Keluhan Surat Pembaca Tak Klik Link atau Sebar OTP, tapi Akun Shopee dan SeaBank Kebobolan 15 Mei 202615 Mei 2026 Ricky 7 Komentar Akun Pengguna, Alfagift, Bank Digital, Customer complaint handling, Customer Service, Dompet Digital, e-Commerce, Fraud, Google Play, Google Playstore, Keamanan akun, keamanan siber, Marketplace, PayLater, Pembajakan Akun, Pembobolan akun, Pencucian Uang, penggunaan akun oleh orang lain, Penyalahgunaan akun, SeaBank, Shopee, Shopee Prioritas, Shopee SPayLater, ShopeePay, SPayLater, Validasi Pembayaran, Validasi Transaksi, Verifikasi Pembayaran, Verifikasi Wajah Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Pada tanggal 02-05-2026, akun ShopeePay dan ShopeePayLater beserta rekening SeaBank saya yang tertaut di akun Shopee saya terbobol, dengan indikasi di-hack oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Pada tanggal 04-05-2026 pukul 15.03, 15.05, 15.27, 15.29, dan 15.33, ada laporan transaksi berhasil, padahal saya tidak melakukan transaksi apa pun. Di hari yang sama, pada tanggal 02-05-2026, saya menelepon CS Shopee Prioritas. Saya melaporkan kasus saya ini, dan pihak CS Shopee Prioritas meminta saya menunggu 1 x 24 jam untuk investigasi ke tim terkait mereka. Pada tanggal 03-05-2026, saya menelepon kembali ke CS Shopee Prioritas untuk menanyakan kelanjutan kasus saya ini. CS Shopee Prioritas menjawab mereka memerlukan waktu tambahan 3 hari lagi. Pada tanggal 07-05-2026, saya menelepon kembali CS Shopee Prioritas menanyakan kasus saya ini. CS Shopee Prioritas tersebut mengatakan, “Ini bisa jadi ada aplikasi tertentu yang tertaut di aplikasi ShopeePay bapak, yang menggunakan verifikasi wajah, sehingga pihak Shopee tidak bisa mengembalikan uang bapak yang sudah berhasil transaksi. Sehingga ke depannya bapak berhati-hati.” Lalu saya jawab, “Pak, saya paham aplikasi yang tertaut dengan verifikasi wajah. Akun SeaBank saya saja yang tertaut di ShopeePay. Di sini, Pak, di mana jaminan keamanan Shopee dan tanggung jawab terhadap konsumennya? Karena saya pribadi tidak ada mengklik tautan asing atau mengirim kode OTP kepada siapa pun, tiba-tiba akun ShopeePay, ShopeePayLater, dan rekening SeaBank saya terbobol.” Jadi tolonglah, Pak, saya di sini selaku konsumen merasa kecewa dengan keamanan dan tanggung jawab dari pihak Shopee. Kemudian CS Shopee Prioritas menjawab, “Oke Pak, ini saya lanjutkan ke tim investigasi kami dan saya buat catatan khusus mengenai kasus bapak ini. Namun berapa hari selesainya belum bisa saya pastikan, nanti bapak kami kabari.” Jadi dari cerita kasus saya ini, tolonglah pihak Shopee, bagaimana jaminan keamanan dan tanggung jawabnya? Salam, Riki A.M. Deli Serdang, Sumatra Utara Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tunburg16 Mei 2026 - (00:31 WIB)Permalink jadi pelajarannya adalah simpan saldo shopeepay jangan banyak2 dan jangan juga di link ke akun bank, bahkan lbh aman kalau mau belanja baru diisi saldonya Login untuk Membalas
BIG16 Mei 2026 - (06:29 WIB)Permalink Halo kak..cb diingat2 apakah dalam waktu dekat ada menggunakan Wifi di tempat umum ? Kemungkinan besar karena hal ini ya. Karena saya pernah mengalami kasus kArtu kredit di hack, tanpa saya klik link dan berikan otp. Pada waktu itu wifi di bandara yang sy gunakan. KARTU kredit sy berhasil transaksi di luar negeri.. Sejak saat wifi yang saya gunakan ya sekitar wifi lingkup kecil seperti resto saja. Sejauh ini aman ya . Sudah bertahun2 berlalu kejadian itu. Jadi sekarang lebih selektif memilih untuk mengaktifkan wifinya. Semoga pihak shopee mau mengembalikan saldo y. Lapor juga ke pihak seabanknya kak. Karena untuk kasus saya kemarin di bobol hingga over limit. Tapi berhasil di batalkan transsaksi oleh pihak kartu Kredit. Semoga segera selesai permasalahannya. Login untuk Membalas
RickyPenulis artikel16 Mei 2026 - (07:11 WIB)Permalink Pak tunburg Bener pak,saya gak pernah lagi simpan uang di shopeepay,cari aman aja. Hello pak big Kalau kartu kredit lebih aman kk,temen saya juga bgitu,ada transaksi diluar negri dimana bukan dia yg melakukan. Namun dari pihak kartu kredit cepat menangani,dan limit nya kembali,itulah bentuk perlindungan terhadap konsumen. Lapor ke seabank sudah,namun pihak seabank mengatakan karena transaksi dari shopee pay,dan akun seabank saya tertaut di shopeepay nya,transaksi dianggap sah,maka dari itu,dari pihak seabank saya dihimbau buat laporan ke shopee. Saya buat laporan ke shopee,malah saya dikatakan telah melakukan verifikasi wajah,dan transaksi di perangkat yg sama ketika mendaftar akun,dan buat keputusan sepihak ini kesalahan dari saya. Padahal sudah jelas,akun shopeepay dan payletter saya di heck,karena sebelum sebelum dibobol,ada notifikasi peringatan dari shopee,bahwa ada perangkat redmi yg login lokasi palembang,bukti terlampir. setelah notifikasi ini,terdebetlah rekening seabank saya serta saldo di shopeepay,dan payletter saya juga digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sangat miris sekali seperti ini sistim keamanan shopee,bahkan bentuk perlindungan dan tanggung jawab kepada nasabah tidak ada,malah ambil keputusan sepihak,dan menutup laporan. Semoga dari pihak berwenang atau pemerintah yg dapat menangani ini,tolong dibantu,karna kedepan akan lebih banyak lagi yg mengalami kerugian dengan sistim keamanan dan perlindungan yang buruk. Login untuk Membalas
Andes16 Mei 2026 - (08:59 WIB)Permalink keamanan bank digital dan ewallet skg sangat menghawatirkan karena banyak celah untuk membobol dan bisa dilakukan oleh non professional (cara tersebut tersebar di internet) . Mohon jadi perhatian owner bank digital dan ewallet Login untuk Membalas
Ur16 Mei 2026 - (19:16 WIB)Permalink dari ss nya itu tujuannya ke alfagift. udh coba dicek di aplikasi alfagift? barangkali abis belanja di alfagift. atau tanya keluarga/temen yg punya aplikasi alfagift & pernah belanja bayarnya pake shopeepaynya? Login untuk Membalas
RickyPenulis artikel16 Mei 2026 - (20:23 WIB)Permalink Mas ur Gak pernah mas,karena akun shopeepay tersebut hanya saya yg menggunakan,tidak pernah berbagi dengan yang lain Login untuk Membalas
RickyPenulis artikel16 Mei 2026 - (23:02 WIB)Permalink Pak andes. Benar,ini menjadi perhatian khusus,kita konsumen sudah selalu menjaga kerahasian semua data,dan memahami hal-hal yg tidak boleh dilakukan,ternyata masih terbobol juga,diperburuk lagi hal ini dianggap kesalahan konsumen,saya bicara juga melampirkan bukti sah,namun pihak owner memgambil keputusan sepihak,dimana keputusan nya merugikan konsumen. Login untuk Membalas