Shopee SPayLater Dibobol 3 Juta Rupiah, Padahal Tidak Pernah Kasih Kode OTP dan Angkat Telepon Pembobol

Akun Shopee saya: nurulhasanah035 dibobol, padahal saya gak pernah kasih kode OTP kepada siapa pun. Awalnya pada tanggal 1 Juni 2021 pukul 15.37, ada yang menelepon melalui WA menggunakan nomor luar negeri, tapi gak saya angkat. Karena saya memang gak pernah angkat nomor yang tidak dikenal.

Bukti saya gak akngkat telpon dari si penipu

Lalu saya mendapat SMS dari Shopee pada pukul 18.41, yang isinya kode OTP untuk menggunakan Shopee SPayLater. Sampai 3x masuk, SMS saya abaikan saja. Kemudian pukul 18.55 saya mendapatkan telepon WA lagi menggunakan nomor luar negeri. Namun gak saya angkat juga, saya abaikan saja.

Karena saya gak angkat dan gak respon, lalu tiba-tiba saya dapat SMS lagi dari Shopee yang isi katanya akun Shopee saya sudah diganti dengan nomor telpon lain. Berarti si hacker sudah masuk terlebih dahulu ke akun Shopee saya. Namun karena saya gak respon kode OTP untuk transaksi SpayLater, dia langsung ganti nomor HP di akun Shopee saya.

SMS masuk berupa kode OTP sampai 3x, tapi gak saya respon. Lalu masuk SMS lagi bahwasanya akun saya sudah diganti nomornya.

Saya langsung panik dong dengan keadaan begini, langsung saya hubungi CS Shopee melaporkan bahwa akun saya telah diganti nomornya dengan nomor lain. Lalu pihak Shopee langsung mengambil tindakan untuk memblokir akun saya.

Keesokan harinya, tanggal 2 Juni 2021, saya mendapatkan email bahwasanya akun saya sudah normal kembali dan nomor HP di akun saya sudah balik menggunakan nomor HP saya yang benar. Saya langsung login dong, eh ternyata si hacker sudah melakukan transaksi pada tanggal 1 Juni 2021 malam. Dia belanja HP SAMSUNG seken seharga Rp3 juta dan dibuat cicilan selama 12x. Kan gila?! Padahal akun saya posisinya saat itu sedang diblokir, tapi dia masih bisa transaksi.

Transaksi si penipu dan alamat tujuan

Saat itu juga saya langsung klik batalkan pembelian, tapi pihak toko menolak. Saya hubungi toko, katanya barangnya sudah dibawa ke kurir. Lalu saya langsung telepon lagi CS Shopee untuk melakukan pembatalan, katanya juga gak bisa. Mereka malah meminta saya untuk menunggu saja agar transaksi tersebut selesai, lalu ketika barang sudah sampai klik saja tidak terima barang.

Namun saya tidak percaya, berkali-kali saya telpon CS Shopee, tapi jawabannya hanya akan dihubungkan ke tim terkait, itu-itu saja jawabannya. Saya hubungi pihak J&T agar barang diarahkan ke alamat saya yang benar saja karena itu alamat hacker, mereka juga gak mau tahu.

Intinya saya sudah telepon sana sini, tapi gak mendapatkan solusi apapun. Apalagi CS Shopee yang masa bodoh aja dan membiarkan transaksi tersebut berhasil dengan gampangnya. Setelah transaksi sampai ke penipu, saya klik tidak menerima barang sesuai anjuran dari si CS Shopee. Eh malah gak ada solusi apapun dan berhasil lah si hacker mendapatkan HP itu dengan gampangnya.

Lalu saya baca-baca postingan di Media konsumen ternyata ada juga yang nasibnya hampir sama dengan saya. Akunnya Tina gitu kalau gak salah, di-hack juga dan saya lihat dia transaksi HP juga. Yang lebih gilanya ternyata alamat tujuannya sama dengan alamat tujuan hacker akun saya, tapi nama dan nomor HPnya saja yang diganti-ganti. Berarti kan ini penipu udah berkali-kali melakukan aksinya.

Postingan yang di-hack juga, tujuannya sama dengan alamat hacker akun saya.

Saat ini saya sedang diteror habis-habisan diminta untuk membayar tagihan tersebut. Pada bulan Juli lalu tagihannya tetap saya bayarkan, karena masuk ke tagihan belanja saya di bulan sebelumnya. Saya bayar saja karena memang saya ada belanja. Gak apa-apa lah pikirku, sebulan kubayar karena memang sudah masuk ke tagihan belanjaku, tapi untuk selanjutnya saya gak mau bayar sesuatu yang bukan perbuatan saya. Gila aja saya diminta bayar cicilan selama 12x.

Nurul Hasanah
Medan, Sumatera Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Keamanan Shopee SPayLater:
[Total:263    Rata-Rata: 2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

111 komentar untuk “Shopee SPayLater Dibobol 3 Juta Rupiah, Padahal Tidak Pernah Kasih Kode OTP dan Angkat Telepon Pembobol

  • 13 Agustus 2021 - (16:23 WIB)
    Permalink

    Kepada pakar penipuan siber dipersilahkan tanggapannya. Menurut keterangan penulis, penulis tidak memberikan kode otp. Bisakah penipu membobol akun tanpa verifikasi kode otp? Kayaknya gak bisa!

    Saran aja buat penulis, jika benar akun dibobol dan penjahat mencuri uang di Paylater, coba buat laporan ke Polisi.

    22
    6
    • 13 Agustus 2021 - (18:02 WIB)
      Permalink

      Lihat kronologi SMS-nya gan, itu nomor HP-nya diganti sama si pembobol, setelah OTP SPayLater pertama n kedua dicuekin. Untuk ganti HP-nya ternyata hanya ada notifikasi aja.

      Yg jelas pelakunya lagi-lagi dari Tulung Selapan. Kapan nih Shopee ngajak Bareskrim buat gerebek ke sana? Udah berkali-kali kejadian, kemungkinan masih komplotan yg sama. Buat yg belum tau, silahkan Googling “kampung penipu tulung selapan”.

      41
      1
        • 14 Agustus 2021 - (18:44 WIB)
          Permalink

          Iya bantu viralkan di tiktok juga ya mba.
          Bagi semua mua nya yg baca bantu viralkan ya

          4
          1
          • 14 Agustus 2021 - (22:56 WIB)
            Permalink

            Mba senasib dgn saya😭 tolong chat email mba biar sama2 cerita😢

          • 17 Agustus 2021 - (01:51 WIB)
            Permalink

            Aku screenshot ya kak , artikel KK
            Gila bgt ini ya ngeri kalo gitu .

          • 17 Agustus 2021 - (05:16 WIB)
            Permalink

            @resa boleh mba screnshot aja mba, bantu sebarluaskan juga ya mba karna shopee juga saat ini belum bisa menangani kasus ini dan sampai sekarang tagihannya terus membengkak di saya karna ada bunganya

          • 30 Agustus 2021 - (10:50 WIB)
            Permalink

            Ini gimana kak apa urusan sudah selesei,.. saya jg lagi mengalami pembobolan… 12jt yang harus aku byar… Dan aku kudu nangis.. kek gimana tidak makan uang harus ganti denda

        • 14 Agustus 2021 - (20:00 WIB)
          Permalink

          Astaga padahal tadi saya mengajukan sopi peyleter tapi ditolak syukur alhamdulilah akhirnya, lebih baik pakek pinjaman koperasi aja lebih aman!

    • 13 Agustus 2021 - (19:24 WIB)
      Permalink

      Liat sreenshot sms nya dong, 3x kode OTP masuk aku biarin aja. Terus si hacker langsung ganti nomor di akunku pake nomor dia, otomatis langsung diganti dong sama dia password akunku dsbnya mangkannya dia bisa transaksi mungkin.
      Aku udh lapor ke polisi juga tp karna daerahku tinggal sama si pelaku lumayan jauh jd polisi pihak sini gak bisa berbuat apa aapa. Yaa namanya gak ada duitnya ya

      13
      • 14 Agustus 2021 - (02:39 WIB)
        Permalink

        Saya blm pernah pakai Spaylater atau Spinjam, atau mengaktifkan. Apakah dalam sistem kalo buyer melakukan pembelian menggunakan spaylater, otomatis dana langsung masuk
        rekening penjual?? Atau bagaimana si? Sementara pengalaman kl saya beli beli
        dgn cara bayar di alafamaret (non spaylater/Spinjam), seringkali justru saya dichat/diminta oleh seller utk klik terima pesanan saat (biasanya) H+1 barang sudah sampai, namun saya blm klik terima pesanan (tak ada komplen dari saya) dengan alasan umumnya si “biar dana bisa segera dicairkan oleh sistem ke seller” atau meminta penilaian rating ke seller.

        • 14 Agustus 2021 - (07:50 WIB)
          Permalink

          Klu buyer blm klik kolom terima barang, dana blm masuk ke seller tp dana akan otomatis masuk ke seller klu dlm 3 hr klu gak salah si buyer gak ada respon komplain atau apapun

          • 14 Agustus 2021 - (20:55 WIB)
            Permalink

            pffttttt AKU KETAWA. bukan ngetawain korban. aku ngetawain akun penipu yg jd buzzer buat belain komplotan penipu ketika ada artikel konolain mengenai pembobolan akun (tanpa menggunakan OTP, hanya menggunakan metode ganti nomor yg gblknya ketika ganti nomor hanya dpt notif doang)

            mau tahu akun tsb ada berapa disini? kubitung ada 20 akun lbh ygdigunakan untuk melindungi penipu

            ayo mbak sebagai korban jgn mau di goblok goblokin sama komplotanya. akun akun ini SELALU HADIR NOMOR SATU BELAIIN PELAKU PENIPUAN ketika ada yg komplain persis sama seperti ini

            CYBER POLISI HAYOOO PAK INI RANAH PUBLIK.

            5
            2
    • 13 Agustus 2021 - (22:10 WIB)
      Permalink

      logikanya jika bisa membobol tanpa OTP ngapain pelaku repot-repot telp berulang kali…..

      7
      3
        • 14 Agustus 2021 - (12:27 WIB)
          Permalink

          Baca lagi kasus2 penipuan seperti ini sebelumnya gan. Si pembobol menelepon buat menguras akun korban yang lainnya seperti SPinjam dan m-banking korban dengan teknik social engineering dan phishing, bermodus hadiah undian, cashback, dll. Dia request OTP ke nomor korban, sebagai modus buat meyakinkan bahwa penipu itu benar dari Shopee.

          Tapi karena si korban gak respon, akhirnya dia membobol yg paling gampang, yaitu akun SPaylater yg sebelumnya sudah aktif dan pernah dipake korban. Ternyata bobol SPayLater ini mudah sekali. Asal bisa login ke akun Shopee, ganti nomor HP, langsung bisa transaksi SPayLater.

          Cobalah agan2 yg pintar ini mengkritisi sistem Shopee dan pelaku kejahatannya. Jangan terjebak buat “blaming the victim”. Korban ini posisinya seorang diri, harus berhadapan dengan pelaku usaha raksasa dan kriminal yg bebas melakukan aksinya, karena adanya pembiaran. Janganlah malah disudutkan oleh netizen seperti agan, yg sebenarnya posisinya sama kalo sudah berhadapan dengan pelaku usaha.

          Posisi korban udah lapor ke Shopee, tapi gak ada respon dan solusi yg membantu. Lapor polisi? Yakin bakal ditindaklanjuti?

          Di sisi lain, Shopee pasti punya data2 si pelaku, minimal IP address dll. Kalo mau menindaklanjuti seperti Grab yang lapor ke Bareskrim, bisa tuh kejar pelakunya. Tapi karena Shopee gak merasa dirugikan (kerugian dibebankan kepada korban), ya dia lepas tangan.

          37
          3
          • 14 Agustus 2021 - (12:51 WIB)
            Permalink

            Bagus nih komen dari sdr Donny G… kejahatan begini jangan dibiarkan….mosok sih kejahatan dilakukan berjamaah yg akan mengundang azab dari Allah…tdk sekedar uninstal sebaiknya hapus permanen dululah si syopi ini sampai suasana kondusif tidak ada tipu3 baru instal lg

            7
            1
          • 14 Agustus 2021 - (12:55 WIB)
            Permalink

            Itulah gak ngerti lagi sama netizen ini, udah tau awak korban malah awak yg disudutkan.
            Iya benar shopee kan by sistem ya, harusnya dsri IP address juga bisa dulacak tuh pelaku tapi kok ya gak ada aksinya.
            Dan saat ini tagihannya nambah terus karna kena bunga, tiap jam saya ditrlponin nomor nomor spam

          • 14 Agustus 2021 - (17:06 WIB)
            Permalink

            Shopee disini kesannya tutup mata.. atau memang ada orang dalam yang bermain… shopee hanya memberikan solusi berupa pemberian voucher jika korban memberikan klarifikasi di media konsumen karena masalahnya sudah ditangani oleh tim terkait… Padahal itu tidak menyelesaikan masalah apapun karena penipu tersebut masih terus beredar sehingga Kejadian ini terus berulang. Saya juga pernah jd korban dan tidak Sudi ditawari voucher dan disuruh klarifikasi di media konsumen. Harusnya seperti online shop y lain yang memberikan keamanan berlapis.. jgn hanya kode otp.

          • 14 Agustus 2021 - (19:06 WIB)
            Permalink

            Hanya komentar Kak Donny G yg berbobot. Yg paham & mengerti tentang Shopee. Terima kasih Kak..
            Yg lain belum pernah merasakan kalo berada di posisi korban. Saya juga pernah jadi korban. Tanpa OTP tapi ShopeePay bisa dibobol walaupun nominalnya sangat receh banget.

            Semoga buat Kak Nurul dapat win win solutionnya dari pihak Shopee.

            4
            2
          • 14 Agustus 2021 - (19:52 WIB)
            Permalink

            “Asal bisa login ke akun Shopee, ganti nomor HP, langsung bisa transaksi SPayLater.” gimana caranya login? yang dipertanyakan kan itu?

            banyak cara memang, tapi kecuali memang data shopee nya kebobolan, opsi2 nya biasanya ini:
            1. OTP memang diberikan(okelah blg nya tidak, tapi biasanya iya)
            2. password lemah/sama dengan website lain yang kemungkinan telah bocor datanya(ada kayak gitu? ada)
            3. login by email/google(tidak perlu OTP ini, tapi memang perlu hack email nya dulu, yang bisa jadi akses nya lewat hal lain, banyak caranya semisal nih, pengguna yang dibobol ada main ke warnet, lupa log out, phising, database leak dari website lain dll)
            4. phising shopee by link
            5. keylogging (banyak cara, 1 ya warnet tadi, atau install aplikasi di hpnya yang kurang meyakinkan, seperti WA MOD dll, sering APK2 yang di internet diselubungi malware)
            6. login by facebook(data facebook korban telah bocor duluan)
            7. social engineering, ada banyak kasus nomor HP bisa dirubah kepemilikannya(biasanya memang provider lalai, hanya karena orangnya mengaku yang punya nomor anda, dikasi aja SIM baru)
            8. nomor HP jangan dibiarin matiiii

            apabila dilihat kebanyakan adalah kesalahan dari USER/pengguna, terus kalo memang banyak cara bobol kenapa yang di target pengguna shopee?
            1. sistem keamanan shopee saya bilang cukup bagus NAMUN memang bukan yang terbaik, namun apabila pengguna cukup siaga CUKUP bagus
            2. ada opsi pinjaman langsung berupa spaylater dan spinjam
            3. pengguna shopee rata2 bocah(nda usah tersinggung, bukan b arti yang baca bocah)
            4. shopee gencar promo, gencar marketing, menimbulkan iming2 sangat memungkinkan dipercaya oleh korban (kembali lagi, kemungkinan bocah2 yang belum bekerja, ekonomi rendah)

            terus harus gimana?
            1. nda usah daftar2 pinjol, spaylater, spinjam (nyusahin hidup)
            2. password jangan tanggal lahir, atau tanggal lahir dibalik, atau 987654321
            3. password jangan sama dengan website lain, pake password manager, gratis kok
            4. aktifkan 2 factor authentication, baik di website2 maupun email
            5. jangan suka umbar nomor HP(ada yang pakai nomor HP beda untuk banking, dll, dibedakan dengan nomor untuk sosial)
            6. jangan suka umbar2 KTP, foto KTP,selfie KTP
            7. jangan install apk2 g jelas, iming2 gratis, iming2 WA nya di MOD bisa ganti font lah apa lah, download yang ada di playstore aja
            8. jangan buka akun pribadi di warnet, kalau harus pun jgn lupa log out, dan cari tahu caranya supaya ngalahin keylogging(google aja)
            9. jangan buka link aneh2
            10. sekali2 ganti password, masa bertahun2 passwordnya ivang4ntenG
            11. nomor HP pakai yang pascabayar, lebih aman, terus ga akan mati kalo dibayar

            dah.. yang baca, dan si penulis artikel jangan baper, ini komen untuk umum, ga bilang si penulis artikel ini itu, dan faktanya ini yang terjadi, itu problem2 nya, dan solusi2 nya, yang pinter cari cara mengamankan akun nya.. ini pengetahuan umum semua, bisa dipelajari lebih lagi, ada google
            iya saya lagi nganggur, pingin ngetik banyak

            9
            3
    • 14 Agustus 2021 - (13:03 WIB)
      Permalink

      Anda benar sdr Donny G… kejahatan yg dibiarkan terus menerus akan banyak jatuh korban… tidak cukup uninstal tp hapus permanen tunggu kalo dah aplikasi ni aman no tipu2 lagi baru ku install deh

    • 14 Agustus 2021 - (17:54 WIB)
      Permalink

      Hacker makin pinter. Saya pernah kejadian wa saya di bobol tanpa saya infokan kode otp. Modusnya muncul notifikasi wa, sedang ada pendaftaran no wa kita di perangkat lain. Ada pilihan “oke” Dan “info selengkapnya” Saya klik info selengkapnya yg harusnya masuk ke faq whatsap tapi setelah diklik malah wa saya lgsg ke bobol dan semua akun saya di hack. Dana penjualan di MP juga ada yg kena. Alhamdulillah masih bisa balik beberapa akun. Saran saya jika ada permintaan kode otp dan kita merasa tidak memintanya. Langsung di amankan lagi dengan ganti no HP atau menghubungi pihak yg terkait. Semoga ga ada lagi yg kena kaya gini. Buat penulis semoga dikasih rezeki gantinya karena sudah mencoba untuk ikhlas.. Aaminn

    • 14 Agustus 2021 - (20:09 WIB)
      Permalink

      Hampir sma dengan yg saya alami..akun d kuasai sehingga muncul tagihan ..padahal sebelumnya tidak pernah memberikan kode apapun ke siapapun. Masih mending mbak nya tau apa dan kemana transaksi tsb. Sedangkan saya,tidak dapat melihat transaksi si hacker karena pas hp sy rusak dan masuk d akun pun sudah tak bisa

  • 13 Agustus 2021 - (16:48 WIB)
    Permalink

    Bentar,kalau pesan jam segitu apa langsung di pack dan dibawa kurir bukan nya batas pesanan sampai jam 16.00?

    11
  • 13 Agustus 2021 - (17:45 WIB)
    Permalink

    Pembobol akun dan penjual itu satu komplotan ya, jadi ga bisa kalau minta dibatalkan. Dan yang dikirim juga paket kosong aja, alamat tujuan juga palsu yang pasti. Itu daerah tujuan terkenal bnyk penipu khususnya pembobol akun cyber. Ntar pasti dihubungi Shopee dan dikasih voucher belanja situ..

    19
    2
  • 13 Agustus 2021 - (18:03 WIB)
    Permalink

    Jika benar penipuan murni dan ada orang dalam kerugian dan kemunduran di cyber shopee khusus nya bakal banyak yang mencoba nanti nya mungkin bagi shopee ini kecil entah apa kasus nya berulang dan hanya sedikit yang dimuat di media

    5
    1
    • 14 Agustus 2021 - (21:10 WIB)
      Permalink

      akun pengguna yg memiliki payleter dan SPinjam itu ada pengaturan privasi tentang no HP bisa kita sembunyikan, sebaiknya sembunyikan dr sekarang utk menghindari hal” seperti ini jadi gak gampang di bobol , coba deah cek akun yg ada sama yg gak ada payleter saya pnya 2 akun setelah saya cek emang beda, tentang sembunyikan no hp , 3thn pake shopee saya baru tau, dgn adanya kasus seperti ini kita kadang melewatkan hal kecil, smoga kuta terhindar dr kasus serupa

  • 13 Agustus 2021 - (19:26 WIB)
    Permalink

    wah luar biasa bobroknya sistem shoope padahal marketplace 3 besar di Indonesia, jadi bisa dipelajari kalau ada sms otp harus langsung blokir akun kalau ga mau kecolongan ..payah shoope tiap minggu ada aja penipuan urus ini ga becus iklan terosss

    16
    2
  • 13 Agustus 2021 - (19:30 WIB)
    Permalink

    Sehabis dihack aku kumpulin bukti karna CS shopee masa bodo ditelponin perihal ini, aku asik diminta tungugu akan diteruskan ke tim terkait aja. Padahal status barang masih packing sampe status barang sampe pun dia masa bodo malah disuruh klik gak nerima barang eh malah habis itu awak yg disuruh bayar. Ya aku ogah dong ya bayarin cicilan selama 12x.
    Aku langsung baca baca media konsumen eh ternyata udh ada yg posting penipuan juga alamat tujuannya tulung selapan juga. Kan berarti si hacker udh sering melakukan aksinya, terus shopee masih masa bodo aja gitu hadeehh

    17
  • 13 Agustus 2021 - (20:18 WIB)
    Permalink

    Nurut hemat saya dari beberapa kasus yang pernah saya baca di media konsumen bisa disimpulkan, SPinjam & Paylater sebaiknya tidak diaktifkan di akun karena keamanan masih dinilai kurang, harusnya diprotek dengan OTP dan Password seperti WhatsApp, jadi kemungkinan kecolongan lebih bisa diminimasir..

    11
    1
    • 13 Agustus 2021 - (20:54 WIB)
      Permalink

      Lha sudah. Masuk shopee pakai otp. Pakai shopeepay, paylater pakai pin. Tp pin ada yg mengaktifkannya ada yg tidak. Kurang aman gimana? Dan tiap hari shopee sudah mengedukasi soal keamanan akun.

      3
      14
    • 14 Agustus 2021 - (07:56 WIB)
      Permalink

      Klu kita mau bayar pake spaylater atau ngajuin si pinjam memang ada passwordnya klu aq pake password sm sidik jari, shopeepay sm spaylater kayaknya passwordnya jg sendiri2 klu gak salah, lupa jarang pake wlw dah diaktifin

      • 14 Agustus 2021 - (21:09 WIB)
        Permalink

        Akun sdh dibobol otomatis password diketahui. Kalau sidik jari yg shopeepay later itu berdasar database yg di hp tidak terhubung ke shopee

  • 13 Agustus 2021 - (20:24 WIB)
    Permalink

    Sudah sering kasus Shopee seperti ini, lebih baik jangan pakai Shopee lagi, sistem-nya nggak aman dan cenderung selalu merugikan pengguna.

    17
    3
    • 13 Agustus 2021 - (20:39 WIB)
      Permalink

      Jangan aktifkan spaylatter krn sistemnya msh lemah , yg sdh terlanjur aktif mending di tutup

      12
    • 13 Agustus 2021 - (20:56 WIB)
      Permalink

      Toped, bl, bahkan google saja pakai otp, sama shopee jg pakai. Kurang aman gmn? Mungkin anda ada saran?

      3
      14
  • 13 Agustus 2021 - (20:39 WIB)
    Permalink

    Sekarang shopee sudah tidak pakai otp lagi. Td print resi krn bluetooth sedang error, login lewat pc pakai firefox. Ternyata tdk pakai otp lagi, tp dikirim link lwt sms/wa yg hanya bs dibuka dgn aplikasi shopee yg sudah login. Ketika dibuka isinya peringatan bahwa akun anda akan login ke prangkat lain, Di ijinkan atau ditolak?

    Sekilas lbih aman, tp yg namanya orang ketipu ditawari uang mata sudah ijo jd gelap mata.

    Toped, shopee, bl bahkan google juga pakai otp, tp kenapa hanya shopee yg babak belur?

    Tim keamanan shoppe pasti juga dibuat pusing.

    Nunggu komenya “fitri” yg kemarin habis ketipu. 😀

    6
    11
      • 14 Agustus 2021 - (19:09 WIB)
        Permalink

        Nih contoh orang cuma bisa komen doang tanpa bisa membaca DENGAN benar.. biasakan dibaca dulu ya kek.. jangan bacot doang dibesarkan

        • 14 Agustus 2021 - (19:17 WIB)
          Permalink

          apa yang harus saya baca? saya komen dikomen orang lain kok, bukan k artikelnya langsung, kenal dengan konsep forum?

  • 13 Agustus 2021 - (20:40 WIB)
    Permalink

    Susah kalo akun sudah di kuasai,apalagi dah ganti nomor,penipu akan leluasa mengaktifkan spaylater,malah bisa juga mengaktifkan spinjam..mau diblokir juga gak bisa kalo dah ada penagihan….

  • 13 Agustus 2021 - (20:49 WIB)
    Permalink

    Bisa ganti nomor gitu ya…
    Oi, shopee, itu gimana?
    Sekalian aja tokonya tutup, ada transaksi mencurigakan itu

    12
    • 13 Agustus 2021 - (23:40 WIB)
      Permalink

      Saya jg nyaris mengalami hal begini.
      Namun begitu ada sms dari shopee saya langsung menelpon cs shopee dan menonaktifkan akun.
      Bahkan ketika akun saya pulih dalam 1×24 jam justru akun saya berganti no.hp.
      Shopeepay dan paylater saya pakai pin,si pembobol belom berhasil membobolnya keburu saya lapor ke shopee.
      Begitu akun saya sudah benar2 berhasil kembali, ternyata ada transaksi yg menunggu pembayaran (pembayaran dengan paylater), langsung saya batalkan. Saya pun langsung menutup akun saya,padahal saat itu saya sudah member platinum beberapa x (saya pakai shopee sejak maret2016). Lalu saya buat akun baru dengan tidak mengaktifkan paylater.
      Shopeepay pun hanya saya isi ketika akan transaksi aja.keamananan shopee utk pay2 masih rawan sepertinya.

    • 13 Agustus 2021 - (23:43 WIB)
      Permalink

      Bisa om.
      Saya sendiri ngalami.
      Tapi shopee kasi notif ke email kalo no.hp diganti.
      Segera saya nonaktifkan lagi akun shopeenya

  • 13 Agustus 2021 - (21:08 WIB)
    Permalink

    Itu sih bukanya hacker ,tapi taulah kalian simak kalimatnya tidak terima barang ,gampang dan simpele ,pelakunya ga lain ga bukan ,paham ya ,anak SD aja tau ko ..sama kaya oknum ,,saya pinjem 10ribu terus bagi dua sama oknum ,saya ambil cash 5ribu ,,lah oknumnya bisa ngambil juga 5ribu ,padahal kartu dan buku sama saya ,,coba bayangkan ..gampangkan

    8
    1
  • 13 Agustus 2021 - (21:20 WIB)
    Permalink

    Alhasil saya rugi 2.5rebu ,,sang oknum bayarnya kurang tiap bulanya ,,tapi si teller sama team auditnya kenapa ga negur saya kalo kurang pada saat bayar bulananya selama 1tahun lagi ,,yah namanya juga ada team ,,jadi pembiaran ,,lumayan 2.5 dibagi dua ,,semua bisa diatur ,,the A team itu inisialnya ,,

    8
    1
    • 13 Agustus 2021 - (22:57 WIB)
      Permalink

      Hati-hati buat yg lain, sy jg punya pengalaman serupa. Lebih baik sih ga usa pake shopee lagi atau kalopun emang butuh/perlu mending pake cara aman hapus akun lama dan buat baru trutama jng gunain nomor hp utama/WA utk transaksi/data akun. Sy pribadi entah kenapa ngerasa curiga sama pihak shopee yg org dlm trutama bidang audit dan IT, bisa jadi mereka ini lah yg kerja sama dgn penipu/hacker spt ini. Soalnya kasus ginian srg bgt kejadian di shopee dan anehnya mereka sgt pintar dan tau kalo pihak shopee maupun polisi tdk menindaklanjuti kasus yg merugikan costumer hanya bisa membebani biaya ke pemilik akun jd si hacker terus2an bertindak mencari mangsa di shopee pdhl mungkin kita uda pake cara aman tp bisa aja kecolongan jg. Makanya hati2 buat smuanya jaman skrg saat pandemi pula dmn2 org butuh duit bisa aja sgala cara dipake sampe hipnotis tlpon jg bisa yg mengatasnamakan shopee.

  • 13 Agustus 2021 - (22:40 WIB)
    Permalink

    Saya pernah juga mau di tipu, dari kejadian yg saya alami, menurut insting saya, salah satu pelaku nya orang yg punya akses ke server Shopee. Entah itu orang ketiga, atau mmg oknum pegawai nya. Karena dia layaknya seorang admin Shopee saat merequest otp, kebetulan saat ini saya ditelpon dr no wa +1 itu. Dari proses pembicaraan waktu itu saya menyimpulkan bahwa yg telp itu tau sluk beluk aplikasi Shopee, cuma dia gak bs dpt otp kalo gak di kasih. Sedangkan untuk transaksi dll dia bisa lakukan, artinya saat dia telp itu dia udah masuk ke akun kita 90% tinggal nunggu otp 10% nya, dpt otp maka dia bisa utak atik itu akun, spayleter, spinjam. Dari situ saja keliatan aplikasi Shopee gak aman atau rentan. Kalo masalah otp mkn juga bisa di dapatkan dg mudah kalo orang tsb bs kloning no hp

    8
    2
  • 13 Agustus 2021 - (23:41 WIB)
    Permalink

    Saya jg, pernah alami hal yg sama seperti ini, dgn no hp yg sama yg kaka ceritakan, awalnya sms, bahwa saya, telah mendapatkan hadiah dari shopee senilai 10jt, yg bwt aneh adalah kenapa pake no hp luar negeri apakah shopee berkantor di luar emangnya , bahkan sampai nlp melalui panggilan wa, lantaran no hp jg ga saya kenal jadi saya abaikan saja, tpi alhamdulilah Alloh masih melindungi saya , dari kejahatan, seperti yg kaka ceritakan.

  • 14 Agustus 2021 - (00:50 WIB)
    Permalink

    maaf sebelumnya, sepertinya ada yang janggal dari kasus anda. anda menyatakan sudah lapor polisi? mana bukti lapornya? kenapa banyak yang tidak dilampirkan? anda malah bilang “tp karna daerahku tinggal sama si pelaku lumayan jauh jd polisi pihak sini gak bisa berbuat apa aapa.” apa benar seperti itu faktanya? hati” anda jika berkomentar, ini termasuk mencemarkan nama baik pihak kepolisian. jika memang benar akun anda di hack tapi anda masih bisa akses akun tsb setelahnya? ini juga janggal kalau saya baca” berdasarkan pengalaman orang lain. biasa kalau akun diblokir atas dugaan dihack biasanya bukan dalam kurun waktu 1 hari bisa di normalkan kembali dan juga ada proses verifikasi dsbg yang cukup memakan waktu yang lama (untuk di investigasi lebih lanjut). anda juga menyatakan “Saya hubungi pihak J&T agar barang diarahkan ke alamat saya yang benar saja karena itu alamat hacker, mereka juga gak mau tahu”. ini juga janggal, kalau saya jadi anda saya ga akan mau tau, pasti akan saya cancel karena memang bukan saya yang pesan. apalagi itu harga hp second pasarannya aja byk yg lebih murah. dan juga anda menyatakan telah disarankan tim shopee untuk klik tidak menerima pesanan dan anda menurut. lalu kelanjutannya gimana? anda tidak menjelaskan hal tsb. menurut pengalaman saya, seharusnya ada kelanjutannya (diskusi antara penjual-pembeli dan/atau shopee bila diperlukan sekaligus dari jasa pengiriman terkait untuk dilakukan investigasi lanjutan). kalau memang bukan anda yang pesan orderan tsb serta menerima pesanan tsb masa anda pasrah aja gitu? ga ada upaya lain? anda juga menyatakan “berhasil lah si hacker mendapatkan HP itu dengan gampangnya.” (ini memang sudah anda cek? barangnya beneran sampai ke si hacker dan juga barangnya benar berupa hp? padahal bisa saja barang yang dikirim lain/transaksi bodong) anda kurang detail menjelaskan kronologinya. sehingga membuat orang curiga bahwa anda termasuk komplotan oknum penipuan (mengaku korban tapi sekaligus bekerja sama dengan pelaku untuk mendapatkan kompensasi). saya juga curiga ini ada “permainan orang dalam shopee”. karena kasus seperti ini sudah banyak dan menurut saya shopee malah mengambil tindakan yang fatal untuk kedepannya bukannya mengusut kasus ini secara hukum, agar tidak ada kejadian seperti ini lagi. (malah memberikan iming” voucher dan/atau kompensasi potongan cicilan, dsbg sebagai ganti “uang tutup mulut” terhadap kasus seperti ini). hal ini malah dijadikan celah kesempatan. kasian shopee jadi rugi banyak karena mungkin ada orang dalamnya yang licik yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan. kalau seperti ini terus shopee bakalan rugi kedepannya. karena kompensasi tidak tepat sasaran. giliran yang benar kena tipu malah tidak ditindaklanjuti dengan baik. tolong kalau ada anggota tim shopee yang benar dan jujur serta membaca komentar saya ini harap segera diperbaiki sistemnya. demi kebaikan bersama. akhir kata untuk penulis : kalau memang anda benar maju terus jangan takut, tapi kalau salah ya sebaiknya mengaku. semoga masalah ini cepat selesai. cmiiw.

    10
    6
    • 14 Agustus 2021 - (09:39 WIB)
      Permalink

      Yang pasti aku punya bukti ya kalau memang 1 hari akunku bisa norma karna masuk email dr shopee, memang pas nelpon CS nya mereka bilang kalau di blokir akun ku bakal 3 hari biasanya normal dan ngaktifinnya ahrus pake foto KTP. Lah besoknya langsung masuk email bahwasannya akunnya udh normal kok, dan waktu login gak ada diminta foto KTP cuma langsung diminta ganti PW doang.
      Dibilang pasrah aja lagi hadeehhh memang kalo netizen ini suka sembarang aja ya kalo berkata-kata. Ya jelas udh segala cara dong dilakukan. Telpin CS berapa, chat berkali kali, ngajukan pembatalan tapi gak disetujui toko, sampe chat toko, chat J&T, dan waktu CS bilang klik gak terima barang ya jelas ada lah diskusi penjual, pembeli sama shopee. Tapi gak ku lampirkan semua memang screenshoot nya lah bung. Ada semua screennya ya bung, dikira awak ngadi ngadi kali ya.
      Udah awak korban di tuduh tuduh lagi hadeeehhh
      Semoga anda yg komentar begini gak pernah ngalamin penipuan dan dirugikan orang lain ajalah ya

      • 14 Agustus 2021 - (10:45 WIB)
        Permalink

        saya juga pernah pertama ada no telpon luar negeri +1 telpon saya katanya dapet cashback 5 juta lah dr shopee sy disuruh login ke akun saya . tp waktu itu sy panik dan dihp sy sudh uninstal shopee krn gak muat memoryny nah sy bilang msh kerja jd saya matiin dan saya chek d google kalo trnyata lg musim penipuan begitu akhirny nomornya lngsng sy blokir.
        yg kedua saya pernh belanja pakai akun ponkan saya. dan isi shopeepay waktu itu ponkann sy ditlpon sperti sy tp karna ponakan sy gk paham alhsil ngasih kode otp itu jadi ya shopeepay saya hilang. sy email shopee krn sy takut jika kedepanny masih diteror penipu itu dan memang dlm 1 hari itu lngsung ditangani shopee dan akun ponakan sy udh bisa lagi.

        tapi yg saya sayangkan kejadian seperti ini sudah berkali2 tp seperti tidak ada tindkan dr shopee. sy sudah mengirimkan nomor telpon itu menceritakan kronologi nya.. dan setelah tau kisah penulis sy juga jd takut kalo akun saya disalahgunakan karna nomor shopee sy sudh pernh ditelpon penipu .

      • 14 Agustus 2021 - (15:59 WIB)
        Permalink

        terkait kasus ini, saya coba baca lagi lebih teliti ada 1 kejanggalan lagi. kenapa respon anda dan juga penulis tina (pada screenshot yang anda lampirkan) itu sama ya? apakah anda meniru atau gimana? belanjanya hp menggunakan shopeepaylater. lalu mengaku di hack minta transaksi dibatalkan kalo ga bisa mau rubah alamat? saya cek toko penjual barang tsb baik yg dikasus anda maupun penulis tina juga masih aktif. nama tokonya juga sama ada unsur __ dan juga yang di penulis tina malah saya cek tokonya domisili medan sama domisilinya dengan anda. apakah hanya kebetulan? dan juga saya coba baca di artikel yang ditulis tina itu dia menyatakan akunnya sempat di blokir oleh pihak shopee, lalu tanggal 7 akunnya sudah bisa di akses ybs. ybs kenapa tidak usaha klik tidak terima pesanan? supaya bisa di investigasi lebih lanjut? seperti pasrah aja sama seperti anda? padahal masih ada waktu untuk melakukan pencegahan tsb. lalu yang janggal juga kenapa anda dan juga tina tidak memberikan penilaian bintang 1 terhadap toko tsb? padahal kalian sama” menyatakan transaksi sudah selesai padahal tidak terima barang dan juga tidak melakukan transaksi tsb? kalau memang kalian sempat komplain harusnya ada bukti diskusi yang mungkin melibatkan tim shopee dan jasa pengiriman. jasa pengirimannya juga kenapa sama” menggunakan j&t dan alamat tujuan yang sama? jadi intinya anda ini menulis di media konsumen ini mau solusinya gimana? apakah hanya sekedar formalitas untuk mendapatkan keuntungan berupa kompensasi padahal anda termasuk sindikat yang bekerjasama dengan “orang dalam shopee”? berharap dapat voucher atau potongan diskon cicilan juga atau gimana? maaf ya, dariawal saya bukan bermaksud ingin menuduh tapi dariawal saya hanya bertanya. kalau memang anda benar dan jujur saya dukung. ini saya juga ada kasus dengan shopee yang belum terselesaikan. saya juga masih menunggu itikad baik shopee. tapi jika tidak, saya akan laporkan ke pihak yang berwajib, kalau perlu ke polda metro jaya karena ini termasuk cyber crime. apakah anda bersedia juga untuk kasusnya saya bantu laporkan jika nanti saya jadi datang ke polda? tapi semua menjadi tanggungjawab anda ya, karena anda mengaku pure korban. saya tegaskan sekali lagi kalau memang anda benar dan jujur maju terus, saya dukung. tapi kalau anda salah lebih baik mengaku. jangan sampai nanti setelah dibuatkan laporannya lalu di selidiki ternyata anda termasuk sindikat. cmiiw.

        • 15 Agustus 2021 - (09:35 WIB)
          Permalink

          Sepakat dengan pak @paulin. Segala kemungkinan bisa terjadi. Di dunia online, yang tertipu dan penipu bisa saja sama.

      • 15 Agustus 2021 - (12:59 WIB)
        Permalink

        Pengalaman ku lho ya..csx shopee ni pandai ngeles..saat awal kasusku di upload di MK kata CSx nelp mau transfer uang sejuta jd kompensasi..terus berubah lg jd voucher pelit shopee seharga 200rb doang….CSx shopee ni pandai ngeles,dan korban di php terus. saranku kalo di telp rekam saja bisa jadi bukti

  • 14 Agustus 2021 - (01:20 WIB)
    Permalink

    Diluar masalah OTP. 1 hal yang saya sorot adalah minimnya perlindungan konsumen. Saya bandingkan dengan kasus penipuan kartu kredit (dialami istri saya, telat memberitahu saya) yang modusnya mengaku pihak bank dan menawarkan voucher liburan dll. Walaupun nasabah berhasil ditipu dan memberikan nomor kartu kredit serta data pribadinya. Bank masih mentoleransi hal tsb dengan cara nasabah melakukan sanggahan (tertulis) dan pihak bank akan investigasi benar tidaknya kejadian tsb. (3-6b bulan). Bila investigasi pihak bank menyatakan itu benar penipuan maka tagihan akan dibatalkan. Dari kejadian ini kelihatan minimnya perlindungan konsumen si oren dimana user sudah melaporkan diawal dan juga transaksi sangat janggal.

    5
    1
    • 14 Agustus 2021 - (10:05 WIB)
      Permalink

      Bener nih
      Masa iya ada orang buat alamat titip supir bus
      Pokoknya kecewa bener sama shopeee.
      Padahal pd waktu itu status barangnya masih di proses tp mereka gak bisa ngelakukan apa apaa, kita cuma diminta nunggu, trus klik gak terima barang eh akhirnya tagihan tetap masuk ke korban karna kata mereka dr trackingan barangnya udh sampe ke alamat yg dibuat, lah utk apa mereka menyarankan saya utk klik gak terima barang, berarti kan mereka sengaja ngasih solusi yg salah.
      Dan saat ini data saya sedang di sebarluaskan sama mereka, setiap hari saya dapat telpon spam, tagihannya pun tiap hari nambah terus karna ada bunganya.
      Plisss yg mau pake shopee dan ngaktifin spaylater mikir lagi ajadeh
      Dan shopee mohon responya

      3
      1
  • 14 Agustus 2021 - (01:31 WIB)
    Permalink

    Ya bisa saja sih hacker cloning kartu anda,apalagi kalau sering download app asal2an kasih ijin buat baca fle,baca telp dll..mudah kalau sekedar baca otp 😁.
    Sekedar contoh hacker kelas wahid mr white hat bobol uang crypto aja sampai 8,8 T nominalnya.

    • 14 Agustus 2021 - (10:48 WIB)
      Permalink

      Saya sdh ketemu celahnya. Tp saya tdk akan beberkan caranya untuk antisipasi calon penipu. Harusnya ini ditindaklanjuti oleh shopee bahwa sangat mudah untuk mengganti no hp ketika akun sdh dibobol passwordnya. Bahkan OTP bisa diarahkan ke nomor baru tanpa persetujuan nomor lama

      • 14 Agustus 2021 - (16:39 WIB)
        Permalink

        Kurang masuk akal. Okelah username password punya, lha untuk masuk perlu otp. Okelah ketika anda masukan username, paswword anda bisa ganti nomer hp (mungkin pakai magic), lha terus buat apa hubungi nomor korban?

        Dan drmana bisa dapatkan password, apa ada kebocoran seperti toped dan bl dulu? Seandainya saya penipu bisa masuk hanya dgn usermame password dan bisa ganti nomer hp, maka saya akan cari mangsa ya lebih banyak duitnya.

        1
        2
        • 14 Agustus 2021 - (16:58 WIB)
          Permalink

          Zaman sekarang database akun di e commerce mana ada yg aman contoh database BL dan toped yg dijual. Makanya dibuatlah OTP. Tp di sistem shope* ada kelemahan keamanan dimana jika akun ingin mengganti no hp ke yg baru maka OTPnya langsung meluncur ke no baru tanpa verifikasi ke nomor lama. Kalau sdh berhasil ganti no hp maka penipu bebas melakukan apa saja disitu. Soal OTP ke nomor korban memang sih penipu awalnya mencoba menghubungi korban untuk melakukan penipuan lebih advance lg. Sperti yg banyak di media konsumen itu. Coba sj sendiri di akun sendiri. Berpikirlah dari sisi penipu untuk investigasi

  • 14 Agustus 2021 - (09:55 WIB)
    Permalink

    Dan mirisnya lg ternyata skrg saldo penjual bs dicairkan ke Shopeepay. Bikin seller ga tenang aja.

  • 14 Agustus 2021 - (11:16 WIB)
    Permalink

    Setahu saya, tanpa mengisi kode OTP yang dikirim Shopee tampaknya penipu tidak bisa masuk ke akun seseorang, mengobok-obok akun, mengganti nomor telepon dan email. Seandainya penipu bisa masuk ke akun seseorang tanpa kode OTP, mencuri uang di dompet digital, SPaylater dan SPinjam, mungkin penipu tidak perlu menelpon korbannya, dan pasti sudah banyak korban berjatuhan. Faktanya tidak bukan?

    Dan, untuk menggunakan SPaylater dalam pembayaran harus menggunakan PIN. Apakah SPaylater anda sudah memasang PIN? Jika belum, itu salah satu kelalaian Anda dalam mengamankan SPaylater Anda.

    Penting membuat laporan ke Polisi supaya penyidik bisa menindaklanjuti penipuan siber sehingga tidak bertambah korban berjatuhan. Dalam urusan siber, tidak ada kata lokasi jauh atau dekat, penyidik punya sarana untuk menyelidiki di seluruh wilayah NKRI.

    Membaca surat penulis diatas, shopee begitu mudah mengembalikan akun yang sudah dibobol penipu, bukankah email dan nomor telepon sudah diganti? Bagaimana bisa shopee langsung mengembalikan akun? Biasanya mereka akan minta pemilik akun untuk verifikasi. Kayaknya gak begitu, pasti ada proses sampai sebuah akun yang sudah dibobol pulih kembali.

    2
    3
    • 14 Agustus 2021 - (11:25 WIB)
      Permalink

      Hadeeehh capek deh pak baca komen bapak, itulah setahu bapak aja kan, wong bapak gak ngalamin jadi main setahu tau dan kayaknya kayaknya ajalah komennya. Maha benar deh bapaknya karna masih menerka nerka dgn asumsi asumsi bapak.

      4
      4
      • 14 Agustus 2021 - (11:40 WIB)
        Permalink

        Tidak perlu direspon mbak kadang orang gak bisa mudah percaya atas keyakinan nya sendiri bank saja bisa dibobol seperti kasus skimming contoh nya tanpa pin apalagi otp

      • 14 Agustus 2021 - (14:07 WIB)
        Permalink

        Duh, baru ditanggapi sedikit sudah ngegas. Hehe. Ini adalah media konsumen, setiap orang boleh dong menanggapi. Setiap keluhan yang dimuat di MK ini sudah jadi konsumsi publik.

        Memang, setiap komen tentu masih menduga-duga, berasumsi, berdasarkan pengalaman masing-masing. Tahu kenapa? Karena yang komen itu bukan penyidik! Anda mengatakan komen saya “maha benar”, bukankah itu asumsi anda? Atau cara anda untuk membuat orang takut komen?

        Jika Anda anggap komen saya diatas dianggap sebagai asumsi. Kalau begitu, menurut pendapat saya (boleh kan berpendapat?), penipu tidak bisa masuk ke akun seseorang tanpa mengisi OTP. Kenapa? Karena Shopee sudah mengirimkan kode OTP, kecuali shopee gak kirim kode OTP.

        Tapi, kok penipu bisa masuk ke akun Anda dan mencuri SPaylater padahal Anda tidak memberikan kode OTP? Itu kan keterangan Anda, Perlu diselidiki oleh pihak terkait, khususkan Shopee. Dan, tentu Shopee pasti tahu apakah penipu itu mengisi kode OTP atau tidak.

        Jika betul penipu bisa masuk tanpa OTP, kenapa yang lain tidak tertipu, tapi anda tertipu?

        Banyak yang pakai akun online tapi beberapa orang, tidak semua, tidak bisa mengamankan akunnya, dan tergiur dengan hadiah permen!

        3
        2
        • 14 Agustus 2021 - (14:27 WIB)
          Permalink

          Anda coba aja log in ke akun shopee lewat komputer. Gak selalu diminta OTP. Dan setlah masuk dan coba ubah no hp yg tersimpan ke no baru. Dan OTP langsung menuju ke no baru yg harusnya ke nomor lama dl.

          • 15 Agustus 2021 - (22:56 WIB)
            Permalink

            Serem sekali…. Bisa begitu????

  • 14 Agustus 2021 - (13:10 WIB)
    Permalink

    kalo bacain surat pembaca disini… ntah kasusnya ada yang memang tergiur tipuan hadiah atau benar2 di hack kaya mba ini… endingnya satu jangan upgrade akun shopee dan jgn aktifkan shopee pay latter atau shopee pinjam. kayanya datanya bocor ketika apply ke dua hal di atas…

  • 14 Agustus 2021 - (13:27 WIB)
    Permalink

    Barusan saya mengajukan penurunan limit shopee paylater dan ditanggapi, bahwa limit shopee ditentukan oleh analis Shopee dan bersifat final!!!! HELLLOOOO !!!! Apa apaan nih customer gak bisa minta penurunan limit!!! Anda gak bisa seenaknya menaikkan limit gak kira kira tanpa persetujuan customer atau pemilik akun.

    4
    1
    • 14 Agustus 2021 - (13:48 WIB)
      Permalink

      Emang gitu shopee, minta spaylater di nonaktifkan juga gak bisa. Jadi mending hapus akun ajadeh daripada ribet berurusan sama shopee

      • 14 Agustus 2021 - (13:56 WIB)
        Permalink

        Jika akun shopee diretas dan penipu berhasil masuk/log in ke akun korban yg tidak perlu OTP, maka penipu bisa merubah no hp ke nomor penipu dan OTP langsung dikirim ke nomor baru tanpa verifikasi di nomor lama. Ini celah keamanan yg berbahaya. Harusnya shopee antisipasi hal ini!! Hati2 guys

  • 14 Agustus 2021 - (17:02 WIB)
    Permalink

    Ditunggu tanggapan dari pihak shopee. Apa benar akun bisa dibajak tanpa verifikasi OTP? Kalau memang benar kejadian yang dialami diatas (penulis tidak memberikan OTP tapi akun nya tetap bisa dibobol) berarti gawat nih..

  • 14 Agustus 2021 - (17:31 WIB)
    Permalink

    coba mana ini penulis sama tim shopee? kalau memang ini kasus real bukan dibuat” coba kasus ini benar” di usut ditindaklanjuti, bawa ke jalur hukum lapor ke polda, biar diselidiki. jangan kalah saing sama penyelesaian masalah e-commece lain. masa shopee ga kapok apa kasih kompensasi ke orang” yang ngaku jadi korban (padahal bisajadi kerjasama sindikat penipuan)? tolong shopee ini kasus udah banyak yang jadi korban maupun pelaku. kalau memang “orang dalam shopee” benar tidak ikut campur dalam hal seperti ini. coba klarifikasi, buktiin. jangan selalu menyelesaikan masalah dengan menggunakan “tutup mulut”. saya pengalaman soalnya punya masalah dengan shopee yang belum selesai sampai saat ini. shopee suruh saya buat klarifikasi supaya nama baik shopee bagus dengan syarat tidak menjelaskan kasus secara detail. saya tolak, wong saya ga salah kenapa harus takut. shopee seolah” mengancam saya? kalau saya nurut lakukan itu berarti sama saja saya mengakuin kesalahan yang tidak saya perbuat. kenapa ga tim shopee aja yang buat klarifikasi? dulu saya cek shopee bisa buat klarifikasi sendiri di media konsumen. sekarang kenapa malah klarifikasi menyuruh penulis langsung? kenapa harus ditutup”in? saya hanya menjelaskan sesuai fakta dan kenyataan. walaupun resiko sampai saat ini akun shopee saya masih di nonaktifkan dan juga dana penjualan saya tidak bisa dicairkan. padahal sebelumnya shopee sudah berjanji akan memulihkan akun saya dan mengembalikan penghasilan saya. walaupun memang semua ada +-nya. masalah antara pengguna shopee dan shopee kalau sekali dua x atau dalam wkt tertentu oklah, masih bisa dimaklumin. tapi kasus ini udh banyak banget dari dulu sampai saat ini diantara ecommrce lain shopee paling banyak masalah sama penggunannya, masa shopee belum memperbaiki sistemnya? ini aja yang berhasil diposting media konsumen. banyak yang tidak lolos seleksi maupun tidak mau mengurus masalah ini. jangan sampai ini kasus tiba” selesai dengan penulis menyatakan “masalah saya dengan shopee sudah selesai”. tanpa menjelaskan kelanjutannya bagaimana. berarti memang sindikat kerjasama dengan shopee. terlepas ini memang ada kerjasama dengan ” orang dalam shopee” maupun tidak. biarlah ini menjadi pelajaran buat kita semua. agar selalu waspada dan berhati” terutama terhadap shopee. semoga kasus seperti ini tidak ada lagi. Amin. cmiiw.

  • 14 Agustus 2021 - (23:12 WIB)
    Permalink

    Saya juga jadi korban kak 😭😭 saya sudah mengajukan ke pihak kepolisian pihak kepolisian pun tidak dapat membantu saya malah saya disuruh tetap membayar 😭 karena sudah kena denda dan pihak shopee sama sekali tidak bertanggung jawab .. Saya pun sangat kecewa dengan pihak shopee sekarang saya luntang lantung memkirkan membayar tagihan tersebut😭 mohon kak gimana caranya mengembalikan uang saya😭😭🙏

    • 15 Agustus 2021 - (11:08 WIB)
      Permalink

      Mohon maaf nih akun akun buzzer gak jelas.
      Saya nulis ini bukan untuk mendapatkan konpensasi atau keringanan biaya pembayaran ya, saya sudah dihubungi pihak shopee di iming imingi hal tersebut tp saya MENOLAK karna saya sama sekali gak mau bayar hal yg bukan saya lakukan.

      Dan semoga dengan adanya tulisan saya ini publik tau, kalau punya limit spaylater di akun shopee nya mending tutup akun aja, mending gak usah pake shopee juga ajalah, gak usah aktifin hal hal begitu juga gak ada gunanya.
      Kalau tagihan masih tetap diberatkan ke saya, saya mau viralkan hal ini. Ini jaman sosmed bung viralkan saja, mau sampai kapan korban terus terusan berjatuhan.
      Investigasi dong si pelaku dari IP address bukan korbannya yg di investigasi !!!

      • 15 Agustus 2021 - (11:23 WIB)
        Permalink

        Betul banget mba nurul…ngapain dibayar, keenakan dong shopee ..bukan anda yg ngutang anda yg hrs bayar…nih syopi kbiasaan otakx dipake dikit mau untungx gede..semisal dikasi voucherpun jg ga seimbang dg kerugian kita..voucher pelit shopee cuma diganti sekitar 20 persen dr kerugian kita…ya ndak usahlah mending uang sebanyak yg csx tipu….cocok jualan di planet lain nih shopee wkwkwkwkwj

        • 15 Agustus 2021 - (11:34 WIB)
          Permalink

          makanya kalo komplain di admin jangan jadi orang baik.makin baik makin dicuekin . saya aja kalo komplain di tokopedia ato shoppe ato bukalapak SELALU MENGGUNAKAN HURUF KAPITAL supaya adminnya tau kalu anda seriuSS MARAH . saran saya bisa ke LBH khasus shopee dan tokopedia itu duitnya “GRESSHHHH HOOOT” loh bisa masuk uu perlindungan konsumen dan tentunya anda bisa menuntu ganti rugi inmaterial .coba konsultasikan ke LBH atau tanya teman2 universitas hukum mereka pasti bantu gratis janjikan aja komisi kalo berhasil masuk kemeja hijau . KARENA KALAU BETUL shopee melalaikan anda bisa menang anda di meja hijau apalagi kalo shoppee tidak bisa memberikan bukti rekaman suara sewaktu penipu menelepon admin untuk ganti no hp

      • 16 Agustus 2021 - (14:33 WIB)
        Permalink

        maaf saya bukan akun buzzer ga jelas. saya juga korban penipuan shopee resmi. bedanya saya seller. barang sudah saya kirim ke pembeli sesuai pesanan. sudah di konfirmasi pembeli. tapi dana hasil penjualan saya malah ditahan sepihak dan juga akun saya di nonaktifkan. bisa dibaca di artikel ini https://mediakonsumen.com/2021/07/12/surat-pembaca/shopee-membatasi-akun-dan-menahan-dana-hasil-penjualan-tanpa-alasan-yang-valid/amp kronologisnya. ini saya jualan loh, bukan minjem duit shopee.

        yaudah bagus kalau begitu. saya dukung jika memang anda benar dan jujur.

        saya nanya tujuannya juga supaya tidak ada yang ditutup”i, supaya orang lain bisa belajar dari pengalaman anda. terutama bagi orang lain supaya jangan sampai ada korban shopee lagi.

        maaf nih, terkait investigasi. setau saya dalam suatu kasus semua pihak ybs ikut di investigasi bukan hanya pelaku. tapi yang mengaku korban juga ikut “dilacak”, supaya nanti bisa dibuktikan mana yang benar mana yang salah. kalau memang anda merasa benar dan ga salah. kenapa harus takut kalau harus di investigasi? kalau anda takut, malah orang lain juga curiga anda termasuk komplotan pelaku tsb. cmiiw

  • 15 Agustus 2021 - (11:26 WIB)
    Permalink

    menurut saya ini khasus real ya , karena hal ini pernah terjadi sama saya TAPI KHASUS SAYA BANK MANDIRI . nomor hp kk saya diganti tanpa pemberitahuan, 70jt di pake belanja dalam 1 hari .untung saya punya firasat sehingga melepon cs mandiri dan kaget ternyata nomor telepon saya sudah diubah dan ada transaksi banyak . singkat cerita komplain ke mandiri selama 2bulan tapi tetap saya disuruh bayar dulu nanti diganti kan oleh bank mandiri dan ya proses selesai dan dana sudah kembali .
    NAH POINT SAYA , triknya ini sama yg dilakukan oleh pelaku . banyak miscall nomor2 aneh sampai puluhan kali dan ada banyak sms otp sehari bisa 20 x .NAH FIRASAT yg saya ngomongkan itu kenapa tiba2 gak ada yg telepon2 sms2 otp langsung saya telepon bank mandiri dan ketahuan . SAYA bukan ahli cybercrime tapi pelaku kejahatan ini sepertinya sengaja terus menelpon kita agar kalo ada cs menelepon untuk memastikan perubahan nomor teelepon itu gak bisa masuk teleponnya karena si penipu menelpon terus menerus dan adminnya akan menggangap nomor rusak atau sejenisnya . JADI SARAN SAYA BELI IPHONE BEKAS , PAKE IPHONE KARENA PP ANDROID ITU TIDAK DALAM PENGAWASAN GOOGLE BEDA DENGAN APPLE . setelah kejadian itu saya ganti iphone yg dulunya pake oppo

  • 15 Agustus 2021 - (20:22 WIB)
    Permalink

    Kejadian bulan juni baru buat surat agustus ,lama amat.
    ini mau komplain / sharing aja ?

    hayo bahas dibawah ini ada yg bikin saya bingung sama ceritanya
    1. “saya dapat SMS lagi dari Shopee yang isi katanya akun Shopee saya sudah diganti dengan nomor telpon lain.”
    ASK =
    Kok bisa nomornya sudah diganti pelaku klo ga pernah berikan OTP login ?
    gimana pelaku bisa login tanpa OTP ?
    klo memang bisa mengganti nomor telpon korban tanpa OTP , ngapain pelaku bersusah payah kirim OTP sampai 3x bahkan di telpon pakai nomor USA 2x ?, mending si pelaku langsung masuk aja terus ganti tuh nomor telponnya.

    2. “Namun karena saya gak respon kode OTP untuk transaksi SpayLater, dia langsung ganti nomor HP di akun Shopee saya.”
    ASk =
    Tadi kan dpt sms klo nomor telpon sudah diganti yg artinya si pelaku sudah berhasil login dan mengganti nomor telpon dengan ditandai adanya sms pemberitahuan, lah yg Spaylater ini kenapa bilang nomornya langsung diganti gara” OTP utk Spaylater ga dikasih ?
    emang ada berapa nomor telpon OTP utk shopee ? nomor telpon OTP untuk login dan nomor telpon OTP utk SPaylater berbeda kah ? (Saya bukan pengguna jadi ga tau ada brp)

    3. Jam 18:41 ada 3x sms OTP yang masuk ,
    jam 22:45 ada 1x sms OTP ,
    jam 19:52 pelaku melakukan pembayaran
    ASK =
    Sms OTP untuk jam 19:52 dimana ? setidaknya ada sms yg masuk dikisaran kurang lebih 3 menit dari jam19:52.
    klo pelaku sudah merubah nomor telpon nya yg katanya “nomor dirubah pelaku karena kode OTP utk spaylater tidak diberikan” lalu kenapa jam 22:45 ada sms OTP dinomor korban ? kan nomor sudah dirubah oleh pelaku ya ?

    4. Saya baca kasusnya si Tina emang dia sendiri yg teledor memberikan kode OTP dan itu memang dia akui sendiri saat membuat surat, sedangkan di kasus ini kan tidak memberikan OTP
    jadi ada perbedaan kasus, walaupun alamat penipuan sama.

    Sekian dulu, beberapa puzzle yg bikin saya bingung.

    3
    2
    • 15 Agustus 2021 - (22:43 WIB)
      Permalink

      Sekarang log in shopee cuma pakai email/no hp dan password tanpa OTP lg sperti sebelum2nya. Coba aja sendiri. Kalau ganti no hp memang ada OTP tp OTP meluncur langsung ke no baru. Pakai shopeepay later gak pakai OTP tp pakai pin kadang cuma pakai fingerprint yg disimpan di hp. Ditunggu akun anda ditipu biar sadar lu

      3
      1
      • 16 Agustus 2021 - (06:58 WIB)
        Permalink

        Betul banget Kak Squall..

        Harusnya kalo bukan pengguna Shopee jangan berasumsi yg bukan². Yaa ga bakal percaya, kalo ga mengalami menjadi korban penipuan.

        • 16 Agustus 2021 - (11:14 WIB)
          Permalink

          Saya pengguna Shopee tapi bukan pengguna SPaylater.
          Walaupun bukan pengguna shopee emang ga boleh tanya puzzle yg bikin bingung ya ?
          orang tanya bukan berarti untuk berasumsi yg bukan”
          tujuan tanya kan supaya tahu bagaimana si pelaku beraksi, jadi saya maupun yg lain ga jadi korban.
          Jangan menunggu jadi korban dan kehilangan berjuta-juta dulu baru mau cari info/ilmu.
          mending cari info/ilmu dulu supaya ga jadi korban.

          Silakan dibantu jawab puzzle” nya itu klo emang tahu.

      • 16 Agustus 2021 - (11:00 WIB)
        Permalink

        1. “Sekarang log in shopee cuma pakai email/no hp dan password tanpa OTP lg sperti sebelum2nya.”
        Jawab = Untuk Handheld baru pertama kali login akan dimintai OTP, tapi klo sudah pernah login pada handheld yang sama, cukup masukkan email/no hp & password. Semacam “cache” yg telah disimpan dan akan digunakan berikutnya jika login, makanya tidak ada OTP lagi.

        Ask = Klo pelakunya sudah memiliki no hp+password yang artinya ga butuh OTP lagi, terus ngapain itu pelaku repot” kirim sms OTP 3x dan telpon 2x ?
        Kenapa ga langsung login aja pake no hp+ password nya itu ?
        Makanya pada postingan saya sebelumnya ada puzzle yg bikin saya bingung dan ingin saya tanyakan.

        2. “Kalau ganti no hp memang ada OTP tp OTP meluncur langsung ke no baru.”
        Ask = Saya ga coba sendiri jadi saya anggap aja benar.
        Tapi pertanyaan saya, sebelum pelaku bisa melakukan hal ini bagaimana dia bisa login ? pake cara apa ?
        sedangkan katanya tidak pake Otp , berarti pake password ? dan pertanyaan ini akan berputar balik ke point 1 diatas

        3 “Pakai shopeepay later gak pakai OTP tp pakai pin kadang cuma pakai fingerprint yg disimpan di hp.”
        Jawab = ini kutipan dari penulis “Namun karena saya gak respon kode OTP untuk transaksi SpayLater, dia langsung ganti nomor HP di akun Shopee saya.”
        Penulis sendiri yang bilang kode OTP bukan saya, kita anggap aja kode OTP yg dimaksud penulis itu PIN.
        Ask =
        Klo memang yg dibutuhkan PIN untuk SPaylater terus ngapain pelaku merubah nomer HP hanya gara” kode PIN tidak diberikan ? emang dgn merubah nomer HP bisa mendapatkan PIN Spaylater ?
        Nomer HP kan sejak awal sudah dirubah, nomer apa lagi yg dirubah ? sedangkan Spaylater itu butuh PIN
        ( PERLU DIINGAT pada postingan saya sebelumnya di point 1 pelaku sudah merubah nomer pemilik dgn adanya sms pemberitahuan kemudian pelaku mengakses Spaylater yg kode OTP(PIN) Spaylater tidak diberikan oleh penulis dan pelaku langsung mengganti nomer HP pemilik, makanya pada point ke 2 di postingan sebelumnya saya bertanya, ini kutipannya “emang ada berapa nomor telpon OTP utk shopee ? nomor telpon OTP untuk login dan nomor telpon OTP utk SPaylater berbeda kah ?” )
        ga bikin bingung ya puzzle nya ?

        4. “Ditunggu akun anda ditipu biar sadar lu”
        Waduh dikutuk ya ?…hehehe.
        saya kan nanya puzzle itu supaya tahu cara pelaku jadi ga kejadian disaya maupun yg lain

        Klo saya bandingkan jawaban anda ,cerita sipenulis dan puzzle yg saya tanyakan, tetap aja jawaban anda itu masih belum menjawab puzzle yg bikin bingung itu. dan itu selalu menjadi blunder lingkaran yg selalu balik ke point 1 & 2.

        1
        1
        • 16 Agustus 2021 - (14:34 WIB)
          Permalink

          Memangnya saya gak tau soal cache. Sy sdh pernah coba di komp lain yg blm pernah sy log in dan kenyataannya emang sperti itu. Log in hanya username/hp dan password. Susah kalau jelasin orang bukan pengguna shopee. Toped log in saja security berlapis. Sdh OTP masih harus pin. Padahal database nasabah bertebaran di dark web. Penipu kirim OTP dan hubungi korban katna ingin penipuan tingkat lanjut. Paham kan!!!

          • 16 Agustus 2021 - (21:01 WIB)
            Permalink

            dipost sebelumnya kan saya uda bilang saya pengguna shopee tapi bukan pengguna Spaylater.
            Yakin nih ga ada OTP login ? cukup username dan pass aja ?
            saya uda bilang klo saya pengguna shopee loh, tadi uda saya coba pakai opera di laptop baik itu mode incognito maupun mode normal , sewaktu login dimintai OTP yg dikirim ke WA/sms/ 1 lagi lupa.
            bukan cuma metode username+pass , saya juga coba login pake metode no HP tetap dimintai OTP tuh.
            bahkan saya coba login pake browser di HP pun dimintai OTP
            yakin browsernya ga simpan sisa” cache,cookie ?
            cuma 1 yg belum saya coba , hapus data/cache di applikasi shopee.

    • 16 Agustus 2021 - (10:05 WIB)
      Permalink

      Namanya pingin dibebaskan dari tagihan SPaylater pasti ada yang ditutupi, pasti ada yang disembunyikan.

      Tidak percaya akun bisa dibobol tanpa mengisi kode otp, tapi penulis tidak mengakui.

      3
      1
      • 16 Agustus 2021 - (13:44 WIB)
        Permalink

        bank mandiri aja ganti nomor hp tanpa konfirmasi loh . saya dulu korban kebobolan kk mandiri ,tapi mandiri mau ganti rugi itupun tunggu dua bulan .jadi jangan mengentengkan ini khasus, sekelas BUMN aja bisa lengah apalagi cuman perusahaan belanja kanyak gini

        • 16 Agustus 2021 - (13:52 WIB)
          Permalink

          Itu yg komennya sok sok nanya padahal buzzer dan sekomplotan si hacker ya gitu.

          Mangkannya darisini saya gak mau dgn gampangnya dikasih keringanan 50% pembayaran.
          Disini saya minta tagihan tsb dihapuskan utk saya dan saya akan viralkan kasus ini terus jika tdk di hapuskan tagihannya.
          Dari awal shopee penanganannya santai dan masa bodo

          • 16 Agustus 2021 - (14:37 WIB)
            Permalink

            maaf mba, sebaiknya kalau ga mau dituduh jangan nuduh orang. orang juga beneran nanya malah dibilang sok”an. disini orang kebanyakan nanyanya pun pertanyaan yang masuk akal. kenapa anda ga jawab? ga berani atau gimana? hati” anda kalau menyatakan suatu hal, bisa dikenakan pidana atas dugaan pencemaran nama baik.

            ya kalau memang anda benar dan jujur. yaudah, perjuangkan terus hak anda, maju terus pantang mundur. saya dukung. cmiiw.

          • 16 Agustus 2021 - (21:23 WIB)
            Permalink

            Setiap orang punya pemikiran dan logikanya sendiri, kamu ga bisa paksa mereka untuk mengikuti keinginan mu.
            klo setiap komen atau pertanyaan tidak sesuai dgn keinginan mu terus kamu respon dengan memusuhi mengataiin mereka buzzerlah, komplotanlah.
            justru kesannya kamu terlihat menghindar atas komen/pertanyaan mereka.
            gimana mau dapat support klo caranya kek gini ?

            tapi yah terserah situ lah.
            O iya saya juga minta maaf ternyata ada salah baca sms ,awalnya saya kira kode OTp login ternyata Otp Spaylater.
            tapi klo saya mau tanya keliatannya juga ga ada gunanya melihat responnya kek gitu.jadinya saya lupain aja semuanya.

          • 17 Agustus 2021 - (09:14 WIB)
            Permalink

            Untungnya banknya bertanggung jawab ya gan.
            Nih shopee belum ada tanggapannya gan, tagihan masih di bebankan ke saya

        • 16 Agustus 2021 - (20:49 WIB)
          Permalink

          Kemungkinannya itu pakai teknik social enginering dengan target (mungkin)CS bank.
          jadi si pelaku nyamar sebagai anda lalu menghubungi CS dan meminta pergantian nomer hp. (entah percakapan apa saja yg dilakukan)
          untuk melakukan ini si pelaku setidaknya harus memiliki nomer rekening, nama…DLL. atau mungkin hanya memiliki salah satu data.
          dan mungkin Cs nya masih kategori “polos” langsung diapprove lah perubahan nomer hp itu.

          klo di kasus ini pakai teknik social enginering dengan target ke CS untuk bisa mengganti nomer hp, kok saya ga yakin yah.
          Sebab sudah ada 3x sms OTP Spaylater (Maaf, awalnya saya kira ini OTP Login) , baru kemudian nomer diganti.
          Berarti sejak awal pelaku sudah ada didalam lalu melakukan transaksi Spaylater dan kode itu terkirim 3x ke korban baru kemudian nomer diganti.
          Namanya juga pelaku sudah ada didalam tentu saja bebas melakukan apa saja termasuk mengganti nomer. wajar dong.
          pelaku kok bisa sudah ada didalam ? ini dia puzzlenya ?
          (ada yg bilang spaylater pakai PIN bukan OTP, tapi klo dipoto tulisannya OTP, siapa yg benar saya ga tau, cek aja sendiri)

          Dalam kasus Anda itu walaupun sama” nomor hp nya diganti, tapi masih ada perbedaan proses dan itu tidak bisa disamakan dengan kasus ini, karena pelaku sudah ada didalam tentu saja bebas untuk mengganti nomer hp.
          kasus anda lebih pure ke arah social enginering.(cuma nebak aja ya)

          kasus anda itu ada dimuat disini juga ? saya mau baca juga.
          link atau judul ?

          • 16 Agustus 2021 - (21:19 WIB)
            Permalink

            Nah itu juga yg jadi pertanyaan saya, berarti si pelaku udah masuk terlebih dahulu ke akun saya. Sedangkan saya memang sama sekali gak ada nerima OTP login, gak tau dari mana si pelaku bisa masuk. Bahkan saat saya tanya sama si tim investigasi shopee saat mereka investigasi saya kenapa saya gak menerima OTP login sama sekali, OTP masuk ke saya cuma OTP utk menggunakan SPaylater, mereka juga gk bisa jawab.
            Padahal harusnya mereka bisa jawab hal tersebut karena mereka by sistem ya.

            Spaylater memang menggunakan PIN, nah karna si pelaku waktu itu mau pakai dan gak tau PIN nya lah mangkannya masuk OTP itu utk ganti PIN di spaylater. Lalu setelah OTP itu gak berhasil dia dapatkan karna gak saya gubris telponnya maka dia gantilah nomor Hpnya. Jelas kalau nomor hp sudah diganti berarti dia bebas dong ganti PIN spaylater dan semua yg ada di akunku.

            Dan saat ini shopee masih belum ada kabar nih, apakabar nih shopee tagihan masih dijatuhkan ke saya nih

          • 17 Agustus 2021 - (08:00 WIB)
            Permalink

            khasus kk bank mandiri saya sudah selesai , prosesnya 2bulan ++ penyelidikan oleh bank madiri . tapi tetap 70 jt haru saya bayar dimuka nanti setelah 2bulan baru bank mandiri ganti .kalo saya baca cerita dari penulis ini mekanismenya sama kanyak sewaktu kk mandiri saya kebobolan , sehari itu bisa ada 20 x telepon penipu (saya pake truecaller) ada 20 sms otp orang belanja . AWALNYA sama kanyak2 anda semua saya cuekin gak angkat telepon otp di cuekin . nah tiba tiba telepeon2 itu berhenti sms2 otp berhenti saya kirain tobat .saya telepoon CS mandiri ,EH EH EH orangnya berhasil ganti nomor hp saya tanpa ada notifikasi kenomor hp terdahulu ,akhirnya kartu diblokir lalu digantikan kartu baru .kejadian ini tahun 2019 pertengahan juli .masalah sudah selesai saya bikin surat complain di bank mandiri tulis kronologis cerita pake materai lalu difoto bersama kk saya dan dikirim ke email bank mandiri .proses penyelidikan 2bulan++, gila waktu tulis kronologisa saya juga harus masukkan transaksi yg saya complain tidak saya lakukan ..bayangklan banyak amat itu hacker belanja voucher game 10jt , laptop apple 23jt++ pulsa perhiasan dll gila deh

  • 17 Agustus 2021 - (10:45 WIB)
    Permalink

    Akhirnya pada hari ini kemerdekaan ini tanggal 17 Agustus 2021 pukul 10.27 WIB saya di hubungi oleh pihak shopee atas keluhan dan permasalahan ini. Pihak shopee telah menyelesaikan masalah saya ini dengan BAIK dan sangat Bertanggungjawab.
    Terimakasih

    1
    1
  • 18 Agustus 2021 - (05:05 WIB)
    Permalink

    Gimana caranya ka supaya pihak shopee mau membantu kita? Kemarin adik saya kena tipu jg sampe spinjamnya habis limitnya 5jt ,tapi nghubungin CS nya masih proses terus belum ada kemajuan ,tolong informasinya ka , terimakasih

    • 18 Agustus 2021 - (06:10 WIB)
      Permalink

      Turut prihatin dg adiknya yg kena tipu jg…pengalaman dg orang yg senasib d MK ini bisa di ambil jadi pelajaran….bisa mungkin di tulis di MK mba ..in shaa Allah ada solusinya…si syopi ni ga tulus dalam jual beli pokoknya sll ada ajah

  • 30 Agustus 2021 - (20:49 WIB)
    Permalink

    Iya kak tolong diviralkan karna saya juga yg kerja diekspedisi kewalahan dengan wilayah tulung selapan ini, setiap harinya selalu ada transaksi pemesanan yg besar untuk wilayah disana, dan rata rata tidak mencantumkan alamat asli

 Apa Komentar Anda mengenai Keamanan Shopee SPayLater?

Ada 111 komentar sampai saat ini..

Shopee SPayLater Dibobol 3 Juta Rupiah, Padahal Tidak Pernah Kasih Kod…

oleh Nurul dibaca dalam: 2 menit
111