Surat Pembaca

Tokopedia, Tolong Buktikan Kalau Saya Melakukan Transaksi Fraud!

Saya melakukan transaksi di Tokopedia. Namun tiba-tiba transaksi ini dibatalkan oleh sistem, tanpa adanya konfirmasi ke saya. Ternyata, oleh Tokopedia saya dianggap menggunakan promo yang sama dengan 2 akun berbeda. Padahal akun saya hanya satu saja.

Dari pengecekan Tokopedia, dikatakan bahwa saya menggunakan promo yang sama untuk akun saya dan akun anak saya. Padahal akun saya dan anak saya beda, dan tidak ada hubungan penggunaan. Pembayaran dia, menggunakan dana pribadi dari penghasilan dia sendiri. Yang sama adalah alamat rumah, yang tentu saja sama karena orang tua dan anak.

Yang mirip lagi adalah nomer telepon. Nomer telepon kami 081**BBB****, yang mana nomor saya dan anak saya hanya berbeda 3 digit pada bagian BBB. Ya tentu saja, sebab nomor itu kami gunakan dan beli dari operator sejak lama, sehingga bisa menggunakan nomer yang mirip. Sedangkan alamat email, dan transaksi semuanya berbeda.

Saya sudah mengontak Tokokedia 3x ,tapi selalu sama saja. Mereka tidak bisa menjelaskan alasan saya dianggap melakukan transaksi yang salah dan sangat tidak sopan, karena diskusi ditutup searah. Tokopedia menutup diskusi tanpa menunggu jawaban dari saya,

Tokopedia perlu menjelaskan, mengapa saya dianggap melakukan fraud. Padahal saya jelas tidak melakukannya. Kalau sampai ada transaksi dobel dengan promo yang sama, ya salah Tokopedia. Kenapa promonya bisa digunakan di 2 akun yang tidak terhubung sama sekali?

Josephus Willy
Tangerang Selatan, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Kl serumah, alamat sama, apalagi kl dirumah pakai wifi yg sama, itu dianggap 1 orang, jadi hanya boleh menggunakan 1x saja. Di marketplace manapun sepertinya seperti itu.

  • Microsoft office 2021 60rb? walau versi subscription mustahil harga segitu.
    Product counterfeit ini. Yakin !!!
    Office LTSC Standard 2021 Edu unit utama/head saja harganya 1,2jt. Ini kasta yang paling murah.
    @Tokopedia jg harus berantas itu yg jual produk counterfeit!

  • Trus gimana donk kalau org yg tinggalnya di kost2an yang notabene menggunakan jaringan wifi yg sama? padahal dalam kost2an itu pasti ada puluhan penghuninya, Masa yg boleh belanja dgn menggunakan promo cuma 1 orang / 1 akun aja?. Trs gmn org yg menggunakan public hotspot (spt di starbucks ? Mcd ataupun wifi.id)?. Ya kalau gak mau rugi ya jangan keluarin promo lah... Masa berani promo gede2an gak ada management risk yg profesional sih.... Katanya perusahaan dengan valuasi yang amazing.... Apalagi udah duo ijo

    • Modal donk... Kuota seluler gak mahal2 amat, 1GB gak mungkin lbh dari 10rb, malah banyak yg di bawah 3rb.

      Lagian probabilitas kecil lah kalau sampai pembeli yang sama, menggunakan promo yang sama, menggunakan jaringan internet yang sama, bahkan berbelanja ke penjual yang sama? Kalo bisa sama banyak faktor gitu, kemungkinan besar fraud. Tentu tergantung tim internal toped mendefinisikan fraud itu bagaimana.

      • Percuma aja bro kalau dr awalnya akun tsb sdh pernah terkoneksi dlm 1 ip yg sama mau pakai kuota data keq tetap di system mereka sdh pernah tercatat bahwa akun tsb berada dlm ip yg sama dgn akun yg lainnya. Kecuali kalau semuanya serba yg baru (handphone baru dgn imei fresh, nmr handphone baru, email baru, koneksinya pakai kuota data, alamat pengiriman produknya jg yg baru) nah ini baru bisa. Sepertinya mereka melakukan ini utk mengantisipasi terjadinya fraud krn kan kalau gak salah di berita bahwa si ijo ini pernah di jebol (mengenai voucher) & pelakunya adalah komplotan dan sdh menjalani hukumannya. Coba aja tanya mbah google

        • 𝚈𝚊 𝚔𝚊𝚛𝚗𝚊 𝚒𝚝𝚞 𝚜𝚔𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚝 𝚋𝚐𝚝 𝚊𝚝𝚞𝚛𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚊𝚕𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚗𝚢𝚔 𝚋𝚐𝚝 𝚢𝚐 𝚗𝚞𝚢𝚞𝚕 1 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚞𝚗𝚢𝚊 5-10 𝚊𝚔𝚞𝚗 𝚖𝚎𝚜𝚔𝚒 1 𝚑𝚙 1 𝚊𝚔𝚞𝚗

  • Di tokopedia penggunan promo tidak boleh alamat yang sama, bahkan IP (wifi) sama juga tidak boleh.

  • itu karena pernah melakukan transaksi produk digital yang sama di akun berbeda. misalnya bayar listrik, ngisi token pln, ngisi pulsa untuk nomor yang sama. jadi terdeteksi akun yang sama. untuk jaringan wifi yang sama meski akun berbeda itu bukan masalah.

  • Bisa karna riwayat digital misal beli token, pulsa, tagihan yg sama menggunakan 2 akun tsb