Laptop Senilai Rp14 Juta Hilang dalam Pengiriman JNE pada Transaksi Shopee, Dana Belum Dikembalikan

Saya menuliskan pengaduan ini sebagai bentuk kekecewaan saya sebagai konsumen terhadap proses penanganan kehilangan barang dalam pengiriman melalui JNE pada transaksi di marketplace Shopee.

Kronologi kejadian:

Pada tanggal 29 Januari 2026, saya melakukan pembelian sebuah laptop dengan nilai sekitar Rp14.000.000 melalui platform Shopee. Seller kemudian mengirimkan barang tersebut menggunakan jasa pengiriman JNE dengan nomor resi JT69877696421. Paket sampai tanggal 9 Februari.

Berdasarkan data pengiriman, paket tersebut tercatat memiliki berat sekitar ±6,8 kg, yang seharusnya sesuai dengan berat laptop beserta kemasan pelindungnya.

Namun saat paket diterima dan diperiksa, saya mendapati bahwa isi utama paket berupa laptop sudah tidak ada di dalamnya. Paket hanya berisi kemasan tanpa barang yang seharusnya ada di dalamnya.

Selain itu, dari kondisi paket juga terlihat tidak wajar karena paket terasa sangat ringan ketika dipegang, yang sangat tidak sesuai dengan berat paket hampir 7 kg seperti yang tercantum pada resi pengiriman.

Saya kemudian segera mengajukan komplain melalui pihak Shopee dan juga melakukan pelaporan kepada pihak JNE. Setelah melalui proses pengecekan dan investigasi, pihak terkait telah mengonfirmasi bahwa barang tersebut dinyatakan hilang dalam proses pengiriman.

Namun hingga saat surat ini saya tulis, dana pembelian laptop tersebut masih belum dikembalikan kepada saya sebagai pembeli, meskipun kehilangan barang telah dikonfirmasi.

Hal ini tentu sangat merugikan saya sebagai konsumen karena:

  • Barang dengan nilai cukup besar, sekitar Rp14.000.000, hilang dalam proses pengiriman.
  • Kehilangan barang sudah dikonfirmasi oleh pihak terkait setelah proses investigasi.
  • Hingga saat ini belum ada pengembalian dana kepada saya sebagai pembeli.

Saya berharap melalui pengaduan ini pihak Shopee dan JNE dapat segera memberikan kejelasan dan menyelesaikan permasalahan ini dengan mengembalikan dana pembelian sesuai nilai barang yang hilang.

Sebagai konsumen, saya hanya berharap mendapatkan hak saya atas transaksi yang telah saya lakukan dengan itikad baik.

Jika tidak ada kejelasan dan kepastian, saya akan membawa kasus ini ke jalur hukum, dikarenakan harga barang menurut saya cukup besar dan sudah cukup lama tidak ada kejelasan.

Demikian pengaduan ini saya sampaikan agar dapat menjadi perhatian dan segera mendapatkan penyelesaian yang adil.

Terima kasih.

Hormat saya,

Dama
Karimun, Kepulauan Riau

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Laptop Senilai Rp14 Juta Hilang dalam Pengiriman JNE pada Transaksi Shopee, Dana Belum Dikembalikan”

Sehubungan dengan surat pembaca yang telah dimuat di Mediakonsumen.com pada tanggal 10 Maret 2026, kami ingin menyampaikan permohonan maaf atas...
Baca Selengkapnya

42 komentar untuk “Laptop Senilai Rp14 Juta Hilang dalam Pengiriman JNE pada Transaksi Shopee, Dana Belum Dikembalikan

    • 10 Maret 2026 - (19:17 WIB)
      Permalink

      Ada semua lengkap, dan dari pihak JNE dan shoppe juga sudah mengakui bahwa barang hilang, seperti pada bukti chat dengan cs, tapi dana belum dikembalikan

      • 11 Maret 2026 - (15:25 WIB)
        Permalink

        Saya jelaskan biar jelas posisi hukumnya dan alur uangnya. 📦💰
        1️⃣ Sistem transaksi di marketplace sebenarnya seperti ini
        Di marketplace seperti Shopee, alur uangnya:
        Buyer bayar → uang ditahan oleh Shopee (escrow)
        Barang dikirim oleh seller lewat kurir (misalnya JNE)
        Jika barang diterima buyer → uang baru dilepas ke seller
        Jika barang hilang / rusak → masuk proses klaim
        Artinya:
        👉 uang buyer memang masih di marketplace, belum ke seller.
        2️⃣ Jika barang hilang di pengiriman
        Ada dua skenario:
        A. Tanpa asuransi
        Kurir biasanya hanya mengganti maksimal 10x ongkir.
        Contoh:
        Ongkir Rp20.000
        Maksimal ganti = Rp200.000
        Ini aturan umum banyak ekspedisi.
        B. Dengan asuransi pengiriman
        Jika pakai asuransi:
        barang hilang → diganti sesuai harga barang
        biasanya sampai 100% nilai barang
        Marketplace bekerja sama dengan perusahaan asuransi.
        Contoh di komentar itu disebut:
        Tokio Marine Indonesia
        SealInsure
        Ini memang perusahaan yang sering dipakai untuk asuransi logistik.
        3️⃣ Apakah benar marketplace “menahan uang buyer”?
        Tidak sesederhana itu.
        Jika barang dinyatakan hilang:
        Biasanya prosesnya:
        Kurir investigasi
        Marketplace buka klaim
        Jika terbukti hilang:
        buyer refund
        seller dapat kompensasi
        Tetapi proses ini memang sering lama karena:
        menunggu laporan kurir
        verifikasi klaim
        pembayaran asuransi
        Bisa 7–30 hari bahkan lebih.
        4️⃣ Apakah buyer seharusnya langsung dapat refund?
        Secara teori: iya.
        Karena:
        uang buyer masih di marketplace
        seller belum menerima uang
        Tapi marketplace biasanya tetap menunggu status resmi dari kurir.
        Tujuannya untuk mencegah penipuan klaim palsu.
        5️⃣ Bagian komentar yang kurang tepat
        Komentar itu bilang:
        asuransi pengiriman “ditelan marketplace”
        Ini tidak tepat sepenuhnya.
        Biasanya:
        premi asuransi → dibayar ke perusahaan asuransi
        marketplace hanya perantara / partner
        Namun memang:
        sistemnya tidak transparan bagi pengguna
        sehingga sering terlihat seperti marketplace yang menahan uang.
        ✅ Kesimpulan:
        Buyer memang seharusnya punya hak refund jika barang hilang.
        Tapi marketplace biasanya menunggu hasil investigasi kurir / klaim asuransi.
        Tanpa asuransi → ganti rugi biasanya maksimal 10x ongkir.
        Dengan asuransi → bisa 100% harga barang.
        💡 Tips penting kalau beli barang mahal (laptop, HP, dll):
        1️⃣ Selalu aktifkan asuransi pengiriman
        2️⃣ Rekam video unboxing
        3️⃣ Simpan resi + bukti pembayaran
        Ini sangat penting kalau terjadi sengketa.

        • 11 Maret 2026 - (19:09 WIB)
          Permalink

          kesimpulan masbro sangat tidak tepat sebab hasilnya sdh final, yaitu sudah diakui pihak MP bahwa barang hilang, dan ini keputusan berdasarkan hasil penyelidikan pihak MP dan pihak jasa kirim (terlihat jelas di SS)

          pertanyaannya : kenapa harus menunggu 3-7 hari kerja sedangkan uang pembeli msh ada di MP, justru dana harus langsung diberikan kepada pembeli.
          penjuallah yg harus menunggu dananya cair (karena produk hilang) karena menunggu uang dr perusahaan asuransi yg bekerjasama (jika pakai asuransi) atau dana dr pihak jasa kirim (kalau tidak pakai asuransi)

          ingat ini kasus dr sisi pembeli, bukan sisi penjual

      • 11 Maret 2026 - (21:50 WIB)
        Permalink

        Gue kemaren juga beli laptop harga 6,8 juta…juga hilang dlm perjalanan….komplain besoknya dana nya lgs di kembalikan

        • 12 Maret 2026 - (23:47 WIB)
          Permalink

          Iya betul langkah anda, anda teliti membaca setiap detail panel di aplikasi, kalo orang awam cuma bisa klik klik pesan bayar lalu dikirim tidak sesuai diskripsi, lalu bingung gak bisa bagaimana cara mengembalikan pruduknya.

      • 12 Maret 2026 - (23:42 WIB)
        Permalink

        Apakah bapak Dama sudah melakukan:
        1. Apakah bapak Dama sudah mengklik pesanan terkonfirmasi? Jika iya, uang gk bisa kembali
        2. Apakah bapak Dama membiarkan pesanan terkonfirmasi tidak di klik selama 3 hari? Akibatnya sistem akan mengkonfirmasi pesanan anda secara otomatis, jika bapak membiarkan tidak diklik selama 3 hari, uang tidak bisa kembali.
        3. Langkah ke 3 ini hanya bisa dilakukan jika anda tidak mengklik pesanan terkonfirmasi. Lalu lakukan proses/langkah langkah pengajuan pengembalian dana di aplikasi shopee, dan itu hanya boleh dilakukan selama 3 hari sejak pesanan diterima.

    • 13 Maret 2026 - (03:36 WIB)
      Permalink

      Jika barang mahal seperti itu, lebih baik beli COD, kadang klo sudah lunas pelayanan seadanya. Kurir juga sesukanya. Tapi klo COD kurir biasanya nungguin dan menyerahkan barang baik-baik. Tidak asal taruh

  • 11 Maret 2026 - (05:36 WIB)
    Permalink

    Dinyatakan hilang, lantas yg dikirm dan diterima apa 😂😂😂 aneh bener ya biasanya dinyatakan hilang dlm pengriman JNE kdng2

  • 11 Maret 2026 - (08:02 WIB)
    Permalink

    coba cek lagi bro,tentang klaim asuransi takutnya diganti max hanya 50% dulu juga saya sempat ngeri waktu mo kirim barang, ternyata di shopee ada asuransi hanya setengah dari barang, tiap hari saya pantau, untungnya selamat smp tujuan.

      • 11 Maret 2026 - (15:03 WIB)
        Permalink

        Asuransi sope? Knp gk asuransi Jne + paking kayu, kan biasanya prosedur ny di Bongkar depn pengirim, klo beli proses ny NGEGAMPANGIN VIA ONLINE yh resiko

          • 12 Maret 2026 - (00:49 WIB)
            Permalink

            Maaf saya salah balas harusnya balas yg di atas

  • 11 Maret 2026 - (08:27 WIB)
    Permalink

    Gimana gak banyak sarang maling nya di Shopee orang BHR saja masih banyak yang tidak dapat tapi kita disuruh kerja rodi dengan upah di bawah standar kalau saya wajar saja makanya sekarang saya beralih ke si ijo ketimbang beli barang di si oren soalnya kurir nya banyakan maling disana

    1
    1
    • 11 Maret 2026 - (17:57 WIB)
      Permalink

      Apa hubungannya? Ini kan kurir JNE bukan kurir Shopee, gw pernah paket dtng dr 3 marketplace, Lazada+Shopee+Tokopedia, tapi kurir nya orang yg sama dan dr gudang yg sama, kok bisa? Karena kurir nya bukan kurir marketplace, kecuali kalo SPX atau Lazada Express baru lu bisa bilang beda 🤣

  • 11 Maret 2026 - (08:34 WIB)
    Permalink

    Apakah di asuransikan…kalau tidak di asuransikan akan di ganti 10x ongkir…saran saya kalau beli barang mahal offline saja kak.. minimal instan

  • 11 Maret 2026 - (08:42 WIB)
    Permalink

    Kadang bingung juga.. Beli barang semahal itu melalui market place.. Apa gak lebih baik lgs dtg ke konternya atau toko real? Resiko ya mmg besar sekali.. Waktu itu di MK, ada beli Emas dr Antam lalu itu pun ilang.. Kejadian2 gini mah uda terlalu banyak.. Resikonya mmg ada apalagi untuk barang2 mahal ..

    1
    1
    • 11 Maret 2026 - (12:14 WIB)
      Permalink

      Karna disini barang tersebut tidak ada kk, Karna kami di daerah kalau mau ke pusat harus nyebrang lagi antar pulau dan harganya pun biasa lebih mahal cukup jauh di banding marketplace, tapi ini jadi pembelajaran untuk saya kedepannya.

  • 11 Maret 2026 - (09:29 WIB)
    Permalink

    Saya kalo beli hp/laptop diatas 3jt.. selalu pakai toko yg ada gojek/grab instan..

    Selalu aman & 1 jam sdh sampai. …
    Seandainya bermasalah gampang di telusuri karena yg kirim hanya 1 orang saja

    1
    1
    • 12 Maret 2026 - (04:05 WIB)
      Permalink

      Ga juga..sy pernah beli iphone 12jt, tokopedia dg gojek instan, tiba2 gojek itu ilang dimap pelacakan, saat itu jg lgs ka kantor gojek, liat sama2, driver ga bs dihub, barang dinyatakan raib, krn ada klausul penggantian maksimal 10jt, sy hanya dpt penggantian yg 10jt itu, 2jt sy rugi

  • 11 Maret 2026 - (10:26 WIB)
    Permalink

    Kemungkinan karna nominalnya besar jadi shopee blm memproses pengembalian dananya. yang nominalnya receh aja kadang juga lama kok proses pengembalian dananya. bisa difollow up terus aja ke shopeenya, semoga segera diproses dan dapat segera diterima pengembalian dananya.

  • 11 Maret 2026 - (10:57 WIB)
    Permalink

    Kemajuan zaman, itulah yang merubah gaya hidup seseorang ketika berbelanja. Sebelum ada e-commerce, pasti mikirnya beli offline ke centra penjualan elektronik. Tetapi masif nya e-commerce merubah pola pikir kita sebagai konsumen: praktis, tinggal duduk, tidak usah pergi (jauh-jauh atau macet) tinggal pesan. Mungkin itu juga yang saya rasakan ketika ingin beli laptop Acer yang harganya 7jutaan secara online di toko e-commerce. Tetapi Alhamdulillah nya barang diterima dengan selamat dan sesuai.
    Melihat nominalnya 14 jutaan, menurut ukuran saya duit segitu sangat besar. Apakah kita selaku konsumen sudah tidak minat untuk beli perlengkapan elektronik seperti laptop secara offline? Ya kalau belinya recehan sih mungkin tidak jadi pikiran jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Tetapi ketika nominal nya 14 jutaan dalam posisi “menggantung” pastinya pikiran dan hati resah/gelisah.

    • 11 Maret 2026 - (12:21 WIB)
      Permalink

      Ia betul bg, tapi kendalanya posisi kami di kepulauan dan untuk toko elektronik offline disini tidak ada yang menjual produk dengan spesifikasi tersebut dikarenakan demand barang” Seperti ini sangat sedikit, jika ingin membeli harus ke pusat yang harus menyebrang laut dan ongkosnya juga lumayan belum lagi perbedaan harga yang cukup jauh dengan marketplace. Tapi ini jadi pembelajaran untuk saya kedepannya, karna sebelumnya saya beli barang tidak pernah ada kendala seperti ini. Eh pas yang nominal gede malah hilang.

    • 11 Maret 2026 - (12:16 WIB)
      Permalink

      Maaf bang saya bayar cash, makanya menuntut untuk pengembalian full, dan ada buktinya

  • 11 Maret 2026 - (12:30 WIB)
    Permalink

    Saya beli Laptop online 18 Jt aman saja asal di asuransikan. mending beli offline aja kalo barang mahal.

    1
    1
  • 11 Maret 2026 - (13:26 WIB)
    Permalink

    buat TS, kalau belanja di sopiii, asuransi pengiriman itu seller yg tanggung (bila seller mengaktifkan asuransi pengiriman) jd ente itu tidak beli asuransi pengiriman, tapi asuransi proteksi kerusakan.
    dalam kasus ini TS sebagai buyer, kalau produk dinyatakan hilang, buyer itu langsung terima dana, tidak ada urusan dengan asuransi pengiriman, jd ente itu berhak terus menagih ke shopee

    * para penjual di MP tentu tahu perbedaan asuransi pengiriman di sopiii dan tiktod

    yg menjadi masalah di sini adalah : dana pembeli itu ada di sopiii, belum diberikan ke seller bila produk hilang, jadi apa hubungannya dengan menunda pengembalian dana ke buyer?

    yg seharusnya pusing itu adalah seller, produk dinyatakan hilang yg artinya menunggu dananya setelah proses klaim asuransi (bila seller mengaktifkan asuransi)
    bila tidak pakai asuransi, seller hanya diganti sebesar 10x ongkir yg akan diterima SETELAH pihak jasa kirim memberikan uang penggantian produk hilang/rusak ke pihak sopiii

    1 hal lagi, asuransi pengiriman itu (yg dibayar oleh seller kalau di sopiii dan yg dibayar oleh buyer kalau di tiktod topedia) tidak diteruskan ke jasa kirim, tapi di”telan” sendiri oleh MarketPlace (sopii /tiktod) sebab para MP itu bekerjasama dengan perusahaan lain utk asuransi pengiriman.

    dalam hal produk hilang/rusak, pihak jasa kirim hanya mengganti 10x ongkir ke MP dan MP menanggung sisanya yg akan dibayarkan ke seller.

    MASALAHNYA ADALAH : para market place ini (sopiiii dan tiktod tokopedia) selalu berkelit bahwa pihak jasa kirim belum membayar uang pengganti produk hilang/rusak ke mereka (sopii dan tiktod) yg hanya sebesar 10x ongkir, padahal MP (sopii dan tiktod) “menelan/menerima” uang asuransinya dan bekerjasama dengan perusahaan asuransi diluar pihak jasa kirim, jd seharusnya jika dinyatakan hilang, MP itu harus langsung menyerahkan dana ke seller sebab MP terima uang klaim asuransi dr perusahaan asuransi yg bekerjasama dengannya tanpa harus menunggu penggantian dr jasa kirim, dimana jasa kirim hanya membayarkan ke MP hanya sebesar 10x ongkir.

    tiktod tokopedia utk asuransi pengiriman bekerjasama dengan : PT Asuransi Tokio Marine Indonesia

    shopee utk asuransi pengiriman bekerjasama dengan : PT Asuransi Umum SeaInsure (sebelumnya sering disebut MoneeInsure dalam beberapa dokumen) sebagai penanggung, dan PT Pialang Asuransi Nexus sebagai pialang asuransi. Asuransi ini memberikan perlindungan kehilangan atau kerusakan barang hingga 100% dari harga jual (maksimal Rp100 juta) dengan premi 0,5%

    jadi cam kan baik2 para MP itu mengelabui semua penggunanya, asuransi produk hilang atau rusak itu tanggungan MP dan partnernya sebab jasa kirim hanya menanggung sebesar maksimal 10x ongkir

    • 11 Maret 2026 - (14:10 WIB)
      Permalink

      tapi tidak semudah itu juga pihak asuransi mau membayar claim, pasti mereka akan terus mengejar pihak jasa pengiriman dulu. karena jika seenaknya jasa pengiriman menyatakan hilang langsung diganti asuransi maka bisa -bisa semua kurir akan sengaja menyatakan hilang dan diganti oleh asuransi. biasanya juga claim asuransi ini yang nanggung adalah pihak kurir ekspedisi, baik berupa perorangan maupun drop point terkait dimana paket terakhir hilang

      • 11 Maret 2026 - (15:09 WIB)
        Permalink

        Intinya pihak pengirim dan penerima hny pake asuransi ordal dan gk pake asuransi luar, harusnya dobel aja dan proses elektronik laptop hp dll sejenis pasti WAJIB PAKING KAYU, dan pkt dibongkar di awal utk di cek isi ny sesuai apa gk

      • 11 Maret 2026 - (19:26 WIB)
        Permalink

        yup betul sekali, tp itu bukan urusan pembeli, intinya produk dinyatakan hilang (tentunya dinyatakan hilangnya oleh pihak jasa kirim) maka dana pembeli harus langsung dikembalikan, toh dana pembeli masih ada di sopiii

        dalam kasus ini semua sdh sepakat bahwa produk hilang, artinya sudah selesai kasusnya (bukti jelas, sopii sudah memutuskan kalau produk hilang, tidak boleh ada lagi investigasi, kalau belim sepakat maka akan ditulis “masih menunggu hasil investigasi)

        sekali lg ane tekankan, penjuallah yg pusing kalau begini karena penjuallah yg harus menunggu uang prnjualannya (diganti oleh pihak asuransi) dan semua itu dibikin lama olehbpihak asuransi, intinya pihak asuransi belum memberikan dana ke sopiii, ya sopii tidak bisa memberikan dana ke penjual

        harusnya itu pembeli dan penjual tidak perlu tahu dana klaimnya drmn karena ketika pihak sopiii sudah memutuskan 3-7 hari kerja, ya harus sdh terima, mau pihak soppii dan asuransi bertengkarpun karena asuransi tidak mau bayar, itu bukan urusan pembeli dan penjual yg oenjual dan oembeki tahu, sudah hari H, bayar!

        istilahnya ente sudah ngucap maksimal 7 hari kerja ya harus dilaksanakan, malu dong sdh ngucap tapi diundur utk perusahaan sekelas sopiiii pii pii pii

  • 11 Maret 2026 - (13:38 WIB)
    Permalink

    kalau yang membeli asuransi si pembeli barang, maka sebaiknya minta wording polisnya. disitu ada penjelasan penyebab apa yang dijamin, berapa nilai ganti rugi yang dijamin, apa kondisi yang harus terpenuhi kala klaim dijamin asuransi.

    • 11 Maret 2026 - (15:23 WIB)
      Permalink

      Jne ya?? Ga heran sih soalnya sy pernah jg kehilangan paket belanja hp via toped dan ekspedisinya jg jne.

      • 12 Maret 2026 - (08:41 WIB)
        Permalink

        ga heran klu JNE mahh,dulu pernah jga beli tenda kemping d shopee,pengiriman jawa -sumatra..
        paket jga hilang,tapi proses pengembalian dana lumayan lama,2bln..
        Terus tanya aja bg ke pihak shopee,dan semoga cepat selesai masalahnya..

  • 11 Maret 2026 - (22:15 WIB)
    Permalink

    Bang photo pertama dari JNE mana? Ini petunjuk penting. Paket anda masih utuh pada photo pertama yang ada petugas JNE pakai baju merah. Disini Resi yang ditempel 1, kemudian pada photo ke 2 yang sepertinya sudah sampai rumah anda ada 2 resi. Point pentingnya pada lakban/segel merah. Saat resi masih 1 dan diphoto bersama petugas lakbannya terpasang baik dan rapih. Tapi saat photo paket sampai yang ada 2 resi, lakban terlipat/sudah tidak rapih. Kemungkinan pelakunya kurir bang. Bikin laporan aja dan kerjasama dengan JNE minta persetujuan marketplace juga berdasarkan bukti photo tersebut.

  • 12 Maret 2026 - (05:05 WIB)
    Permalink

    Itu paket sudah ada yang unboxing bang, lihat foto ke 1 dan ke 2 baik baik. Oknumnya ya sudah jelas.

  • 12 Maret 2026 - (05:27 WIB)
    Permalink

    Apa sudah ada tindak lanjut setelah expose di media konsumen. Saya juga kena masalah. Saya retur barang karena lecet. Penjual mengganti dengan barang lain keadaan rusak. Lalu sama Shopee dimenangkan penjual. Padahal video saya lengkap

  • 12 Maret 2026 - (05:39 WIB)
    Permalink

    JNE gak asing, dgn pengirim ini dah pengalaman mau kecil mau gede… Sama saja kelakuannya…. Dengan khabar ini berarti tidak ada perubahan di jasa ini, atau gak niat usaha..? Modus kadang ya hanya foto rumah dari jauh… Barang jangan harap ada.

  • 12 Maret 2026 - (14:39 WIB)
    Permalink

    Saya kemarin juga mikir gini pas mau beli laptop di marketplace, waktu itu beli laptop yang 27 juta, tapi karena baca2 cerita laptop hilang gini saya ga berani ambil risiko yang pakai kurir atau instan lewat gosedmnd atau grabsend… takut dibawa kabur

    Bingung juga gimana mau beli laptop, kebetulan saya cek blibli mereka juga jual langsung juga laptop yang saya mau, official bliblinya, kurir mereka langsubg dan asuransi gratis juga

    Alhamdulillah tenang barang nyampe hari itu juga… mungkin ke depannya bisa pertimbangkan blibli bang

  • 12 Maret 2026 - (23:26 WIB)
    Permalink

    Disinilah pentingnya bangsa indonesia membaca diskripsi, biar sedikit pintar, jangan asal marah marah kalau uang gk bisa balik lagi, dari pengalaman saya, itu murni 100% kesalahan konsumen, jika paket dianggap tidak wajar/tidak sesuai diskripsi, pada hari itu buka aplikasinya tekan pengembalian dengan disertai bukti video dan foto unboxing, lalu ikuti prosesnya, sudah selesai, jika konsumen membiarkan notifikasi pesanan terkirim selama 3 hari tidak di klik, dan pembeli tidak mengajukan pengembalian dana, maka sistem secara otomatis mengkonfirmasi pesanan anda, dan di titik ini banyak masyarakat indonesia tidak paham saat terkonfirmasinya sebuah pesanan, berarti uang itu ditranfer dari e-commerce ke penjual dan tidak bisa ditarik lagi oleh pembeli, karena pembeli sudah setuju dengan mengkonfirmasi pesanan tersebut, mungkin dari sini kita bisa saling mengingatkan. Masalah ini sederhana coba konsumen chat dengan pihak Shopee tanyakan bagaimana proses/langkah langkah pengajuan pengembalian barang pada saat paket diterima saat itu juga, tentu semuanya tidak ada yang dirugikan.

  • 13 Maret 2026 - (14:00 WIB)
    Permalink

    Setelah 1 bulan, akhirnya dana sudah dikembalikan 100% oleh pihak Shopee dan JNE. Terima kasih ke pada media konsumen yang sudah mau menerbitkan surat aduan saya yang membantu proses ini jadi lebih cepat.

 Apa Komentar Anda?

Ada 42 komentar sampai saat ini..

Laptop Senilai Rp14 Juta Hilang dalam Pengiriman JNE pada Transaksi Sh…

oleh Dama dibaca dalam: 1 menit
42