Saldo Rekening BNI Terpotong Rp648.000 Tanpa Surat Kuasa Debet Rekening (SKDR), Mediasi di LAPS SJK Berakhir Buntu

Saya adalah nasabah Bank BNI dengan nomor rekening 0636***874. Saya menulis surat ini untuk mengungkapkan kekecewaan mendalam atas sistem pendebitan otomatis yang dilakukan oleh Bank BNI ke pihak BNI Life Insurance.

Pada tanggal 27 November 2025, saldo saya terpotong sebesar Rp648.000 tanpa izin dan tanpa saya pernah menandatangani Surat Kuasa Debet Rekening (SKDR). Setelah saya telusuri, pihak bank dan asuransi hanya berpegang pada rekaman telepon persetujuan polis. Padahal secara aturan perbankan, instruksi debet rekening haruslah berdasarkan mandat yang sah dan tertulis dari pemilik rekening kepada pihak bank.

Saya sudah mengadukan hal ini ke OJK dan menempuh tahap mediasi di LAPS SJK (Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan). Namun pihak BNI Life dan Bank BNI tetap pada posisi mereka. Alasan yang dikemukakan untuk membenarkan pendebitan tersebut adalah hubungan kerja sama yang erat antara asuransi dan bank, yang seolah-olah memberikan izin bagi mereka untuk mengakses saldo nasabah hanya berdasarkan persetujuan lisan di telepon.

Bagi saya sebagai nasabah, argumen tersebut sangat mencederai prinsip kerahasiaan bank. Bagaimana mungkin izin lisan kepada entitas asuransi bisa otomatis memberikan hak kepada bank untuk memotong saldo tanpa dokumen SKDR yang sah dan tertulis? Hingga kini mediasi berakhir buntu. Saya juga sempat mendapatkan informasi mengenai biaya ajudikasi yang mencapai puluhan juta rupiah, yang sangat menghambat hak saya sebagai nasabah retail.

Melalui surat ini, saya menuntut kejelasan dari Bank BNI dan memperingatkan nasabah lain: apakah aman menabung di Bank BNI jika data dan saldo kita bisa diakses begitu saja oleh pihak asuransi hanya dengan dalih hubungan kerja sama yang erat?

Saya juga telah secara resmi meminta komunikasi hanya melalui email demi transparansi dan dokumentasi hukum, serta menolak komunikasi via telepon.

Saya berharap pihak Bank BNI bisa lebih profesional dalam menjaga amanah dana nasabahnya dan mematuhi prinsip kehati-hatian bank sesuai regulasi OJK yang berlaku.

Hormat saya,

Lini
Kabupaten Siak, Riau

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

5 komentar untuk “Saldo Rekening BNI Terpotong Rp648.000 Tanpa Surat Kuasa Debet Rekening (SKDR), Mediasi di LAPS SJK Berakhir Buntu

  • 8 Mei 2026 - (11:35 WIB)
    Permalink

    Saya juga pernah ngalamin autodebit asuransi tanpa sadar, harusnya bank tetep wajib punya persetujuan tertulis seperti SKDR, bukan cuma rekaman telepon, soalnya ya ini perlindungan dana nasabah juga

    • 8 Mei 2026 - (13:58 WIB)
      Permalink

      Sampai sekarang aaya masih di tagih pembayaran selanjutnya, Rekening sudah saya kosongkan karena takut terdebit lagi. Saya juga terus – terusan di telpon hingga, semua nomor saya blokir.

      • 8 Mei 2026 - (18:18 WIB)
        Permalink

        telpon ke bagian BNI life asuransi minta dibatalkan, bisa itu. Kelengahan anda, jangan “ia kan” apa yg mereka bilang. karena mereka telemarketing terlatih berbicara cepat membujuk rayu nasabah. Sama seperti penipu dengan teknik Sosial enginering (rekayasa sosial) memanipulasi psikologis korban tanpa sadar. Bila ada seperti itu matikan telpon

        • 9 Mei 2026 - (08:36 WIB)
          Permalink

          Tapi tetap saja, berdasakan hukum perbankan, bank wajib konfirmasi ulang ke saya, selain itu jawab ‘ia’ bukan berarti bisa auto debit.
          Saya tidak ajukan pembatalan karena di formulir pendaftaran ada poin yang menyatakan saya merelakan dana yang sudah terdebit selama ini kepada asuransi. Karena itu saya tidak ajukan pembatalan.

          • 9 Mei 2026 - (08:37 WIB)
            Permalink

            Maaf ralat, di formulir ‘pembatalan’ ada poin yang menyatakan merelakan semua dana yang telah terdebit.

 Apa Komentar Anda?

Ada 5 komentar sampai saat ini..

Saldo Rekening BNI Terpotong Rp648.000 Tanpa Surat Kuasa Debet Rekenin…

oleh Silver dibaca dalam: 1 menit
5