Ilustrasi via Gemini AI Keluhan Surat Pembaca Pengembalian Barang dan Dana Shopee Selalu Merugikan Seller 21 September 2025 Ferry 1 Komentar Biaya packing, dispute, e-Commerce, Ganti Rugi, Jual beli online, Jualan Online, Kebijakan pengembalian barang, Kompensasi, Kompensasi kerugian, Komplain pelanggan, Marketplace, ongkir, Ongkos kirim, Pengajuan banding, Pengembalian dana, Potongan hasil penjualan, Pusat Resolusi Shopee, Refund, Retur barang, Retur paket, Shopee, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Terima kasih sebelumnya kepada Media Konsumen yang telah menerbitkan surat terbuka ini. Saya adalah seorang penjual di Shopee yang telah berjualan selama lebih dari 6 tahun dan juga berjualan di beberapa marketplace lainnya. Sedikit keluhan mengenai pengembalian Shopee yang sangat tidak masuk akal. Nomor Pesanan: 2508161DEDE3T7 – Nomor Pengajuan: 2508210DHFD1KJG. Nomor Pesanan: 250809CN6X05VW – Nomor Pengajuan: 2508110GKMGFRJQ. Nomor Pesanan: 2508052RUM0XBG – Nomor Pengajuan: 25080604G1RPFYX. Ketiga nomor pesanan tersebut diajukan untuk pengembalian, dengan alasan ingin mengembalikan barang seperti semula. Saya sebagai penjual hanya mengetahui bahwa Shopee memberikan kompensasi sebesar Rp5.000 untuk hal ini sebagai pengganti biaya pengemasan, tetapi penjual harus mengajukan klaim terlebih dahulu ke Shopee untuk mendapatkan Rp5.000. Jika tidak mengajukan klaim, maka tidak akan mendapatkan Rp5.000. Saya mencari di artikel Shopee yang menyatakan bahwa penjual harus mengajukan klaim terlebih dahulu agar bisa mendapatkan Rp5.000. Saya berjualan di Shopee bukan tanpa biaya atau gratis. Biaya admin tidak menjadi masalah, iklan pun kami gunakan. Namun, penjual harus mengajukan klaim untuk mendapatkan haknya. Penjual harus memeriksa paket yang dikembalikan oleh pembeli, apakah benar atau tidak. Terlepas dari benar atau tidaknya paket yang dikembalikan, memeriksa berarti merusak kemasan luar. Siapa yang akan mengganti? Atau apakah penjual harus 100% percaya pada barang yang dikembalikan oleh pembeli? Jika ada pesanan yang sama, kami langsung kirim, tetapi jika paket tersebut ternyata bermasalah, siapa yang akan disalahkan? Shopee bisa mempercayai pembeli dengan memberikan uang pengembalian lebih awal atau lebih cepat. Namun, Shopee tidak bisa mempercayai penjual sehingga penjual harus memberikan bukti yang valid, seperti video unboxing atau video pengemasan, seolah-olah penjual di Shopee adalah pelaku kejahatan yang dicurigai. Berdasarkan pengalaman saya selama lebih dari 6 tahun berjualan di Shopee, rumus pengembalian barang dan dana di Shopee adalah sebagai berikut: Seller benar vs Buyer salah = 90% Seller hanya mendapatkan Rp5.000, itu pun harus mengajukan klaim atau berdebat agar tidak terkena potongan ongkir pulang pergi. Seller benar vs Buyer salah = 10% Seller mendapatkan nilai transaksi. Buyer benar vs Seller salah = Anda pasti sudah bisa menebak jawabannya sendiri. Dan yang terakhir, nomor pesanan: 250901BAM1HFKR – nomor pengembalian: 2509030GSH47X9K. Barang kembali dalam kondisi rusak dengan retak, tetapi seller kalah dan terkena potong ongkir, dengan alasan: Mohon maaf atas kendala yang Anda alami mengenai klaim barang pengembalian rusak saat pengiriman pada Nomor Pengajuan 2509030GSH47X9K. Pengajuan banding Penjual ditolak karena kemasan bagian dalam produk tidak sesuai dengan panduan dari jasa kirim. Pastikan di masa depan Anda melakukan pengemasan produk sesuai dengan standar pengemasan Shopee agar masalah yang sama tidak terulang. Informasi lebih lanjut: https://seller.shopee.co.id/edu/article/18823 Barang sudah dikembalikan ke seller, berarti yang mengirimkan adalah buyer, kenapa seller yang disalahkan dan tidak bisa mengajukan komplain lagi, langsung ditutup saat itu juga? Untuk tim Shopee, mohon memberikan klarifikasi terkait tulisan saya di atas dan klarifikasi kompensasi packing Rp5.000 kepada semua seller agar tidak ada seller yang komplain seperti ini. Ferry Jakarta Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bob23 September 2025 - (11:15 WIB)Permalink Shopee jahat yah. Masih mau jualan di Shopee? Login untuk Membalas