Ditagih Tunggakan oleh Indosat Ooredoo via Debt Collector, Padahal Tak Pernah Gunakan Paket

Kepada Manajemen PT Indosat Ooredoo di tempat,

Melalui media ini, saya Rizky Amalia Wismashanti melayangkan surat terbuka kepada pihak Manajemen PT Indosat Ooredoo, terkait adanya surat peringatan tunggakan tagihan Pascabayar Indosat sebesar Rp495.000, (Empat Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Rupiah), yang tidak pernah saya gunakan sama sekali.

Kronologinya, pada Oktober 2019 saya membeli HP Samsung Galaxy Note 10+ di Toko Erafone Pejaten Village Jaksel. Pada saat itu sales mengatakan bahwa harga Galaxy Note 10+ sebesar Rp15.779.000,- GRATIS dengan simcard IM3 Ooredoo. Pada saat itu saya katakan saya tidak membutuhkan simcard dimaksud. Namun pihak sales memastikan bahwa simcard ini FREE karena sudah BUNDLING, dan jika tidak dipakai, maka otomatis akan HANGUS karena paket HANYA 12 bulan saja.

Singkatnya, saya membayar tagihan dengan rincian:

1. Samsung Galaxy Note 10 Plus 258 GB Aura Glow = Rp14.999.000,
2. SP-MSP150-12N atau MSP 150 12 bulan (NEW) 1 PCS x 1.080.000. Disc. 300.000 = Rp780.000
3. MCD-SHB-NASA Shopping Bag Edisi Spesial 1 PCS x 0,00 = Rp.0

*sesuai nota yang saya lampirkan

paket 12 BULAN gratis

 

Simcard gratis tidak terpakai
Simcard tak pernah terpakai. Silahkan INDOSAT cek.

Hingga saat ini, simcard dimaksud tidak pernah saya gunakan sama sekali (silahkan Indosat mengecek). Namun demikian, saya dikejutkan dengan surat peringatan dari PT. Perkasa Abadi Perdana yang kami terima pada 6 Maret 2021, yang mengutip Surat Kuasa mitra penagihan PT. Indosat Ooredoo berdasarkan surat Kuasa No. 0059/IBO-IBXC/MKT/20 bertindak untuk dan atas nama PT Indosat Ooredoo bahwa atas nama Rizky Amalia, dengan nomor pelanggan 09496763, Nomor HP 081513314305 mendapat total tagihan Rp495.000,-.

Melalui surat dimaksud saya diminta melunasi pembayaran selambat-lambatnya tanggal 10 Maret 2021. Adapun rincian tunggakan adalah Rp165.000 setiap bulan, dihitung sejak November 2020 s.d. Januari 2021 (atau 3 bulan setelah paket berakhir).

Berangkat dari kronologi tersebut, melalui surat ini saya minta Manajemen Indosat Ooredoo dapat menghapus tagihan tersebut, dan secara terbuka meminta maaf kepada pihak saya karena kerugian-kerugian psikis dan moral yang saya terima karena:

  1. Saya dipermalukan dan terintimidasi dengan adanya tagihan debt collector yang dikirim ke rumah kami. Sangat disayangkan perusahaan sebesar PT INDOSAT menagih nominal sekecil Rp495.000 dengan cara seperti ini. Mungkin di era 4.0 ini PT INDOSAT OOREDOO bisa memanfaatkan email untuk mengirimkan konfirmasi/pemberitahuan. Alamat email, data dan alamat lengkap saya jelas sudah  saya sampaikan kepada pihak Erafone sehingga surat dari jasa debt collector dapat saya terima (cek kuitansi Erafone);
  2. Saya dibuat bingung dengan adanya tagihan tersebut karena sesuai keterangan sales Erafone dan invoice yang saya bayar, bahwa paket SIM CARD BUNDLING adalah untuk 12 bulan. Lalu apakah setelah paket berakhir, bahkan simcard tidak pernah digunakan, tetap dilakukan penagihan selama 3 bulan?
  3. Saya kesulitan untuk melakukan konfirmasi kepada PT INDOSAT OOREDOO atas tunggakan tagihan tersebut, karena hingga saat ini Call Center 185/ (021) 3000 3000 tidak dapat dihubungi.

Terkait hal-hal tersebut di atas. Mohon kiranya pihak manajemen PT INDOSAT OOREDOO dapat memenuhi permintaan saya 1 x 24 jam sejak surat ini dilayangkan, mengingat bahwa PT Perkasa Abadi Perdana memberikan deadline pelunasan pada 10 Maret 2021. Tindak lanjut atas permohonan saya, agar dikonfirmasi melalui email amaliarizky10@gmail.com.

Terakhir saya sampaikan terima kasih kepada mediakonsumen.com telah memfasilitasi pengaduan ini. Melihat ada tanggapan yang lebih serius dan professional dari pihak PT Indosat Ooredoo terkait surat pengaduan serupa yang menimpa Ibu Lisgumantika Suha dan Bapak Thomas Budiarjo serta Bapak Albert Cahyadi dan juga Bapak Rendy Primrizqi selanjutnya kami harap penyelesaian yang sama atas kasus saya.

Salam.

Rizky Amalia W.
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Indosat Ooredoo:
[Total:94    Rata-Rata: 2.2/5]
Loading...

12 komentar untuk “Ditagih Tunggakan oleh Indosat Ooredoo via Debt Collector, Padahal Tak Pernah Gunakan Paket

      • 11 April 2021 - (01:55 WIB)
        Permalink

        Trus untuk nota gimana kalo boleh tau ??
        Kebetulan saya kejadian seperti ini juga….nota dikirim via email…pas begitu saya cek lagi tp nota tidak sesuai….disitu tertulis juga sp-msp150-12N…sebesar 930.000.sedangkan harga hp samsung z flip 17.499.000
        Trimakasih.

    • 8 Maret 2021 - (09:46 WIB)
      Permalink

      wah saya juga lho ada tagihan nya di apk saya, masa 54.318.966 gtu tulisannya. Kan saya jadi takut klo ditagih beneran, pdhl ngga prnh ngapa”in di apk itu cma ngecek sisa kuota dari sekolah saja

      • 30 Maret 2021 - (03:02 WIB)
        Permalink

        wah sama saya juga tb tb 8 juta, terus kelanjutannya gimana nih saya dikasih kartu pascabayar dari sekolah tb tb ada tagihan

  • 7 Maret 2021 - (18:23 WIB)
    Permalink

    Modus nya seperti anda di jebak deh, kalau sya jadi anda sya jadiin duit nih ( menang dari segala penjuru angin ) 😁

  • 7 Maret 2021 - (21:05 WIB)
    Permalink

    Pengaduan segera ditindaklanjuti setelah saya menyampaikan link tulisan Surat ini via DM twiter Indosat Ooredoo Care pada 7 Maret 2021 pada pukul 11.08 dan 11.09 dan direspon oleh admin pukul 11.12 WIB.

    Lalu pada pukul 11.35 WIB perwakilan dari PT Indosat Ooredoo yakni Sdr. Imam Mufti Alimi menghubungi saya via telepon untuk konfirmasi atas laporan saya. Kemudian pada pukul 14.35 WIB sdr Imam kembali menghubungi saya untuk menyampaikan bahwa permintaan saya untuk menghapus tagihan sudah dilakukan. Ybs juga telah menghubungi pihak-pihak jasa penagihan untuk tidak lagi melakukan penagihan. Ybs juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini.

    Kemudian untuk kehati-hatian dikemudian hari. Saya minta kepada Sdr. Imam untuk menyampaikan hasil tindak lanjut pengaduan saya via email/tertulis. Dan pada pukul 16.41 WIB saya menerima email dari cs@indosatooredoo.com/Email2Case Email Support dimana Sdr. Syaeful Amron melalui email tersebut menyampaikan keterangan sebagai berikut:

    “terkait tagihan dinomor 081513314305, saat ini keluhan sudah selesai ditindaklanjuti bahwa saat ini sudah dikoreksi 3 bulan tagihan dan sudah tidak ada tagihan dinomornya. Sedangkan status nomor saat ini sudah tidak aktif”

    Dengan demikian, saya sampaikan secara terbuka bahwa pegaduan saya telah selesai ditindaklanjuti oleh Tim Indosat Ooredoo. Terima kasih tim mediakonsumen.com telah memfasilitasi pengaduan saya. GBU all

    • 8 Maret 2021 - (05:30 WIB)
      Permalink

      Hanya mengingatkan saja, permintaan maaf terbuka dari pihak indosat belum dilakukan. Menurut saya itu harus dituntut supaya lain kali konsumen berhati hati maupun indosat bisa memperbaiki prosedurnya.

    • 8 Maret 2021 - (09:25 WIB)
      Permalink

      Mantap untuk mediakonsumen,media yg bermanfaat,pertahankan agar tetap dapat menampung dan memfasilitasi berbagai keluhan masyarakat …lanjutkan

      1
      1

 Apa Komentar Anda mengenai Indosat Ooredoo?

Ada 12 komentar sampai saat ini..

Ditagih Tunggakan oleh Indosat Ooredoo via Debt Collector, Padahal Tak…

oleh Rizky dibaca dalam: 2 min
12