Traveloka Lempar Kesalahan ke Pihak Maskapai Qatar Airways

Pada tanggal 2 Oktober 2025, saya membeli tiket pesawat Qatar Airways melalui aplikasi Shopee untuk rute Jakarta ke Istanbul pulang pergi. Tiket tersebut bekerja sama dengan Traveloka. Setelah pembayaran berhasil dan menunggu beberapa menit, tiket pun terbit dan saya memeriksa bahwa tiket tersebut sudah terkonfirmasi di situs web maskapai, yaitu Qatar Airways. PNR: 9AF22C, nomor pemesanan: 1288746139.

Di tiket tersebut tertera kebijakan non-refund. Namun, setelah saya memeriksa kembali di situs maskapai, tiba-tiba tiket saya tidak dapat dicek lagi, padahal sebelumnya masih terkonfirmasi di situs maskapai. Tiket saya dinyatakan void, dibatalkan sepihak oleh agen perjalanan, yaitu Traveloka.

Saya mencoba mengonfirmasi kepada Traveloka melalui telepon, dan pihak Traveloka menyatakan bahwa tiket tersebut dibatalkan oleh maskapai (saya masih menyimpan bukti rekaman tersebut). Saya kemudian mencoba mengonfirmasi kepada pihak maskapai (Qatar Airways) melalui message, dan pihak Qatar mengonfirmasi bahwa mereka tidak dapat membatalkan tiket yang dipesan melalui agen perjalanan.

Pihak Traveloka yang pegang kendali atas tiket tersebut selalu menghindar. Padahal mereka bisa membatalkan tiket, tapi untuk memberikan penjelasan saja, mereka harus melalui pihak Shopee.

Saya sudah mencoba mengonfirmasi kepada pihak Shopee, dan pihak Shopee hanya memberikan pernyataan bahwa mereka sebagai mitra hanya menerima instruksi dari Traveloka. Jika Traveloka mengatakan refund, maka pihak Shopee tidak bisa berbuat banyak. Padahal, dalam ketentuan, tiket saya adalah non-refund.

Sesuai konfirmasi dari pihak Shopee, ada kesalahan di sistem Traveloka. Jika memang ada kesalahan, seharusnya tiket saya tidak sampai masuk ke sistem maskapai. Tiket non-refund adalah hak konsumen, dan itu bukan kesalahan konsumen. Namun, saya merasa dirugikan oleh pihak Traveloka dan Shopee.

Jangan lagi deh kalau berurusan dengan Traveloka dan Shopee soal tiket pesawat — bakalan ribet.

Juni
Tangerang Selatan, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

29 komentar untuk “Traveloka Lempar Kesalahan ke Pihak Maskapai Qatar Airways

  • 11 Oktober 2025 - (14:19 WIB)
    Permalink

    Sebaiknya memang tdk memesan ticket dengan banyak pihak seperti ini. Dr maskapai ke OTA, dr OTA ke marketplace. Jika dtelusuri kemungkinan lepas tangan pasti byk, dan main salah2an. Shopee nyalahin Traveloka, Traveloka nyalahin maskapai, dan sebaiknya.

    Semoga segera selesai dan bisa drefund

  • 11 Oktober 2025 - (15:03 WIB)
    Permalink

    Kadang lucu ya, sudah tahu tiketnya non-refund, tetap berharap ada keajaiban begitu sistem bermasalah. Namanya juga pembelian lewat marketplace, pasti ada pihak ketiga dan alur sistem panjang. Kalau mau cepat dan pasti, beli langsung di situs maskapainya, bukan lewat aplikasi yang jelas-jelas hanya jadi perantara.

    Semua ingin murah dan praktis, tapi begitu ada kendala, langsung tuduh semua pihak salah. Padahal aturan non-refund itu bukan sekadar tulisan itu kontrak yang disetujui saat bayar. Jadi sebelum menyalahkan Shopee atau Traveloka, mungkin perlu baca dulu syarat dan ketentuan sampai tuntas

    1
    4
    • 11 Oktober 2025 - (17:45 WIB)
      Permalink

      Kalau saya gak salah memahami masalah TS, yang menjadi persoalan adalah, orang pesen tiket dan sudah bayar.
      Kemudian, tiket dibatalkan BUKAN oleh si Pemesan.
      Sedangkan status tiket Non-Refund.
      Pertanyaannya, gimana dengan nasib uang si pemesan yang sudah dibayarkan?
      Sedangkan pembatalan BUKAN oleh ybs.
      Apakah hilang begitu saja? itu persoalannya 🙂

      • 11 Oktober 2025 - (17:54 WIB)
        Permalink

        Nah, di situlah letak miskonsepsi yang sering terjadi. Kalau tiket dibatalkan bukan oleh pemesan, berarti ada error sistem atau validasi antar pihak bukan berarti uangnya otomatis “hilang begitu saja”. Semua transaksi digital pasti tercatat dan bisa ditelusuri, hanya saja prosesnya tidak bisa secepat emosi pengguna yang merasa dirugikan.

        Traveloka dan Shopee itu cuma perantara sistem pembayaran dan penerbitan tiket, sedangkan otoritas akhir tetap di maskapai. Jadi wajar kalau perlu waktu dan konfirmasi silang.

        Intinya kalau beli lewat pihak ketiga, harus siap dengan alur pihak ketiga juga. Murah dan praktis memang enak, tapi risikonya juga ikut dalam paketnya.

        • 11 Oktober 2025 - (18:04 WIB)
          Permalink

          Berarti gak ada yang salah dengan komplain TS ya.
          Komplain TS ini supaya jadi koreksi untuk pihak2 terkait.
          Jangan konsumen nya disuruh memaklumi persolan yang terjadi akibat kesalahan mereka.
          Disuruh sabar, terima aja di-pingpong, disuruh maklum karena harga diskon, dll.
          Itu konyol namanya….
          Sudah tepat mengadu ke Medianya buat konsumen 🙂

          • 11 Oktober 2025 - (18:12 WIB)
            Permalink

            Wah, kalau semua masalah langsung dianggap “pihak lain yang salah”, ya nggak akan pernah selesai. Konsumen juga punya tanggung jawab saat setuju sama syarat & ketentuan.

            Komplain boleh, tapi jangan bawa emosi seolah-olah semua harus nurut cuma karena status “konsumen”. Namanya sistem digital, ada banyak pihak dan proses yang berjalan otomatis bukan kayak warung ujung gang yang tinggal bilang “refund ya, Bang”.

            Jadi sebelum menuduh “dipingpong”, coba pahami dulu alur dan peran masing-masing pihak. Kadang yang dikira lempar tanggung jawab, sebenarnya lagi nyelametin data dan dana kita biar nggak makin berantakan.

            Nggak semua yang ribet itu salah kadang yang pengin semuanya instan itu yang kurang sabar dan kurang baca. 😏

          • 11 Oktober 2025 - (19:52 WIB)
            Permalink

            Anda gak baca ya bahwa ada misleading informasi di traveloka nya?

            Traveloka bilang tiket dibatalkan oleh maskapai.
            Maskapai menyatakan pembatalan tidak bisa dilakukan untuk tiket yang dipesan melalui OTA.
            Ini bukan persoalan prosedur yang butuh waktu dll (warung atau mall, atau perusahaan canggih, dll) 🙂
            Tapi persoalan problem-handling di Customernya.
            Kalau memang ada error di sistem Traveloka, seharusnya ada contingency plan sebagai standar minimal sistem komputerisasi, yang memang tidak zero error ya.

            Ada standar info yang diberikan ke customer. Beri kepastian status uang customer, apakah bisa dikembalikan, dll nya.. Buat customer nyaman, toh kesalahan ini bukan terjadi karena customer.
            Begitu kira-kira…

            Menurut saya, surat TS juga tidak menunjukkan emosi yang berlebihan tapi menunjukkan kekecewaan 🙂

    • 11 Oktober 2025 - (21:41 WIB)
      Permalink

      Ngakak baca komenan netizen ! Pada ga sekolah atau kepintaran saya ga tau ?! Disini transaksi jual beli. Sah2 aja si pembeli mau beli dr mana saja apalagi dia beli dr platform yg kredibel ! Wajar dong dia minta pertanggungjawaban kalo ada permasalahan ! Dan ini juga info sebagai pembelajaran buat kita semua. Semoga permasalahannya cepat selesai.

    • 12 Oktober 2025 - (13:27 WIB)
      Permalink

      yang lucu itu anda, literasi perbaiki dulu pak. yang membatalkan sepihak itu shopee/ traveloka bukan si TS.

      itu hak kosumen loh pak, dia sudah bayar. terlepas ada promo atau tidak yang penting konsumen sudah bayar. jadi wajar dong dipertanyakan kenapa di batalkan sepihak. jangan2 anda ini orangnya shopee/traveloka

      • 13 Oktober 2025 - (09:11 WIB)
        Permalink

        Begini ya Bapak AW kalau konsumen membaca S&K berlaku pasti paham apa hak konsumen begitu juga penyedia TRAVEL AGEN punya hak juga untuk membatalkan apabila terjadi transaksi yang menurut TA mencurigakan shopee itu kerja sama dengan TA begitu pula TA kerjasama dengan maskapai untuk mendapatkan FEE tiap Issue tiket. Dan permasalahan TS pesan di Shopee notabe shopee tunduk ke TA karena SHOPPE GA PUNYA SISTEM IATA atau sistem ABACUS, GALILEO yang mana shoppee hanya kerja sama dengan TA untuk dapet FEE dari Issue Tiket di Traveloka.

    • 13 Oktober 2025 - (06:40 WIB)
      Permalink

      Jangan buru2 bilang merasa lucu dulu, krn jadinya anda yg lucu. Anda salah paham atau mmg anda tdk paham apa arti non-refundable. Krn kustomer ini tdk minta refund krn keinginan sendiri, tp krn pembatalan oleh sepihak oleh Traveloka.

      • 13 Oktober 2025 - (09:20 WIB)
        Permalink

        Begini bapak IKHWAN Permasalahan TS pesan di shopee yang dimana SHOPEE TIDAK MEMILIKI SISTEM IATA MAUPUN ABACUS ATAU GALILEO SISTEM mereka tebar promo untuk menggaet konsumen supaya shopee dapet FEE dari Issue tiket tapi kalau TS paham mana yang memiliki sistem IATA pasti ga akan ceroboh sesimple itu loh apa lagi shopee e-commerce yang melakukan banyak kerja sama dengan Travel Agen Traveloka yang mana shopee tunduk pada TA. Sama seperti Bank kerjasama dengan TA untuk kartu kredit Traveloka yang mana tiap Konsumen mengajukan kartu kredit Traveloka maka TA mendapatkan FEE dari kerja sama dengan Bank kalau ada komplen tagihan pasti ke bank bukan ke Traveloka.

      • 16 Oktober 2025 - (14:27 WIB)
        Permalink

        Lebih bego mana pesan tiket pesawat di shopee yang notabe bukan Travel Agen wkwkwkwk

  • 11 Oktober 2025 - (17:42 WIB)
    Permalink

    Rame bgt tiket error ini. Padahal ngarep nya syukur2 ga di batalin kaaaaannn???? Klo tiket hrg bener ya ga bakal di cancel. Ngarep tiket error bisa jalan2 keluar negeri. Klo udah tau error dan dana dikembalikan ya udah terima saja. Malah nyalahin shopee dan traveloka. Dulu juga ada yg kyk gini, error jg. Mau bikin petisi utk Traveloka. Mau jalan2 kok ga ngarep tiket error.

    • 11 Oktober 2025 - (21:58 WIB)
      Permalink

      Saya kurang update.
      Boleh tahu, memang miring banget harga tiket error nya? Dan ramai ada cancel massal?
      Wow

  • 11 Oktober 2025 - (22:16 WIB)
    Permalink

    diluar pro dan kontra, dibayangkan saja dahulu tiket pp jkt-london 4,5jt saja, osaka-jkt 500rb, bali-perth 550rb, jkt-istanbul 1,95jt, bali-fukuoka 550rb…sby-bangkok 200rb…dll dst.

    yang tidak kebagian pasti akan iri, yang kebagian pasti menanti2, dan yang tiketnya tiba2 batal pasti kecewa sekali…….

  • 11 Oktober 2025 - (22:23 WIB)
    Permalink

    Yailahhhhh mbyak atau mas, kamupun sadar kan itu tiket eror, apa yang kamu arepin dari tiket eror, granted syukur dibatalin gosah ngamok lah, apa dah keburu sesumbar pamer ke sanak sodara mau jalan2 ke LN ya? Jadi nanggung malu, kesian bet dah

  • 12 Oktober 2025 - (02:19 WIB)
    Permalink

    Cuma bisa ketawa aja punya uang tapi tergoda pihak ke 3 padahal kalau kita teliti masuk ke situs maskapai atau app maskapai itu ada diskon tiket dan tentu resiko minim kalau terjadi sesuatu maskapai refund full. Tapi anehnya TS pesan ke shopee notabe hanya kerjasama dengan travel agen yang tunduk pada kebijakan Travel Agen Traveloka. 2026 lebih smart lagi kalau ada uang lebih pesan di maskapai tapi kalau mau hemat cukup pesan Travel Agen Seperti Traveloka, Tiket.com atau Offline Dwidayatour, Aviatour selebihnya jangan pesen karena mereka hanya kerjasama dapet Fee dari pemesanan

    • 12 Oktober 2025 - (08:56 WIB)
      Permalink

      Mau pesen dimanapun kalo namanya tiket error fare ya risikonya dibatalkan oleh penjualnya (airline/ota), syukur2 kalo ada yg tetep diapprove dan diissued itu namanya beruntung.
      Non refundable itu maksudnya nggak bisa dibatalkan oleh pembeli tapi kalo ada suatu hal dibatalkan oleh penjual ya duitnya dikembalikan.

    • 12 Oktober 2025 - (10:12 WIB)
      Permalink

      Tolong kalau komplain disampaikan informasi yg selengkapnya, jangan sebagian2, kalau orang yg ga tau permasalahannya jd menuduh sepihak. Sampaikan juga kalau harga tiket yg anda pesan itu harga error.. ya wajarlah kalau dibatalkan, anda saja ga mau rugi, ya pihak OTA jg sama, siapa yg mau rugi.
      Kalau permasalahannya bukan karena harga error, sy dukung anda.

      Kesannya seperti ga tau malu, dapat harga error tapi maksa. Malu maluin sampai dipost disini.

  • 12 Oktober 2025 - (10:47 WIB)
    Permalink

    Saya juga pernah alamat tiba tiba tiket cancel dan dipindah 2 hari kemudian dari maskapainya tapi tdk ada kompensasi, ketika di hub maskapai disuruh hub agen travelokanya tapi tdk ada juga kejelasan dan kompensasi, benar benar ini permohonan agar pemerintah bertindak terhadap hal hal semacam ini…

  • 12 Oktober 2025 - (11:59 WIB)
    Permalink

    Gini deh … kita bicara dari sudut pandang konsumen ya … selama ada penawaran dan harga nya murah dari aplikasi apa pun iya konsumen wajar milih karena pengen murah dan hemat, masalah pembatalan sepihak dalam case ini murni kesalahan dari aplikator …. wajar aja konsumen nuntut hak karena ini di beli pake uang konsumen dan konsumen sudah melakukan kewajiban nya membayar dan udah di approve oleh pihak aplikator … seharusnya kalo emang ada fare error juga harus di kasih penjelasan ke konsumen dan di lakukan refund bukan di lempar sana sini ( saya yakin anda anda semua pun bakal kesel dan emosi kalo berada di posisi yang sama ) dan ada yang bilang konsumen nya cepat emosi dan kurang baca ( sungguh komen tertolol ) seandainya yang komen gitu jadi pihak korban begini juga kesel dan emosi .. please lah be smart jangan nuduh orang mencari keadilan dengan komem komen sampah … cukup kasih emlati dan dukungan biar kan dia menyelesai kan kasus nya tanpa di kata katain … kita semua pun ga ada yang lebih pintar tapi lebih ke mencari keadilan aja

  • 12 Oktober 2025 - (14:24 WIB)
    Permalink

    Mungkin beda case ya “MUNGKIN”. Banyak yg suka post/update tiket pesawat biar keliatan mau healing/jalan jalan2. Tapi booking numbernya gak di hilangin, disitulah tiketmu hilang di refund orang😬😬

  • 13 Oktober 2025 - (07:20 WIB)
    Permalink

    Intinya jgn pernah beli tiket & melakukan pembayaran melalui pihak ketiga, lebih baik via trf bank atau menggunakan cc agar lbh mudah utk complain & melakukan pembatalan payment & tidak dilempar kesana kemari, berdasarkan pengalaman saya sebelumnya saja.

 Apa Komentar Anda?

Ada 29 komentar sampai saat ini..

Traveloka Lempar Kesalahan ke Pihak Maskapai Qatar Airways

oleh Juni dibaca dalam: 1 menit
29