan tidak bisa ditukar dengan kupon yang justru memaksa saya untuk kembali bertransaksi di platform mereka.

    ​Sampai saat ini, saya masih menunggu itikad baik manajemen untuk memberikan Permintaan Maaf Tertulis secara resmi dan Refund Penuh secara tunai. Hati-hati untuk rekan-rekan lain, pastikan data Anda tidak ‘tertukar’ dengan alasan serupa. Terima kasih.

  • 23 April 2026 - (10:17 WIB)
    Permalink

    Alhamdulillah, update per tanggal 23 April 2026.
    Pihak Traveloka telah menunjukkan itikad baiknya dengan memberikan solusi penyelesaian yang sangat baik dan tuntas atas kendala yang saya alami.

    ​Saya sangat mengapresiasi profesionalisme tim Specialist Traveloka yang merespons laporan ini secara komunikatif hingga masalah terselesaikan dengan sangat memuaskan bagi kedua belah pihak. Dengan ini, persoalan telah selesai secara tuntas. Terima kasih Media Konsumen atas ruangnya!

 Apa Komentar Anda?

Ada 3 komentar sampai saat ini..

Iklan Kamar Mewah di Traveloka Ternyata Kamar Standar, Nomor HP dan Em…

oleh Fill dibaca dalam: 2 menit
3