Keluhan Surat Pembaca Apa Fungsi Customer Service Shopee? Kalau Hanya Bisa Menyuruh dan Menyalahkan Penjual Tanpa Ada Cek? 23 Oktober 2024 Charles Winarto 24 Komentar Customer complaint handling, Customer Service, dispute, e-Commerce, Jualan Online, Layanan Pelanggan, Marketplace, Mediasi Konsumen, product listing, Reputasi penjual, Shopee, Star Seller, Syarat dan Ketentuan Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya salah satu penjual di Shopee sudah lebih dari 5 tahun dengan status Star/Star+ dan pada tanggal 8 Oktober 2024 saya menerima notifikasi kalau ada beberapa produk yang diminta diedit/dihapus karena tidak sesuai dengan kriteria Star Seller dan kalau tidak diedit/dihapus, Star Seller saya akan dinonaktifkan. Semua produk berupa novel, bahkan ada novel yang bintang 5 penilaian dari pembeli. Saat itu saya bingung kenapa harus diedit/dihapus karena saya membacanya sudah lewat dari jam 10 sehingga saya tidak bisa menghubungi Shopee lagi karena via telepon hanya bisa sampai jam 10. Akhirnya, besok pagi jam 9 saya hubungi Shopee dan menanyakan kenapa produk tersebut harus diedit/dihapus, karena saya merasa novel-novel tersebut tidak ada masalah. Bukunya asli, kami beli dari Gramedia dan masih segel, dan dari daftar produk yang tidak boleh diperjualbelikan oleh Star Seller di atas, tidak ada yang melanggar. Informasi dari Shopee, saya diminta menunggu, harus dicek dalam 3 hari kerja, dan saya informasikan lagi kalau saya hanya diberi waktu sampai Kamis. Kalau tidak, akan dinonaktifkan Star Seller saya. Akhirnya, CS-nya hanya menginformasikan kalau akan dicek dalam 2 hari kerja. Saya tunggu sampai hari Senin, tidak ada informasi apa-apa dari pihak Shopee mengenai masalah ini. Tiba-tiba paginya saya dapat notifikasi kalau Star Seller saya dicabut karena tidak sesuai ketentuan. Saya langsung menghubungi kembali laporan yang bersangkutan, bahkan saya langsung menghubungi Shopee via telepon. Katanya, saya disuruh menunggu lagi 2 hari kerja. Keesokan harinya, saya menghubungi lagi via telepon dan diminta menunggu karena masih dalam proses pengecekan. Tanggal 17 Oktober 2024 baru dibalas oleh CS Shopee yang hanya mengatakan mencoba menghubungi, tetapi tidak diangkat. Saya diminta menunggu lagi, jadi total sudah hampir 10 hari saya menunggu. Padahal, sistem Shopee yang meminta saya untuk mengedit/menghapus produk-produk tersebut, tetapi pihak CS tidak bisa memberikan alasan kenapa produk-produk tersebut harus diedit/dihapus. Baru pada tanggal 18 Oktober 2024, CS Shopee menjawab bahwa 8 produk tersebut adalah buku-buku dengan harga di bawah pasar. Saya balas lagi, memang harga buku novel tersebut saya jual murah karena produk tersebut sudah cukup lama di tempat kami, jadi kami ingin menjualnya dengan rugi dari harga yang kami beli di Gramedia. Saya tanyakan kembali kepada Shopee apakah harga Rp24.900 itu di bawah harga pasar atau tidak. Jawabannya hanya jawaban yang tidak jelas, “Kalau sudah diedit, silakan menunggu proses evaluasi Star Seller minggu depan.” Jawaban yang sangat elegan dan mudah dari CS Shopee, tetapi sangat merugikan kami sebagai penjual. Sampai saya telepon kembali ke CS Shopee, saya meminta agar tidak diberikan informasi yang sangat tidak berguna. Penilaian dari sistem Anda mengatakan bahwa produk-produk tersebut di bawah harga pasar, nah sekarang saya tanya, harga yang tidak di bawah harga pasar itu berapa? Kalau Anda yang memvonis produk di bawah harga pasar, seharusnya Anda bisa memberikan informasi mengenai harga yang tidak di bawah harga pasar itu berapa. Sampai hari Minggu, saya hanya diminta menunggu informasi lebih lanjut. Sesuai dengan firasat saya, hari Senin Star Seller saya masih dinonaktifkan meskipun harga sudah saya ubah dari Rp9.900 menjadi Rp24.900 untuk semua. Senin siang, saya mendapatkan balasan dari CS Shopee bahwa Star Seller saya dinonaktifkan karena harga-harga di bawah pasar, dan untuk mengetahui harga pasaran, saya diminta mengeceknya di marketplace. Saya langsung menghubungi Shopee via telepon dan diangkat oleh seorang pria. Saya jelaskan, kami berdua sama-sama mencoba mencari novel pertama yang bermasalah dengan judul “Terpaut Kasih Sang Miliader.” Kami melakukan pencarian di marketplace Shopee, dan hasil pencariannya sebagai berikut: Di sana, saya menjelaskan bahwa harga yang muncul seperti yang terlihat pada gambar di atas. Saya tanyakan dua hal kepada CS tersebut: menurut Bapak, berapa harga pasaran? Jika saya menetapkan harga Rp9.900, apakah realistis bisa terjual? Dan yang kedua, saya tanyakan, jika saya mengedit harganya menjadi Rp24.900, apakah Bapak sebagai pembeli akan mau membeli produk kami? Beliau mengatakan memahami kendala saya dan akan mencoba menyampaikan ke pihak terkait. Saya juga meminta kepada beliau agar Star Seller saya diaktifkan kembali sebelum tanggal 25 Oktober 2024 karena ada promo gajian, sebab menurut saya hal ini sangat tidak masuk akal. Tidak butuh waktu lama bagi CS Shopee untuk membalas dengan jawaban yang sama seperti tadi pagi, yaitu meminta saya mengecek harga pasaran. Saya tanyakan lagi, berapa harga pasaran? Tetapi jawaban yang diberikan hanya meminta saya untuk mengeceknya di marketplace Shopee melalui aplikasi. Luar biasa, customer service sekelas Shopee! Saya balas lagi dan memberikan tangkapan layar di atas agar CS tersebut tidak hanya menyalin jawaban atau membalas asal-asalan yang merugikan penjual. Saya ingin agar mereka melihat harga di marketplace-nya berapa. Karena saya merasa informasi yang saya sampaikan tidak dapat dimengerti oleh CS Shopee yang bersangkutan, saya kembali menghubungi Shopee, dan kali ini diangkat oleh seorang wanita. Saya jelaskan kembali dari awal, sama seperti yang saya sampaikan tadi pagi. Saya ceritakan kronologisnya dari awal sampai kami sama-sama mencari novel pertama, dan beliau mengatakan memahami kendala saya serta akan mencoba menyampaikan ke tim terkait mengenai hal ini. Setelah menutup telepon, saya bahkan menulis chat di laporan tersebut dan menginformasikan bahwa jika jawaban berikutnya meminta saya untuk mengecek harga di marketplace lagi, saya akan mempostingnya di Media Konsumen. Saya menerima jawabannya siang ini, pada tanggal 22 Oktober 2024, saat surat ini saya buat. CS Shopee menginformasikan bahwa saya diminta untuk mengecek semua produk di toko saya dan memastikan agar tidak menjual produk yang melanggar serta sudah memenuhi semua kriteria Star Seller. Luar biasa, bukan, customer service sekelas Shopee, yang merupakan perusahaan internasional? Namun, jawabannya bisa berbelit-belit dan kembali lagi ke awal permasalahan. Jadi, untuk apa hampir 2 minggu ini saya berdebat, menjelaskan sejelas-jelasnya dengan CS Anda, kalau CS Anda hanya menyalin jawaban tanpa melakukan pengecekan sebelum memberikan informasi? Kami yang dirugikan oleh Shopee, penjualan kami menurun karena tidak ada lencana Star Seller, sedangkan jawaban Anda dengan santai menyalahkan dan menyuruh kami. Padahal, CS Anda tidak melakukan pengecekan atau memberikan bantuan apa pun kepada kami sebagai penjual. Saya ingin bertanya kepada pihak manajemen Shopee, apabila ada yang membaca artikel ini, apa tugas dan fungsi customer service Anda jika seperti ini? Sampai detik ini, saya masih belum mengerti alasan sebenarnya Star Seller kami dicabut. Sudah hampir 2 minggu Star Seller kami dinonaktifkan (entah sampai kapan), padahal harga sudah kami ubah semua menjadi Rp24.900, yang menurut kami tidak akan terjual melihat harga di Shopee. Saya baru saja membaca artikel di Media Konsumen bahwa Shopee memberikan tag harga produk termurah di daftar produk penjual. Di sini saya bisa mengartikan bahwa Shopee meminta penjual untuk memberikan harga yang kompetitif atau yang termurah agar bisa berjualan. Namun, dalam kasus saya, Anda meminta kami menaikkan harga sampai pada titik yang menurut kami tidak bisa terjual. Itu pun Star Seller saya masih dinonaktifkan karena harga masih dianggap di bawah harga pasar. Kepada Bapak/Ibu pihak manajemen Shopee, coba dilihat apakah kebijakan yang Anda buat ini tidak merupakan “blunder”? Atau Anda hanya tidak peduli mengenai masalah ini, asal ada penjualan dan biaya Shopee terus dipotong? Terima kasih kepada Media Konsumen yang sudah bersedia memuat artikel saya. Charles Winarto Tangerang Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Esa23 Oktober 2024 - (20:19 WIB)Permalink Mohon maaf, ini status seller buku dari pihak mana ya? distributor resmi? penerbit? atau hanya perorangan? 63 5 Login untuk Membalas
Charles WinartoPenulis artikel23 Oktober 2024 - (22:09 WIB)Permalink bukunya saya beli dari gramedia di bsd 60 4 Login untuk Membalas
Hestanisyar24 Oktober 2024 - (07:15 WIB)Permalink Shopee..? Shopee & Shopee lg, g ada kapoknya mmg si Shopee ini 3 Login untuk Membalas
Esa24 Oktober 2024 - (15:34 WIB)Permalink kemarin baru viral penulis bikin twet/threads/ tiktok apa lupa saya, dan sampai ngetag direkturnya shopee karena bukunya dicopy tanpa ijin dan dijual bebas di MPnya, dan sejak itu, di grup fb kalau g salah, perorangan yang jual buku, kena dampak blokir, hapus produknya, dan g peduli sudah terjual berapa, selama bukan penerbit, atau distributor resmi, agak susah kalau jual buku, cmiiw.. jadi kalau yang sedang dialami, AI nya shopee sudah mengidentifikasi produk yang dijual masuk ke barang yang dilarang, jd CS shopee (ini bukan bot), pasti akan menjawab sepengetahuannya saja, jadi… kalau hanya perorangan.. sudah benar shopeenya.. mohon maaf sekali lagi 1 Login untuk Membalas
Charles WinartoPenulis artikel24 Oktober 2024 - (22:44 WIB)Permalink ini yang jadi permasalahan kan bukunya di copy om kalau saya kan buku asli dan orginal yang kami beli secara resmi di gramedia bukan copyan 1 Login untuk Membalas
Aya Zhou24 Oktober 2024 - (22:58 WIB)Permalink Memang berasa kurang adil kak, sy jg ngalamin, produk sy dihapus gt aja karna dianggap gak punya ijin dr pemilik merk utk jual. Padahal yg sy jual skincare yg biasa dijual bebas, di warung, toko kosmetik, alfa/indomaret, supermarket dan tentunya ecommerce. Sementara buat ajuin ijin resmi sebagai reseller syaratnya hrs beli dlm jumlah yg besar bngt dan sy msh blm sanggup. Sy jg sudah kasih bukti invoice pembelian di mana sy belinya di toko resmi jd terjamin keaslian produknya. Tp ya itu tadi, dr pemegang merk yg keberatan produknya dijual seller yg tidak memiliki ijin resmi dr mereka. 1
Esa26 Oktober 2024 - (09:01 WIB)Permalink maka dari itu saya tanya di awal gan, status seller ini sebagai apa? distributor? penerbit? atau perorangan, kalau hanya perorangan, dan harga jual bukunya dibawah harga rata2, maka AI nya shopee mengidentifikasi barang itu copyan, dan tahunya shopee itu buku asli gimana? kan bukan penerbit, atau distributor, tapi perorangan.. maka dari itu, kalau jual buku, walaupun asli.. tapi tidak ada legalitasnya menjual pasti ditake down
Penjual Pedagang24 Oktober 2024 - (00:21 WIB)Permalink Shopee lagi.. Shopee lagi.. Ampyun deh shopee 19 3 Login untuk Membalas
yoel24 Oktober 2024 - (09:58 WIB)Permalink Shopee lagi aja,ga abis2 Fungsi CS nya hanya untuk memberikan angin segar dan menenangkan,tanpa memberikan solusi.mengulur2 waktu aja. Yg dirugikan?? 1 Login untuk Membalas
Shin Chan24 Oktober 2024 - (07:22 WIB)Permalink Seller dituntut jual harga termurah kalau bisa jual rugi karena ada fitur produk serupa. Udah pasang harga jual rugi malah dibilang harga dibawah pasaran. Yg jual ebook bajakan / buku copy dibiarkan begitu saja. 4 Login untuk Membalas
Mas24 Oktober 2024 - (07:42 WIB)Permalink Sophee lageeeeeeeeee….mblenger aku dengernya 2 Login untuk Membalas
Hero24 Oktober 2024 - (08:31 WIB)Permalink Kalo menurut saya sih sedikit main trik kak…coba hapus brg yg diminta utk dihapus, trus input lg dgn harga pasaran normal ataupun diatasnya lalu tambahan potongan diskon kak dgn target harga yg kk mau. Sama aja kan pada dasarnya. Jg kk mendapatkan fitur promosi secara langasung. Karna sistem marketplace manapun akan memprioritasnya produk yg ada diskonnya…moga membantu ya… 4 Login untuk Membalas
Charles WinartoPenulis artikel24 Oktober 2024 - (22:45 WIB)Permalink terima kasih masukannya akan kami coba cara ini terima kasih Login untuk Membalas
Charles WinartoPenulis artikel24 Oktober 2024 - (23:04 WIB)Permalink setelah saya coba tidak bisa kak ada notifikasi harga mengalami kenaikan harga kalau dikasih diskon dan akan dikenakan point pinalti kalau diterus kan kak Login untuk Membalas
Tjhai25 Oktober 2024 - (02:11 WIB)Permalink Gak bisa langsung gan, setelah naikan harga, harus tunggu minimal 7 hari kalau gak salah untuk pasang promo diskon. Saran saya sih tunggu agak lama, biar aman 1 Login untuk Membalas
Hero25 Oktober 2024 - (05:48 WIB)Permalink Oh iya kak saya lupa ksh infonya klo ga bisa langsung kak. Ada tenggang waktunya. Klo ga, nanti benar akan kena pinalti karna terindikasi “Mafia harga”. Sepengalaman saya sih sekitar 1 mingguan minimal kak. Di tokped malah 1 bln minimalnya. Malah sayanya sampe lupa klo mau pasang diskon…tp malah ke jual..yawis lah..hehe Login untuk Membalas
Alexandrie24 Oktober 2024 - (22:36 WIB)Permalink Status pesanan saya star+ juga di hapus sepihak ama shopee, dan menanyakan ke cs shopee dan jawabannya sama persis yg dialami oleh kakak. Dan akhirnya saya selaku penjual , ya udah ga bisa ngapa2in.. Udah saya hapus produk nya tetap ga dapat lencana star+. Capek sendiri. Ya akhirnya saya menjual seeprti apa adanya. Cuma berharal rejeki dr yg kuasa. Sekedar mengingatkan, rating penjualan di toko nilai 4.9 terjual. Sampe saat ini disuruh menunggu entah sampe kapan, mgkn menunggu matahari terbit dr barat Login untuk Membalas
Charles WinartoPenulis artikel24 Oktober 2024 - (23:05 WIB)Permalink mungkin bisa diceritakan kronoogisnyya kak di media kosumen agar bisa diketahui benar permasalahannya seperti apa kak Login untuk Membalas
Adhitya25 Oktober 2024 - (14:06 WIB)Permalink Penjual dijadikan sapi perah oleh shopee.. biaya admin mencekik, pembeli seenaknya sendiri… lengkap sudah… Login untuk Membalas
Umi25 Oktober 2024 - (19:55 WIB)Permalink Sebagai contoh saya jual barang barang yg saya dapat dari modern Trade, Saya beli di situ saya jual kembali di shopee, nah jika si pemilik merk tidak mengizinkan saya mendistribusikan / menjualnya di shopeee sudah di pastikan iklan atau toko saya kemana banned. Jadi bukan masalah asli atau palsu. Hanya masalaah izin dari si pemilik merk. Jika si pemilik merk tidak mempermasalahkan brand nya di jual di shopee ya berarti tidak akan ada banned. Barang yg di larang di jual di shopee itu karena sebelumnya pasti pernah ada aduan dari si pemilik merk atau jika buku mungkin si penerbit, memng si penerbitlah tidak mengizinkan bukunya di jual bebas. Hanya perusahaan tertentu lah yg memang mempunyai izin utk mendistribusikan buku tsb Login untuk Membalas
Umi25 Oktober 2024 - (19:44 WIB)Permalink Begini bung. Jual buku itu memang harus seizin penerbit dan lain lain. Tidak bisa beli di gramedia lalu di jual kembali tanpa izin. Sebenarnya shopee sudah benar. Jadi tidak semua barang yg kamu beli bisa kamu jual dan di publikasikan tanpa seizin penerbit. Jadi disini bukan masalah asli atau palsu. Tapi di masalah izin barang yg di jual nya. Seharusnya aturan ini itu sudah ada di syarat dan ketentuan penjual. Bisa di baca baca dulu sebelum berjualan. Kalau memng di larang ya jangan berjualan di shopee. Sesimpel itu. Contoh. Jika memang kamu punya izin mendistribusikan buku tsb dari penerbit, apalagi jika sudah shopee mall, semua izin ada. Lengkap. Sudah di pastikan lancar jaya jualannya Login untuk Membalas
Bang Joker26 Oktober 2024 - (15:18 WIB)Permalink Bini gw jg jd seller di shopee, dlm seminggu returan 3-4x pdhal orderan jg gk banyak. Konyolnya dana dilepas pdhal barang blm ditrima. Konyolnya lg ongkir dotanggung penjual Shopee mmg sll mengelus kepala buyer biar buyer datang, seller sll dirugikan Login untuk Membalas