Keluhan Surat Pembaca Sudah Packing Berlapis dan Diasuransikan, Banding Penjual Shopee Ditolak Meski Ada Bukti CCTV 9 April 2026 Esa 3 Komentar Anteraja, Asuransi Pengiriman, asuransi pengiriman kurir, bukti rekaman CCTV, e-Commerce, Ganti Rugi, Isi paket rusak, Jualan Online, Klaim Asuransi, Klaim kerugian, Klaim kerusakan, Kompensasi kerugian, Kurir, Layanan kurir, Marketplace, Paket kiriman rusak, Pengajuan banding, Penolakan klaim asuransi, Shopee, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Video packing, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kami ingin mengucapkan terima kasih terlebih dahulu kepada tim redaksi, yang telah memuat kasus yang kami alami. Kami adalah penjual di Shopee dengan username esaclockofficial. Langsung saja kami ceritakan kejadian yang kami alami: Pada tanggal 8 Januari 2026, pembeli memesan dengan nomor pesanan 260107DYGKRWVB. Produk yang dipesan berupa jam dinding. Pada hari yang sama kami langsung mengirimkan pesanan tersebut. Nomor resi: 11003165735507 (Anteraja Reguler). Tanggal 11 Januari 2026, barang sampai dan pembeli mengajukan komplain karena barang pecah dan kacanya retak—tanpa bukti video apa pun. Pada hari yang sama, pembeli mengirimkan barang kembali ke kami. Tanggal 15 Januari 2026, barang sampai ke tempat kami dan kami langsung mengajukan banding. Tanggal 25 Januari 2026, pengajuan banding kami ditolak dengan alasan tidak mengikuti peraturan jasa kirim. Di sinilah letak keanehannya, karena kami sudah mengemas sesuai peraturan jasa kirim—bahkan melebihinya, karena kami menambahkan gabus styrofoam pada paket kami. Berikut ini bukti CCTV pengemasan produk: Di video CCTV terlihat jelas bahwa bagian dalam barang sudah kami lapisi bubble wrap sebelum dimasukkan ke dalam boks jam. Lalu boksnya kami lapisi dengan gabus styrofoam, kemudian dilapisi lagi dengan bubble wrap sebelum dimasukkan ke dalam boks karton corrugated sebagai pengaman tambahan, disertai stiker fragile agar kurir berhati-hati dalam pengiriman. Yang lebih mencengangkan lagi, produk kami sebenarnya sudah terdaftar dalam program asuransi dan premi asuransinya pun sudah dipotong dari akun kami. Sudah berulang kali kami mengajukan banding ke pihak Shopee dengan bukti-bukti yang kami lampirkan, namun tetap ditolak mentah-mentah. Padahal pembeli saja tidak memiliki bukti video apa pun tapi bisa dengan mudahnya mengajukan pengembalian barang. Apakah program asuransi di Shopee hanya gimmick saja? Begitu ada kasus seperti ini, langsung tidak mau bertanggung jawab. Semoga dengan terbitnya surat ini, pihak Shopee mau menyelesaikan persoalan yang kami alami. Ivan Surabaya, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Oyen10 April 2026 - (07:36 WIB)Permalink CCTV tidak berfungsi apa apa. Saya jualan online dan rekam nya pakai HP. Repot bgt sekarang jualan. Itupun harus kelihatan resi, barang di bolak balik berbagai sisi kelihatan jelas bening jernih ukuran HD. Upload nya di Google Drive Privasi perlihatkan dan youtube. Plus foto foto nya juga. Kalau banding juga lampirkan screenshot dan video yang memperlihatkan tanggal rekam. Kalau gak gitu, wassalam. Login untuk Membalas
Oyen10 April 2026 - (07:40 WIB)Permalink Oh ya saran non aktifkan anteraja sebab saya sbg penjual dan pembeli berkali kali apes klu dpt anteraja. (Monitor pecah, kipas laptop pecah) . Dan sbg pembeli pun pas ajukan retur juga penjual banding yg memiliki video packing jernih dan produk aman. Akhirnya anteraja hubungi saya via WhatsApp meminta bukti video packing dan video unboxing. (Untung punya) . Dan akhirnya selamat saya dpt dana pengembalian. Entah penjual dpt apa tdk (krn disini kesalahan anteraja). Login untuk Membalas
tobias_boon10 April 2026 - (09:31 WIB)Permalink Klo liat case sebelumnya https://mediakonsumen.com/2026/02/03/surat-pembaca/barang-pecah-tanpa-video-unboxing-penjual-shopee-tetap-disalahkan, TS juga kirim produk serupa dengan SPX dan pecah juga ya, sepertinya memang packingan yang belum sepenuhnya secure dengan proses pengiriman. 2 Login untuk Membalas