Keluhan Surat Pembaca Pesan Ripstik Poundfit di Shopee, yang Datang Kotak Kosong; Bukti Metadata pun Tetap Ditolak 9 September 2026 Salwa Beri komentar Alasan penolakan, Belanja Online, Bukti Terima, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, Isi paket kosong, komplain Shopee, Kurir, Layanan kurir, Marketplace, Metadata, Pengembalian dana, Pusat Resolusi Shopee, Refund, Shopee, Shopee Express, Shopee SPX, SOP, SPX, SPX Express, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Unboxing, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kepada Redaksi Media Konsumen dan Pihak Manajemen Shopee Indonesia, Saya menulis surat ini karena merasa sangat dirugikan dan dipermainkan oleh sistem penanganan komplain Shopee Indonesia. Saya memesan produk Ripstik Poundfit di toko RAGA Official Shop dengan Nomor Pesanan: 2608246WTXCK8U, namun paket yang saya terima hanya berupa kotak kosong. Berikut kronologi lengkap beserta runtutan penolakan yang tidak masuk akal oleh pihak Shopee: Pengiriman Ditinggal Tanpa Penerima Pada tanggal 30 Agustus 2026 pukul 10:10 WITA, kurir SPX Express memperbarui status pengiriman menjadi “Pesanan tiba di alamat tujuan, diterima di depan pintu”. Saat itu rumah dalam kondisi kosong karena saya sedang berada di salon sejak pagi (ada bukti transaksi pembayaran di salon via GoPay pukul 13:30 WITA). Paket Ditemukan Robek & Isi Kosong Sekitar pukul 14:00 WITA saya tiba di rumah dan mengambil paket tersebut. Bungkus plastik luar sudah dalam kondisi agak robek di bagian ujung. Saat kemasan dibuka pada pukul 14:33 WITA (tercatat otomatis pada metadata foto/video HP saya), kotak produk Wizi di dalamnya ternyata kosong melompong (hanya berisi kabel USB di luar kotak, tanpa ada unit Ripstik). Pengajuan Pertama Ditolak Sepihak Saya langsung mengajukan pengembalian pada hari itu juga (30 Agustus 2026). Namun, pada 31 Agustus 2026 pengajuan saya ditolak dengan alasan “bukti tidak valid”. Konsultasi CS dan Pengajuan Ulang Saya berkonsultasi dengan CS Shopee bernama Pri*** (Nomor Laporan CS: 2094322191827267672). CS Pri*** meyakinkan saya bahwa “bukti video yang Kakak kirimkan sudah cukup jelas” dan memberikan arahan dokumen pendukung. Saya ikuti seluruh instruksinya dan melakukan pengajuan ulang pada 31 Agustus 2026 dengan Nomor Pengajuan: 2608310SKKP26WF. Ironisnya, pada 1 September 2026 pengajuan ulang ini tetap ditolak oleh tim peninjau dengan alasan kaku “Tidak memenuhi Syarat & Ketentuan“. Padahal, pihak penjual (RAGA Official Shop) sendiri secara terbuka di fitur chat mengakui bahwa kendala ini kemungkinan besar adalah kesalahan dari pihak ekspedisi. Minta Bukti Metadata Waktu, Tetap Ditolak dan Ditutup Sepihak Saya kembali komplain keras ke CS Shopee. Pihak CS kemudian meminta bukti tambahan berupa tangkapan layar (screenshot) tanggal dan waktu (timestamp/metadata) saat video/foto unboxing tersebut diambil. Pada 3 September 2026 pukul 15:33, saya unggah seluruh screenshot detail galeri HP yang membuktikan foto/video tersebut terekam tepat di hari dan jam kedatangan paket (30 Agustus 2026 pukul 14:33 WITA di Samarinda). Bukannya diperiksa secara adil, pada malam harinya (3 September 2026 pukul 21:23), Shopee secara sepihak langsung mengubah status menjadi “Laporan Selesai Ditangani” dan menyatakan pelaporan tetap ditolak karena “tidak memenuhi Syarat & Ketentuan”. Sungguh ironis dan mengecewakan. CS Shopee berkali-kali meminta syarat bukti ini-itu, namun setelah semua bukti asli dan sah diberikan (termasuk metadata resmi HP), sistem Shopee secara kaku langsung menutup kasus tanpa ada investigasi nyata terhadap kurir SPX Express maupun penjual. Melalui surat terbuka ini, saya menuntut Shopee Indonesia untuk: Memeriksa kembali Nomor Pesanan: 2608246WTXCK8U, Nomor Pengajuan: 2608310SKKP26WF, dan Nomor Laporan CS: 2094322191827267672 secara objektif dan adil. Mengusut tuntas indikasi kelalaian/pencurian barang oleh ekspedisi SPX Express yang menaruh paket di depan pintu rumah kosong dalam keadaan robek. Segera mengembalikan dana (refund) penuh atas pesanan Ripstik tersebut. Terima kasih kepada Media Konsumen. Hormat saya, Salwa Samarinda, Kalimantan Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.