Dana Jual Velg Bekas Rp37 Juta Ditahan Tokopedia akibat Tuduhan Transaksi Fiktif, Padahal Fisik Dikirim via Cargo dari Surabaya

Yth. Redaksi Media Konsumen dan Manajemen Tokopedia,

Perkenalkan, saya menulis surat terbuka ini, bersama istri saya selaku pemilik toko di Tokopedia dengan nama toko Nine Nine 99. Melalui surat ini, kami ingin menyampaikan kekecewaan mendalam sekaligus memohon keadilan terkait pembekuan dana penjualan kami sekitar sebesar Rp37.000.000 (tiga puluh tujuh juta rupiah) oleh sistem Anti-Fraud Tokopedia atas dugaan transaksi fiktif (fake order).

Banding pertama dan banding kedua yang kami ajukan melalui sistem aplikasi telah ditolak secara otomatis, sehingga kami terpaksa menempuh jalur publik ini karena kami berada di Surabaya dan kesulitan jika harus mendatangi Kantor Pusat Tokopedia di Jakarta hanya untuk urusan verifikasi robotik.

Kronologi Transaksi:

  • Pemasaran Produk: Awalnya, saya (suami) memasarkan velg mobil bekas milik pribadi melalui grup jual-beli di Facebook.
  • Kesepakatan dengan Pembeli: Seorang pembeli tertarik dan menghubungi saya melalui Facebook Messenger. Demi keamanan bersama agar terhindar dari penipuan, kami sepakat menggunakan Tokopedia sebagai Rekening Bersama (Rekber) resmi. Pembeli kemudian melakukan checkout di toko Tokopedia milik istri saya dengan ID Pesanan 586193061641028914.
  • Pengiriman via Cargo: Karena komoditas yang dijual adalah velg mobil yang berbobot sangat berat dan bervolume besar, barang dikirim secara riil menggunakan layanan ekspedisi cargo J&T Cargo dengan Nomor Resi: 570613362607 dan berat total paket sebesar 45 kg.

Sanggahan Terhadap Tuduhan Transaksi Fiktif:

Tuduhan transaksi fiktif sangat tidak masuk akal karena:

  • Ada Pergerakan Fisik Barang: Barang yang kami kirim bukan barang fiktif (seperti paket kosong 100 gram). Velg mobil tersebut benar-benar ditimbang, memiliki volume besar, dan dikirim resmi lewat jalur kargo. Ongkos kirim kargo yang dibayarkan pun riil mencerminkan berat velg tersebut.
  • Bukti Sangat Lengkap: Kami telah menyerahkan semua bukti yang diminta pada banding kedua, meliputi: tangkapan layar chat utuh di Facebook Messenger dengan pembeli, foto fisik velg sebelum dikemas, foto paket saat di agen kargo, hingga foto resi kargo resmi, Kartu Keluarga yang membuktikan bahwa pemilik toko adalah istri saya yang tidak ada afiliasi dengan pembeli. Namun, semua bukti kuat tersebut ditolak mentah-mentah oleh sistem.

Uang Rp37.000.000 adalah nominal yang sangat besar bagi kami sebagai penjual barang bekas pribadi. Kami tidak melakukan manipulasi cashback, tidak mengejar promo, dan tidak saling kenal dengan pembeli di luar transaksi jual-beli organik ini, bahkan kami sudah menanggung biaya komisi hampir 10% sekitar Rp3,7 juta.

Melalui surat ini, kami mendesak pihak Manajemen Senior Anti-Fraud / Lead Investor Tokopedia untuk melakukan Peninjauan Manual oleh Manusia (Human Analyst), bukan oleh robot/algoritma otomatis. Kami siap menyerahkan dokumen manifes kargo asli dan bukti pendukung lainnya kapan pun dibutuhkan agar dana kami yang berstatus sah ini dapat segera dicairkan.

Terima kasih atas perhatiannya.

Hormat kami,

Sanjoyo dan Liana
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Dana Jual Velg Bekas Rp37 Juta Ditahan Tokopedia akibat Tuduhan Transa…

oleh Sanjoyo Putro Agung ⏱ waktu baca: 2 menit
0