Paket Berisi Xiaomi Mi Pad 5 Diterima dalam Keadaan Kosong, Penjual yang Dirugikan

Saya melakukan penjualan melalui Shopee, yaitu produk Xiaomi Mi Pad 5 pada tanggal 21 Agustus 2022, dengan nomor pesanan: 220821PSMJGG9K. Kemudian saya melakukan pengiriman pada hari yang sama, melalui jasa pengiriman SiCepat REG dengan nomor resi: 004074852591.

Berikut tampilan paket saya, baik sebelum saya bungkus maupun setelah saya bungkus dalam kardus pengiriman:

Paket saya kirimkan menggunakan SiCepat Reg. Karena di Shopee tidak ada kewajiban untuk mengasuransikan paket dan pihak pembeli pun tidak melakukan pilihan asuransi, maka saya pun mengirimkan sesuai dengan pilihan yang ada.

Kemudian paket sampai di tangan pembeli pada tanggal 24 Agustus 2022, dalam keadaan kardus ada tapi isinya kosong, unit Mi Pad dan charger hilang. Tentunya saya sebagai penjual kaget dan segera meminta video unboxing dari pembeli.

Berikut foto paket yang diterima oleh pembeli:

Video pun dilampirkan bahwa isi paket sudah dalam keadaan kosong, tanpa unit Mi Pad dan hanya ada box-nya saja. Saya langsung meminta pembeli untuk melakukan diskusi di Shopee untuk menyelesaikan masalah ini dan segera menghubungi pihak pengiriman yaitu SiCepat untuk menyelidiki paket tersebut. Berikut email saya kepada pihak jasa kirim SiCepat:

Dari pihak pengiriman SiCepat hanya disuruh menunggu 2 x 24 jam. Namun setelah 2 x 24 jam, tidak ada konfirmasi kembali kepada saya pihak penjual mengenai kasus isi paket saya yang hilang. Hari ini pihak Shopee pun telah membuat keputusan bahwa paket saya dinyatakan hilang dalam pengiriman dan dana dikembalikan sepenuhnya kepada pihak pembeli.

Sementara saya sebagai pihak penjual harus menunggu 1 – 5 hari kerja untuk mendapatkan penggantian dari pihak jasa kirim. Padahal dari awal pembelian jelas bahwa pembeli tidak melakukan asuransi terhadap barang yang dikirim, yang bernilai 4 juta rupiah, dan malah jadi saya sebagai pihak penjual yang merasakan kerugian sebesar 4 juta rupiah dikarenakan barang yang hilang dari pihak pengiriman.

Sampai saat ini, baik dari pihak Shopee yang sudah saya konfirmasi melalui call center, tidak bisa memastikan jumlah nominal yang akan diberikan kepada saya oleh jasa kirim. Pihak SiCepat pun, selaku jasa kirim yang bertanggung jawab atas kehilangan paket saya, belum ada itikad untuk menghubungi saya.

Saya sangat menyayangkan pihak Shopee yang terkesan lepas tangan dari masalah ini dan langsung mengembalikan uang sepenuhnya ke pihak pembeli. Pihak Shopee tidak mempertimbangkan keamanan dari asuransi pengiriman yang belum disediakan pihak Shopee dan risiko barang hilang dalam pengiriman oleh jasa kirim SiCepat, yang tidak ada kejelasannya. Hal seperti ini sangat merugikan penjual.

Lucy Wijaya
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Kurir SiCepat di Shopee:
[Total:181    Rata-Rata: 1.7/5]
Tanggapan SiCepat Ekspres atas Surat Ibu Lucy Wijaya

Dengan Hormat, Sehubungan dengan surat Ibu Lucy Wijaya dengan judul “Paket Berisi Xiaomi Mi Pad 5 Diterima dalam Keadaan Kosong,...
Baca Selengkapnya

61 komentar untuk “Paket Berisi Xiaomi Mi Pad 5 Diterima dalam Keadaan Kosong, Penjual yang Dirugikan

  • 31 Agustus 2022 - (07:38 WIB)
    Permalink

    Segera cabut dari shopee, jualan barang mahal lebih aman di tokped atau bukalapak. shopee mah sampah.

    49
    3
    • 31 Agustus 2022 - (08:10 WIB)
      Permalink

      Saya masih jualan, aman lancar. Toped sama shopee sdh bagus. Bukalapak sudah tak tutup.

      12
      5
      • 6 September 2022 - (17:23 WIB)
        Permalink

        Pertanyaan Simple,,
        Apa penjual tidak pernah cari info tentang Kasus SiCEPAT Dlm beberapa tahun terakhir??
        kenapa masih mengaktifkan SiCepat..?knp gak pakek expedisi Internal Shope aja?

    • 31 Agustus 2022 - (10:27 WIB)
      Permalink

      Faktor keamanan bagi penjual masih sangat kurang apalagi untuk barang nominal besar.

      15
        • 1 September 2022 - (14:00 WIB)
          Permalink

          Belum, masih belum ada nominal yang sesuai kak yang ditawarkan pihak jasa kirim. Sayapun masih meminta bukti cctv ataupun bukti konkret paket saya yang hilang.

          • 4 September 2022 - (12:08 WIB)
            Permalink

            Hati-hati kak, shopee terutama tim mediasinya permainannya seperti itu, mereka tidak pernah menggubris permasalahan, langsung memenangkan pembeli, nanti pastinya akan di ganti senilai 10x ongkir, kemarin saya hilang barang 800rb, dengan berat 7kg, di ganti 200rb sama shopee, banding model apapun di kalahkan, dan paling konyol shopee mengakui berat barang hanya 0-1 kg saja, padahal data resmi jasa kirim juga sama dengan data saya yaitu 7kg.

            Jangan berjualan barang mahal di shopee, pembeli mau menipu dan nakal di shopee sangat mudah, karena chance mereka menang dengan berbohong itu bisa 100% di shopee

      • 1 September 2022 - (19:18 WIB)
        Permalink

        Kirim lewat ojol. Penanggung jawab ojolnya sendiri. 1 org, paket gak sampe diganti sama aplikator, bukan seperti ekspedisi, dari pos 1 ke pos 2 dst, ditelusurinya susah, ujung-ujungnya ngambang.

  • 31 Agustus 2022 - (09:31 WIB)
    Permalink

    pakai tidak pakai asuransi itu bukan atas dasar permintaan pembeli atau tidak, tapi atas akal sehat

    siapa yang bayar? ya pembeli, sudah dinaikin d harga barang

    7
    8
    • 31 Agustus 2022 - (10:30 WIB)
      Permalink

      Tapi untuk baiknya ke depannya perlu juga untuk keamanan bagi penjualnya. Apabila ada kewajiban dari pihak pembeli untuk mengasuransikan barang. Pasti kami sebagai penjual akan mengaktifkan untuk barang dengan nominal besar. Saat ini pihak pembeli mendapatkan ganti rugi penuh sementara kami penjual tidak mendapatkan hak yg serupa. Sudah barang hilang, nominal yang digantikan tidak sesuai.

      14
      1
      • 31 Agustus 2022 - (10:34 WIB)
        Permalink

        kalau kita sudah tahu pembeli tidak wajib, dan kita sudah tahu pembeli yang ini tidak asuransi, dan ini nominal barang nya cukup besar, akal sehat nya asuransi atau tidak? kan asuransi harusnya

        11
        2
      • 31 Agustus 2022 - (11:47 WIB)
        Permalink

        Non aktifkan jasa kirimnya aja bos pakai jasa kirim yg jarang bermasalah seperti j&t, si cepat sedang ada masalah internal sejak beberapa bulan yg lalu apakah tidak tahu? Jarang penjual di shopee yg mengaktifkan jasa kirim si cepat karena banyaknya kasus, kalau di lazada ninjaexpress banyak sekali kasus barang di ganti isinya , karena sama ninjaexpress juga lagi konflik internal dan si oknum kurir lagi cati celah buat semakin jatuh jasa kirim tersebut

        12
        1
        • 31 Agustus 2022 - (19:23 WIB)
          Permalink

          selama tidak ada asuransi mau pake jasa kirim apapun tetap ada resiko memgalami kehilangan seperti ini. hanya ada 3 solusi: tetap berjualan dengan resiko begini, berhenti berjualan di shopee, atau aktifkan kurir yang bisa menerima asuransi secara manual.
          kalau mengharapkan shopee menambah fitur asuransi pengiriman itu terlalu naif karena sudah lama bertahun-tahun dikomplain tidak pernah digubris ,

      • 1 September 2022 - (17:35 WIB)
        Permalink

        Maaf mbak lucy, saya kerja di bagian teknik asuransi selama 23 tahun dan sering handle produk asuransi pengiriman barang. Jadi pihak yang bisa meng asuransikan adalah pemilik barang yaitu penjual. Kalau barang COD jelas penjual yg wajib sedangkan kalau pembeli sudah bayar pun tapi selama barang belum diterima oleh pembeli tanggung jawab masih di pihak penjual. Intinya dalam kasus ini pihak penjual yang berkewajiban membeli proteksi asuransi pengiriman barang. Silahkan kontak saya jika mbak Lucy membutuhkan info detail perihal asuransi pengiriman barang.
        Salam.

        4
        3
  • 31 Agustus 2022 - (09:48 WIB)
    Permalink

    Di shopee pembeli tidak bisa pilih asuransi karena memang tidak ada pilihannya, pihak penjual yang harus mengasuransikan sendiri.
    Saya beli laptop d shopee juga begitu, penjual yang mengasuransikan dan packing kayu sendiri. Biayanya sudah dimasukkan harga kl menurut penjualnya.

    • 31 Agustus 2022 - (10:32 WIB)
      Permalink

      Seharusnya pihak shopee juga mempertimbangkan bahwa harus adanya asuransi wajib pada barang dengan nominal tertentu. Dengan kejadian yang sama berulang kali seperti ini selalu pihak penjual yang dirugikan kalau barang hilang dalam perjalanan. Mau berapa banyak korban lagi ya ?

      3
      4
  • 31 Agustus 2022 - (09:48 WIB)
    Permalink

    Kenapa tidak disetting pembelian wajib asuransi? Jadi pembeli tidak bisa menonaktifkan asuransi.

    4
    5
    • 31 Agustus 2022 - (10:33 WIB)
      Permalink

      Di shopee sampai saat ini tidak ada pilihan seperti itu kak. Harus manual bilang ke pihak jasa pengiriman. Dan kalau paket di pick up kadang suka miskom.

      1
      1
      • 1 September 2022 - (03:19 WIB)
        Permalink

        Nah ini . Jangan jualan di shopee lagi . Kan nama nya barang elektronik itu wajib asuransi . Gtu kak . Saya jualan di Toped klo jual barang elektronik pasti saya wajib asuransi kan buat yg beli , baik baru maupun bekas . Semoga kk nya dapat jawaban dari pihak terkait ya kak

        • 1 September 2022 - (14:01 WIB)
          Permalink

          Iya kak malah harus penjual yang dituntut untuk melakukan asuransi secara pribadi dan penjual yang dirugikan karena kasus seperti ini. Saya harap tidak ada korban lagi.

  • 31 Agustus 2022 - (10:05 WIB)
    Permalink

    ini antara pihak ekspedisi atau buyer yg nakal. Kalo barang mahal jgn jualan di shopee, ga ada menu asuransinya. Mending di tokped aja, aman

    5
    1
    • 31 Agustus 2022 - (10:35 WIB)
      Permalink

      Saya tidak mau membenarkan pihak manapun kak. Yang saya inginkan adalah keadilan juga untuk pihak penjual disini saya sudah kehilangan barang yang dikirimkan juga tidak mendapatkan penggantian yang layak atas barang yang saya kirim dengan nominal yang tidak sedikit.

  • 31 Agustus 2022 - (10:07 WIB)
    Permalink

    Jika setiap penjual menghendaki penerima paket (baca: pembeli) membuat video unboxing sebagai tindakan berjaga-jaga, maka sudah selayaknya pula membuat video boxing (bukan Nikita vs Dinar loh yah) sebagai counter-proof.

    Fakta 1: Disini OP menyebutkan bahwa pembeli menyertakan video unboxing sementara penjual tidak menyebutkan adanya video boxing (cuma foto-foto), jadi kedudukan sementara 1-0 untuk pembeli.

    Fakta 2: Tidak pula disebutkan apakah video unboxing dari pembeli itu adalah video berkesinambungan sejak paket dalam kondisi fisik utuh dan tidak berubah (sejak dikirim penjual) sampai dibuka isinya. Jika videonya sahih, maka kedudukan sementara menjadi 2-0 untuk pembeli.

    Dua fakta inilah yang MUNGKIN membuat pihak marketplace memenangkan pembeli. Saya katakan MUNGKIN, karena fakta ke-3 yaitu penjelasan penjual yang ditulis ke MK ini seharusnya menyertakan bukti-bukti kongkrit, yang mana tidak dilakukan oleh OP. Dengan begitu saya tidak bisa menilai secara obyektif pihak mana yang lalai atau benar sehingga saya menempatkan posisi sebagai PENONTON saja.

    Sebagai penonton, saya sih setuju saja dengan para komentator yang menyarankan agar anda tidak berjualan barang elektronik bernilai menengah ke atas di marketplace ini. Penonton juga bebas dong membully marketplace yang lagi-lagi memunculkan masalah yang sama, sejauh kasus lain di MK ini. Karena marketplace bertindak seperti wasit, maka kenikmatan HQQ penonton adalah kepuasan mencaci-maki wasit.

    10
    1
    • 31 Agustus 2022 - (10:38 WIB)
      Permalink

      nah itu, asli nya saya mau komentar itu juga, foto2 dari penjualnya, penampakan unit tablet dan charger nya tidak ada juga wkwkwkwk

      tapi ya udahlah biar tidak kebanyakan prasangka buruk aja

      4
      1
      • 31 Agustus 2022 - (10:42 WIB)
        Permalink

        Kalau memang saya berbohong apa gunanya saya menulis disini dengan mempertaruhkan identitas saya pak. Tidak ada gunanya juga bagi saya untuk berbohong. Saya hanya menuntut keadilan bagi saya pihak penjual. Untuk bukti updateannya sudah dilakukan penimbangan ulang dari pihak jasa pengiriman dan ada selisih 650gr dari bukti awal paket sampai dengan di kota tujuan pak. Terimakasih

        6
        5
      • 31 Agustus 2022 - (11:39 WIB)
        Permalink

        Kasian bgt si penjual, orange lepas tangan gitu ajah…mmg arogan ini orange, mending delet aplikasi ini, makin kesini makin sok galak

        3
        6
        • 31 Agustus 2022 - (12:49 WIB)
          Permalink

          YANG PALING PENTING : HINDARI JUALAN BARANG2 YG NOMINAL NYA JUTAAN DI SOPI JIKA BELUM SIAP DENGAN RESIKO NYA

          7
          1
          • 1 September 2022 - (01:58 WIB)
            Permalink

            Kalau sicepat sudah menyatakan hilang dalam proses pengiriman, sudah pasti diganti gan, cuma memang suka lama, lebih dari 5hari kerja ditunggu aja. Saya sudah alami sendiri, molor sampai hampir 3 minggu, dan harus diuber terus. Tapi menurut saya yg bikin lama ini pihak shopee nya, karena saya komplain melalui cs sicepat diberitahukan bahwa penggantian sudah dilakukan melalui shopee sejak 1 mnggu dari komplain disetujui. Parahkan admin shopee..
            Tapi memang sih, kalau mau dagang barang yg nilainya jutaan, sebaiknya di marketplace yg bisa cover asuransi.

    • 31 Agustus 2022 - (10:38 WIB)
      Permalink

      Ada benarnya pak saya memang tidak melakukan video boxing. Namun ketika saya menuliskan tulisan ini artinya saya merasa tindakan yg saya lakukan adalah benar adanya mengirim paket sesuai dengan judul yang saya buat. Untuk pihak mediasi di shopee pun saya sudah melampirkan semua bukti yang diminta. Segala kejanggalan yang buyer lakukan pun sudah saya jelaskan. Seperti video unboxing yg terpotong menjadi 2 bagian. Namun pihak shopee sudah memutuskan bahwa paket saya hilang dalam pengiriman. Saya hanya mempertanyakan bukti juga mengapa paket saya dinyatakan hilang dalam pengiriman karena sampai detik ini pihak ecom dan pengiriman juga belum memberikan bukti konkret mengapa paket saya dinyatakan hilang. Pihak pembeli mendapatkan ganti rugi penuh. Sementara saya tidak mendapatkan kejelasan.

      2
      1
  • 31 Agustus 2022 - (11:25 WIB)
    Permalink

    Maaf kak… kalo saya jadi kaka.
    Misalkan ketentuannya hilang di perjalanan dan tidak mendapatkan pergantian.
    Minimal ada salah seorang yang kita adukan kepada pihak yang berwajib, kalo saya baca di komentar2 kaka ada perbedaan berat antara pas kaka drop barang sampai di timbang terakhir kalinya.
    Ya kalo kaka mau ribet ya mau gak mau harus minta rekaman CCTV ke sicepat pusat dari tempat ke tempat.
    Jangan sampe maling tetap berkeliaran minimal ada efek jera dan shok terapi bagi pelaku dan teman2nya.
    Biar pada mikir sebelum berbuat.

    *kalo betul kehilangannya di perjalanan

    7
    1
    • 1 September 2022 - (14:04 WIB)
      Permalink

      Sudah saya coba minta kak untuk buktinya. Namun yang diberikan hanya bukti perbedaan penimbangan. Saya juga mempertanyakan shopee yang membuat keputusan bahwa barang saya hilang daam pengiriman atas dasar apa. Karena saya tidak diberikan penjelasan terkait hal ini.

  • 31 Agustus 2022 - (13:41 WIB)
    Permalink

    Packing kamu itu terlalu simpel untuk ukuran barang mahal kak, dan terlalu mudah untuk di repacking (bongkar, bungkus ulang)

    Saya kasih tips supaya kamu bisa perbaiki packinganmu:
    1. Pakai dus + bubble wrap yang tebal untuk barangnya.
    2. Bubble wrap untuk bungkus produk, gunakan lakban fragile supaya tidak mudah di repacking
    3. Setelah produk + bubble wrap ditaruh dalam dus, lakban lagi menyeluruh ke dusnya pakai lakban fragile (sisi atas, sisi bawah, sisi kanan, sisi kiri) sampai tidak ada celah untuk paket tersebut dibongkar
    4. Setelah dusnya selesai di lakban, kasih stiker unboxing (kamu bisa beli di marketplace, harganya murah cuma 100 perak / pcs) taruh stiker di sisi atas dan sisi bawah dus, tempat cutter buat buka paketnya.
    5. Setelah itu baru deh kamu tempel label resi dari marketplacenya.

    Pastikan kamu lakukan step by step yang saya tulis sambil di videokan, lengkap dengan timestamp detail waktu & tanggal pengambilan.

    Saya jamin, maling pun akan berpikir seribu kali untuk bongkar paketmu, karena:
    1. Mereka ga punya stok stiker yang sama
    2. Mereka ga punya stok lakban fragile yang sama
    3. Bekas robekan / bekas cutting akan terlihat dengan jelas.

    Kebetulan saya juga penjual handphone, dan pakai cara ini belum pernah kemalingan lagi.

    15
    1
  • 31 Agustus 2022 - (16:04 WIB)
    Permalink

    Untuk menjaga agar paket tidak dibuka oleh pihak lain, setidaknya untuk membuat pelaku sulit untuk me-repacking ulang, coba pasang segel di kardus luar dan lakban dengan kuat. Penipu selalu mencari cara untuk mencuri isi paket.

    Adapun kemungkinan yang mencuri isi paket, tanpa maksud menuduh, diduga bisa seller yang tidak memasukkan barang kedalam paket, atau kurir yang mencuri isi paket dan bisa juga si buyer itu sendiri yang mencuri isi paket untuk mendapatkan refund.

    Dalam kasus belanja online, kuat dugaan yang mencuri isi paket adalah kurir atau si buyer itu sendiri. Kemungkinan besar adalah si buyer yang mencuri isi paket untuk mendapatkan pengembalian dana sekaligus mendapatkan barang yang diinginkan. Si buyer punya waktu yang cukup untuk membuka paket dan me-repacking paketnya, kemudian si buyer membuat video unboxing, seakan-akan paketnya yang diterima kosong, padahal dia sudah mengambil duluan isi paketnya.

    Penipu yang berpura-pura jadi pembeli itu banyak, harus selalu berhati-hati. Dari chatting atau komunikasi dengan si buyer anda dapat menganalisa bagaimana karakter si buyer.

    Jangan cuma mengejar order tapi keamanan paket juga harus diperhatikan!

    5
    1
    • 1 September 2022 - (06:50 WIB)
      Permalink

      harusnya bukan cuma seller yg di rating jasa pengiriman harusnya juga di rating seringan kan masalah di jasa pengiriman yg sering bikin masalah

  • 31 Agustus 2022 - (16:58 WIB)
    Permalink

    Sebagai seller yg jualan gadget baik di toped, BL dan shopee saya sblm buat video QC hingga packing sampai tempel label print dr market place dan di deskripsi produk juga saya kasih peringatan untuk vidoe unboxing dari terima paket dr tangan kurir sampai tes gadget tsb, Krn jaman now byk oknum nakal baik seller, kurir, dan buyer jd langkah pertama buat jaga2, sambil jgn lupa hp nya jika baru di buka dan dibuatkan akun iCloud Jika device Apple, akun mi cloud jika device xiaomi dan Samsung, Oppo, Vivo juga buat kan akun sama kasih sandi lockscreen hp, buat menghindari tangan2 nakal kurir dan buyer itu salah satu tips nya, jd buyer dikasih tau dl sblm dikrm akan di kunci hp nya klu dah sampai nanti dikash password nya….

    Terus tip terakhir jgn pakai lakban bening pakai lakban coklat terus dibagian lakban tulis peringatan sebagai tanda bahwa jika video unboxing dr buyer pas bnr2 ada repacking paket ketahuan Krn gak mungkin tulisan tangan yg ada di lakban pakai spidol warna khusus jika lakban di sobek bisa dipasang seperti awal di tulis itu tips dari saya sesama seller gadget, Krn saya 2x ngalamin komplain dr oknum2 buyer yg suka tepu2….. Selamat mencoba

  • 31 Agustus 2022 - (17:06 WIB)
    Permalink

    Satu lagi jika jualan gadget saya di shopee semua kurir saya off kan kecuali kurir JNE dan yg beli produk wajib beli paket produk asuransi

    Contoh
    Saya jual Xiaomi Poco F4 di shopee dg BRT 1kg dg hrg misal 5jt
    Trs ntr si buyer jika order tanpa chat langsung order bayar ntr saya chat saya kasih link produk dg hrg 25k buat asuransi nya JNE, trs tinggal ke JNE bawa hp nya dlm keadaan segel plastik jika baru / bawa hp+box+kelengkapan jika hp seken, trs ntr yg packing dan ngecek seluruh isi paket n fungsional hp tsb pihak JNE Krn bayar asuransi + packing kayu hehehe….

    Seller enak gak perlu capek2 packing.
    Jika buyer gak mau beli produk link asuransi tsb ya tolak saja orderan nya Krn kehilangan brg hrg jutaaan gak sepadan dg cuan jualan nya jika gak asuransi

    6
    2
    • 2 September 2022 - (10:48 WIB)
      Permalink

      Wah ini mah sudah kelewatan shoppe . Harusnya ini bukan tanggung jawab penjual, ini harusnya jadi masalah ekpedisi dan pembeli.
      Poin pertama pembeli tidak ada asuransi yg jelas barang hilang/rusak.
      Jadi yg harusnya komplen pembeli ke pihak ekpedisi .

      Saya sebagai pembeli pernah mengalami , hanya saja barang yg saya beli tidak hilang tapi rusak (pecah) saya komplen ke penjual dari penjual sudah yakin packing sudah aman dan sudah dicek sebelum dipacking otomatis bukan tanggung jwb dari penjual.

      Alhasil saya komplen ke ekpedisi dan akhirnya si ekpedisi kena pinalti ,barang saya diganti uang.

      Klo urusan barang hilang ini harus didalami apalagi nominal besar , usut tuntas ekpedisi jangan mau kalah, datangi kantor langsung minta pertanggung jawaban . Percuma lewat email .

  • 31 Agustus 2022 - (18:32 WIB)
    Permalink

    Bulan kemarin spt ini juga pakai sicepat, packingan ga ada masalah pas dibuka teryata zoonk hape nya sdh ga ada disisain box dan charger nya yg diambil hanya hape nya. Dan pinter lagi yg ambil aktifasinya imeinya setelah barangnya saya terima ketika saya cek. Jadi seolah olah barang saya yg aktifasi, karena aktif setelah status paket diterima.

    • 2 September 2022 - (17:02 WIB)
      Permalink

      apakah tidak melakukan video unboxing, dan melakukan video tanpa terputus? bagaimana hasilnya akhirnya apakah anda sudah ikhlas begitu saja

      • 2 September 2022 - (18:06 WIB)
        Permalink

        Sudah dilakukan video unboxing pak, videonya memang terpotong menjadi 2 bagian. Namun memang pihak shopee yang berhak menentukan pihak siapa yang akan diberikan pengembalian penuh. Makanya saya juga mempertanyakan jika barang memang hilang dalam pengiriman mengapa hal ini menjadi tanggung jawab penjual dan tidak mendapatkan ganti rugi sesuai nominal dengan barangnya ?

  • 1 September 2022 - (06:02 WIB)
    Permalink

    Combo bermasalah.. si Oren dan si lelet.. Herman saya masih aja ada yg pake. Padahal di medkon udah banyak yg protes. Yg merasa masih aman pun hati2, mungkin besok/lusa giliran anda.

  • 1 September 2022 - (08:19 WIB)
    Permalink

    Saya penjual yg sebelumnya pakai dan merupakan penjual prioritas hampir 7 tahun di sicepat namun sudah tidak menggunakan kurir tsb krn barang saya ancur semua tanpa tanggung jawab mereka.

    Beberapa hari yg lalu saya menerima paket dengan kurir sicepat(kalo bisa ubah saya gak mau pakai kurir ini sebenarnya), setelah 2hari masa kirim (jakarta-jakarta 2hari coba mundur banget kan).

    Diterima kotak benyek (saya gak gtu notis krn sudah biasa paket saya ancur oleh mereka). Saat mau unboxing video selalu paket saya puter puter dlu depan kamera, dr situ baru ngeh penjual menutup sambungan kardus menggunakan lakban coklat namun lakban coklat seperti sudah dibuka dan sudah tidak menempel dengan kardus sehingga di lakban ulang dengan lakban bening.

    Pas ditelisik lagi benyek kardus bukan seperti diikat paksa, namun ditekan dari atas dan samping seperti mau memastikan isinya dengan menekannya. Dan baru sadar juga bentuk kardus seperti bentuk kardus yg dapat dimasukkan hp (dimensi kardus hp), dan juga di tempelan alamat bagian nama barang tidak dicantumkan oleh penjual. Fiks ini mau diintip dlu.

    Dan kejadian di mk yg udah udah bukan cuma isinya saja yg diambil, bahkan utuh paketnya juga ada kejadian hilang, dan hanya diganti maksimal 500rb oleh sicepat.

    Udah gtu sicepat bukannya berbenah malah dibiarkan masa benalu benalu tsb masih berkerja disana. Hadeh

  • 1 September 2022 - (19:39 WIB)
    Permalink

    kenapa shopee kasus nya selalu begini ya…lama2 orang akan pindah ke yg lebih aman dari pada yg lebih murah…. semoga masalah penulis cepat selesai..buat yg gak bisa bantu dr pada judge lebih baik diam.. dari pada suudzhon lebih baik gak usah komen…stop mental bullying…

  • 1 September 2022 - (21:22 WIB)
    Permalink

    Kemungkinan modus. Kedua packing kurang aman plus pakai lakban bening, itu saja 1x kelihatannya. Ya mudah dibongksr ambil barangnya. Pakai lakban coklat, minimal semua tutup kardusnya dilakban penuh.

    Soal asuransi kenapa tidak ikut toped atau bl? Coba kita hitung kasar saja. Misal total transaksi di toped itu per bulannya 50t. Katakanlah 50% transaksi ikut asuransi dgn biaya 0.5%, pendapatan asuransi sudah 125m, kataknlah banyak kasus barang hilang, saya sisa biaya untuk ganti barang hilang masih cuan banyak. Itu hanya hitungan kasar saj cuan sudah banyak sekali.

    Sudah tau bisa nambah cuan kenapa tidak buat asuransi? Mungkin cara berfikir shopee dan kita beda. Mungkin shopee lebih berfikir pada tanggungjawab jasa kirim. Anda dititipi untuk mengirim barang, dibayar, kok hilang, ya anda harus tanggung jawab penuh. Bukan malah suruh asuransi. Mungkin begitu cr pandang shopee.

  • 1 September 2022 - (22:52 WIB)
    Permalink

    Hadehh si Cepat. Barang gua aja pernah hilang tapi sejak awal Juli sampai sekarang gak ada penyelesaian, tapi by sistem mereka bilang sudah diterima oleh saya. Udah capek tiap hari ngubungin lewat WA, CS nya gonta-ganti. Ngecek cuman by sistem, tapi tidak kroscek ke lapangan. Emang sih cuman 150 rebu nominalnya, tapi ya gitu kesel juga.

    1
    1
  • 2 September 2022 - (07:36 WIB)
    Permalink

    Jadi malingnya siapa nih? Diambil pihak ekspedisi atau pembeli sudah dibuka duluan baru dipacking lagi terus divideokan seolah olah cuman dapat kardus kosong?

    • 2 September 2022 - (10:41 WIB)
      Permalink

      Sudah dinyatakan hilang dalam jasa pengiriman pak. Dan pihak marketplace maupun pihak pengiriman sudah menghubungi saya. Untuk penyelesaian msih dalam proses penggantian namun menunggu 1-5 hari kerja. Saya masih menunggu untuk hasilnya.

      • 2 September 2022 - (16:59 WIB)
        Permalink

        ditunggu bu ( karena sudah ada bukti penimbangan di awal ) lebih berat saat dikirim dari seller ( penjual ) , jadi jika dinyatakan hilang di ekspedisi.
        jika tidak puas dengan nilai pengganti, kemungkinan bisa dinaikan harga ( termasuk asuransi dan packaging ) buble dll. karena sudah jelas jika video unboxing terputus dari selisih bobot penimbangan diawal diserahkan ke kurir ( pick up ) hingga sampai ke pembeli ( dilivered ) . semoga menjadi pelajaran terbaik asuransi disertakan dalam harga penjualan nantinya tidak terjadi selisih ganti rugi lagi.

        • 2 September 2022 - (18:08 WIB)
          Permalink

          Betul pak, saya harap ke depannya pihak shopee lebih bisa memberikan keamanan bagi para penjual dengan menambahkan fitur wajib asuransi untuk barang nominal tertentu. Jadinya pihak pengiriman pun tidak semena – mena jika terjadi kehilangan dalam pengiriman. Saya masih menunggu untuk proses pengembalian dana yang dijanjikan 1-5 hari kerja oleh pihak pengiriman maupun marketplace terkait.

  • 2 September 2022 - (11:04 WIB)
    Permalink

    Yang komplen ke ekspedisi itu harusnya pembeli , kalau dia merasa paket saat diterima keadaan rusak/dibuka.
    Apalagi gak pakai asuransi.

    Bisa jadi modus pembeli yg pura” barang hilang !! Pemain lama.

    Usut tuntas , kalau perlu pembelinya

    Kalau dia merasa paking sudah kebuka/rusak pasti pertama komplen ke ekpedisi bukan ke penjual.

    Minta data kurir yg mengantar ,

    • 3 September 2022 - (16:25 WIB)
      Permalink

      Saya masih menunggu penyelesaian baik dari pihak marketplace & pengiriman yang menjanjikan akan mengembalikan uang saya. Namun sampai per tgl 3/9/22 hari ini belum ada lebih lanjut tindakan penggantian dana yang sesuai. Saya harap masalah ini pun tidak terjadi lagi pada orang lain di kemudian hari.

  • 4 September 2022 - (16:08 WIB)
    Permalink

    Takutnya si pembeli nakal om shope banyak penjahatnya… Baru kmrn2 ad yag beli drone harga 800 rb paket digeletakin diatas meja teras depan ktnya ilang mediasi pembeli ttp balik semua duitnya. Selang brpa lama si pembeli menanyakan sandi dr drone terkejut dong penjual katanya hilang ko mnta sandi alasan ktnya lagi dicari sm kurir.. Disitu dh ketahuan nakal pembeli nya… Brpa hari kemudian pembeli tfr lewat Shopepay seharga barang, mau nipu drone nga bisa dihidupkan buat apa jga kan mknya pembeli mngkn nyerah

  • 5 September 2022 - (20:15 WIB)
    Permalink

    Masalah saya sudah terselesaikan. Dana sudah saya terima per tanggal hari ini 5 September 2022 sesuai dengan nominal barang yang hilang. Terimakasih banyak atas pertanggungjawaban baik dari pihak jasa kirim sicepat dan shopee. Saya harap ke depannya untuk kasus seperti ini baik pihak marketplace sekelas shopee memberikan keamanan bagi pihak penjual dengan memberikan fitur “WAJIB ASURANSI” bagi kami pihak penjual. Dan untuk pihak jasa kirim sendiri mohon juga untuk meningkatkan keamanannya supaya kejadian seperti ini tidak terilang lagi. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak.

  • 6 September 2022 - (08:06 WIB)
    Permalink

    Saran saya.. utk barang mahal. Bagian bawah kertas resi (yang ada tulis nama barang) di hilangkan saja. Jadi tidak ad yang tau itu isinya apa. Kadang ada kurir sortir yang mata gatel. Dia baca isinya tab / hp. Mreka lgs niat jahat

 Apa Komentar Anda mengenai Kurir SiCepat di Shopee?

Ada 61 komentar sampai saat ini..

Paket Berisi Xiaomi Mi Pad 5 Diterima dalam Keadaan Kosong, Penjual ya…

oleh Lucy dibaca dalam: 2 menit
61