Keluhan Surat Pembaca Kata Makian Terselip dalam Jawaban CS Resmi 24 September 202424 September 2024 A 20 Komentar Bea Meterai, belanja produk digital, Customer Care, Customer complaint handling, Customer Service, Dokumen, e-meterai, Fitur Aplikasi, Gangguan teknis, kendala teknis, klaim pengembalian uang, layanan konsumen, Layanan Pelanggan, Masa berlaku, masalah aplikasi, meterai digital, pembelian meterai, Pengembalian dana, Privy.id, produk digital, Refund, Sikap petugas Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Pada awal bulan September 2024, saya melakukan pembelian e-meterai melalui aplikasi Privy karena beberapa aplikasi dari instansi pemerintah mengalami gangguan. Dokumen yang saya miliki memiliki batas waktu, tetapi sejak tanggal 6, saya mengalami kesulitan saat mencoba untuk mengunduh dan mendaftar untuk login, dengan aplikasi yang sangat lambat. Pada tanggal 6 dan 7, saya berhasil melakukan pembubuhan, tetapi saya tidak dapat mengunduh e-meterai dengan berbagai metode yang telah dicoba, sehingga akhirnya dokumen saya menjadi tidak berlaku. Saya mengajukan permohonan refund, tetapi diberitahukan bahwa tidak ada kebijakan refund. Saya mengajukan permohonan refund karena pada aplikasi pemerintah, jika terjadi kesalahan, biasanya akan ada pengembalian dana. Namun, pihak Privy hanya memberikan tutorial untuk mengunduh, yang telah saya coba berkali-kali tanpa hasil, dan tidak ada diskusi lebih lanjut mengenai refund. Setelah beberapa kali mengajukan keluhan, pihak Privy menyatakan akan mengganti dengan saldo e-meterai. Saya menegaskan bahwa saya tidak akan menggunakan aplikasi tersebut lagi, sehingga pengembalian dalam bentuk saldo e-meterai tidak ada artinya. Bukti makian Pada tanggal 18 September2024, saya menerima pesan yang mengandung kata makian “njinggg“, dan pihak Privy mengirimkan surat permintaan maaf dengan kata-kata yang dicetak tebal, terkesan arogan dan tidak tulus, seolah hanya formalitas tanpa mengakui bahwa perlakuan tersebut disengaja. Kalimat tersebut tampak seperti template yang sering dikirimkan, dan kata makian tersebut berkaitan dengan kalimat sebelumnya. Jika itu adalah kesalahan yang tidak disengaja, tidak mungkin menjadi rangkaian kata yang mengarah pada makian “njinggg” yang berarti a****g. Surat permintaan maaf Hingga saat ini, saya belum menerima kompensasi seperti yang dijanjikan, dan tidak ada perbaikan yang dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dari aplikasi tersebut. Ardiana Sidoarjo, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
dhan24 September 2024 - (10:41 WIB)Permalink CS WA Privy nya udah gak betah kerja, pengen dpt uang pesangon dipecat / PHK. 2 Login untuk Membalas
kris24 September 2024 - (11:40 WIB)Permalink yang namanya ketidak sengajaan dalam pengetikan itu adalah TYPO Sekarang saya tanya ke company nya se TYPO apa sih hingga bisa mengetik njiingg ??? karena yang namanya typo, biasanya kata kata yang terketik biasanya tidak dapat dipahami atau tidak jadi sebuah kata2 misal mau ketik KABAR menjadi KANAR karena huruf B bersebelahan dengan huruf N 5 Login untuk Membalas
losdol24 September 2024 - (11:43 WIB)Permalink APLIKASI SAMPAH KELAS TERI YA GITU 4 Login untuk Membalas
8225 September 2024 - (08:54 WIB)Permalink Benar, kata kata Peribahasa Lama. “Bahasa Menunjukkan Bangsa” Tabiat orang menunjukan di mana dia berada, bekerja, sekolah, dan menunjukkan dia siapa, bisa kandang ***jeeng atau **** ***jeeng. 3 Login untuk Membalas
Wisnu24 September 2024 - (13:59 WIB)Permalink baru jadi CS sudah begini kelakuannya, gimana kalo punya jabatan tinggi. jika tidak bisa berkata baik, alangkah baiknya diam. padahal kata²nya sudah bagus, kenapa pake ditambahi begitu. 3 Login untuk Membalas
madman24 September 2024 - (17:51 WIB)Permalink Bisa saja itu bukan kesalahan si CS melainkan kelalaian saat pembuatan template, atau ada sosok tunggu kiris yang mengutak-atik dan membubuhkan mantera itu sebagai bentuk apresiasi atas kemunduran mentalnya. Login untuk Membalas
Zaifa24 September 2024 - (22:37 WIB)Permalink Saya juga merasakan kemunduran privy, yaitu ketika KYC aktivasi finansial rekening BRI, selalu gagal. Padahal bulan-bulan lalu baik2 saja selalu berhasil. 3 Login untuk Membalas
Qualiquantum25 September 2024 - (22:44 WIB)Permalink aku dah bosan caci maki CS diaplikasi tak ada yg berguna untuk menyelesaikan masalah, mereka tidak berkompeten di bidangnya, hanya maaf maaf maaf yg mereka sampaikan atas kendala bapak ibu yg terjadi. Ciih kau kira dah selesai. Preet 3 Login untuk Membalas
Adrian Adrian25 September 2024 - (08:54 WIB)Permalink Itu template yang sengaja dibuat oleh karyawan yang mungkin sudah tidak bekerja disana lagi. Dan kebetulan cs yang bekerja saat itu yang terkena apesnya 🤣 2 Login untuk Membalas
Alfie25 September 2024 - (12:55 WIB)Permalink Customer Service-nya kemungkinan dari gen Z. Kan sudah biaya mayoritas gen Z ngomong njingg, anjrit dalam bahasa sehari hari. Bahkan sudah dianggap normal kosa kata tsb. 2 1 Login untuk Membalas
Uc25 September 2024 - (14:48 WIB)Permalink Harusnya sebelumnya menyalahkan CS. Pengrim bisa mengirimkan secara utuh SSnya melalui laman berita ini, jadi netizen bisa menilai siapa yang salah. Bisa jadi dia berkata kasar karena tersulut emosi karena pengrim berkata kasar atau complain yang berlebihan yang menjadikan tersulut emosi. 1 3 Login untuk Membalas
Will26 September 2024 - (10:45 WIB)Permalink Anda punya pemahaman kehidupan sosial yg rendah. Gak ada alasan apapun cs bilang gitu, Itu surat resmi mengatasnamakan perusahaan. Jelas bukan tempatnya disitu jd cs dengan karakter seperti itu. 1 Login untuk Membalas
Cinta Aydan27 September 2024 - (12:53 WIB)Permalink Kita sebagai netizen juga harus melihat dari dua sisi, siapa yang benar² salah disini. Emang CS tersebut sudah salah karena berkata kasar seperti itu namun di lain sisi kita juga harus tau permasalahannya dari awal biar kita sebagai netizen tau si Ardiana ini mengajukan komplainnya keterlaluan atau tidak. Login untuk Membalas
Emery25 September 2024 - (21:59 WIB)Permalink CS nya anak Gen Z ini . Generasi baru yg moralnya udah terdegradasi . Login untuk Membalas
Cinta Aydan27 September 2024 - (12:57 WIB)Permalink Ga usah nyalahin gen Z. Kek gen lu paling bener ae Login untuk Membalas
Aydan27 September 2024 - (12:47 WIB)Permalink Harusnya di upload semua dongg screenshot percakapan Anda dengan CS nya. Jangan seolah-olah CS nya yang salah, siapa tau aja Anda sebagai customer komplainnya sudah keterlaluan dan tidak sesuai dgn SOP perusahaan tersebut. Kita sebagai customer juga harus TAU DIRI dan jangan seenaknya saja kalau mau komplain karena setiap perusahaan itu punya SOP nya masing². Jangan pernah menyamakan SOP perusahaan A dengan perusahaan B, walaupun perusahaan A dan B itu bergerak di bidang yang sama namun setiap perusahaan itu punya kebijakan masing². Login untuk Membalas
APenulis artikel29 September 2024 - (14:09 WIB)Permalink Jika bapak komplain keterlaluan apa perlu dimaki juga pak? Login untuk Membalas
Unknown29 September 2024 - (15:18 WIB)Permalink Anda juga sebagai customer jangan playing victim dan bikin SOP sendiri. Anda minta refund berupa dana, lah klo SOP di perusahan tersebut ga bisa ya jangan maksa dong. Lagian anda sebagai customer sendiri emang sebelumnya tidak memaki CS? Saya kerja di bidang pelayanan jasa sudah lebih dari 5 tahun dan saya sering sekali ketemu customer yang playing victim seperti Anda. Memang karyawan tersebut salah namun di lain sisi harusnya Anda juga harus TAU DIRI, jangan seenaknya seperti itu. Saya juga penggunaan aplikasi tersebut dan emang SOP nya klo refund e-Meterai TIDAK DAPAT BERUPA DANA. Aneh sekali Anda ini, udah salah malah bilang tidak ada hasil lebih lanjut dari diskusi. Login untuk Membalas
APenulis artikel29 September 2024 - (21:57 WIB)Permalink Apa anda dari aplikasi tersebut ? Sepertinya sangat tahu sekali kejadian yg sebenarnya. Tertulis kronologi dr yg tidak ada penggantian hingga penggantian berupa e-materai dan saya katakan saya tidak akan memakai lagi just info itu hak saya dong akan memakai atau memakai app tsb. Jika saya katakan di app lain dpt diganti apa saya salah, jika saya mengatakan hal demikian dikasus ini? Setiap konsumen memiliki hak untuk itu saya rasa jika merasa dirugikan. Jangan takut untuk dibandingkan jika akan membawa dampak positif untuk perusahaan. Tidak perlu mengatakan bahwa saya playing victim saya hanya menuliskan kronologi versi saya yg dimana bahwa yg dikirim adalah templete jadi jika ada tambahan kata berarti itu disengaja, poin nya adalah makian yg disengaja yg tdk diakui oleh perusahaan dan cenderung meminta maaf secara formalitas saja karena tatanan bahasa dan tulisan yg mengarah ke hal demikian. Saya juga pernah di bidang public lalu apakah saya harus memaki balik jika saya dimaki untuk membela diri. Itu tidak dibenarkan pak. Kenapa akunnya jd unknown ya padahal saya membalas untuk bapak aydan. Login untuk Membalas