Keluhan Surat Pembaca Kekejaman TikTok Sewenang-wenang Terhadap Seller Makin Menjadi-jadi 16 September 2024 Wiji 5 Komentar Alasan pemblokiran, Celah sistem, Customer complaint handling, Customer Service, Deskripsi produk, e-Commerce, Fitur Aplikasi, Jualan Online, Kategori Produk, Marketplace, Pemblokiran Produk, Penalti, poin penalti, Sistem bermasalah, Sistem otomatis, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Tiktok, TikTok Business Center, TikTok Seller, TikTok Shop, tuduhan pelanggaran Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya ucapkan terima kasih kepada Media Konsumen jika surat ini dimuat. Saya sangat tidak terima dengan tindakan TikTok yang sewenang-wenang dan semakin hari semakin kejam terhadap seller. Saya berjualan produk hampers, kado, hadiah pakai foto sendiri, hasil edit sendiri, tapi malah dituduh menjual produk palsu sehingga produk diblokir dan langsung dijatuhi 12 poin sekaligus. Yang lebih aneh lagi, setiap banding baru 2 menit sudah langsung ditolak. Di mana-mana kalau yang namanya banding biasanya membutuhkan pengecekan paling tidak 1×24 jam. Tapi di TikTok tidak. Yang meninjau banding hanyalah sistem robot yang tidak jelas. Menurut CS TikTok, produk saya diblokir karena terlihat merek di jam tangannya. Tapi yang mengherankan, di TikTok banyak seller yang menjual produk hampers dan ada jam tangan yang terlihat mereknya seperti itu dan bahkan sudah terjual ribuan, tapi produk mereka tetap aman-aman saja. Lalu kenapa saya yang baru saja upload produk baru dan belum laku langsung dianggap melakukan pelanggaran, menjual produk palsu, dan dijatuhi 12 poin sekaligus? Apakah TikTok sengaja menjatuhi poin yang banyak sekaligus dengan alasan yang dibuat-buat agar ujung-ujungnya nanti tokonya ditutup permanen sehingga dana hasil penjualan akan ditahan selamanya? Kalau seperti ini, sama saja TikTok namanya lintah darat yang berkedok marketplace. TikTok juga tidak berhak membuat kebijakan yang sewenang-wenang yang mengakibatkan dana seller, yang bukan haknya, ditahan. Wiji Lestari Bantul, Yogyakarta Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Sam16 September 2024 - (19:47 WIB)Permalink Banyak juga masalah jadi seller online ya, di lazada, shopee, tiktok. Produk berkali2 bermasalah di mana2. Banyak juga masalah juga dengan segala macam kurir. Semoga semua permasalahan anda bisa jadi pelajaran buat seller yang lain juga. 2 Login untuk Membalas
Wak16 September 2024 - (22:18 WIB)Permalink Khusus masalah moderasi produk dan toko, saya kok melihatnya baru mulai ramai dari awak 2024 ini ya? Terutama sejak pengambilalihan misal toped oleh tiktok bytedance. Dengar2 banyak bagian pekerjaan di-PHK di-cut diefisienkan, ya salah satunya mengandalkan bot atau AI untuk buyer atau seller support. Alhasil mungkin saja algoritma ngaco entah masih development atau mungkin dibuat oleh programmer dari china sana yang tidak mengerti cara pasar kita beroperasi… Login untuk Membalas
Yubi16 September 2024 - (20:37 WIB)Permalink Mungkin produsen jam “protes”, harga jam merk itu ratusan ribu, tapi hampers-nya cuma 55rb 🙂 Susah masuk logika kalau jam nya ori. Sebaiknya gambar jam jangan ada merk. Mungkin begitu… 1 Login untuk Membalas
Abdurrahman Abdurrahman29 September 2024 - (07:51 WIB)Permalink tiktok memang sewenang2 terhadap PENJUAL Login untuk Membalas
HANA PRATAMA25 November 2024 - (09:55 WIB)Permalink bukan hanya itu sekrang program afiliasi tiktok memaksa penjual untuk gabuung sama afliate . dimana tanpa ada pemberitahuan dl tau2 dah diptong aja itu pendaptan penjualan potong komisi affliate alasan nya kita ikut , nah tau ikut dari mana kalau tau ikut kita gnti hrg sesuai ikut program donk bukan mlh merugi , skema tiktok beda sama shopee yg diamana notice untuk program2 kurang gamblang dalam memerikan info , mana ada seller yg tau tp hrg tetap . emng mau merugi . kita komplai lewat live agent tidak ada respon , berbeda dengan shopee cs mereka tanggap dan juga memenrikan apresiasi kalau emng kita tidak memahami program tp hny sekali pengampunan , la ini tiktok sama skli kaya semacam plafrom tp tidak ada wadah membantu seller untuk solusi , kaya wis aku sedaiin tmpt km jualan , mau kau rugi atw apa itu tanggung jawab elu, lah dy palfrom makan komisi 12% sendiri kok kalau ada seller minta keringan jawaban nya ya slh lue bukan slh gue ,, eee ,, tiktok itu PLATFROM GAK ADA TANGGUNG JAWAB mending SHOPEE Login untuk Membalas