Mencari Keadilan dari Grab Indonesia

Kepada Manajemen Grab Indonesia,

Sebagai mantan mitra Grab Indonesia selama lebih dari 6 tahun, saya telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan modal sebagai mitra Grab. Selama kurun waktu yang tidak singkat ini, saya bersama Grab selalu memberikan pelayanan bintang 5 kepada konsumen. Namun, apa daya, saya hanyalah seorang mitra. Ketika terjadi kesalahan, dan kesalahan itu dianggap sebagai kesalahan fatal oleh Grab, pada tahun ke-6 sebagai mitra, saya diberhentikan sebagai mitra, dengan alasan laporan yang menyatakan saya meminta tarif lebih dari yang seharusnya.

Dalam amar putusan tersebut, kronologinya kurang jelas. Pihak Grab tidak memberikan informasi yang memadai mengenai hal ini. Tiba-tiba, saya menerima pemberitahuan pemutusan mitra (PM) tanpa dilampiri bukti yang menunjukkan bahwa saya mengambil hak konsumen. Padahal, selama 6 tahun saya menggeluti Grab, mana mungkin saya tidak amanah? Jelas-jelas, poin dalam laporan tersebut menyatakan bahwa saya selalu mengonfirmasi ke pelanggan setiap ada sesuatu.

Sebagai mitra, saya tidak diberi ruang untuk memberikan sanggahan atas keputusan sepihak dari aplikator. Padahal, selama ini saya selalu mengisi saldo mitra tanpa batas dan menggunakan modal sendiri. Secara logika, mana mungkin saya mengambil hak konsumen? Bahkan, fitur banding pun saya gunakan, tetapi itu tidak berpengaruh pada akun saya yang telah saya dedikasikan selama lebih dari 6 tahun. Semua itu dianggap sampah belaka oleh aplikator.

Saya menulis di sini dengan harapan agar Grab menjadi aplikator yang berimbang dalam mengambil keputusan kebijakan, terutama karena hal ini menyangkut pekerjaan seseorang. Jangan mengambil keputusan sepihak seolah-olah laporan konsumen itu selalu benar. Demi menjaga keadilan yang berlandaskan pada Tuhan Yang Maha Esa, demikianlah keluh kesah saya sebagai mitra yang hanya dianggap sebagai “sapi perah”—ketika sudah diambil susunya, dibuang dan mencari sapi yang baru.

Eko Nuurudin
Kab. Sragen, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

60 komentar untuk “Mencari Keadilan dari Grab Indonesia

    • 13 Maret 2025 - (14:21 WIB)
      Permalink

      Saya cuga cenderung curiga begitu. Kontrol populasi. Mereka memang kebanyakan driver kayanya.

      • 13 Maret 2025 - (14:26 WIB)
        Permalink

        Grab cari cuan dri bukakan dirver baru lagi gan pejualan atribut yg lama di buang

        • 14 Maret 2025 - (16:24 WIB)
          Permalink

          Hahaa meding baang lhaa di pm tnpa bukti sama saja fitnah lebih kejam dro pada pembunuha😆

        • 17 Maret 2025 - (22:45 WIB)
          Permalink

          Gw aja pm cuma gara2 selfi pake jaket lama, dia mah ga menghargai kita sbg driver lama, yg penting trima terus driver baru, jualan atribut, cuan buat mereka

        • 6 April 2025 - (19:22 WIB)
          Permalink

          Seharusnya pihak grab bisa konfirmasi dirver kalu ada cs kompalin kalu merasa dikurangi bisa di potong saldo driver jika itu benar saya meminta melbihi argo parkir cuman seribu akun yg bekerja selama 6 tahun hilang saya tak ada paksaan dan tekanan dan seksihnya sesuai training yaitu konfirmasi

    • 13 Maret 2025 - (14:27 WIB)
      Permalink

      Sistem grab memang begitu tidak berimbang hanya satu sisi dri konsumen mitra hanya diangap babu

      • 15 Maret 2025 - (04:35 WIB)
        Permalink

        Ane jg pernah om ke suspen, tp pembatalan berlebihan peringatan 2 dari 2 peringatan..
        Cuma wktu itu ane langsung ke kantor, di bukain lg tp ttd materai. Om udh ke kantor?
        Jujur aja ane mah udh muak sm aplikasi, semua sama aja.. kerja dr gelap ktmu gelap.. duitnya abis lagi abis lagi ke service mobil, bensin, ban. Dlll
        Kebetulan ane grab udh 8th, mobil alhamdulillah udh lunas.. abis lebaran ane mau resign aja, udh kaga bener gagu nya.. ntr jg nih aplikasi tumbang sendiri, kbnyakan potongan sm aturan….

          • 7 April 2025 - (03:08 WIB)
            Permalink

            Iyaa bang distu padahal dijelaskan konfirmasi dlu yuk biar gak salah paham tapi aplikator membacanya menambahankan tanpa persetujuan mana ada dirver bisa menambahakan tanpa persetujuan memang atruan grab agak kocak tidak sesauai fakta dilapangan

    • 15 Maret 2025 - (09:50 WIB)
      Permalink

      Tujuan dari Grab itu sebenarnya ingin menggeser kedudukan TUHAN, karena mereka merasa pemilik kebenaran mutlak.
      Mungkin sudah puluhan, ratusan atau bahkan ribuan mitra driver yang di perlakukan sama seperti abang, tanpa diberikan ruang dan hak utk membela diri. Segala bentuk keputusan hanya dari perspektif mereka saja, ini mengerikan !
      Tapi, seperti pelaku bisnis yg lain, bahwa neo kapitalis itu kejam dan tanpa belas kasihan.
      Di lain sisi, abang bisa mengucap syukur karena terbebas dari kemusyrikan. Obrolan di warung kopi bilang: “Percaya sama Grab sama dengan musyrik”.
      Sebobrok²nya lembaga Polri, mereka tetap akan mencari alat bukti dan fakta kebenaran sebelum mentersangkakan seseorang, tapi hal tersebut tidak berlaku bagi Grab si pemilik kebenaran mutlak.

      • 6 April 2025 - (19:25 WIB)
        Permalink

        Betol om maha benar grab dengan segala aturannya driver di bungam tanpa.pembelaan sesuai dilapangan

    • 18 Maret 2025 - (19:45 WIB)
      Permalink

      ya begitulah grab aplikator yg sdh diatas angin (khususnya operatornya selalu mementingkan diri sendiri, customer dan pihak lain terkait laporan yg tdk sesuai dengan mitra) karena SDM di grab transportasi Indonesia doktrinasinya mengedepankan laporan bukan kenyataan dilapangan.

      • 19 Maret 2025 - (06:04 WIB)
        Permalink

        Betul gan laporan hanya sekdar ketikan tanpa di imbangi pertemuan kedua belah pihak dan tidak ada ke berimbangan yang didengar hanya satu sisi ya itu kostumer

      • 7 April 2025 - (03:15 WIB)
        Permalink

        Sayaa sayangat setuju memanang aplikator grab ni semna mena sama driver kerjasama bukan jadikan mitra tapi diangap budak kasarannya tidak ada disuksi kedua belah pihak kalu bgini yg dirugikan kita padahal perosalan yg bukan fatal dan tidak mecuri hak konsumen kalu diangap kita pencuri laporan harus menjukan saldo konsumen mana yg berkurang toh nyatana aplikator ini tidak berani membawa bukti cuma laporan asumsi sarana saya aplikator grab sama bagian hukum yg bikan udang udang perihal etik ini belajar lagi aturan yg mudah untk disalahgunakan konsumen u tuk menjatuhkan mitranyaa memutus tanpa bukti itu hanya fitnah belaka kecuali sisitem grab bisa edit argo driver bisa senak nya ambil konsumen ini baru fair memutus begitu tapi juga harus disertai bukti pemotongan bukan hanya sembunyi tanpa konfirmasi dibalik kebasaran nama mu karena sudah banyak pegalaman yge besar kalu tidak adil akan tumbang pada waktunya

    • 6 April 2025 - (00:56 WIB)
      Permalink

      Iya bang grab pun tak berani mengapi disni karena dia gak ada bukti valid hanya suara konsumen yan diangap benar tanpa memberikan bukti

  • 13 Maret 2025 - (14:56 WIB)
    Permalink

    Grab selaku aplikator memang demikian adanya, kadang tidak mau tau dengan “perilaku jahat customer”, driver mesti jadi kambing hitam tanpa memberi ruang klarifikasi yang fair, padahal mereka mendapatkan pundi-pundi rupiah dari hasil jerih payah para driver, Tuhan Maha Adil dan tidak pernah tidur

    • 14 Maret 2025 - (21:20 WIB)
      Permalink

      Iya bang hanya medengar konsumen saja tapa kalrifikasi mitra nya peraturan yg ambigu dan memutusakan tanpa bukti

  • 13 Maret 2025 - (15:22 WIB)
    Permalink

    Memang GRAB itu semena² sama driver..

    Banyak PERATURAN YG TIDAK TERTULIS dan tidak sesuai sama kode etik yg dibuat mereka..

    Saya termasuk salah satu korban PERATURAN TIDAK TERTULIS…

    1.MENGANTAR PAKET TERLALU CEPAT dianggap MELANGGAR KODE ETIK jadi mungkin harus lama sampai ke tangan pelanggan terus saya gak dibayar

    2.MENURUNKAN PENUMPANG TIDAK SESUAI TITIK padahal PELANGGAN YANG MINTA krn dijalan ketemu sodaranya jd minta bareng sodaranya itu juga dianggap melanggar kode etik PADAHAL PELANGGAN yg minta terus saya gak dibayar dan saldo saya tetep diambil GRAB terus kena SUSPEN 3 hari..

    Kedua hal diatas juga gak tertulis di KODE ETIK GRAB…

    kl komplain ke CS’nya kayak Chat sama anak TK,gak bisa ngasih solusi tapi terus suruh baca kode etik terus…

    Krn hal itu GRAB bagi saya cuma buat cadangan,kadang aktif kadang gak

    • 6 April 2025 - (00:57 WIB)
      Permalink

      Betul bang kode etik grab yang memgerjakan bukan orang lapagan dan tak tahu hukum menyeluruh perlu dikaji ulang itu bagian pembikin aturan kaya penjajah aja

  • 13 Maret 2025 - (19:45 WIB)
    Permalink

    Sama nasibnya dengan saya pak. Saya di putus mitra oleh grab saat usia kemitraan 7 thn. Menurut Grab kesalahan fatal saya karena laporan penumpang yang menyatakan kalau saya memutar youtube di headunit saat bawa penumpang. Saat itu saya mutar channel komedi yang menurut penumpang saya itu tidak sopan. Aneh kan hanya gara-gara laporan itu harus putus mitra. Padahal saya jadi supir Grab sudah 7 thn . Tapi grab tanpa beban sesikitpun membuang supir nya hanya karena laporan gak jelas seperti itu .

    • 13 Maret 2025 - (23:36 WIB)
      Permalink

      Iyaa gan kadang separah itu perusahan internasional tapi sanggahan atau banding dari mitra tidak di dengar hanya medengar satu sisi

    • 15 Maret 2025 - (05:04 WIB)
      Permalink

      Itu kawan yang menonton Head Unit/ YouTube saat pengantaran penumpang, itu sebenarnya memang ga boleh Boss. Karena safety driving, kecuali elu mengantuk masih bisa minta maaf, cuman jangan sampai celaka ya..Kasihan penumpang nya kalau celaka. Di Busway ajah lw nyalakan hp saat mengemudi bisa langsung dipecat secara tidak terhormat. Nah jadi jangan sekali kali nonton saat mengemudi, fokus bro. Kalau soal parkiran jangan minta laah, karena mereka anggap di jakarta driver ojek itu parkiran Gratisan, entah darimana peraturan mereka itu. Cuman kalau lw ada foto karcis atau foto parkiran gedung, bisa minta ga usah takut ga bakal digigit.

  • 13 Maret 2025 - (21:19 WIB)
    Permalink

    Ini… Kronologinya tidak jelas. Masalah apa yang membuat anda diputus mitra? Harusnya diposting semua screenshot interaksi dengan pihak grab dan customer beserta data2 orderannya, supaya ceritanya berimbang. Kalau seperti ini cuma sekedar mendengar keluh kesah sumpah serapah saja.

    • 13 Maret 2025 - (21:45 WIB)
      Permalink

      Sebenarnya alasan putus mitra nya sudah jelas sih. Itu di foto ada disebut sudah diberikan peringatan 2x sebelumnya mengenai meminta/menambahkan biaya. Berarti ini peringatan ketiga, sekaligus hukuman putus mitra. Tapi memang untuk bandingnya ga ada diposting seperti apa.

      • 14 Maret 2025 - (20:19 WIB)
        Permalink

        sama bang senasib kita.saya di grab dari tahun 2016 dan akun saya di putus mitra kan di awal tahun ini dgn alasan pembatalan.selama saya di grab saya tidak pernah melakukan kekerasan dan tidak pernah melakukan hal yg merugikan grab.hanya dgn alasan pembatalan yg mungkin semua pengemudi mengalaminya dan dianggap dilema.krna ngk semua itu kesalahan pengemudi.

      • 15 Maret 2025 - (17:43 WIB)
        Permalink

        Tidak jelas bang tanpa ada bukti saya waktu dapat pringatan itu menayakan ke customer servis katanya haya himbuan saya harus bagimana dijawab jalankan ordeder seperti.biasa kenyataan saya di pm tnpa bukti hanya alasan laporan konsumen yg mna yg saya ambil haknya memutus tnpa buktihanya fitnah saja

      • 7 April 2025 - (03:23 WIB)
        Permalink

        Distu dijelskan meminta dan menmbahan biaya tanpa kofirmasi dan kenyataanya aplikator grab diver tidak bisa edit bagimana kita dinyatakan nambahakn biaya sediri tnapa sepeg3tahuan konsumen ? Rancun ya sisit3m grab distu dan pertaruan etik yang ambigu distu jelas aplikator tidak ada fiktur edit sediri kita tagih sesusai apa yg ada kalupun ada penambahan sesuai sop dari video traning kita selalu menyelsaikan tarining yaitu komfirmasi .dan grab berdadlil memututs menambahan argo melbihi aplikssi tanpa konfrimasi kalu dinalar bagimana bisa kita memaksa konsumen nalar apa yg dipaki grab mitta itu cuma menrima sesuai yg telah dikofirmasikan ke kosumen dan persetujuan kosumen

      • 2 Mei 2025 - (05:29 WIB)
        Permalink

        Saya tanya customer servisnya saja katanya cuman himbauan saya tnya alasananya apa saya diberi seprti tu katanya hanya himbauan ternyata itu SP harusnya di awal grab memberi mitrnya kejlasan tidak boleh meminta parkir jadi jelas semua bekerja itu

    • 13 Maret 2025 - (23:35 WIB)
      Permalink

      Pihak grab mana berani kasih bukti masuk nya privasi katanya kalu privasi harus dipertmukan kedua belah pihak tapi grab gak mampu atas itu padahal perusahan sebesar itu ngak tau logia hukum sederhana

    • 6 April 2025 - (01:01 WIB)
      Permalink

      Haha kronologi memang kurang jelas dan grab juga tidak jelas waktu saya kekantor tidak mejelaskan cuma beradasrkan aturan dia yg semena mena bermodal laporan cs lporan cs tanpa bukti menajdi dalil mengadili seseorang meminta tagihan melbihi aplikasi jelas kita driver sesuai yg dikasih customer mana berani kita minta lebih agak tiak jelas mengenai etik satu ini merugikan dirver yang bekerja jelas hanya laporan palsu kita tidak diberi ruang untuk menyggah atau berpedapat

    • 2 Mei 2025 - (05:27 WIB)
      Permalink

      Memanag tidak jelas pihak grab buktinya tidak berani membri sanggahan atas keputusannya dia grab memututs tanpa bukti cuman hanya ingin menganti mitra lama nya saja sugguh kejam

  • 13 Maret 2025 - (23:33 WIB)
    Permalink

    Itu bukti meminta dan menabahkan pihak grab tidak ada bukti hanya sekdar laporan konsumen tanpa adanya historis saldo konsumen yg terpotong atau misal meminta langsung mana mugkin kerja selama itu ngak tau argo sesuai apklikasi nagihnya berlbih itu berapa nominal nya bukti tidak ada cuma asumsi laporan saja

  • 14 Maret 2025 - (03:11 WIB)
    Permalink

    Iya kalo di pikir2 dulu narik grab enak banget ada jaminan argo segala macem, 1 hari paling kecil dapet uang 250rb, sekarang aduh nyari 100rb aja aja harus keluar pagi pulang malem, perusahaan lain setiap tahun pendapatan makin meningkat, lah driver grab makin kesini tarif makin dipangkas, sementara kebutuhan makin tinggi bahan pokok makin mahal, kan gak masuk akal??

  • 14 Maret 2025 - (07:56 WIB)
    Permalink

    Jangankan Mitra pengemudi, Tuhan saja kalah sama Grab , masih hebat dan berkuasa Grab, mereka maha segalanya

    • 2 Mei 2025 - (05:31 WIB)
      Permalink

      Betul bang mengalahakan Tuhan dijelaskan mitranya dilapangan pun tidak di dengar hanya sanggahan konsumen yg didengar

  • 14 Maret 2025 - (08:41 WIB)
    Permalink

    Sedih banget banyak yg nasibnya seperti penulis. Saya sebagai seller tiap ada order instan sama sameday ga pernah dapet kurir yg sama. Ini membuktikan bahwa memang banyak sekali jml orang yg kerja sbg ojol. Jd aplikator semakin semena mena. Klo saran saya cari kerjaan lain aja kak. Ojol jadikan sampingan aja jgn jadikan yg utama. Saya tau sih ga gampang. Tapi selama ada kemauan, gak males, mau berhemat dari segala sisi, jeli liat peluang, pasti aja jalan. Jelaskan ke istri dan anak posisi keuangan kk agar bisa berjuang bersama sama. Klo protes ke aplikator sih bagi saya percuma. Kita cuma org kecil ga akan dianggap. Tuhan memang tidak tidur. Dia mendengar doa kita, tapi Tuhan jarang mengabulkan doa2 kita. Bagi saya agama sih cuma sbg penenang ya. Jd banyakan pake logika aja deh.

  • 14 Maret 2025 - (22:32 WIB)
    Permalink

    Sudah bang, saya rasa justru yang terkena PM itu justru terselamatkan. Praktik yang tidak adil dan eksploitis yang mereka lakukan juga sudah menjadi gambaran jelas mereka itu siapa. Berikhtiar di jalan lain yang lebih baik, misal abang kan 6 tahun sudah pasti lah punya kenalan konsumen beberapa, tawari jasa abang dan jelaskan kenapa bisa di PM. Datang dengan tulus dan bersih, jgn ragu lakukan niatan baik. Kalau perusahaan decacorn itu sudah tidak amanah dan banyak dzalimnya sudah seharusnya juga kita tinggalkan, jadinya seperti berada di lingkaran setan kalau dipertahankan pun.

  • 15 Maret 2025 - (00:27 WIB)
    Permalink

    Saya rasa perlu klarifikasi dr grab juga ,mestinya menjadi driver grab selama 6 th sudah paham aturannya,klu dilihat screenshot kejadian tsb ber ulang kali dilakukan dan grabpun sudah melalui step2nya mulai sp1 sampai 2 namun terulang lagi,berarti sudah lebih dr 1 Pnp memberikan coment tsb pada driver yg sama, mending instrospeksi knp hal2 yg sama terulang lagi,semoga sabar pak, masih banyak apk lain dan jgn sampai terulang lagi kesalahan yg sama

    • 15 Maret 2025 - (17:46 WIB)
      Permalink

      Iyaa pihak grab menuduh tanpa bukti hanya ambigu peraturan yg dibuat entah dimana sekolahnyya bikin aturan yg ambigu begitu😁 di stu dijelaskan tanpa peesetujuan mana berani driver mengacam meminta lebih jauthnya pemerasan😅

  • 15 Maret 2025 - (01:07 WIB)
    Permalink

    Hapuskan ojek online dari muka bumi Indonesia, kembalikan transportasi umum yang memadai dan berteknologi terkini, pemerintah harusnya fokuskan pada transportasi umum supaya lebih terpelihara dan menjangkau semua tempat, kalo mau jadi negara maju transportasi umum harus di perbaiki dan di pelihara pemerintah mau itu daerah ataupun pusat.

  • 15 Maret 2025 - (14:53 WIB)
    Permalink

    “Ketika terjadi kesalahan,” katamu. Bearti anda nyadar dong ada salah. Ni masukan ya buat online2, silahkan baca di thread perilaku driver online dg tiba2 menambahkan biaya2 itu sudah sangat sering dibahas. Ga ada air kalau ga ada api, artinya memang kalian yang sudah bikin2 masalah sendiri, wajar dapat punishment. Nanti ngelesnya karena biayanya kecillah, jaraknya jauhlah, tarif hematlah. Ya komplen ke aplikator dong, jangan bebankan ke konsumen. Konsumen mau murah wajar. Sampean sendiri kalau bisa naik transpor murah pasti mau kan. Tolonglah driver online ni jujur bekerja, biar berfaedah penghasilannya dan ga dapat masalah bgini.

    • 15 Maret 2025 - (16:26 WIB)
      Permalink

      Gak ada bang driver gak bisa edit jumlah argo klau mau fair grab buktikan argo mana ug ditambah kan cuma laporan asumsi kostumer belaka tnpa bukti transaksi pemotongan dri diver dipahami lagi dari postingan itu yang mecari api ya grab sedri dengan segala aturan sistemnya kalu sama sama fair semua gk bakal teriak

  • 16 Maret 2025 - (10:06 WIB)
    Permalink

    Ini memang benar KK.. Argo memang tidak bisa berubah kec ad tambahan parkir dan tol. Kata kode etik grab. 🤭Yg jelas ini mungkin pembayaran tunai dan Anda meminta lebih dengan alasan yg tidak diterima penumpang/cs. Atau pembayaran nontunai dengan menambahkan langsung biaya lain2 tanpa sepengetahuan cs. Benarkan KK.. karena saya jg pernah GT hehe 🙏
    Maaf saya bukannya membela grab atau apapun aturannya it saya tidak membela siapapun disini.. namun saya sebagai mitra grab yg sudah lebih lama sedikit dr Anda 7th sudah bosan jg dg aturan dan Tarif Abal2 yg di tentukan oleh management grab yg GAK ADA OTAKNYA sekarang ini mungkin gara2 modalnya abis untuk beli saham gojek agar bisa merger ke grab dan manajement takut kehilangan cs-nya yg abal2 yg taunya cm tarif murah meriah GK mikir kenyamanan dan keamanan pelayanan dan karena murahnya tarif Maxim melebihi murahnya tarif angkot atau perang tarif dg ojol lain.
    Terlepas dr apapun it semua, Anda harus bersyukur karena :

    1. Berhenti makan uang haram karena menambahkan tarif tanpa sepengetahuan cs termasuk haram dan seperti maling uang orng lain. Ataupun meminta uang tambahan lebih dg alasan apapun SETELAH pengantaran harusnya klo mau minta tambahan SEBELUM pengantaran bahkan sebelum penjemputan klo dia bawa barang banyak make grab hemat saya biasanya KONFIRMASI terlebih dahulu klo mau/SETUJU ada biaya tambahan namun klo GK mau ada biaya penjemputan karena dia tidak bilang mau bawa barang yg berlebihan karena ini jenis cs abal2 tau Murraah aj sama ini cs GAK ADA OTAKNYA. INGAT Grab tidak butuh dg keluhan para mitra, karena pikiran para management grab it klo mau ikut jd mitra harus setuju dg Tarif yg ditentukan dan semua Aturannya klo GK mau y SILAHKAN CR OJOL LAIN yg tarifnya gak ABAL2 atau tarif yg tidak menyengsarakan Mitranya, maka dr it Kita jg harus smart memilih orderan yg sesuai dg kita kolo tarifnya GK sesuai gk perlu diambil y KK.. biar kasih sama yg lain tp klo tarifnya ok SIKAAT.. 😊
    Nanti klo semua mitra GK ada yg mau ambil penumpangnya br grab akan naikin Tarifnya namun selama penumpang masih ada yg mau narik tarif ABAL2 td y.. terpaksa kita mengalah aj d… Mending ngerjain yg lain aj.
    JGN TARIF ABAL2 JD ALASAN UNTUK MALING!!

    2. Berhenti dari berfikiran negatif dan menggerutu melulu terhadap perusahaan tempat kita cari makan namun tempat it jg kita buang kotoran karena memang Otak Management Grab it bkn lg d dengkul namun d Buntut. Tarif ABAL2 mau pelayanan Premium kan GAK MASUK AKAL!!

    3. KK Bisa fokus mencari pekerjaan lain yg lebih layak untuk memenuhi dan mencukupi kebutuhan hidup. Sebelum mendapatkan pekerjaan yg lain mungkin KK bisa fokus Beribadah terlebih dahulu terutama d bulan suci ramadhan maaf ini klo KK muslim y.. karena ini bulan ladang ibadah ngumpulin pahala. Karena sholat Sunah 2 rakaat sebelum subuh aja MELEBIHI dr DUNIA DAN ISINYA Apalagi ibadah2 lainnya dibulan ini.
    Semoga KK bisa cepat move-on dari grab y KK..😊🙏

    • 16 Maret 2025 - (18:59 WIB)
      Permalink

      Gimana tow gan makan uang haram dimana saya lho ngk dapat utung apa apa nambah kan dari mana juga kita driver sesuai yg dikasih konsumen klau konsumen merasa kelebihan harus nyaa kita dipotongkan saldo mitra jika merasa dirugikan bukan malah di putus mitra logkia nya begitu

      • 17 Maret 2025 - (04:22 WIB)
        Permalink

        Klo mau bukti ke kantor grab perwakilan dikota Anda gk perlu ngelapor kesini 🤭, gk perlu munaklah kk karena it udh ketauan 2x peringatan masih jg y terima aj konsekuensi yg kamu buat, Makanya kenapa teman saya banyak pindah kesebelah memang grab aturan berlebih dan sudah tidak seimbang dg argonya. Klo KK memang merasa benar lapor ke perlindungan tenaga kerja di Disnaker kota Anda dan ajak ke kantor Grab GK perlu minta pembelaain disini 🤭🤦

        • 17 Maret 2025 - (20:00 WIB)
          Permalink

          Wkwk ngk usah diajari gan udah kesana ada keknya gak paham aplikasi dri komen nya tidak.pernah jalani aplikasi

    • 16 Maret 2025 - (19:01 WIB)
      Permalink

      Iyaa itu cuma saya meminta bukti sama pihak grab atas keputusannya biar fair bukti chat kah foto biar sama sama enak kita juga medapatkan keadilan saya narik gak pilih pilih argo semua layanan libas tapi yaa malah di pm sama grab yang semena mena

      • 17 Maret 2025 - (05:38 WIB)
        Permalink

        Klo Bukti it PASTI ada asalkan KK mau datang langsung ke kantornya Dan tidak mungkin grab mau kasih tau dan bahas di sini😅, karena it merupakan KODE ETIK, dan it bukan merupakan keputusan yg sepihak, mungkin KK udah diperingatkan dan udh disuruh kekantor malah gak datang.. SUdah diperingatkan 2x malah terus melakukan pelanggaran emng susah klo org NGEYEL GT KK.. di manapun Anda bekerja pasti tidak akan berkah dan bertahan lama. Seperti kebiasaan para Pejabat Koruptor di negara ini. saya GK tau kenapa KK GK mau datang langsung ke kantornya yg pasti KK memang bersalah dengan maling diem2 nambahkan tarif lain2 setiap orderan non tunai. Solusinya cm satu TOBAT!! Introspeksi diri sendiri BKN terus membela diri dg alasan yg tidak masuk akal. Banyak2 sedekah supaya rejeki tambah lancar kedepannya.
        Untuk apa libas semua orderan dg TARIF ABAL2 tp ujung2 nya KK tambahin biaya lain2 DIAM2 setiap orderan yg Anda Libas kan merugikan org lain atau CS.
        Cb kondisi SPT it terjadi di keluarga Anda Yg KK cintai SPT Istri atau anak Anda bagaimana perasaan KK. Kita harus memperlakukan orng lain it bagaimana seperti kita ingin diperlakukan org lain ke kita dan keluarga kita KK.. klo Anda memperlakukan org lain dg kasar atau maaf mungkin pelecehan pasti Allah balas begitu jg dg Anda dan Kel Anda d perlakukan begitu jg dg org lain. Jika anda diam2 mengambil uang org lain InsyaAllah Anda dan Kel Anda akan banyak kehilangan dari org lain yg ambil dr Anda dan Kel Anda. Begeto KK.. ngeh ORA Iki mas??? 😊🙏
        Itu bukan karma tp memang SPT itulah hukum alamiah. Mudah2an KK bisa Paham y KK..😵‍💫🥱

        • 17 Maret 2025 - (20:02 WIB)
          Permalink

          Hihi ni ni hanya berasumsi bukti ngk ada bisa meghukumi zalim mas namanya😅

          • 19 Maret 2025 - (13:01 WIB)
            Permalink

            Udeh kk mendingan suruh temen2 kk apus grab penumpang,sama kaya saya di bilang kebut2an langsung di pm,semenjak di pm keluarga saya sodara semua ga naik grab lagi klo kluar rumah

  • 17 Maret 2025 - (06:31 WIB)
    Permalink

    Ini KK minta tarif berlebih dr Argo. Emngnya KK GK pernah temu dg cs yg Tegas GK mau ngasih?? Klo KK udah datang ke kantor Grab perwakilan dikota Anda mungkin klo kasusnya kayak KK memang mereka tidak ada bukti langsung SPT chat atau lain2 tetapi mereka atau pihak grab bisa mendatangkan SAKSI seperti CS yg telah melapor atau merasa dirugikan oleh Anda yg meminta tarif berlebih atau tidak sesuai argo. Mungkin pihak cs yg dirugikan it ada bukti rekaman percakapan dg anda, yg meminta tarif melebihi argo GT klo di bawa ke pengadilan SM pengacara hebatpun Anda akan kalah. Karena kejujuran it lebih penting dari pada kengeyelan 🤷😁
    Makanya skrng grab ada memperbaharui aplikasi SPT REKAMAN PERCAKAPAN antara mitra dan cs selama dlm perjalanan salah satunya untuk it jika driver meminta tarif berlebih dr argo yg sudah ditentukan by sistem. Jd Grab ada bukti!! Termasuk jg untuk tindak kejahatan dan pelecehan GT KK.m
    Tetapi tidak berlaku disini KK.. emak2 d sini aj maunya argo murah klo bisa gratis, minta tambahan yg ada kita kena semprot 🤭 apalagi mau minta tarif yg melebihi argo GT. Bisa2 remek saya d lecehin SM emak2 disini 😅 yg ada saya yg malah balik lapor ke grab 🤦🙏

    • 17 Maret 2025 - (20:03 WIB)
      Permalink

      Saya itu grab motor bang mana bisa edit kecuali mobil saya main food gk bsa merubah argo mau pun menambahkan

  • 18 Maret 2025 - (06:25 WIB)
    Permalink

    Lha iya, saya paham it.. menambahkan gak tpkan minta berlebih dr argo KK.., org melaporkan Anda karena tidak ikhlas ngasih tidak sesuai tarif argo, It lebih parah LG wkwkwk.. mungkin org yg diminta GK mau ngasih tp karena kekesalannya kamu sudah dilaporkan gtkan it pemerasan namanya kk.. kok bisa2 nya org it mau membayar dg tarif gak sesuai argo? Klo memang seperti yg Anda katakan Anda diFitnah tanpa bukti it harusnya emng laporin ke pihak perlindungan ojol dikota Anda klo ad.. 🤭 yah susah jg emng klo banyak ngelesnya KK.. cm saya tidak habis pikir sebegitu banyak grab motor yg sudah disuspend SPT Anda tp yg ngelapor kesini atau yg sampe disuspend permanen kenapa br Anda y KK.. mungkin saking keNGEYELNYA!! Anda sudah diperingatkan masih jg sama y Alhamdulillahkan hasil akhirnya kan…
    Atau mungkin jg hanya sy yg GK tau… 😁🙏
    Tp bgs jg KK menceritakan kisahnya disini, Anggap ajalah d sini jg sy bisa mewakili untuk menyampaikan unek2 saya sbg mitra grab yg dizalimi oleh grab Dipaksa kerja rodi dg tarif argo ABAL2. Terima kasih…

    • 18 Maret 2025 - (12:37 WIB)
      Permalink

      Yaa memang sistem nya aja yang abal abal datang ke kantor kanta itu sistem dimnata bukti pihak grab ngeles aja haha memang cuma nambah mitra baru saja jualan atribut kalu fair buka data tidak semua anda aaumsikan kalu bekerja tidak lama itu zalim justru kita di zalimi

  • 30 Maret 2025 - (10:56 WIB)
    Permalink

    1 kata “******”, makanya kalo narik tuh yg jujur, dikira gak liat isi grup fb ojol apa, isinya mencemooh keras customer, tip kurang lah

  • 1 April 2025 - (06:01 WIB)
    Permalink

    Logikanya bang kerja sudah 6 tahun kurang jujur apa kita tidak memgharpakan tip cuma mengharap keadilan yg fair jagan hanya satu sisi yg memutuskan fitnah belaka tanapa bukti kalu cs merasa dirugikan kita bertanggung jwah hak mana yg diambil biar kita ganti tapi kenyataanta toh grab tidak bgtu tidak fair kerjaanya sistemnya

 Apa Komentar Anda?

Ada 60 komentar sampai saat ini..

Mencari Keadilan dari Grab Indonesia

oleh Ekonuur dibaca dalam: 1 menit
60